Anda di halaman 1dari 4

Cara Mengurangi Bahaya Mie Instan

Cara Mengurangi Bahaya Mie Instant


Salah satu hal yang paling berat dalam hidup adalah mencoba menahan godaan
aroma mie instant. Ya, sebagai manusia normal, kita acap kali ga kuat buat
nahan godaan mie instant. Apalagi kalo kita udah nyium aroma semerbak mie
instant yang khas itu. Pokoknya bawaannya pengen ikutan makan mie juga.
Namun, meski rasanya enak dan aromanya susah ditolak, tapi mie instant
tetaplah mie instant. Salah satu makanan favorit orang Indonesia itu punya
banyak kandungan bahan kimia dan juga bahan pengawet yang jelas-jelas ga
bagus buat tubuh. Nah, yang sering jadi masalah adalah, kita seringa kali
mengacuhkan semua zat kimia yang ada dalam mie instant karena kita emang
udah ga tahan sama godaannya. Dan untuk menjawab permasalahan tersebut,
Qraved mau coba bantu kamu buat ngakalin --atau bisa dibilang-- mengurangi
bahaya mie instant.

1
1. Memberi Jeda

Seperti halnya kata, yang bisa bermakna jika ada jedanya, pun begitu mie
instant. Kita harus sering-sering menjaga jeda memakan mie instant.
Artinya begini, kamu harus membuat perjanjian dengan diri sendiri,
berapa jeda waktu kamu memberi tolelir tubuh untuk mendapat asupan
mie instant. Misalnya, 3 hari sekali atau seminggu sekali, atau bahkan
sebulan sekali. Karena, dengan memakan mie instant dengan terpola kita
bisa mengurangi masuknya zat lilin yang terkandung dalam mie instant
masuk ke dalam tubuh kita. Dengan demikian kita bisa mengurangi
prosentase sembelit.

2. Memasak Mie dengan Benar

Sebenarnya tak ada aturan baku juga dalam memasak mie instant. Tinggal
masukkan ke dalam air panas, tambah ini, tambah itu, terus jadi deh. Tapi
alangkah baiknya kalo kamu tidak menyantap air bekas rebusan mie
tersebut. Karena air rebusan mie instant itu mengandung zat lilin yang ga

2
bagus bagi tubuh. Jadi, kalo mau makan mie kuah, mending pakai air
matang yang baru, jangan air rebusan mie.

3. Tambahkan Telur dan Sayur

Dengan menambahkan telur ataupun sayur dalam mie instantmu, berarti


kamu sedang menambahkan kandungan gizi yang ada pada makananmu.
Jadi, sebisa mungkin jangan makan mie instant "polosan".

4. Jangan Campur Bumbu Saat Memasak

Bumbu mie instant itu punya kandungan zat kimia yang berbahaya, dan
akan semakin berbahaya jika larut dalam air panas. Makanya, kalo mau
mencampurkan bumbu mie instant sebaiknya dicampurkan setelah mie
ditiriskan.

3
5. Jangan Menambahkan Nasi

Ini yang paling sering terjadi, ketika kamu memasak mie kamu biasanya
menambahkan nasi biar bisa bikin kenyang. Dan sebenarnya hal ini adalah
salah besar. Karena, dalam sebungkus mie instant itu sebenarnya sudah
terkandung sekitar 200-300 kalori, dan ketika kamu tambahkan nasi pada
mie instant tersebut maka kalorinya akan naik menjadi 600-700 kalori.
Sehingga akan meningkatkan kadar gula dalam darah yang dapat memicu
diabetes.