Anda di halaman 1dari 4

MENURUNKAN BERAT BADAN DENGAN LATIHAN CARDIO

Fungsi Kardiovaskular (kardio) bekerja bagaikan alat yang sangat multifungsi kegunaannya, dan
banyak menghasilkan manfaat. Seperti yang kita tahu, manfaat dari kardio itu sendiri antara lain
yaitu meningkatkan kesehatan, kebugaran dan vitalitas. Serta baik pula dalam membantu
pemulihan paska latihan beban, dan kemampuan dalam membakar lemak.

Kali ini kami akan mencoba menggali lebih mengenai manfaat kardio yang paling banyak
menyedot perhatian orang, salah satunya membakar lemak. Akan dibahas pula perbedaan dari
jenis dari kardio itu sendiri, seberapa baiknya, bagaimana dan menerapkan latihan kardio agar
membakar lebih banyak lemak,

KALORI YANG MASUK DAN KALORI KELUAR

Bahwa Kardio dapat membakar kalori, (tentu saja harapannya yang berupa lemak). Kegiatan
membakar lemak idealnya dilengkapi dengan pengetahuan diet yang cerdas, yang berfungsi
dalam pembuatan “negative calorie balance”. Sehingga proses pembakaran lemak tersebut tepat
pada sasaran, serta tidak mengganggu kualitas massa otot. Banyak dari mereka yang merasa
sudah pintar menyatakan bahwa diet adalah tahapan terakhir dalam membentuk tubuh untuk
sebuah persiapan kejuaraan. Namun sekalipun harus diet, apakah bisa mendapatkan kondisi fisik
yang siap tampil hanya dengan kondisi perut yang lapar (diet)?
Jawabnya tentu saja bisa. Bahkan bisa membakar banyak lemak dengan hanya melakukan diet
saja.Apabila jika Anda targetnya hanya sekedar menurunkan persentase lemak, diet saja sudah
cukup. Walaupun jika ingin pula mendapatkan fisik yang benar-benar optimal dan hasilnya
terbaik, pastinya harus pula ‘berkeringat’dalam artian melakukan olahraga. Oleh sebab itu
‘Kalori Masuk vs Kalori Keluar’ menjadi penting untuk diupayakan. Nulai saat ini kita harus
sudahi paradigma bahwa ingin membakar lemak cukup hanya dengan diet. Diet hanya akan
mengatur jumlah kalori yang masuk dalam tubuh kita, agar nantinya tidak tertimbun menjadi
lemak dalam tubuh. Lalu bagaimana dengan lemak atau kalori dalam tubuh yang sudah terlanjur
tertimbun? Disinilah kardio berperan, artinya kita stop kalori yang masuk dengan diet kemudian
bakar kalori (lemak) dalam tubuh dengan kardio.

Aktivitas kardiovaskular saat ini sangat beragam jenisnya. Hal ini ditandai dengan banyaknya
jalan atau cara untuk melakukannya seperti treadmill, berenang, sepatu roda, dsb. Namun dari
semua jenis latihan atau cara melakukan kardio itu sendiri intensitaslah yang membedakan antara
masing-masing jenis tersebut.