Anda di halaman 1dari 13

`KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kami dapat
menyelesaikan “Laporan Audit Keperawatan RSUD Bangkinang Tahun 2016”.
Melalui kesempatan yang sangat berharga ini kami menyampaikan ucapan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan &penyelesaian
laporan ini, terutama kepada yang terhormat :
1. Bapak dr. Wira Dharma, MKM selaku Direktur RSUD Bangkinang (Penasehat)
2. Ibu dr. Nur Aisyah, M. Kes selaku Penanggung Jawab I
3. Ibu Ros Yulia Sari,SKM selaku Penanggung Jawab II

Beserta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu dalam kesempatan ini, yang telah
memberikan bantuan moril dalam proses penyelesaianlaporan ini.
Semoga Allah SWT memberikan imbalan yang setimpal atas segala bantuan yang telah
diberikan.

Bangkinang, Desember 2016

Tim Audit

1
DAFTAR ISI

I. KATA PENGANTAR ........................................................................................ 1


II. DAFTAR ISI…................................................................................................... 2
III. BAB I: PENDAHULUAN .................................................................................
1. Latarbelakang……………………………………………………………….. 3
2. Tujuan……………………………………………………………………….. 3
IV. BAB II: ISI ………. ............................................................................................
1. Pengertian…………………………………………………………………… 4
2. Aspek yang dinilai………………………………………………………….. 4
V. BAB III: PEMBAHASAN .................................................................................
1. Instrumen A………………………………………………………………... 5
2. InstrumenB ……………………………………………………………….. 6
3. InstrumenC ……………………………………………………………….. 7
4. TulangIkan ………………………………………………………………... 8
VI. BAB IV: PENUTUP ............................................................................................
1. Kesimpulan …………………………………………………………………. 9
2. Saran ……………………………………………………………………….. 10
VII. DAFTAR PUSTAKA

2
BAB I
PENDAHULUAN

I. LATAR BELAKANG

Rumah Sakit Umum daerah Bangkinang sebagai institusi pelayanan kesehatan


bertujuan meningkatkan mutu dan mempertahankan standar pelayanan RS yang
diberikan kepada masyarakat, memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat
kesehatan. Oleh karena itu RS dituntut wajib memberikan pelayanan yang aman dan
bermutu sesuai dengan standar yang sudah ditentukan.
Pelayanan keperawatan merupakan bagian integral dalam pelayanan kesehatan,
maka mutu pelayanan keperawatan sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan
secara keseluruhan. Dalam mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan
keperawatan, telah disusun Standar Asuhan Keperawatan dan telah diterapkan pada
institusi pelayanan kesehatan di RS. Penerapan Standar Asuhan Keperawatan ini juga
menjadi salah satu tolok ukur pelayanan keperawatan dalam menyiapkan pelaksanaan
Akreditasi RS versi 2012.
Untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan standar asuhan keperawatan
di RS perlu penilaian secara obyektif melalui Audit Keperawatan yang dilakukan secara
berkala, dimana hasilnya dapat digunakan sebagai bahan kajian untuk penyempurnaan
seluruh system pelayanan kesehatan di RS.

II. TUJUAN:

a. TujuanUmum;
Untukmemastikanstandarkeperawatandilaksanakansepenuhnya.

b. TujuanKhusus:
1. Memastikanefektifitasstandarasuhankeperawatan
2. Mengidentifikasimasalah-masalahdalamkeperawatan
3. Memperbaikidanmeningkatkanasuhankeperawatan
4. Menilaikinerjaperawat

3
BAB II
ISI

I. PENGERTIAN
Audit Keperawatan adalah suatu proses analisa data yang menilai tentang proses
keperawatan/hasil asuhan keperawatan pada pasien untuk mengevaluasi kelayakan dan
keefektifan tindakan keperawatan & bertanggung jawab untuk meningkatkan
akuntabilitas dari perawat, GILLIES (1994).
Audit Keperawatan adalah upaya evaluasi secara profesional terhadap mutu
pelayanan keperawatan yang diberikan kepada klien. Hal ini cukup penting karena
kekurangan dalam pelayanan keperawatan dapat mengancam jiwa dan kehilangan
nyawaklien.Di samping itu, tuntutan akan pelayanan keperawatan yang baik dan bermutu
semakin meningkat dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat dan kesadaran
tentang kesehatannya.
Audit Dokumentasi adalah kegiatan mengevaluasi dokumen asuhan keperawatan
yang telah dilaksanakan oleh perawat pelaksana. Instrumen yang digunakan adalah
Instrumen Studi Dokumentasi Penerapan Standar Asuhan Keperawatan ( Dep.Kes. RI,
1995).

II. ASPEK YANG DINILAI


1. Instrument A;
Pernyataan yang digunakan untuk mengukur pelaksanaan tahapan proses keperawatan
yaitu : Pengkajian, Diagnosis, Perencanaan, Tindakan atau implementasi, Evaluasi
dan Catatan Asuhan Keperawatan.Merupakanalat yang
digunakanuntukmengumpulkan data yang
berupakelengkapanpendokumentasianasuhankeperawatan.
2. Instrument B;
Merupakan alat yang digunakan untuk menilai kepuasanpasien dan keluarga terhadap
kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Mutu pelayanan
keperawatan merupakan hasil dari harapan ideal yang di persepsikan pasien dengan
kenyataan yang diterima.
Instrument ini bertujuan mendeskripsikan persepsi pasien terhadap pelayanan
keperawatan.
3. Instrumen C;
Alat yang digunakanuntukmengumpulkan data
tentangpelaksanaantindakankeperawatan yang
sedangdilakukanolehperawatdanbidandengancaraobservasilangsung.

4
BAB III
PEMBAHASAN

I. INSTRUMEN A;
Studi dokumentasi penerapan SAK (instrumen A) yang dilakukan di2 (Dua) ruangan
rawat inap (ruangan Pejuang, ruangan Ali) denganjumlahsampelyang diambiladalah15
samplemasing-masingruangan. Hasilpencapaiankeseluruhanyang
didapatkansebagaiberikut;
a. Persentaseperasuhankeperawatan:

ASPEK YANG
NO
DINILAI Pejuang Ali
30,00 55,00
1 Pengkajian

2 Diagnosa Keperawatan 60,33 68,00

Perencanaan 43,33 63,33


3
Keperawatan
4 Tindakan Keperawatan 25,00 65,00

5 Evaluasi Keperawatan 20,00 73,00

29,00 57,00
6 Catatan Keperawatan
Rata-rata % 34,61 63,81

b. Persentaseperuanganadalah:

NO RUANGAN PERSENTASE
1 Pejuang 34,61
2 Ali 63,81
Rata-rata % 49,21

Dari hasil diatas didapatkan bahwa kelengkapan dokumentasi yang telah memenuhi
standar adalah ruangan Ali, sedangkan diruangan pejuang masih perlu banyak perbaikan
dalam melakukan pendokumentasian.

5
II. INTRUMEN B;
Persepsi mutu pelayanan keperawatan diruangan rawat inap (ruangan Sahabat, ruangan
Pejuang, ruangan Ali)dengan jumlah sampel ruangan adalah 50kuisionermasing-
masingruangan. Hasil pencapaian
terhadapMutuPelayananKeperawatanadalah56,65persen, yang didapatkan sebagai
berikut;
1. Latar Belakang PendidikanResponden
NO PENDIDIKAN JUMLAH RESPONDEN %
1 SD 16 32 %
2 SLTP 12 24 %
3 SLTA 12 24 %
4 PT 10 20 %
Jumlah 50 100 %

2. Latar Belakang PekerjaanResponden


NO PEKERJAAN JUMLAH RESPONDEN %
1 PNS 4 8%
2 TNI 0 0%
3 Swasta 18 36 %
4 Lain-lain 28 56 %
Jumlah 50 100,0

3. Lama Pasien dirawat


NO LAMA DIRAWAT JUMLAH RESPONDEN %
1 3-7 Hari 41 82 %
2 > 7 Hari 9 18 %
Jumlah 50 100,0

4. PersepsiPasien / KeluargaterhadapMutuAsuhanKeperawatan
No Ruangan Persentase
1 R. RawatInap 56,65

5. Kesan
NO KESAN PERSENTASE
Pelayanan kurang memuaskan, dikarenakan perawat
1 tidak memperkenalkan diri kepada pasien 4%
2 Laken sudah 3 hari tidak diganti oleh perawat di ruangan 4%
Diharapkan perawatnya lebih ramah lagi kepada pasien
3 dan cepat tanggap 8%
Perawat diminta lebih banyak menjelaskan tentang
4 program pengobatan 2%
5 Pelayanan kami menyukai 2%
Semua pelayanan yang diberikan oleh perawatnya sudah
6 menyenangkan 4%

6
7 Fasilitas yang ada diharapkan di jaga dengan baik 2%

6. Saran
NO SARAN PERSENTASE
2%
1 Sebaiknya jumlah pengunjung
Penjelasan tentang pemberian obat suntik 2%
2
4%
3 Ditingkatkan lagi pelayanannya
Perawat lebih diharapkan rajin untuk
melakukan observasi kepada pasien dan 2%
4 keluarga
Laken yang sudah kotor harus diganti 2%
5 secepatnya, jangan menunggu esok harinya

7
III. INSTRUMEN C;
Observasitindakankeperawatan dirawat inap (ruangan Sahabat, ruangan Pejuang,
ruangan Ali), dengan jumlah sampel ruangan adalah 10 observermasing-masingruangan.
Hasil pencapaian yang didapatkan sebagai berikut;
a. Hasilpertindakanadalah:

NO JENIS KEGIATAN 2016

1 Memberikan oxygen 77,4


2 Menyuapipasien 80,0
3 Memasanginfus 73,6
4 Memberikantranfusi 20,0
5 Menolongpasien BAB 79,2
6 Memberikan huknah rendah 38,2
7 Menjagakeselamatanpasien di tempattidur 72,4
8 Memandikanpasien di tempattidur 60,0
9 Membantu pasien mandi sendiri di kamar mandi 20,0
10 Membantupasienmandikekamarmandidengankursiroda 0,0
11 Membersihkanmulutpadapasientidaksadar 16,0
12 Membantupasienmembersihkanmulut 56,0
13 Menggantialattenunkotorpada TT tanpamemindahkanpasien 68,2
14 Menyisirrambutpasien 0,0
15 Melaksanakanambulasidiniturundaritempattidur 60,0
Memberipelayanan mental spiritual kepadapasien yang
16
menghadapisakaratulmaut 36,6
17 Melaksanakan program orientasikepadapasien 76,2
18 Melaksanakankomunikasilangsung/lisan 79,4
19 Mengukursuhubadan per axillary (ketiak) 78,0
20 Menghitungnadi&pernafasan 76,0
21 Menggantibalutanluka 58,4
22 Mengukurtekanandarah 79,6
23 Memberikankompresdingin 60,0
24 Memberiobatmelaluimulut 72,0
25 Memberikanobatmelaluisuntikan 57,4
26 Memberikanpenyuluhankesehatansecaraindividu 54,0
27 Mengukurcairan yang masukdankeluar 20,0
28 Memberikanbantuanmemeliharabuah dada 18,4
29 Memeliharakebersihan vulva 18,8
30 Memonitorperdarahanmasanifas 20,0
31 Membimbingibumenyusuibayi 20,0
32 Membimbingibumemandikanbayi 18,4
33 Perawatanlukaepisiotomi 20,0
34 Observasigerakanjanin 20,0
35 Memasangsarungtangan 20,0
36 Mengaturposisilitotomi 20,0

b. Hasilperuanganadalah:
NO RUANGAN 2016
1 Sahabat
2 Pejuang
3 Ali

8
Rata-rata %

Dari hasil observasi, didapatkan beberapa tindakan dasar yang tidak dilakukan
disebabkan karena beban kerja yang tidak sesuai.

TULANG IKAN

9
BAB IV
PENUTUP

I. KESIMPULAN
1. HasilInstrumen A;
Pendokumentasian keperawatan diruangan rawat inap belum terlaksana secara
maksimal, adapunhasilpersentase yang didaptkanadalah49,21%, hal ini disebabkan
karena kurang disiplinnya perawat dalam melengkapi status pasien serta kelengkapan
dalam menulis nama dan tanda tangan

2. Intrumen B ( persepsi mutu pelayanan)


Dari hasilpersepsimutupelayanan yang telahdilakukanselama3
bulandidapatkanpersentase sebanyak
56,65%.Hasiltersebutmengalamipeningkatandaritahunsebelumnya (2016).

3. Instrumen C ( observasi tindakan keperawatan)


Instrumen C dengan jumlah tindakan sebanyak 36 tindakan yang terlaksana hanya 34
tindakan dengan persentase 78,26%.

4. Daftar masalah yang ditemukan:


a. SDM:
1) Ketaatan dalampelengkapanpengkajian, namadantandatanganperawat
2)

b. Alat;
1) Keterbatasan dalampergantianalat kesehatan
2) Keterbatasan prasarana (lantaipecahdankamarmandikotor)

c. Lingkungan:
1) Ketersediaan obat
2) Sistem pengurusan ADM yang rumit

d. Metode:
1) Format dokumentasi keperawatan yang belum sistematis

5. Rentang kendali audit keperawatan 2016


RATA-
RATA
NO INSTRUMEN Sahabat Pejuang Ali %
1 Studi Dokumentasi 21,28 78,06 88,81 70,54
Persepsi mutu pelayanan
2 88,33
keperawatan 93,33 92,22 92,56
Pelaksanaan kegiatan
3
keperawatan 73,08 71,56 79,08 78,26
Rentang Kendali 60,90 80,98 86,70 80,45

10
6. Rencana Tindak Lanjut:
a. SDM:
1) Pelatihan: inhouse trainingasuhankeperawatan
2) Memberlakukan reward dan punishment
3) Disiplinperawatdalammelakukanpenulisan di status
4) MengaktifkankembaliPenanggungJawab di ruangan
b. Alat:
Inventarisasi kebutuhan ruangan
c. Lingkungan;
Koordinasi dengan unit terkait
d. Metode;
Revisi format pengkajian

II. SARAN
1. Mengaktifkan kembali PenanggungJawabPendokumentasian diruangan
2. Meningkatkankoordinasidenganpelayanan unit lain; IPS-RS, BPJS &Apotik
3. Revisi format pengkajian; (Format PengkajianAnak, Perina, Kebidanan)

11
DAFTAR PUSTAKA

DepartemenKesehatan RI. (1995). StandarAsuhanKeperawatan. Jakarta


G i l l i e s , D . A . , ( 1 9 9 4 ) . Nursing management : A system approach, Third
edition,Philadelphia: WB. Saunders Company
Tim depertemenKesehatan RI.(2005). InstrumenEvaluasiPenerapanStandarAsuhanKeperawatan
di RumahSakit (cetakankelima).Jakarta

12
LAPORAN
AUDIT KEPERAWATAN2016
DI RUMAH SAKIT

DisusunOleh:
TIM AUDIT KEPERAWATAN

RSUD BANGKINANG
2016

13