Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN ( SAP ) PENYULUHAN KESEHATAN

PENYAKIT GASTRITIS PADA LANSIA DI KELURAHAN MACINI RAYA

A. PENDAHULUAN
Berdasarkan hasil analisa data dan mengacu pada prioritas masalah yang
utama yang cukup menonjol pada saat melakukan pengkajian data pada tanggal
20 November 2016 adalah masalah kesehatan pada lansia yaitu Gastritis
Selain melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, intervensi lain
yang dianggap penting adalah penyuluhan penyakit Gastritis pada lansia.
B. IDENTITAS
Cabang : Keperawatan Gerontik
Topik : Penyakit Gastritis Pada lansia
Hari/Tanggal : Senin, 01 November 2016
Waktu : 16.20 – 15.30
Tempat : Aula Kantor Kelurahan Macini Raya
Sasaran : Warga Masyarakat kelurahan Macini Raya
Target : Lansia kelurahan Macini Raya
Metode : Ceramah, Simulasi, dan Diskusi
Materi : Terlampir
C. TUJUAN INTRUKSIONAL UMUM ( TIU )
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang Gastritis pada lansia di
harapkan masyarakat mampu mengidentifikasi tentang penyakit dan sebab
gastritis pada lansia.
D. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS ( TIK )
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan diharapkan para warga dapat
a. Menjelaskan tentang pengertian Gastritis
b. Menjelaskan macam – macam gastritis
c. Menjelaskan tentang penyebab Gastritis pada lansia
d. Menjelaskan tentang gejala Gastritis pada lansia,
e. Menjelaskan tentang bahaya Gastritis pada lansia
f. Menjelaskan tentang cara pencegahan Gastritis pada lansia.
E. KEGIATAN BELAJAR
No Tahap Kegiatan
1. Pendahuluan a. Memberi salam terapeutik
b. Menjelaskan tujuan
c. Kontrak waktu
2. Penyajian a. Menjelaskan pengertian gastritis
b. Menjelaskan macam – macam gastritis
c. Menjelaskan penyebab gastritis pada lansia
d. Menjelaskan gejala gastritis pada lansia
e. Menjelaskan bahaya gastritis pada lansia
f. Menjelaskan pencegahan gastritis pada
lansia
g. Menjelaskan Jenis – Jenis Makanan Yang
Dianjurkan dan Yang Tidak Dianjurkan
3 Penutup a. Memberikan Kesempatan pada lansia untuk
bertanya
b. Menjelaskan kembali hal yang belum
dimengerti oleh lansia atau warga kelurahan
macini raya
c. Menyanyakan kembali materi yang telah
diberikan
d. Salam terapeutik

F. EVALUASI
1. Menjelaskan pengertian gastritis
2. Menjelaskan macam – macam gastritis
3. Menyebutkan penyebab gastritis pada lansia
4. Menyebtkan gejala gastritis pada lansia
5. Menjelaskan pencegahan gastritis pada lansia
6. Menyebutkan jenis – jenis makanan yang dianjurkan dan yang tidak
dianjurkan
G. MATERI
1. Pengerian gastritis
Gastritis yang biasanya orang awam mengatakannya maag adalah
peradangan yang terjadi dilambung akibat meningkatnya sekresi asam
lambung mengakibatkan iritasi/perlukaan pada lambung.
Secara alami lambung akan terus memproduksi asam lambung setiap
waktu dalam jumlah yang kecil, setelah 4-6 jam sesudah makan biasanya
kadar glukosa dalam darah telah banyak terserap dan terpakai sehingga
tubuh akan merasakan lapar dan pada saat itu jumlah asam lambung
terstimulasi. Bila seseorang telat makan sampai 2-3 jam, maka asam yang
menumpuk dalam lambung akan semakin banyak dan berlebih. Hal ini dapat
menyebabkan luka atau iritasi pada dinding lambung sehingga timbul rasa
perih.
2. Macam – Macam Gastritis
a. Gastritis Akut
1) Gastritis stress akut, merupakan jenis Gastritis yang paling berat,
yang disebabkan oleh penyakit berat atau trauma (cedera) yang
terjadi secara tiba-tiba.
2) Gastitis erosifa kronis, bisa merupakan akibat dari mengkonsumsi
obat-obatan atau karena terinfeksi oleh bakteri.
3) Gastritis eosinofilik, terjadi akibat dari reaksi alergi terhadap
infestasi cacing gelang.
b. Gastritis Kronis
Gastritis kronis adalah suatu peradangan bagian permukaan mukosa
lambung yang berkepanjangan dan terjadi secara menahun.
3. Penyebab Gastritis pada Lansia
a. Stress
b. Usia
c. Pola makan yang tidak baik
d. Merokok
e. Konsumsi Alkohol
f. Konsusmsi Obat – obatan dalam dosis tinggi
g. Keracunan Makanan
4. Gejala Gastritis pada Lansia
a. Mual dan muntah
b. Kembung
c. Nyeri seperti terbakar pada perut bagian atas
d. Nafsu makan menurun secara drastis, wajah pucat, suhu badan naik,
keluar keringat dingin
e. Sering sendawa terutama bila dalam keadaan lapar
f. Terkadang disertai sakit kepala
g. Bila gastritis sudah parah, makan akan terjadi luka pada lambung
sehingga menyebabkan perdarahan. Gejala yang timbul saat lambung
sudah terdapat luka adalah muntah darah atau terdapat darah pada
feses.
5. Cara Pencegahan Gastritis pada Lansia
a. Jaga pola makan secara baik dan teratur. Hindari menunda waktu makan
karena akan mengakibatkan produksi asam lambung meningkat
b. Makan makanan yang bersih, sehat dan bergizi. Hindari makanan yang
merangsang kerja lambung. Contohnya makanan pedas, asam, dan kopi
c. Hindari stress yang berlebihan. Anda dapat mengalihkan rasa stress
dengan berolahraga yang baik bagi tubuh
d. Tidak merokok
e. Tidak mengkonsumsi alcohol
f. Hindari penggunaan obat-obatan terutama yang mengiritasi lambung
misalnya aspirin
6. Jenis – Jenis Makanan Yang Dianjurkan dan Yang Tidak Dianjurkan
a. Makanan yang dianjurkan
1) Sumber hidrat arang atau karbohidrat: bubur, kentang rebus, biscuit
dan tepung-tepungan yang dibuat bubur atau pudding.
2) Sayur yang tak berserat dan tidak menimbulkan gas: labu kuning, labu
siam, wortel, brokoli
3) Buah-buahan yang tidak asam dan tidak beralkohol : pisang, pepaya,
tomat
b. Makanan yang tidak dianjurkan
1) Makanan yang secara langsung merusak dinding lambung: nasi keras,
ketan, jagung, ubi talas.
2) Sumber Protein Hewani: daging yang berlemak,ikan asin, ikan
pindang.
3) Sayuran tertentu (sawi, kol, nangka muda,nanas)
4) Buah-buahan tertentu (nangka, pisang ambon, durian)
5) Minuman yang mengandung soda dan alkohol: soft drink, tape, susu,
anggur putih dan kopi.
6) Makanan yang secara langsung merusak dinding lambung yaitu
makanan yang mengandung cuka dan pedas, merica.
7) Makanan yang sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan
lambung. Karena hal ini dapat menyebabkan peningkatan peregangan
di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung antara
lain makanan berlemak, kue tart, coklat dan keju.
H. STRATEGI PELAKSANAAN
1. Kriteria Evaluasi
a. Evaluasi Struktur
1) 75% dari peserta menghadiri undangan penyuluhan
2) Acara berlangsung sesuai dengan rencana
3) Mahasiswa dapat menyiapkan materi, alat-alat dan media sesuai
dengan yang diperlukan.
b. Evaluasi proses
1) 70% dari peserta penyuluhan yang hadir berperan serta secara aktif
dalam diskusi.
2) Selama acara penyuluhan berlangsung tidak ada penyimpangan dari
tujuan yang telah ditetapkan
3) Selama acara berlangsung tidak ada peserta yang meninggalkan
acara pertemuan.
2. Evaluasi hasil
a. Terlaksananya penyuluhan dengan baik.
b. Para petani mengerti dan memahami materi yang diberikan
c. petani dapat mempraktekan kembali tentang cara mengunakan alat
pelindung diri.
3. Waktu dan Tempat
Kegiatan penyuluhan dilakukan pada hari Senin, 25 oktober 2017 jam 16.00-
selesai diruangan aula kantor kepala desa.
4. Media
Media yang digunakan adalah leaflet, flipchart
5. Seting
Keterangan gambar :

: Pembawa Materi
: Petani

: Fasilitator

: Moderator

: Observer

: Notulen
6. Uraian Tugas
a. Pembawa Materi
Bertugas menyampaikan dan menjelaskan materi yang ada dengan cara
yang singkat jelas, jelas, bermakna, serta mempraktekkan isi materi
b. Fasilitator
Memfasilitasi setiap peserta penyuluahan, membangkitkan kemampuan
peserta untuk aktif dalam diskusi.
c. Observer
Bertugas mengobservasi jalannya diskusi, mencatat segala hal yang
penting yang terjadi selama acara penyuluhan berlangsung dan berhak
mengatur moderator bila terjadi penyimpangan dalam penggunaan waktu
d. Notulen
Mencatat semua hasil diskusi mulai dari jalannya diskusi sampai
berkhirnya diskusi kemudian melaporkan hasilnya pada peserta.
e. Moderator
Bertugas memandu, mengarahkan dan memimpin jalannya diskusi,
menggunakan waktu secara tepat dan menutup diskusi.
7. Susunan Acara
a. Pembukaan
b. Pembacaan / penjelasan materi
c. Diskusi materi
d. Penutup