Anda di halaman 1dari 9

Termometer: Macam, Jenis, Skala Suhu

dan Bagian Termometer


By
Plengdut
-
May 16, 2016

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah suhu. Sebagai contoh yaitu
seorang anak yang sedang mengalami demam memiliki suhu badan yang tinggi, atau contoh
lainnya suhu siang hari terasa panas, suhu udara malam hari terasa dingin, dan sebagainya.
Ternyata dalam kehidupan sehari-hari kita sudah sering berbicara mengenai suhu.

Apakah Suhu Itu?


Suhu adalah besaran yang menyatakan ukuran tingkat panas atau dingin dari suatu benda.
Sekarang sebelum membahas suhu lebih jauh, marilah kita sedikit melakukan percobaan suhu
berikut ini:

1. Siapkan tiga gelas kosong,


2. Isi masing-masing gelas dengan air biasa, air dingin, dan air hangat (jangan air panas
dan tetap dalam pengawasan orang tua),
3. Celupkan telunjuk jari kalian dalam tiap-tiap gelas berisi air tadi dan coba rasakan
bedanya,
4. Mintalah temanmu melakukan hal yang sama.
Percobaan merasakan suhu dari air di gelas

Dari kegiatan percobaan diatas, kalian sudah bisa mengetahui dan merasakan bahwa dalam
tiap-tipa gelas tadi mempunyai suhu yang berbeda-beda. Pada sistem Satuan Internasional
(SI), suhu disingkat dengan huruf K dan memiliki satuan derajat kelvin. Dengan
menggunakan Indra peraba kita mampu merasakan perbedaan suhu.

Akan tetapi indra bukanlah alat pengukur suhu dikarenakan indra tidak mampu memberikan
nilai suhu suatu benda dengan satuan tertentu. Alat ukur suhu adalah termometer.
Perhatikanlah gambar berikut yang menunjukan termometer beserta dengan bagian-
bagiannya:
Bentuk dasar termometer beserta dengan bagian-bagian termometer

Macam Termometer
Berdasarkan macam bahan yang digunakan, thermometer dibedakan menjadi beberapa jenis,
seperti dijelaskan berikut ini:

Termometer Zat Cair

Secara umum termometer untuk zat atau benda cair terbuat dari pipa kaca yang diisi dengan
zat-zat cair juga. Benda cair digunakan sebagai pengisi termometer karena zat berbentuk cair
ini akan mengalami perubahan volume jika terjadi perubahan suhu. Sedangkan cairan yang
digunakan sebagai zat pengisi thermometer bukanlah sembarangan melainkan berupa cairan
air raksa maupun cairan alkohol.

Airraksa serta alkohol thermometer

Dari dua macam zat isi termometer tersebut maka dikenal dengan istilah termometer alkohol
dan termometer raksa. Alkohol maupun raksa memiliki kelebihan serta kekuranga jika
digunakan sebagai pengisi termometer. Untuk lebih jelas memahami bedanya kedua
termometer tadi, perhatikanlah tabel berikut ini:
Perbedaan termometer isi raksa & alkohol (berdasarkan cairan isi)

Jenis isi cairan termometer Kelebihan termometer Kekurangan term


Mudah dilihat karena mengkilat. Harganya mahal.
Volume berubah secara teratur ketika Tidak dapat mengukur suh
terjadi perubahan suhu. rendah.
Mempunyai titik didih -40ºC dan titik
Merupakan zat beracun se
didih 350ºC sehingga mempunyai
Raksa berbahaya jika tabungnya
jangkauan pengatur suhu cukup luas.
Dapat terpanasi secara merata sehingga
dapat menunjukkan suhu dengan cepat
dan tepat.
Tidak membasahi dinding.
Mengalami perubahan volume yang
besar walaupun kenaikan suhunya kecil Memiliki titik didih rendah
sehingga dapat mengukur suhu dengan pemakaiannya terbatas.
teliti.
Alkohol
Harga lebih murah. Tidak berwarna sehingga s
Mempunyai titik beku -114ºC dan titik
didih 78ºC sehingga dapat mengukur Membasahi dinding kaca.
suhu yang sangat rendah.

Zat Padat Termometer

Sesuai namanya termometer berbahan zat padat menggunakan zat padat sebagai zat dimana
akan berubah volumenya ketika mendeteksi adanya perubahan suhu benda yang sedang
diukur. Contoh termometer jenis ini adalah termometer bimetal.

Gambar bimetal termometer

Bimetal adalah dua kepingan logam dimana memiliki perbedaan koefisien muai panjangnya
dijadikan satu dengan cara dipaku keliling atau dilas. Ketika bimetal dipanaskan maupun di
dinginkan , maka bimetal tersebut akan melengkung karena perbedaan pemuaian atau
penyusutan kedua logam. Saat dipanaskan bimetal melengkung ke arah logam yang koefisien
muai panjangnya lebih kecil. Sedangkan saat di dinginginkan bimetal melengkung ke arah
logam dengan koefisien muai panjangnya lebih besar.

Bimetal dalam keadaan normal, panas dan


dingin

Termometer Kristal Cair

Kristal cair termometer

Termometer dengan jenis seperti ini menggunakan bahan kristal cair yang akan mengalami
perubahan warna ketika menerima perubahan suhu. Bentuk termometer tipis serta
penggunaannya sangatlah mudah yaitu dengan ditempelkan pada objek yang diukur atau
diamati suhunya.

Termometer Gas
Gas termometer

Termometer dengan menggunakan sifat perubahan gas ketika adanya perubahan teperatur
atau suhu dari lingkungan maupun benda.

Termometer Digital

Termometer dengan teknologi digital

Digital termometer adalah termometer dimana mampu menampilkan tingkat suhu secara
pasti. Kepastian tingkat suhu disajikan dalam bentuk angka yang muncul dalam display suhu
dari termometer tersebut. Termometer sistem digital bekerja berdasarkan hasil kerja
termokopel.

Termokopel adalah sensor suhu elektronik dimana memiliki kemampuan mengubah


perubahan suhu suatu benda menjadi bentuk perubahan tegangan listrik. Perubahan tegangan
listrik inilah yang kemudian menghasilkan nilai suhu secara digital.

Termometer Inframerah
Infra red termometer

Inframerah termometer menawarkan kemampuan untuk mendeteksi temperatur secara optik


selama objek diamati. Prinsip kerja termometer ini dengan mengukur radiasi energi sinar
inframerah, kemudian dikonversikan ke nilai suhu. Termometer ini juga menawarkan metode
pengukuran suhu yang cepat dan akurat dengan objek dari kejauhan dan tanpa disentuh.
Termometer ini sangat sesuai untuk mengukur objek lingkungan bahaya dan atau adanya
kebutuhan menghindar dari daerah kontaminsai objek, seperti makanan, alat medis, serta
obat-obatan.

Jenis Skala Termometer


Termometer yang kita kenal saat ini mempunyai empat jenis skala ukur yaitu Celcius,
Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin. Keempat jenis dari skala pada termometer ini dinamai seuai
nama penemunya. Perbedaan keempat macam skala pada termometer tersebut bisa kalian
lihat dalam tabel berikut ini:

Skala Tabel Termometer

Termometer Titik Tetap


No Penemu Skala
Skala Bawah Atas
Andreas Celcius der
1. Celcius 0º 100º 100
(Swedia) (ºC
Reamur der
2. Reamur 0º 80º 80
(Perancis) (ºR
Gabriel D.
der
3. Fahrenheit Fahrenheit 32º 212º 180
(ºF
(Jerman)
Lord Kelvin
4. Kelvin 273º 373º 100 kel
(Inggris)

Suhu dengan dinyatakan dalam satuan kelvin biasa disebut dengan suhu mutlak. Suhu dapat
diukur secara tepat dan akurat menggunakan termometer. Proses pengukuran suhu dapat tidak
tepat serta akurat jika terjadi kerusakan termometer. Rusaknya termometer bisa disebabkan
oleh penggunaan serta cara perawatan termometer. Itulah sebabnya kalian harus
menggunakan termometer sesuai dengan kebutuhannya. Sebagai contoh yaitu jangan gunakan
termometer badan untuk mengukur suhu air mendidih. Selain itu perawatan untuk termometer
perlu dilakukan, contohnya dengan menyimpan termometer pada suhu lingkungan.

Cara dan Rumus Konversi Suhu (Temperatur)


Dari tabel tentang skala dari termometer diatas, terlihat bahwa 100 skala Celcius = 80 skala
Reamur = 180 skala Fahrenheit = 100 sekala Kelvin. Perbandingan skala keempat jenis-jenis
termometer tersebut = skala Celcius : skala Reamur : skala Fahrenheit : skala Kelvin = 100 :
80 : 180 : 100 = 5 : 4 : 9 : 5.

Berdasarkan perbandingan sekala tersebut, kamu dapat mengkonversikan suhu dari skala
Celcius ke Reamur atau sebaliknya. Demikian juga dengan skala dari termometer lainnya.
Bagaimana caranya?

Perhatikan rumus-rumus konversi dari termometer-termometer berikut ini.

Konversi Celcius ke Reamur serta sebaliknya

TºC = 5/4 TºR ⇒ TºR = 4/5 TºC

Konversi Fahrenheit ke Celcius dan sebaliknya

TºF = (9/5 TºC) + 32 ⇒ TºC = 5/9 (TºF – 32)

Konversi Kelvin ke derajat Celcius serta sebaliknya

TK = TºC + 273 ⇒ TºC = TK – 273

Contoh Soal

Konversikan suhu-suhu berikut sesuai petunjuknya:

1. 0ºC ke skala Kelvin


2. 0K ke Celcius
3. 273ºC ke Kelvin
4. 273K ke Celcius

Jawaban Soal

1. TK = TºC + 273 = 0 + 273 = 273, jadi 0ºC sama dengan 273K


2. TºC = TK – 273 = 0 – 273 = -273, jadi 0K sama dengan -273ºC
3. TK = TºC + 273 = 273 + 273 = 546, jadi 273ºC sama dengan 546K
4. TºC = TK – 273 = 273 – 273 = 0, jadi 273K sama dengan 0ºC

Jenis Termometer
Beberapa jenis dari termometer dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut:

 Termometer klinis memiliki rentang pengukuran suhu termometer dari 35ºC sampai
42ºC. Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu tubuh.
 Termometer ruang memiliki ukuran rentang suhu mulai -50ºC hingga 50ºC.
Termometer ruang digunakan untuk mengukur suhu ruangan.
 Termometer maksimum serta minimun Six-Bellani digunakan guna mengukur suhu
maksimum juga minimum suatu tempat.