Anda di halaman 1dari 14

CRITICAL JURNAL

ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR

OLEH :

NAMA : FIKKRI RAMADHAN BARUS

NIM : 4163321009

KELAS : FISIKA DIK EKS 2016

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2017
PENDAHULUAN

A . Rasionalisasi Pentingnya CJR


Critical Jurnal Review merupakan suatu metode terbaru yang memiliki banyak manfaat
terutama di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Di latar belakangi oleh kurangnya
minat mahasiswa dalam membaca maka dengan adanya Critial Jurnal Review ini akan
memudahkan pembaca dalam menganalisis materi yang sama dalam satu review akan tetapi
dengan sumber yang berbeda-beda sehingga secara tidak langsung menguatkan
pemahaman pembaca mengenai materi yang di bahas.
Selain itu dengan adanya Critical Jurnal Review ini mahasiswa akan dilatih untuk
berfikir dan bertindak secara sistematis dan bebas mengutarakan pendapat. Sebab opini yang
berdasarkan sumber akan lebih baik dibandingkan dengan opini sendiri. Oleh karena itu
mahasiswa terutama pada jurusan kependidikan yang sudah memiliki kecakapan dalam
Critical Jurnal Review ini akan mampu berfikir analisis sesuai perannya sebagai guru dimana
nanti akan menghadapi banyak pertanyaan dari siswa maupun perencanaan dalam
kegiatannya.

B. Tujuan penulisan CJR


 Penyelesaian tugas perencanaan pembelajaran
 Menambah wawasan
 Menambah pengetahuan
 Meningkatkan kemampuan berpikir
 Menguatkan pengertian akan hal yang telah dibaca sebelumnya
 Dapat dengan lebih mudah memahami suatu proses pembelajaran dengan mengulas
isi jurnal tersebut
 Melatih diri untuk berfikir kritis dalam mencari informasi yang diberikan oleh setiap
pembahasan dalam jurna tersebut.
 Membandingkan isi jurnal pada keadaan nyata dan lingkungan sekitar.
 Mengetahui kelebihan dan kekurangan jurnal tersebut, sekaligus memberikan
masukan pada jurnal tersebut
C . Manfaat CJR
Tujuan penukisan CJR ini adalah sebagai berikut Critical Jurnal Review ini memiki
beberapa manfaat, yaitu :
1. Manfaat secara Teoritis, yaitu dapat menambah wawasan bagi jurusan kependidikan
terutama yang berkaitan dengan profesi keguruan dan dapat menambah minat
pembaca.
2. Manfaat secara Praktek, yaitu dapat menerapkan berbagai pengetahuan dasar
mengenai perencanaan pembelajaran bagi jurusan kependidikan, serta memudahkan
pembaca untuk melihat, memahami dan mengerti isi dari jurnal tersebut.
3. Dapat dengan lebih mudah memahami suatu proses pembelajaran dengan mengulas
isi jurnal tersebut
4. Dapat sebagai bahan pertimbangan
5. Dapat sebagai pengembangan kreatifitas
6. Dapat sebagai referensi
CRITICAL JURNAL REVIEW ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
JURNAL 1

Judul : Kajian Potensi Pemanfaatan Sampah Organik Pasar


berdasarkan Karakteristiknya (Studi Kasus Pasar Segiri Kota
Samarinda)
Jurnal : Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan

Download : http://jrs. sains dan teknologi lingkungan .ac.id

Volume & Halaman : Volume 5, Nomor 2, Hal. 77-90

Tahun : Juni 2013

ISSN : 2085-1227

Penulis : Dwi Ermawati Rahayu dan Yudi Sukmono


Reviewer : Kelompol I

Tanggal : 2 September 2017

TUJUAN PENELITIAN

Penelitian ini bertujuan untuk

1. Mengetahui karakteristik sampah Pasar Segiri Samarinda yang meliputi volume


timbulan sampah, berat timbulan sampah dan komposisi sampah
2. Mengetahui neraca kesetimbangan massa sampah Pasar Segiri Samarinda
3. Mengetahui potensi pemanfaatan sampah Pasar Segiri berdasarkan karakteristiknya
4. Mengetahui potensi keterlibatan masyarakat (pedagang pasar) dalam pengelolaan
sampah .

SUBJEK PENELITIAN

Penelitian ini dilakukan terhadap Timbunan dan komposisi sampah pada 33 los pedagang
yang terdapat di pasar tradisional
ASSESSMENT DATA

Data yang dijelaskan adalah lengkap dan jelas, serta real dengan pengujian yang telah
dilakukan.

METODE PENELITIAN

Metode yang dilakukan adlah dengan cara

 Pengambilan/teknik sampling sampah


 Pengukuran sampel
 Analisa Data

LANGKAH PENELITIAN

 Dasar-dasar perencanaan untuk kegiatan-kegiatan pewadahan sampah,


 pengumpulan sampah,
 pengangkutan sampah,
 pengolahan sampah
 pembuangan akhir sampah.

HASIL PENELITIAN

Pengukuran dan pengambilan contoh timbulan dan komposisi sampah dilakukan selama 8
hari berturut-turut dengan mengumpulkan sampah yang berasal dari 33 los dari luas wilayah
keseluruhan . Luas keseluruhan Pasar Segiri Samarinda adalah seluas 2945 m2 yang terdiri
dari total luas 333 los yang ada di Pasar Segiri Samarinda dengan luas 2342 m2 dan
beberapa los tidak resmi yang ada di Pasar Segiri Samarinda dengan luas 603 m2.

Maka volume timbulan sampah yang dihasilkan Pasar Segiri Samarinda setiap harinya adalah
5,94 m3/hari

Komposisi pengambilan contoh sampah dilakukan selama 8 hari bertururt turut dari 33 los
pedagang dengan komponen sebagai berikut : sampah organik daun , plastik , logam , kaca ,
kertas , kayu , kain .

Berdasarkan data yang didapat bahwa urutan sampah yang dominan dengan volume yang
besar dan factor recovery tinggi adalah sampah organik yang mudah terurai, plastik dan
kertas.
Potensial Pemanfaatan Komponen Sampah Pasar Seragi

Komponen Sampah
Potensi
Sampah Organik Sampah Plastik Sampah Kertas

Barang palak, daur


Barang lapak , Kertas
Pemanfaatan Biogas , Kompos ulang, bahan
daur ulang
kerajinan tangan,

Reaktor biogas , reactor Peralatan daur ulang


Pemilihan sampah
Sarana prasarana composting kertas
yang diperlukan
TPST

Ketersediaan lahan
12mx8m=96m²
dilokasi

Biogas dibuat dari sampah domestik pasar, rumah makan, rumah tangga yaitu sampah
organiknya dengan penambahan starter untuk mempercepat proses fermentasinya seperti
kotoran sapi, rumen sapi, usus ayam . Reaktor yang digunakan untuk biogas ini dapat dibuat
dari cor, fiber, pasangan bata bahkan yang sederhana menggunakan tendon air 1200L .

Selain diolah dengan cara anerobik dalam tangki digester biogas, sampah organik dapat pula
diolah secara aerobik dengan proses komposting yang akan menghasilkan pupuk organik.
Sampah organik pasar maupun rumah tangga dalam pengolahannya dapat ditambahkan
mikroorganisme sebagai dekomposter untuk mempercepat pengomposan (Sulistyawati, E.,
2008), menggunakan mikroorganisme lokal (MOL) (Nullita, 2012) dengan tinggi tumpukan
sampah yang cukup (>90cm) untuk mengisolasi panas sehingga sampah akan cepat
terdekomposisi (Sahwan, 2004). Namun lokasi saat ini yang tersedia hanya sekitar 98 m2
sehingga memerlukan penelitian lebih lanjut untuk penerapan teknologi yang tepat untuk
mengoptimalkan potensi yang ada.
KEKUATAN PENELITIAN

Penulis menggunakan metode yang bagus dan benar sehingga penelitiannya semakin
mudah dimengerti , Dengan pemanfaatan sampah diatas yang diproses dengan fermentasi dan
dicampur dengan bahan kimia , menunjukkan bahwa penelitian ini membawa dampak yang
baik bagi lingkungan sekitarnya .

KELEMAHAN PENELITIAN

Menggunakan waktu yang lama mulai dari pengumpulan sampai fermentasi dan
memerlukan penelitian lebih lanjut untuk penerapan teknologi yang tepat untuk
mengoptimalkan potensi yang ada.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut

 Volume sampah yang dihasilkan Pasar Segiri sebesar 5,94 m3/hari (termasuk kategori
kelas I) dan berat sampah 1825,9 kg/hari.
 Komposisi sampah terbesar adalah sampah organik yang mudah terurai yang
berpotensi untuk dilakukan komposting dan biogas sebesar 78,26%.
 Residu yang dihasilkan dari Pasar Segiri berdasarkan neraca kesetimbangan massa
apabila dilakukan pengolahan sebesar 278,09 kg/hari
 Keterlibatan pedagang dalam pengelolaan sampah sangat rendah, terbatas pada
pewadahan sampah yang dihasilkan tanpa pemilahan.
CRITICAL JURNAL REVIEW ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
JURNAL 2

Judul : Trilogi karakter manusia bermartabat dan implikasinya pada


pendidikan
Jurnal : Jurnal Ilmu Pendidikan

Download : http://jrs. Jurnal ilmu pendidikan .ac.id

Volume & Halaman : Jilid 17, Nomor 3, hlm. 189-194

Tahun : Oktober 2010

Penulis : Danny Meirawan


Reviewer : Aris Labora Simatupang

Tanggal : 2 September 2017

TUJUAN PENELITIAN

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang karakter yang menjadi
dasar kepribadian yang utuh untuk mencapai kehidupan yang lebih baik yang dapat dibentuk
melalui trasformasi budaya, khususnya pendidikan sepanjang hayat

SUBJEK PENELITIAN

Penelitian ini dilakukan terhadap karakter manusia bermartabat yang memerlukan


transformasi budaya, baik secara vertikal maupun horizontal dengan prioritas utama
pendidikan .

ASSESSMENT DATA

Data yang dijelaskan adalah lengkap dan jelas, serta real dengan pengujian yang telah
dilakukan.
METODE PENELITIAN

Metode yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Informasi dikumpulkan dengan teknik
analisis kebijakan nasional yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945, wawancara dengan
pakar budaya lokal Sunda, menghayati pengalaman dalam pertukaran kebudayaan antara
Timur dan Barat di East West Centre, mempelajari tematik ajaran agama Islam sebagai
agama dunia dan mencermati budaya global. Ramuan informasi itulah dijadikan acuan
analisis dan simpulan tentang trilogi karakter manusia bermartabat, yaitu damai, mandiri dan
adil

LANGKAH PENELITIAN

1. pembukaan UUD 1945 yang menyatakan "mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut serta

menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan

sosial" yang menjadi karakter bangsa Indonesia

2. interview kepada tokoh-tokoh masyarakat lokal,

3. menghayati pengalaman dalam pertukaran kebudayaan antara Timur dan Barat di East

West Center,

4. mencermati pandangan hidup global tentang dinamika sistem nilai atau budaya, khususnya

karakter manusia bermartabat.

HASIL PENELITIAN

Budaya khususnya karakter bangsa Indonesia yang bagaimana yang dapat membentuk
karakter terpuji, atau minimal mengurangi karakter yang tercermin dalam perilaku yang
kurang terpuji? Budaya adalah dinamika sistem nilai dalam berbagai dimensi kehidupan yang
berlaku untuk kurun waktu yang jauh ke depan sebagai hasil dan pedonam berperilaku
(Engkoswara, 1999). Indonesia sudah mempunyai budaya yang luhur yang terdapat dalam
falsafah negara dan pandangan hidup bangsa yang hebat, tidak diragukan seujung rambutpun
ialah Pancasila. Akan tetapi, secara praksis atau Pancasila in action dalam kehidupan sehari-
hari belum jelas. Sumbernya ialah pembukaan UUD 1945 karya faunding father yang kebal
amandemen yang jangan hanya dikeloni melainkan hendaknya dimaknai. Cuplikannya
sebagai berikut “... mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut serta menjaga ketertiban dunia
yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial’. Sejalan dengan
pernyataan di atas, juga diduga sumber terjadinya berbagai perilaku buruk di masyarakat
adalah munculnya kebencian sosial budaya terselubung (socio-cultural animosity)
(Budimansyah, 2010). Psikologi positif meletakkan karakter bermartabat sebagai dasar
kepribadian yang utuh untuk berperilaku yang kuat dan ulet dalam mencapai kehidupan yang
lebih baik. Unsur-unsur tersebut di atas terdeskripsikan sebagai berikut :

Mandiri

Mandiri dilandasi oleh semangat belajar, bekerja, berwirausaha dan berjuang dengan ulet,
sehat dan kuat, disertai penguasaan dan pemanfaatan ilmu pengatahuan dan teknologi apapun
kecilnya untuk diamalkan kepada kehidupan yang lebih baik . Mandiri bersumber dari sila
kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh
hikmah kebijaksanaan dalam permusyawarahan perwakilan. Mandiri adalah hasil olah pikir,
otak, terampil dan olah mahir sehingga manusia mempunyai logika untuk berbuat yang
sistematis dan teratur.

Adil

Adil hasil olah rasa, kreatif, pribadi terpuji dan kompetitif yang sehat dan bermakna indah
atau estetika dalam kebersamaan atas tanggung jawab pribadi (personal responssibilities).
Adil bersumber dari sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dukungan Budaya Lain

Projek pertukaran kebudayaan antara Timur dan Barat yang diadakan di Honolulu, Hawaii,
Amerika Serikat memberi kesan pergaulan orang-orang yang berbudaya Timur dan Barat
(Meirawan dan Engkoswara, 2010). Mereka berusaha untuk hidup berdampingan secara
damai, rukun, dan laras dengan menjunjung nilai-nilai kebajikan yang menjadi dasar sebagai
warga dunia.

Manusia Harmoni Menurut Ajaran Agama Islam

Manusia harmoni menurut ajaran agama Islam minimal dalam hal iman, ilmu amaliah, dan
indah. Pertama adalah iman. Manusia adalah makhluk Tuhan Yang Maha Esa yang
mempunyai hak dan kewajiban yang sama di muka-Nya. Orang yang meyakini adanya Tuhan
dan segala kekuatannya adalah orang yang hidup bersih lahir batin, bersih diri dan lingungan,
sehat jasmani dan rohani, disiplin terhadap ajaran-Nya, peraturan, undang-undang dan
konvensi yang berlaku, hormat kepada orang tua dan pemimpinnya yang baik.

Pendidikan Berlandaskan Trilogi Karakter Manusia Bermartabat

Pendidikan adalah dasar dan upaya utama untuk menyiapkan peserta didik yang damai,
mandiri, dan adil. Praksis pendidikan yang baik, apapun kecil dan sederhananya patut
dilandasi teori atau prinsip dasar yang fundamental, aktual, dan lengkap . Prinsip dasar itu
ialah damai yang menjadi etika dalam pergaulan kehidupan, mandiri yang menjadi logika
dalam perbuatan meningkatkan daya saing, dan adil yang menjadi estetika dalam
menumbuhkembangkan kreativitas pribadi terpuji dan kompetitif yang luwes dalam
kemitraan dan kebersamaan . Soedarsono (2009) menyatakan bahwa untuk membangun
karakter paling tidak ada empat koridor yang perlu dilakukan, yaitu internasisasi nilai dari
luar dipadukan dengan potensi dari dalam , menyadari mana yang boleh dan mana yang tidak,
membentuk kebiasaan; dan menjadi teladan .

KEKUATAN PENELITIAN

Penulis menggunakan metode yang bagus dan benar sehingga penelitiannya semakin
mudah dimengerti , Trilogi karakter manusia bermartabat yang telah dijabarkan merupakan
landasan atau wahana dalam nation and character building, untuk mensejahterakan kehidupan
manusia ke arah yang lebih baik.

KELEMAHAN PENELITIAN

Metode yang digunakan penulis membutuhkan waktu penelitian yang lebih


lama.karena proseduryang digunakan cukup panjang .

KESIMPULAN

Hasil studi menunjukkan bahwa bangsa Indonesia sebagai warga dunia memiliki kehidupan
berdasarkan trilogi karakter manusia bermartabat, yaitu damai, mandiri dan adil untuk
mencapai kehidupan yang lebih baik, berbahagia lahir batin di dunia dan akhirat kelak .
Mewujudkan kehidupan yang damai, mandiri, dan adil yang berbahagia memerlukan
transformasi budaya khususnya melalui prioritas utama pendidikan sepanjang hayat;
pendidikan dalam keluarga (informal), masyarakat (nonformal) dan sekolah (formal) yang
sinambung.
CRITICAL JURNAL REVIEW ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
JURNAL 3

Judul : Model diklat kewirausahaan dan keterampilan wirausaha


berwawasan lingkungan bagi remaja putus sekolah
Jurnal : Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan

Download : http://jrs. sains dan teknologi lingkungan .ac.id

Volume & Halaman : Jilid 18 Nomor 2 , 220-225

Tahun : Desember 2012

Penulis : Lahming
Reviewer : Kelompok I

Tanggal : 2 September 2017

TUJUAN PENELITIAN

Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui model diklat dan kriteria diklat yang
efektif bagi remaja putus sekolah untuk menumbuhkan keterampilan wirausaha berwawasan
lingkungan.

SUBJEK PENELITIAN

Sumber data penelitian ini adalah remaja putus sekolah di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu.
Populasi penelitian adalah seluruh remaja putus sekolah di Kecamatan Suli, Kabupaten
Luwu, dari tamatan SD sampai dengan tamatan SLTA.

ASSESSMENT DATA

Data yang dijelaskan adalah lengkap dan jelas, serta real dengan pengujian yang telah
dilakukan.
METODE PENELITIAN

Rancangan eksperimen yang digunakan adalah desain faktorial 2 x 2 dengan matriks


rancangan eksperimen seperti tersaji pada Tabel 1.

Teknik pengumpulan data menggunakan angket terbuka untuk mengumpulkan data tingkat
pengetahuan kewirausahaan, sedangkan untuk mengukur tingkat keterampilan digunakan
Rating Scale (skala bertingkat). Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri atas analisis
diskriptif dan analisis inferensial, yaitu analisis varian dua jalur.

LANGKAH PENELITIAN

1 . Memberikan angket terbuka kepada remaja putus sekolah untuk mengumpulkan data

tingkat pengetahuan kewirausahaan

2. Mengukur tingkat keterampilan dengan menggunakan Rating Scale (skala bertingkat)

3. Analisi data dan perhitungan data .

HASIL PENELITIAN

Hasil perhitungan mennunjukkan bahwa secara keseluruhan keterampilan wirausaha


berwawasan lingkungan bagi kelompok remaja putus sekolah yang mengikuti diklat dengan
metode demonstrasi (39,30) lebih tinggi daripada kelompok remaja putus sekolah yang
mengikuti diklat dengan metode diskusi (37,43). Hasil uji iances diperoleh nilai Fhitung
sebesar 5,995 dengan signifikansi 0,016. Hasil perhitungan ini lebih kecil dari taraf
signifikansi 0,05. Ini menunjukkan bahwa varian data sampel tidak homogen. Hasil pengujian
t-test for equality of means diperoleh thitung sebesar 1,908 dengan signifikansi 0,016 yang
lebih kecil dari α = 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan
keterampilan wirausaha berwawasan lingkungan secara keseluruhan antara kelompok remaja
putus sekolah yang mengikuti diklat melalui pelatihan demonstrasi dengan kelompok remaja
yang mengikuti diklat melalui metode diskusi .

Hasil pengujian mengenai keterampilan wirausaha berwawasan lingkungan pada kelompok


remaja putus sekolah yang memiliki pengetahuan kewirausahaan rendah dan mengikuti
model diklat melalui metode demonstrasi lebih tinggi dari kelompok remaja putus sekolah
yang mengikuti model diklat melalui metode diskusi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pelatihan yang efektif digunakan untuk
membentuk keterampilan berwirausaha yang berwawasan lingkungan bagi remaja putus
sekolah adalah model pelatihan dengan metode demonstrasi.

KEKUATAN PENELITIAN

Metode yang digunakan merupakan metode yang bagus yaitu diklat melalui metode diskusi
dan diklat melalui metode demonstrasi dengan cepat memberikan hasil yang diinginkan .

KELEMAHAN PENELITIAN

Meragukan apakah dapat atau tidak dapat dikerjakan, objektif dan nyata, menunjukkan
pelaksanaan ilmu pengetahuan dengan contoh, mempercepat penyerapan langsung dari
sumbernya, membantu mengembangkan kepemimpinan lokal, dan memberikan bukti bagi
peserta didik pada masalah yang dianjurkan oleh pelatih

KESIMPULAN

Keterampilan wirausaha berwawasan lingkungan kelompok remaja putus sekolah yang


memiliki pengetahuan kewirausahaan rendah dan mengikuti model diklat melalui metode
demonstrasi lebih tinggi daripada kelompok remaja putus sekolah yang mengikuti model
diklat melalui metode diskusi. Dengan demikian, model diklat yang efektif digunakan untuk
remaja putus sekolah adalah model diklat berwawasan lingkungan dengan metode
demonstrasi.

Anda mungkin juga menyukai