Anda di halaman 1dari 5

La Coste Romberg g-1053 dan Proton Precession

Magnetometer

Gravimeter La Coste Romberg

1
2 3
4

6 5
4

Fungsi Gravimeter La Coste Romberg g-1053

Gravimeter berfungsi untuk mengukur medan gravitasi lokal dari bumi. Alat ini
dirancang untuk mengukur perubahan nilai gravitasi yang sangat kecil sehingga alat ini
benar-benar sensitif dan dapat terganggu dengan kebisingan(kebisingingan memepercepat
osilasi getaran). Satuan baca dari alat ini adalah gal ( cm/s2).

Fungsi Bagian-Bagian Gravimeter La Coste Romberg

1. Level Bubbles

Level bubbles berfungsi untuk mengetahui apakah gravimeter telah rata


dengan tanah. Level bubbles diatur dengan cara memutar-mutar leveling screws(4).
2. Adjusment Dial
Adjustmen dial berfungsi untuk menggeser crosshair, biasanya crosshair
ditempatkan tepat di atas nilai 2,8 pada reading line.
3. Eyepiece
Eyepiece adalah mikroskop yang berfungsi untuk melihat skala reading line,
dimana crosshair harus tepat berada tepat di atas nilai 2,8.
4. Leveling Screws
Leveling screws digunakan untuk menstabikan gelembung pada Level
bubbles agar tepat di tengah yang bearti bahwa gravimeter telah rata dengan tanah
5. Locking Knob
Locking Knob berfungsi untuk mengunci pegas. Dengan memutar Locking
Knob berlawanan arah jarum jam maka kuncian pegas akan terbuka.
6. Counter
Counter adalah tempat nilai yang akan dibaca ketika skala pada reading line
tepat berada di atas 2,8. Nilai maksimum counter berbeda-beda. Pada gravimeter tipe
G adalah 7000 mGal, sedangkan tipe D adalah 2000 mGal.
7. Saklar Lampu
Berfungsi untuk menyalakan lampu pada mikroskop dan counter.

Prinsip Kerja Gravimeter La Coste Romberg

Dalam gravimeter terdapat massa yang tergantung pada sebuah pegas, sehingga jika
densitas batuan bawah permukaan berbeda akan menyebabkan tarikan atau gaya berbeda
pula. Pada tempat yang memiliki kendungan batuan bawah permukaan dengan densitas yang
lebih tinggi akan menyebabkan nilai gravitasi yang terukur lebih besar pula dan begitu pula
sebaliknya untuk densitas yang lebih rendah. Dalam penggunannya, gravimeter ini
memerlukan suhu yang tetap dan oleh sebab itu alat ini dilengkapi dengan termostat untuk
menjaga supaya suhunya tetap.
Cara Pengoperasian Gravimeter La Coste Romberg

Pertama, instrumen dikeluarkan dari kotaknya secara berhati-hati dikarenakan


instrumen sangat sensitif. Lalu, diletakkan di atas piringannya dan dikalibrasi apakah sudah
rata dengan tanah dengan cara memutar-mutar leveling screws hingga pada level bubbles
ditunjukan gelembung tepat berada di tengah. Lampu pada mikroskop dan counter
dinyalakan. Locking knob diputar berlawanan arah jarum jam agar kunci pegas terbuka. Pada
eyepiece, skala reading line dilihat dan diatur agar crosshair tepat berada setela 2,8 dengan
cara memutar adjusment dial. Kemudian angka yang tertera pada counter dicatat. Setelah
pencatatan selesai, locking knob diputar searah jarum jam agar kunci pegas terkunci kembali
lalu lampu pada mikroskop eyepiece dan counter dimatikan. Instrumen diletakkan kembali
pada kotaknya dengan hati-hati dan dikunci.

Proton Precession Magnetometer

Fungsi PPM

Proton Precession Magnetometer dapat digunakan untuk Pemetaan Geologi, pencarian


sumur terbengkalai yang akan ditutup, menghitung medan magnet, untuk mengukur
magnetisai bahan magnetik, dll.
Prinsip Kerja PPM

Proton Precession Magnetometer memiliki prinsip kerja berdasarkan persamaan


Larmor.

Prinsip kerja Proton Procession Magnetometer adalah dengan proton yang ada pada
semua atom memintal atau berputar pada sumbu axis yang sejajar dengan medan magnet
Bumi. Normalnya, proton cenderung untuk sejajar dengan medan magnet Bumi. Ketika
subjek diinduksi medan magnet (dibuat sedemikian), maka proton dengan sendirinya akan
menyesuaikan dengan medan yang baru. Dan ketika medan baru itu dihentikan maka proton
akan kembali seperti semula yang sejajar dengan medan magnet Bumi. Saat terjadi
perubahan kesejajaran, perputaran proton berpresesi, dan putarannya semakin melambat.
Frekuensi pada saat presesi berbanding lurus dengan kuat medan magnet Bumi. Rasio
Gyromagnetic proton adalah 0,042576 Hertz / nano Tesla. Sebagai contoh, pada area dengan
kekuatan medan sebesar 57.780 nT maka frekuensi presesi menjadi 2460 Hz.
Cara Pengoperasian Proton Precession Magnetometer

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akuisisi data, yaitu Magnetometer
harus menghindari sumber medan listrik maupun medan magnet, harus diusahakan agar
titik-titik ukur terdistribusi secara merata pada daerah yang akan diteliti. Pengukuran
dilakukan pada loop tertutup yang berarti pengukuran dimulai dan diakhiri pada titik yang
sama. Hal ini berguna agar dapat dilakukan koreksi diurnal.

Pertama magnetometer harus diatur waktunya(jam, hari, tanggal). Hal ini sangat penting
dilakukan karena akan digunakan pada saat koreksi diurnal. Lalu, kode lintasan diatur
dengan format field/time. Kemudian PPM ditunning guna mendapatkan signal terkuat
dengan menyamakan reaksi dari alat dengan nilai lapangan. Lalu untuk membaca nilai
medan magnet, menyimpan dan memanggilnya kembali digunakan tombol READ, STORE,
dan RECALL.