Anda di halaman 1dari 2

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Boiler atau ketel uap adalah alat untuk menghasilkan uap air, yang akan
digunakan untuk pemanasan atau tenaga gerak. Bahan bakar pendidih bermacam-macam
dari yang populer batubara dan minyak bakar, sampai listrik, gas, biomasa, nuklir dan
lain-lain. Industri - industri sekarang baik yang berskala besar maupun kecil
menggunakan pesawat ketel sebagai tenaga pembangkit dan sebagai media bantu.
Penggunaan ketel uap pada industri skala besar, sebagai penghasil usaha memang lebih
murah dibandingkan jika menggunakan energi listrik (anonim, Ketel Uap 2017).
Pada pengoperasian boiler digunakan air yang telah diolah melalui beberapa
proses, sehingga menghasilkan air demineralized yang sudah dideaerasi dengan baik
yang akan diubah menjadi uap air. Meskipun air telah diolah melalui beberapa proses,
permasalahan-permasalahan seperti scale (kerak) dan korosi masih tetap terjadi di
sepanjang pengoperasian ketel uap tersebut. Oleh karenanya diperlukan pengolahan air
ketel dengan bahan kimia (chemicals), yang dilakukan terhadap semua sistem, seperti
pipa air umpan, dan pipa kondensat. Pengolahan dilakukan agar meminimalisir zat yang
dapat menyebabkan kerak sehingga dapat mengurangi daya hantar panas dan
menyebabkan efesiensi ketel rendah, selain itu juga meminimalisir zat yang dapat
mengakibatkan korosi pada ketel uap yang dapat mengakibatkan kerusakan pada boiler.

1.2 Rumusan Masalah


 Komponen – komponen apa saja yang dapat menyebabkan scale atau korosi pada boiler ?
 Apa formulasi chemical boiler treatment yang dibutuhkan untuk pengolahan air umpan
ketel uap ?
1.3 Tujuan Penelitian
 Mengetahui komponen penyebab scale atau korosi pada boiler.
 Mengetahui formulasi bahan kimia untuk meminimalisir scale atau korosi pada boiler,
yang digunakan pada air umpan boiler.

1.4 Batasan Masalah


 Mengetahui kinerja chemical hanya dari analisa air blowdown boiler

http://hima-tl.ppns.ac.id/ketel-uap-boiler/
https://www.academia.edu/19917543/Boiler adelia bella