Anda di halaman 1dari 10

“DIRI SENDIRI”

Semuanya berawal dari masa SMA ku Masa dimana Aku mulai mengerti dan
merupakan puncak dari masa puberku, di SMA Aku mau belajar beberapa hal entah itu
tentang sosial,budaya dan pergaulan.Pada bangku SMA juga aku mulai mengerti jati
diriku sendiriaku mulai mengerti siapa Aku dan harus bagaimana aku kedepannya
melalui cerpen ini aku akan menceritakan semua tentang pengalamanku sejak duduk di
bangku SMA.

Aku adalah seorang murid disebuah SMA favorit di daerahku. Aku mempunyai
beberapa teman yaitu wahyu, iksan,gilang,andre, dan iki. Pada hari jumat kami
mendapat tugas IPA untuk membuat percobaan seputar Bioteknologi, akantetapi kami
tidak lekas mengerjakannya pada hari itu Oleh karena itu ibu yang mengajari kami
karena tidak mengerjakan tugas itu aku dan temanku memiliki alasan karna kami
memiliki kesibukan masing-masing akhirnya kami sepakat akan mengerjakan tugas itu
pada hari kamis pulang sekolah minggu depan dan itu juga dilaksanakan berbarengan
dengan latihan tari.

Mulanya kami akan ikut latihan marching dulu di sekolah karena memang
sedang diadakan latihan untuk persiapan tampil dua hari lagi, tetapi karna salah seorang
kami yang merayakan ulang tahun dita mengundang aku untuk ikut acara ultahnya.
Akhirnya aku ikut merayakannya, yaaa walaupun sebenarnya tujuan aku hanya ingin
mencicipi kue ulang tahunnya saja, Karena keasyikan makan kue akhirnya aku lupa ada
jadwal latihan tari yang harus dilakukan. hihihi. akhirnya aku bergegas ke rumah iki
tanpa iksan karena dia sedang ada urusan lain.

Sesampainya dirumah Gery aku beristirahat sejenak sembari menunggu Rifki


dan Irfan Tertinggal dibelakang, Tidak lama berselang Irfan dan Rifki sampai yang
berbarengan dengan Gery yang membawakan seikat rambutan dan air dingin, Sontak
aku langsung menikmati suguhan yang diberikan wahyu. Tidak lama sesudahnya gilang
mendapat telfon dari iki yang katanya minta dijemput di depan komplek karena ingin
ikut mengerjakan tugas. Karena mempertimbangkan jarak rumah wahyu dan depan
komplek sangat jauh akhirnya kami sepakat untuk menjemput iki dan mengerjakan
dirumah andre, karena rumah andre memiliki jarak paling dekat dengan depan komplek.
Bersama dengan iki aku menuju rumah andre, Sesampainya disana kami beristirahat
sejenak dirumah andre yang berada di lantai atas. Kami bercakap cakap layaknya
sedang mengadakan rapat, padahal hal yang dibahas tidak begitu penting sih hehehe,
Tidak lama berselang andre memanggil ibunya untuk meminta dibawakan makanan dan
minuman untuk kami. Bukkk bawain makanan saa minuman dong, pinta andre pada
ibunya. Iya-iya bentar. Jawab ibunya. Jangan lupa fantanya sekalian bisikku pada
andre,hehehhe..

Akhirnya aku pergi kebawah untuk bermaim mobile lagemd sambil sesekali
menyantap makanan yang diberikan ibu andre. hehehe.. memang sih pada awalnya kami
hanya bercanda. eh tidak taunya andre benar-benar meminta makanan pada ibunya.
Pada saat diperjalanan hujan pun turun kembali kami akhirnya berteduhh di sebuah
saung yang tidakk jauh dari tempat pembuatan roti.andre dan gilang memutuskan utk
pergi ke rumah pembuat roti tersebut agar tugas kami cepat selesai jadi aku, wahyu
,iksan dan iki pun menungguu di saung yang juga merupakan pos ronda.

Setelah beberapa menit gilang dan andre keluar menghampiri kami pada saat
keadaan masih gerimis, aku berharap semuanya sudah beres dan selesai, akan tetapi
masih ada proses yakni mengoven roti, dan ternyata dirumah itu hanya membuat adonan
roti saja yang nanti akan di oven di toko yang letaknya agak jauh dari tempat pembuatan
adonan itu. Aku pun pergi walau keadaan masih gerimis, sesampainya di toko andre
mengusulkan agar roti dibentuk seperti kata-kata 9F, akhirnya kami pun setuju ,tetapi
iki mengusulkan kata kata 9 Fiction yang memiliki arti 9 Fiksi.

Jujur saja aku tidak terlalu paham mengapa ia memilih kata-kata itu namun
kami menyetujui usulannya tersebut. karena andre khawatir hujan akan semakin lebat
akhirnya ia menyuruh kami untuk pulang kerumah masing-masing dan sisanya dia yang
mengerjakan, maka kami pun menyetujui dan pulang kerumah kami masing masing.
Keesokan harinya setelah kue jadi, Kami menyerahkannya sebagai tugas boteknologi
kami. Tidak disangka-sangka ternyata kami mendapatkan nilai terbaik dikelas.

Lepas itu hati aku dan teman-temanku sangat bahagia dan akhirnya aku dan
teman-temanku ditraktir oleh Andre karena tugas kami yang selesai dengan nilai yang
baik. Akhirnya aku pergi ke kantin bersama teman-temanku dan kami memesan
gorengan masing-masing 2 kurang dari itu aku dan teman-temanku disuruh anda untuk
menambah minuman. Hatiku dan teman-temanku sangat bahagia karena selain
mendapatkan nilai yang baik aku dan teman-temanku juga mendapatkan pelatihan gratis
dari Andre
Tidak cukup itu aku dan teman-temanku melanjutkan perjalanan kami ke suatu
benteng yang ada di kota Gorontalo yang sering disebut dengan benteng otanaha.
Setibanya di sana Aku dan teman-temanku melihat pemandangan yang sangat baik dan
indah karena pada saat itu pula benteng karena sedang dilakukan renovasi untuk
menarik wisatawan untuk pergi ke Benteng tersebut. Di benteng tersebut aku dan
teman-temanku berfoto dan mempelajari sejarah terciptanya benteng tersebut.

Setelah pulang dari benteng otanaha aku dan teman-temanku segera pulang ke
rumah masing-masing. Keesokan harinya Kami pergi ke sekolah sebagai badan biasa
yaitu pada hari sabtu pada harSabtu itu aku dan teman-temanku bebas karena sedang
ada pelajaran kosong, aku dan teman-temanku pun merasa bahagia karena ada jam
kosong Oleh karena itu aku dan teman-temanku memanfaatkan waktu itu untuk bermain
game mobile Legend aku dan teman-temanku bermain dengan semangat sehingga
sambil bermain kami berteriak yang mengganggu teman-temanku yang lain di kelas.

Pada hari Senin aku melakukan upacara dan teman-teman sekelas aku menjadi
sebagai pemimpin upacara melaksanakan Tugasku dengan baik. Spesialnya pada hari
itu merupakan upacara terakhir pada semester 1 diwaktu itupun kepala sekolah
mengomongkan bahwa pada minggu depan akan diadakan ujian semester pertama.
Mendengar hal itu soundtrack membuat aku dan teman-temanku kaget karena tidak itu.

Aku dan teman-temanku diberikan waktu seminggu untuk melengkapi tugas-


tugas yang belum lengkap, jadi hari senin sampai sabtu semua teman-teman sekelasku
merasa sibuk dengan tugas tersebut tidak hanya itu aku dan teman-temanku hanya asyik
bermain game sehingga kami mendapat teguran dari wali kelas kami sendiri, sejak
disegel tersebut aku dan teman-teman ku mulai mengerjakan tugas setiap yang kami
belum selesai kan.

Pada saat tugas pengumpulan fisika aku menjadi bingung karena buku yang
akan aku anterin hilang entah kemana, Oleh karena itu aku meminjam buku teman
sekelasku yaitu Dewi untuk meliputi segala tugas-tugas ku yang belum aku kerjakan,
setelah itu tugas-tugas itu selesai aku memasukkan tugas keluarga tersebut kepada
rezeki karena dialah yang ditugaskan ibu untuk mendaftar tugas-tugas yang sudah
selesai

Walaupun begitu waktu 1minggu diberikan oleh sekolah untuk kami tidak cukup
untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru guru mata pelajaran. Akhirnya
pada hari Senin kami mulai aktif melakukan ulangan semester namun kali ini setiap
kelas dibagi menjadi dua puluh orang yang membuat aku terpisah dengan teman-teman
sekelasku namun itu tidak menjadi masalah karena aku dan aku sudah berteman dengan
teman-teman saya jurusan IPA denganku

Hari pertama ulangan Aku belajar dengan giat itu pun aku hanya belajar pada
waktu subuh dengan dibantu oleh seseorang untuk membangunkanku pada waktu suhu
tersebut, Aku belajar dari setengah 05.00 sampai jam 06.00 lalu aku mandi setelah
mandi sarapan dan pergi ke sekolah bersama saudaraku Kami selalu datang pada 6.30
dan setengah jamnya lagi aku gunakan untuk belajar di sekolah.

Pada suatu hari temanku yang di sebelah bangkuku didapati oleh pengawas
karena melihat buku pada waktu ujian. Akhirnya namanya dicatat dan dimasukkan ke
catatan yang akan diberikan kepada guru mata pelajaran tersebut.” Ibu akan bilang
tingkah lakumu karena telah melihat buku pada saat jam ujian dimulai” kata ibu
pengawas yang mengawas kami waktu ujian tersebut.

Setelah ulangan Bukannya kami berhenti tapi kami harus berpacu dengan tugas
kami yang belum selesai minggu lalu. Tugas kimia aku yang belum aku kerjakan
Minggu lalu segera aku kerjakan padahal itu juga dan aku berikan kepada Ibu mata
pelajaran bersama teman-temanku yang belum mengerjakan tugasnya tersebut.

Setelah itu temanku punya ide untuk kami marah pressing otak-otak kami yang
sebelumnya telah bekerja keras “ Bagaimana kalau besok kita jalan-jalan ke pantai yuk”
Fajar Wahyu temanku.Aku dan teman-temanku pun menyanggupinya dan Rencananya
aku akan pergi besok bersama teman-temanku dan Rencananya akan pergi jam 09.00
sebelum jam 09.00 teman-temanku sudah sampai di rumah aku.

Akhirnya aku dan teman-temanku berangkat pada jam 09.00 pagi sialnya pada
waktu itu aku dan teman-temanku tidak memiliki atau tidak mengetahui jalan untuk
pergi ke pantai Kurenai. Sehingga aku memanfaatkan Google Map sebagai penunjuk
arah sekaligus peta untuk pergi ke tempat tersebut. Akhirnya kami dapat sampai di
tempat yang kami tujuh dengan keadaan selamat walafiat.

Sesampainya tiba-tiba aku dan teman-temanku lapar selalu temanku yang satunya
bilang “tolong belikan makanan karena sudah laparni” ujar temanku “ Baiklah kalau
begitu aku dan Wahyu akan membeli makanan itu”kataku, Aku pun mencari makanan
Sampai Di Ujung dan aku dan Wahyu hanya membeli es kelapa muda karena hanya itu
Sayang Aku dan temanku temukan.

Aku dan teman-temanku Bun minum es dengan rasa dahaga yang mulai ada
karena bosan aku dan teman-temanku pun melanjutkan perjalanannya ke ujung pantai
kurunai sehingga sampai pada suatu Villa. Di tempat tersebut sudah tidak ada yang
tinggal dan sudah terlihat rusak dan angker namun kondisi tersebut membuat banyak
yang tidak datang ke tempat itu namun yang kami temukan hanyalah botol pecahan
minuman miras yang terletak di pos penjagaan tersebut” jilbab ini terlihat kotor dan
bau” ucap temanku Wahyu namun sebelum kami beranjak pulang kami melihat
pemandangan pesisir laut di depan Villa tersebut.

Karena kelihatan sudah mulai siang aku dan teman-temanku pun segera pulang”
waktu sudah siang Saatnya kita pulang$ujar wahyu, aku dan teman-temanku pun pulang
sebagaimana biasa kami lewat jalan yang telah kami lewat tadi Dan Tiada hambatan
apapun Hanya saja pada saat lewat pelelangan ikan bau ikannya menyengat sekali
sehingga tidak menyenangkan alat indra penghendus kami

Mengulum aku dan teman-temanku lewat jalan yang kurang kendaraan aku
bertanya pada temanku“lewat jalan trans atau lewat jalan tadi?” Tanyaku lalu temanku
menjawab kita lewat jalan yang tadi saja akhirnya aku pun menyanggupi permintaannya
tersebut

Sehingga pada waktu pulang aku dan teman-temanku terjadi kecelakaan karena
bertabrakan dengan kenyataan yang akan balik arah di jalan tersebut. Pada waktu
kecelakaan paman yang kami tabrak yg marah besar dan hendak memukul kami tapi
warga yang ada di situ memarahinya dan menghalau agar segera diselesaikan secara
damai tanpa harus pergi ke tempat polisi.

Motor kami pun ditahan oleh Bambang tersebut selalu temanku yang membawa
motor diajak oleh Taman tersebut untuk berbincang-bincang mengenai masalah ini”ayo
ikut denganku” Kata paman yang kami tabrak I motornya, setelah itu aku dan temanku
yang satu yaitu iki mencari temanku hayo Dibawa Kemana.
Akhirnya kami sampai pada waktu di mana Kami menemukan Wahyu dan
Paman tersebut berbincang di suatu rumah di samping toko yang menjadi inti
pembicaraan tersebut adalah kesalahan dari teman saya yang menabrak tersebut
sehingga dia menjadi emosi”kita urus saja di kantor polisi” ujar Paman tersebut Namun
temanku tidak ingin karena dia memiliki SIM untuk menjadi alasannya tersebut

Akhirnya aku dan teman-temanku dibantu oleh paman yang satunya yang
bersikap Netral tidak memihak kepada siapa siapa dan ingin mendamaikan masalah ini
dengan jalan keluar Hawa teman saya harus Mengajak ibu atau ayahnya untuk bertemu
dengan paman ini dibicarakan dengan baik-baik.

Aku dan teman-temanku pun pergi ke Telaga untuk mengajak Ibu dari temanku
tersebut Namun Sesampainya di sana setelah temanku Bilang ibunya marah namun
tidak sampai memukul anaknya, akhirnya kami disuruh tunggu dulu karena Ibu teman
saya masih ada urusan mendadak yang belum harus ditinggalkan.

Pada selesai kecelakaan kami tidak mengalami luka luka lecet namun teman-
teman yang celaka bersamaku mengalami sakit dada karena terbentur di jalan begitu
pula aku namun aku hanya sakit bagian kaki tulang kering karena berbenturan namun
aku tidak tahu berbenturan dengan apa. Setelah melihat apa yang kamu rasakan kami
berdua saling tertawa dan tak percaya bahwa ini adalah kenyataan seolah-olah ini
hanyalah khayalan

Akhirnya waktunya telah tiba taman yang yang tadinya untuk mengajak ke
kantor polisi gila jadi dan berbicara mufakat atau musyawarah damai bersama ibu
temanku, setelan inilah beberapa pembicaraan akhirnya dicapai lah keputusan dengan,
temanku tidak akan mengulangi perbuatannya dan sejak dari itu ibunya memarahinya
untuk membawa motor.

Untungnya pada saat itu keluarga di rumah aku tidak mengetahui bahwa aku
mengalami kecelakaan, dan lebih beruntungnya lagi pacarku tidak marah karena aku
mengalami kecelakaan trmanku, justru dia pengertian dengan keadaanku saat itu
akhirnya aku pulang dengan diantar oleh temanku iki, sebelum pulang Kami bertiga
berbicara sedikit dan tertawa melihat keadaan kami yang celaka waktu pulang.

Sesampainya di rumah aku lagi santai santai dan lagi chatting namun karena
Gina telah of aku pun melanjutkan kegiatanku dengan bermain bola walaupun kakiku
lagi sakit, setelah pulang dari main bola Aku mandi lalu mengganti pakaian setelah itu
membuka handphoneku dan melihat pesan wa aku.

Karena aku memaksakan diri untuk main bola aku dimarahi oleh gina dan aku
pun hanya bisa bilang maaf maaf dan maaf karena pada saat itu juga aku salah jadi aku
pasrah dengan semua itu, Seandainya aku tidak memiliki alasan apapun jadi pada waktu
dimarahi aku hanya pasrah dan meminta maaf sampai akhirnya dimaafkan juga hatiku
pun sangat senang karena telah dimaafkan dan aku berkata tidak akan mengulanginya
lagi untuk kedua kalinya.

Pada hari Selasa aku dan keluargaku rame-rame pergi ke waterpark untuk
melakukan refreshing dan jalan-jalan bersama keluarga, di tempat tersebut banyak
wahana-wahana seperti mobil-mobilan yang bisa dibawa mengelilingi area tersebut”kita
coba sja”ujar kakaku kamipun naik mobil tersebut dalam mengelilingi area tersebut
pada putaran kedua sampai terakhir Aku membawa mobil itu dan pertama kalinya
dalam hidupku membawa mobil ukuran sedang.

Setelah itu pada hari Sabtu aku pun diajak teman-temanku untuk pergi ke biluhu
untuk menikmati suasana pantai.”ayo kepantai dulu” ujar temanku,kalau begitu kita
kumpul di rumah zakir, kami berangkat pada waktu jam 11.00 siang pada waktu itu
kami berangkat dengan 3 motor sa masing-masing berpasangan 2.

Yang menjadi masalah kali ini adalah karena kami tidak tahu di mana tempat
pantai tersebut akhirnya akupun menggunakan Google Map sebagai petunjuk arah dan
peta pergi ke tempat tersebut namun pada tengah-tengah perjalanan jaringan mati atau
tidak dapat dijangkau sama sekali akhirnya kami hanya mengandalkan warga sekitar
untuk sampai ke tempat yang kamu tuju Walau terkadang kami beristirahat di tempat
yang teduh.

Namun pada akhirnya kami tidak menemukan pantai yang kami cari tersebut
sehingga akhirnya kami singgah ke pantai tepi jalan yang kami lihat terasa indah,
akhirnya kami pun mandi di tempat tersebut dan snorkeling melihat ikan ikan dan
terumbu karang yang ada di dasar laut tersebut temanku bisa menemukan bintang laut
ada dua dengan bentuk yang indah. Yang menjadi masalahnya adalah temanku satunya
telah pulang ke rumahnya tanpa bertanya kepada kami sehingga aku dan teman-teman
ku bingung harus bagaimana namun akhirnya kami mencapai pemberitahuan bahwa
temanku setelah pulang.
Lepas dari itu aku pun melanjutkan perjalanan kami dan bersinggah ke pantai
yang kami lihat ada pasir putih, kami pun mandi lagi dengan snorkeling dan berfoto-
foto di pantai tersebut karena pasirnya yang sangat putih dan hanya kami saja yang ada
di situ membuat kami bebas melakukan apapun.

Akhirnya kami pulang dengan keadaan basah tidak berganti lagi karena alasan
yaitu agar pakaian kering di jalan pada waktu pulang aku dan teman-temanku membawa
motor dengan kecepatan yang normal. Namun karena jalannya yang terjal dan
berlubang membuat motor kami sekali-kali hampir terpeleset di jalan tersebut Pada
tengah-tengah perjalanan motor temanku tidak bisa naik karena tanjakannya yang cukup
tinggi.

Akhirnya temanku pindah ke motor sebelah dan akupun dan teman-temanku


melanjutkan perjalanan kami sehingga pada ujung perjalanan aku hampir celaka lagi
karena jalannya yang sempit dan turunan membuat mobil tidak kelihatan akan lewat di
jalan tersebut. Setelah melewati itu aku pun mulai berhati-hati untuk membawa motor
dan kami pun sampai ke rumah masing-masing dengan selamat walafiat

Setelah kami pergi ke pantai dan Sampai dirumah aku pun mandi dan
melakukan aktivitas di rumahku sebagaimana biasa. Tak terasa ulang tahun ayahku
tanggal 31 Desember telah dekat.akhirnya aku menandai di kalender Hpku pada tanggal
31 merupakan peristiwa penting ya karena itu merupakan kebiasaanku segala hal yang
penting selalu aku Tandai atau beri penanda di kalender Hpku sehingga pada tiba
harinya akan muncul notifikasinya

Pada sore hari aku menerima telepon dari ibuku bahwa Ayahku sedang sakit
Mendengar hal itu aku pun bersedih. Dan Mendengar hal itu pula aku ingin bertemu
dengan ayahku lagi karena jarak yang jauh membuat aku mengubur keinginan itu. Dan
saat aku sih Di Saat itu pula ada yang selalu menghiburku yaitu Gina. Dia selalu
menghiburku dengan cara-caranya sendiri Malang terkadang aku harus dibully terus
menerus tapi dengan cara itu aku bisa tertawa lagi.

Karena jika tidak ada dia Mungkin aku tidak akan terhibur dan akan terus
bersedih oleh karena itu dia adalah segalanya bagiku dan aku tidak akan mengulangi hal
bodoh seperti dulu lagi karena ulahku sendiri mengakibatkan aku dengan dia sering
putus nyambung. Aku Dengan Dia kembali kembalikan pada waktu lawatan sejarah
yaitu pada tanggal 16 di 2017 di Hotel Grand populer di Makassar.

Keesokan harinya kami rombongan SMA Telaga pergi ke Trans Studio


Makassar dan masukkan wahana-wahana yang gratis sekalipun ada juga yang berbayar.
Hanya ada dua hal Wahana Yang Kuanggap paling bagus itu kalau cluster dan rumah
hantu. Karena pada rumah itu pertama kalinya aku melihat wajahnya yang ketakutan
karena hantu dan di roller coaster dia takut tapi tidak takut waktu masuk di rumah hantu
yang tahunya hanya melihat dibawa saja.

Akhirnya tanggal 31 tibah aku mengucap kan selamat ulang tahun kepada
ayahku,walau tidak bertatap muka namun bagaimana lagi kalau sudah begitu karena
jarak yang jauh saat umur Ayahku bertambah aku pun bersedih karena semakin Ayahku
panjang umur semakin pendek umurnya lagi dan itu yang membuat aku sedih
memikirkan hal itu apalagi pada saat itu Ayahku lagi sakit sakit dari dulu. Setelah itu
aku pun tidur sebagaimana biasa namun kali ini dia tidak aktif karena WiFinya mati.

Tak terasa besok malamnya adalah tahun baru aku pun bahagia karena telah
berganti tahun namun pada kali ini aku tidak keluar karena ada hal-hal lain aku keluar
nanti selepas pelepasan jam 12.00 malam yang artinya telah terjadi pergantian tahun.
Aku keluar pergi ke rumah Ina untuk bertemu dengannya.

Setelah tahun baru pada tanggal 4 akan ada penerimaan rapor, Pada kesempatan
kali ini aku tidak memiliki Wali sekaligus orang tuaku karena lagi ada di Kalimantan
kali ini pun aku pun bersedih namun Dia menghiburku lagi jadi aku tidak ter terlalu
sedih lagi dan sudah mulai membiasakan diri lagian itu sudah biasa bagiku. Pada waktu
penerimaan raport aku mendapatkan ranking 17 tapi repot ku tidak bisa diambil karena
tidak ada Wali siswa atau orang tua wali yang mengambil rapor

Dan itu bukan masalah bagiku asalkan nilaiku tidak ada yang dibawah 70 diatas
80 sehingga aku bahagia dengan nilai tersebut walaupun hanya mendapatkan rangking
17 namun itu sudah lebih dari cukup bagiku. Karena telah mengalami peningkatan dari
kelas 10 sampai kelas 11 sesudahnya aku segera pulang ke rumah dan melalui
melanjutkan lari siang ku yang ke-4.
Pada suatu hari aku melanjutkan sekolahku tugas akhirnya aku mendapatkan
telepon bahwa ayah dan ibuku akan pulang pada tanggal 6 Januari, namun aku juga
sudah dibilangin Ibuku bahwa ibuku sudah ada di bulan tapi nanti aku pun berkata tidak
karena dibilang Ibuku masih ada di Kalimantan Mendengar hal itu aku menjadi bingung
harus pilih siapa tapi akan aku tanyakan kembali kepada Ibu dan ayahku lagi.

Setelah itu aku dan teman-temanku berbincang tentang temanku yang bernama
kodrat alif. Dia adalah taman yang agak sedikit gila dan berani tapi asik. Dia berteman
dengan aku sejak aku kelas 8 smp. Sejak saat itu kami mulai berteman Dan kami
memiliki nama geng yang bernama PTG semua kami alami dan semua juga telah kami
lewati sampai sekarang pun walaupun sudah berbeda sekolah kami tetap sama-sama dan
masih tetap melakukan reuni jika kami ada waktu panggang.

Kini masing-masing dari kami hanya memiliki satu cita-cita yaitu mengejar cita-
citanya kami dan membahagiakan orang tua kami walaupun ada yang nakal dari kami
tapi aku dan teman-temanku memiliki niat untuk membahagiakan kedua orang tua kami
kelak nanti dengan hasil usaha kami . Dan itu akan kami wujudkan suatu saat nanti jika
kami masih diberikan umur panjang oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Aku dan teman-temanku memiliki rencana yang lagi akan melakukan liburan
bersama teman sekelas ku lagi dengan ditemani wali kelas. Rencananya kali ini akan
dilakukan di Mall Gorontalo hanya semata-mata untuk respirasi sekaligus mempererat
silaturahmi antara kami sekelas dan kedepannya lagi semester 2 Kami akan
merencanakannya lagi namun sebelum itu aku dan teman-temanku sekelas akan
diundang oleh Unifa untuk menghadiri ulang tahunnya yang akan dilaksanakan pada
bulan Januari.

Setelah bulan Januari aku akan menunggu kepulangan Kakakku dari pendidikan
Kepolisian dan mungkin Kakak aku akan membuat acara syukuran dan mengundang
teman-temannya dan teman-temanku, namun ini barulah rencana yang akan kita
rencanakan bersama Kakakku dan kedua orang tuaku. Selebrasi aku sudah bertugas aku
akan tinggal bersamanya dan hanya mungkin hanya aku dan saudaraku saja.

Semua pengaruh pengalaman yang telah aku lewati membuat akun mengerti
pada satu titik, membuat aku mulai mengerti mana yang baik mana yang batil. Karena
setiap pengalaman yang kita lewati ada satu pelajaran yang akan kita pakai ke masa
depan nanti. Dan kedepannya lagi harus menjadi pribadi yang lebih baik dan harus tetap
menjadi diri sendiri