Anda di halaman 1dari 2

STUDI LITELATUR

 PONDASI BORED PILE


A. Pengertian
Pondasi bore pile adalah pondasi dalam yang C. Proses Pengecoran Concrete Bore Pile
berfungsi meneruskan beban bangunan kedalam
lapisan tanah keras yang bila lapisan tanah Proses pekerjaan pengecoran menggunakan
dipermukaan atas tidak cukup untuk menahan beban concrete ke dalam lubang bor pile.Agar concrete
bangunan jika hanya menggunakan pondasi tidak bercampur dengan lumpur bor di awal
pengecoran, maka bisa menggunakan kantong
dangkal,sehingga diperlukan daya dukung
plastik yang diisi beton concrete basah dan diikat
tambahan.Bore pile sama seperti paku bumi atau
menggunakan kawat ikat kemudian digantung
pancang precast,perbedaanya ada pada teknik didalam lubang pipa tremi kira kira satu meter
pembuatanya, dimana paku bumi precast dicetak sebelumnya sebelum kebawah dari atas corong pipa tremi.
dipasang,sedangkan pengerjaan bore pile dimulai dengan pengeboran tanah dahulu Setelah semua siap pengecoran bisa dilaksanakan,concrete ditampung di
sampai dengan kedalaman yang dibutuhkan,kemudian dilanjutkan dengan dalam corong tremi dan ditahan oleh plastik yang berisi concrete basah setelah cukup
pemasangan tulangan besi yang kemudian melaksanakan pengecoran setempat. kantong plastik dilepas sehingga beton basah mendorong lumpur cair yang berada di
dalam lubang tremi kebawah.
Ada beberapa jenis pondasi bore pile mini :

 Bore Pile mini crane : Menggunakan alat bore


Pengecoran dikerjakan secara kontinyu agar pipa tremi tidak penuh dengan cor dan
pile mesin mini crane ini bisa dilaksanakan bisa macet.
pengeboran dengan pilihan diameter 30 cm,40
cm,50 cm ,60 cm hingga 80 cm.Umumnya Dengan metode tremi ini mengakibatkan pengecoran dimulai dari dasar lubang
menggunakan metode bor pile sistem wash dengan mendorong air / lumpur dari bawah menuju keluar lubang,sehingga kualitas
boring (bor basah),dibutuhkan air yang cukup concrete bisa dijaga.
untuk mendukung kelancaran pelaksanaan
pekerjaan sehingga sumber air harus D. Keunggulan Bore Pile Mini Crane :
diperhatikan debitnya
 Mobilisasi jasa bore pile yang mudah untuk lokasi dipemukiman,karena
 Bore Pile Mesin Gawang : Alat bor pile ini memiliki sistem kerja yang mirip menggunakan colt diesel untuk mengangkut alatnya,sehingga bisa mencapai
gang gang kecil.
dengan bor pile mini crane,perbedaan hanya pada desain sasis dan tiang
 Pengoperasian mesin didesain sederhana namun efektif
tempat gearbox,kemudian juga diperlukan tambang pada kanan dan kiri
 Minim getaran yang bisa mengganggu lingkungan sekitar.
alat yang dikaitkan ketempat lain agar menjaga keseimbangan alat
 Secara teknik dan spesifikasi memenuhi syarat untuk pondasi bangunan.
selama pengeboran.
E. Kemampuan Alat Mesin Bore Pile Mini Crane :
 Bore Pile Manual / Strauss Pile : Alat strauss pile ini menggunakan tenaga
manual untuk memutar mata bornya,menggunakan metode bor pile  Mampu mengebor dari diameter 30 cm sampai dengan 60 cm.
kering (dry boring).  Sanggup mengebor dengan kedalaman mencapai 30 meter atau sampai
kedalaman tanah keras sesuai soil test
B. Proses pengerjaan pondasi bore pile :  Bisa mengerjakan dengan dua metode : wash boring dan dry boring (untuk
kondisi tanah yang tidak berair).
1. Tahap Pelubangan /Pengeboran
2. Tahap Pembersihan Lubang Bor
3. Instalasi Besi Tulangan Dan Pipa Tremie
F. Kecepatan pekerjaan tergantung pada beberapa faktor sebagai berikut: Berdasarkan letak dan fungsinya, shear wall / dinding geser dapat diklasifikasikan
dalam 3 jenis yaitu :
 Jenis dan lapisan tanah setempat (tingkat kekerasan tanah)
 Medan kerja lokasi pelaksanaan ( bobokan pondasi lama jika ada maupun a. Bearing walls adalah dinding geser yang juga mendukung sebagian besar
bekas instalasi lainya pada bangunan lama dll) beban gravitasi. Tembok-tembok ini juga menggunakan dinding partisi antar
 Kesiapan Suplai bahan material (besi beton ,concrete dll) apartemen yang berdekatan.
 Kesiapan Proses Pembuangan limbah lumpur hasil pengeboran. b. Frame walls adalah dinding geser yang menahan beban lateral, dimana
beban gravitasi berasal dari frame beton bertulang. Tembok-tembok ini
G. Alat Bore Pile : dibangun diantara baris kolom.
c. Core walls adalah dinding geser yang terletak di dalam wilayah inti pusat
Untuk mengerjakan sebuah proyek pekerjaan bor pile dibutuhkan alat bor pile dalam gedung, yang biasanya diisi tangga atau poros lift. Dinding yang
yang memadai agar diameter dan kedalaman yang di inginkan bisa terletak di kawasan inti pusat memiliki fungsi ganda dan dianggap menjadi
tercapai,tenaga yang terampil juga mutlak dibutuhkan agar hasil pekerjaan bisa pilihan ekonomis.
maksimal.
Untuk menjalankan sebuah alat bor pile dibutuhkan seorang operator yang Fungsi shear wall / dinding geser ada 2, yaitu kekuatan dan kekakuan, artinya :
dibantu dua sampai tiga tenaga yang harus sudah terbiasa bekerja dimedan yang 1. Kekuatan
berat agar pekerjaan berjalan lancar.  Dinding geser harus memberikan kekuatan lateral yang diperlukan untuk
melawan kekuatan gempa horizontal.
Berikut jenis-jenis alat jasa bor pile yang di gunakan ketika pelaksaan proyek :  Ketika dinding geser cukup kuat, mereka akan mentransfer gaya horizontal ini
ke elemen berikutnya dalam jalur beban di bawah mereka, seperti dinding
i. Alat mini crane ii. Alat geser lainnya, lantai, pondasi dinding, lembaran atau footings.
Gawangan
2. Kekakuan
 Dinding geser juga memberikan kekakuan lateral untuk mencegah atap atau
lantai di atas dari sisi - goyangan yang berlebihan.
 Ketika dinding geser cukup kaku, mereka akan mencegah membingkai lantai
dan atap anggota dari bergerak dari mendukung mereka. Juga, bangunan
yang cukup kaku biasanya akan menderita kerusakan kurang nonstruktural.

 RANGKA SHEARWALL
Shear Wall adalah jenis struktur
dinding yang berbentuk beton
bertulang yang biasanya dirancang
untuk menahan geser, gaya lateral
akibat gempa bumi. Dengan
adanya Shear Wall / dinding geser
yang kaku pada bangunan,
sebagian besar beban gempa akan
terserap oleh dinding geser tersebut.