Anda di halaman 1dari 8

DAMPAK TEKNOLOGI IPA DAN KELANGSUNGAN HIDUP MASA MENDATANG

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Kita ketahui bahwa sebenarnya sejak dulu teknologi sudah ada atau manusia sudah menggunakan
teknologi. Seseorang menggunakan teknologi karena manusia berakal. Dengan akalnya ia ingin keluar
dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman dan sebagainya. Perkembangan teknologi terjadi karena
seseorang menggunakan akalnya dan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya.

Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu memang telah membawa
manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya
menuntut kemampuan fisik yang cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-
mesin otomatis, Demikian juga ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah
mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas manusia.
Ringkas kata kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan
memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.

Dampak atau efek dari Ilmu Alamiah dan teknologi yang telah dikembangkan manusia dalam rangka
memenuhi kebutuhan sehingga lebih mudah dan menyenangkan dapat bersifat negatif karena
menimbulkan akibat sampingan. Akibat negatif itu bila dibiarkan akan membawa malapetaka. Oleh
karena itu, manusia setelah mengetahui beberapa hasil Ilmu Alamiah dan teknologi, mencoba mengatasi
juga dengan ilmu Alamiah dan teknologi yang baru.

A. DAMPAK IPA DAN TEKNOLOGI

1. Dampak positif

a. Perkembangan IPA dan teknologi dapat membuka banyak lapangan kerja baru, di mana sumber
daya manusia dapat berperan, baik tenaga maupun pikiran.

Perkembangan IPA dan teknologi mempunyai dampak positif, yaitu dapat terpenuhinya kebutuhan
manusia akan kemakmuran materi dan kemudahan, manusian dapat mendayagunakan sumberdaya alam
lebih efektif dan efisien, manusia dapat mengubah sistem transformasi dan komunikasi sehingga
menimbulkan kemudahan-kemudahan untuk semua kegiatan-kegiatan tersebut jelas diperlukan tenaga
dan pikiran manusia, atau dengan kata lain terciptalah banyak lapangan pekerjaan baru. Misalnya dengan
adanya berbagai industri, adanya alat transportasi dan komunikasi baru, mekanisasi di bidang pertanian
dan lain-lain.

Perkembangan IPA dan Teknologi dapat menaikan kualitas sumberdaya manusia (keterampilan dan
kecerdasan manusia).

Keterampilan dan kecerdasan manusia perkembangannya sangat dipengaruhi oleh banyak hal.
Perkembangan IPA dan Teknologi memungkinkan terjadinya perkembangan keterampilan dan
kecerdasan manusia. Hal ini karena dengan perkembangan IPA dan teknologi memungkinkan:

a. Tersedianya sarana dan perasana penunjang kegiatan ilmiah, misalnya penemuan teori baru, dengan
teori baru timbul teknologi baru dengan peralatan yang lebih maju dan seterusnya.

b. Meningkatnya kemakmuran materi dan kesehatan masyarakat (hal ini sangat mempengaruhi
peningkatan intelegensi manusia sehubungan dengan pemenuhan gizi).

2. Dampak Negatif

Pemanfaatan perkembangan IPA dan teknologi yang tidak atau kurang tepat bagi kondisi masyarakat
tidak menambahkan lapangan pekerjaan, tetapi justru sebaliknya dapat mempersempit lapangan
pekerjaan. Hal ini karena efektifitas dan efisien sistem dalam teknologi baru. Misalnya banyak pekerjaan
yang mula-mulanya menjadi tugas manusia dapat diganti oleh mesin. Di Negara-negara berkembang
masuknya teknologi baru menimbulkan masalah di bidang ketenagaan, karena secara kuantitatif sumber
daya manusia cukup besar bahkan dapat berlebihan tetapi secara kualitatif di rasakan sangat kurang.
Terutama untuk menangani teknologi tinggi.

Demikian pula zat radioaktif. Apa dampak negatifnya. Anda pasti sering mendengar melalui TV ataupun
surat-surat kabar bahwa ada berbagai Negara yang tak bersedia disinggahi kapal selam nuklir, atau
ditempati rudal berkepala nuklir. Hal ini memanglah tidaklah tanpa alasan yang kuat, karena penolakan
ini tidak saja atas dasar alasan politik tetapi juga alasan teknis. Kita mengetahuin sifat sinar radioaktif itu
dapat merusak lingkungan. Kapal-kapal nuklir bukannya tidak mungkin meninggalkan sampah-sampah
nuklir yang bertemu dengan tumbuhan maupun ikan yang hidup di sekitar tempat itu. Mungkin ikan itu
akan kita makan, karena kita tidak mengetahui apakah sesuatu itu mengandung radioaktif atau tidak.
Sulitnya lagi pengaruh negatif itu tidak segera dapat diketahui karena memang tidak terasa sakit. Tetapi
bagaimana kalau anak yang dilahirkan ternyata cacat, hal semacam itu bukannya tidak mungkin.

Berikut dibahas dampak sehubungan dengan dampak teknologi IPA terhadap kelangsungan hidup masa
mendatang.

1. Dampak Ilmu Alamiah dan Teknologi terhadap Kebutuhan Pokok

a. Sandang

Ilmu Alamiah dan teknologi telah banyak sumbangannya dalam bidang sandang. Andaikata tidak, Kita
barangkali masih hidup dalam zaman purba di mana manusia masih menggunakan kulit kayu ataupun
daun-daunan sebagai penutup tubuh kita. Baik pada abad yang lalu maupun masa kini, Ilmu Alamiah dan
teknologi telah menolong manusia dalam pengadaan sandang berupa mesin-mesin tekstil. Bila pada yang
lalu mesin-mesin itu dapat mempercepat proses pembuatan tekstil yang umumnya masih terbuat dari
kapas, maka pada abad sekarang ini Ilmu Alamiah dan teknologi telah mampu menyumbangkan kepada
manusia serat-serat sintetis, baik yang terbuat dari pokok-pokok kayu yang diproses secara kimiawi
menjadi benang maupun dari bahan galian, misalnya hasil samping sulingan batu bara dan minyak bumi
menjadi serat-serat sintetis. Dengan teknologi itu, orang tidak perlu menunggu terlalu lama hasil serta
tumbuhan kapas. Dengan serat-serat sintetis itu, orang dapat membuat serat tekstil secara besar-besaran
dalam waktu yang singkat. Kelemahan–kelemahan tekstil sintetis dapat dikurangi dengan teknologi
nuklir, sehingga hasilnya cukup nyaman sebagai bahan sandang.

Dampak negatif dari segala penemuan Ilmu Alamiah dan teknologi ini sehubungan dengan polimer
sintetis yaitu bahwa bahan-bahan berupa polimer sintetis itu yang dalam kata sehari-hari disebut “plastik”,
menimbulkan keuntungan dan kerugian. Keuntungannya sudah jelas kita dapat memproduksi serat tekstil
untuk sandang, bahkan hampir semua kebutuhan sehari-hari yang berupa alat rumah tangga tidak luput
dari penggunaan plastik sebagai bahan dasarnya. Yang menjadi masalah sekarang adalah masalah
sampah-sampah pelastik itu tidak dapat dihancurkan oleh bakteri-bakteri pembusuk. Sampah-sampah lain
yang berasal dari bahan alam dengan cepat dapat dihancurkan oleh bakteri pengurai. Untuk menjawab
tantangan ini, kiranya perlu diciptakan cabang Ilmu Alamiah dan teknologi yang lebih maju lagi,
misalnya dengan menciptakan jenis polimer yang dapat dihancurkan oleh bakteri pembusuk dengan jalan
mencampur polimer itu dengan suatu bahan lain yang menjadi makanan bakteri pengurai. Cara lain ialah
memusnakan plastik itu dengan membakarnya atau mengelolanya kembali menjadi bahan plastik lagi.

b. Papan

Burung camar pandai membuat sarang yang begitu indah, tetapi setelah berabad-abad lamanya ternyata
tidak terlihat adanya kemajuan sedikit pun. Burung itu membuat sarangnya secara naluriah. Berbeda
dengan manusia yang oleh Tuhan diberi karunia keunggulan berupa akal dan budi. Dengan akal inilah
manusia dapat menyempurnakan rumah tinggalnya dari gua-gua alami ke pohon-pohon, kemudian
berkembang lagi menjadin rumah diatas tiang-tiang penyangga, dan lebih maju lagi pada masa kini kita
telah mampu membuat rumah tembok dengan penuh kenyamanan. Bahkan, manusia masa kini telah
mampu membuat gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi ke angkasa. Untuk mencapai
puncaknya, orang tidak laperlu lagi meniti tangga langkah demi langkah, tetapi cukup menekan tombol
dan beberapa detik kemudian sampai ke lantai 60 dan seterusnya. Uraian di atas menunjukan dampak
positif Ilmu Alamiah dan teknologi dalam bidang papan.

Teknologi selalu mempunyai kelemahan. Sebagai contoh, dengan alat modern, sekarang orang begitu
mudah membabat hutan untuk bangunan atau perabot lainnya. Apalagi dengan prinsip ekonomi untuk
memperoleh untung sebesar-besarnya, membuat orang menjadi lupa sehingga menimbulkan akibat
sampingan dari penebangan hutan. Pohon-pohon yang relatif muda yang seharusnya tidak boleh dibabat
sehingga menimbulkan akibat berantai, mulai dari erosi, pendangkalan sungai, kematian sumber air,
kemerosotan kesuburan tanah, banjir, dan selanjutnya rantai itu sampai pada kesengsaraan manusia itu
sendiri yang sebenarnya tidak ikut secara langsung menikmati hasil hutan tersebut. Ini merupakan suatu
hal yang mulai terasa di beberapa bagian pulau kita.

c. Pangan

Dampak positif Ilmu Alamiah dan teknologi di bidang pangan telah jelas dikemukakan di muka, misalnya
penggunaan mekanisme pertanian di mana orang memungut hasil produksi yang lebih besar dengan
mengguanakan tenaga manusia yang relatif lebih sedikit. Sumbangan Ilmu Alamiah di bidang pangan pun
telah banyak dimanfaatkan orang, misalnya dengan cara pemupukan yang tepat dan pengguaan bakteri
yang sanggup menunjang akar-akar tanaman mengambil zat hara dengan lebih baik sehingga produksi
bertambah banyak. Pengguaan bioteknologi, misalnya hormon tumbuhan yang mampu memacu
tumbuhnya daun, bunga, atau buah yang jauh lebih lebat dan sebagai juga telah banyak diterapkan dalam
dunia pertanian.

Dampak negatif Ilmu Alamiah dan teknologi juga ada. Misalnya, pemakaian racun pemberantas hama
tumbuhan (pestisida) ternyata tidak saja dapat memberantas hama, tetapi juga membunuh hewan ternak,
meracuni hasil panen, dan meracuni manusia itu sendiri. Tampaknya, setiap pengguanaan teknologi maju
selalu mempunyai dampak negatif. Oleh karena itu, kesadaran dan tanggung jawab manusia itu sendiri
jika perlu ikut ditingkatkan untuk kepentingan bersama dan generasi yang akan datang.

2. Dampak Ilmu Alamiah dan Teknologi terhadap Sumber Daya Alam

Berikut diantaranya dampak sehubungan dengan Sumber Daya Alam.

a. Air

Walaupun air merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui artinya setelah dipakai dapat
dibersihkan kembali, tetapi pembersihan itu tidak selalu sempurna sehingga lama-kelamaan air bersih
yang kita perlukan semakin hari semakin menurun kuantitas dan kualitasnya.

b. Hutan, Hewan, dan Ternak

Hutan dan hewan atau ternak merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui, tetapi teknologi
modern dapat mengakibatkan sumber daya alam tersebut menjadi tidak berdaya atau tidak dapat
diperbarui, misalnya telah disebutkan yaitu pembabatan hutan yang semena-mena menyababkan tunas
muda atau tumbuhan muda mati dan tidak akan tumbh lagi. Pemungutan ikan di laut dengan pukat
harimau, misalnya akan menjaring ikan yang besar sampai ke anak-cucunya sehingga generasi mudanya
tidak dapat menggantikan generasi tua seperti halnya pada tumbuhan.

c. Tanah

Tanah pertanian sebagai sumber daya sebenarnya dapat di perbarui, artinya tanah itu dapat digunakan
berulang-ulang bila dipelihara baik-baik, misalnya kekurangan zat hara dapat ditambah dengan jalan
pemupukan atau jalan sebagainya. Namun, seperti juga sumber daya alam lain yang dapat di perbarui, bila
pemakaian melampaui batas juga dapat menjadi rusak, artinya tidak dapat digunakan lagi sebagai lahan
pertanian. Misalnya, tanah itu dibiarkan dalam keadaan kosong lalu terkena erosi terus-menerus, maka
bagian tanah yang subur (berhumus) hilang dan tinggallah padas atau batu yang tidak lagi dapat menjadi
lahan yang dapat ditanami.

3. Dampak Ilmu Alamiah dari Teknologi terhadap Industri

Manusia membutuhkan berbagai macam barang untuk memenuhi kebutuhannya. Pada mulanya, barang-
barang itu dibuat secara sederhana. Kemudian, dengan kemampuan berfikir manusia dapat menciptakan
mesin-mesin untuk membuat barang-barang itu lebih baik dan lebih cepat. Mesin-mesin hasil Ilmu
Alamiah dan teknologi itu banyak membantu manusia untuk memperoleh barang kebutuhannya, tetapi
setiap ada keuntungan ternyata ada kerugiannya. Maka, bila manusia tidak berhati-hati dalam
menggunakan mesin-mesin industri akan membawa dampak negatif. Berikut ini beberapa contohnya.
Dalam industri terdapat tiga komponen, yaitu masukan (input), proses, dan hasil (output). Dari segi
masukan, industry mempunyai dampak negatif. Misalnya, suatu industri pembuatan kayu lapis
membutuhkan bahan baku berupa kayu gelondongan sebesar satu ton setiap hari maka si pengusaha selalu
berfikir akan ada persediaan kayu sebanyak itu setiap hari agar perusahaannya memperoleh keuntungan.
Yang sering terjadi adalah pengolahan bahan baku itu tidak atau kurang memperhatikan batasan-batasan
toleransi sumber daya alam hutan di mana kayu itu berasal sehingga terjadilah kerusakan lingkungan,
khususnya sumber daya alam hutan itu.
Pada saat proses, terjadinya kebisingan-kebisingan dalam hal penggerajian maupun pemotongan-
pemotongan kayu. Yang sering terjadi adalah pihak perusahaan lupa akan pengaruh buruk kebisingan itu
terhadap para pekerja dalam pabrik maupun manusia di sekitarnya. Kebisingan itu dapat menimbulkan
pendengaran kurang peka dan daya tangkap otak manusia mengalami kemunduran.

Dari segi proses pun terjadi hasil-hasil sampingan maupun buangan pabrik yang pada umumnya kurang
begitu dihiraukan pembuangannya. Buangan ini ditumpuk begitu saja diluar pabrik, sehingga membusuk
atau dibakar. Kedua tindakan itu merupakan sumber polusi baik polusi tana, air, maupun udara.

Dari komponen hasil, dampak Ilmu Alamiah dan teknologi pada umumnya adalah positif, meskipun
kadang-kadang tampak dampak social yang negatif juga. Misalnya, terdapat kecenderungan penggunaan
hasil industri tidak efisien karena harganya murah. Pada industri-industri yang banyak menggunakan
bahan kimia misalnya industri penyamakan kulit, industri kertas, industri tekstil.

4. Dampak Ilmu Alamiah dan Teknologi terhadap Transportasi, informasi dan Komunikasi

a. Transportasi

Ilmu Alamiah dan teknologi telah memberikan sumbangan yang besar dalam bidang transportasi,
misalnya mobil, kereta api, kapal laut, pesawat terbang, dan sebagainya. Dengan kendaraan-kendaraan itu
kita bisa mengunjungi saudara kita yang berada di kota lain dengan hanya memerlukan waktu yang
singkat. Misalnya, dari Surabaya ke Medan jika dilakukan dengan kapal layar memerlukan waktu satu
bulan atau lebih, tetapi dengan menggunakan pesawat terbang hanya memerlukan waktu tiga jam. Bila
kita menempuh perjalanan dari Malang ke Jakarta dengan pedati memerlukan waktu satu bulan, tetapi
dengan naik bis malam hanya memerlukan waktu 18 jam. Pada zaman dulu untuk mengelilingi dunia
orang memerlukan waktu tahunan, tetapi sekarang dengan pesawat terbang cukup beberapa hari saja.
Dalam abad ke-20, ini orang telah menciptakan pesawat ulang-alik dari bumi ke angkasa luar, maka pada
awal abad ke-21, mungkin manusia akan dapat naik kendaraan untuk bertamasya ke planet-planet atau
satelit yang dekat dengan bumi, bahkan bila perlu hijrah ke sana.

b. Bidang Informasi dan komunikasi

Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat
kita rasakan dampak positipnya antara lain:

1. Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian
manapun melalui internet

2. Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui
handphone

3. Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain

Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan-kemajuan teknologi tersebut


dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:

1. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris.


2. Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan
pihak tertentu untuk tujuan tertentu.

B. MASALAH LINGKUNGAN HIDUP DAN UPAYA MENGATASINYA

1. Penyebab dan dampak masalah lingkungan hidup

Perubahan ekosistem lingkungan yang paling utama disebabkan oleh perilaku masyarakat yang kurang
baik dalam pemanfaatan sumber-sumber daya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal inilah
yang menyebabkan adanya perubahan ekosistem. Perubahan ekosistem suatu lingkungan terjadi dengan
adanya kegiatan masyarakat seperti pemanfaatan lahan yang dijadikan sebagai daerah pertanian sehingga
dapat mengurangi luas lahan lainnya. Adanya pertambahan jumlah penduduk dalam memanfaatkan
lingkungan akan membawa dampak bagi mata rantai yang ada dalam suatu ekosistem. Selain itu
kerusakan hutan yang terjadi karena adanya penebangan dan kebakaran hutan dapat mengakibatkan
banyak hewan dan tumbuhan yang punah. Padahal hutan merupakan sumber kehidupan bagi sebagian
masyarakat yang berfungsi sebagai penghasil oksigen, tempat penyedia makanan dan obat-obatan.

Jumlah kerusakan flora dan fauna akan terus bertambah dan berlangsung lama jika dalam penggunaannya
masyarakat tidak memperhatikan keseimbangan terhadap ekosistem lingkungan. Dampak dari perubahan
ekosistem akan berkurang jika masyarakat mengetahui dan memahami fungsi dari suatu ekosistem
tersebut. Kerusakan ekosistem membawa dampak bukan hanya pada keanekaragaman terhadap flora dan
fauna juga dapat mmbawa pengaruh lain terhadap masyarakat itu sendiri seperti longsor, banjir dan erosi.
Selain itu kerusakan lingkungan bisa di sebabkan oleh sampah. Sampah yang semakin banyak dapat
menimbulkan penguapan sungai. Serta dapat pula disebabkan dari pembuangan limbah cair dari kapal dan
pemanfaatan terhadap penggunaan air panas yang dapat menimbulkan laut menjadi tercemar.

2. Upaya pencegahan atas pencemaran lingkungan

Upaya pencegahan adalah mengurangi sumber dampak lingkungan yang lebih berat. Ada pun
penanggulangan atau pengendaliannya adalah upaya pembuatan standar bahan baku mutu lingkungan,
pengawasan lingkungan dan penggunaan teknologi dalam upaya mengatasi masalah pencemaran
lingkungan. Secara umum, berikut ini merupakan upaya pencegahan atas pencemaran lingkungan.

a. Mengatur sistem pembuangan limbah industri sehingga tidak mencemari lingkungan.

b. Menempatkan industri atau pabrik terpisah dari kawasan permukiman penduduk.

c. Melakukan pengawasan atas penggunaan beberapa jenis pestisida, insektisida dan bahan
kimia lain yang berpotensi menjadi penyebab dari pencemaran lingkungan.

d. Melakukan penghijauan.

e. Memberikan sanksi atau hukuman secara tegas terhadap pelaku kegiatan yang mencemari
lingkungan.

f. Melakukan penyuluhan dan pendidikan lingkungan untuk menumbuhkan kesadaran


masyarakat tentang arti dan manfaat lingkungan hidup yang sesungguhnya.

3. Upaya mengatasi masalah lingkungan hidup.

Upaya yang dilakukan untuk mengembalikan kualitas lingkungan hidup untuk meningkatkan daya
dukung lingkungan terhadap kehidupan manusia perlu dilakukan. Hal itu mengingat masih banyaknya
hambatan dan permasalahan yang dihadapi dalam upaya pengendalian lingkungan hidup di masyarakat,
antara lain:

a. Kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup masih perlu ditingkatkan, utamanya pada pelaku
usaha kecil dan menengah.

b. Penegakkan hukum lingkungan yang masih lemah.

c. Masih banyaknya masyarakat yang memiliki kebiasaan membuang sampah di sembarang tempat
sehingga mengakibatkan kesulitan pengelolaan sampah pada tahapan beikutnya.

d. Prasarana dan sarana pengelolaan sampah tidak seimbang dengan produksi sampah yang dihasilkan
masyarakat.

Untuk itu, berbagai bentuk aksi yang dapat dilakukan sebagai bagian kampanye penyelamatan lingkungan
antaranya adalah:

a. Membiasakan diri untuk menjaga kebersihan dan menghilangkan kebiasaan membuang sampah
sembarangan.

b. Membiasakan diri untuk tidak mematikan tumbuhan atau tanaman yang tidak mengganggu
kelangsungan hidup manusia, karena akan berakibatnya terputusnya rantai makanan yang akan
mempengaruhi keseimbangan ekologi.

c. Menyediakan fasiltas pembuangan sampah di tempat umum.

d. Peningkatan pengelolahan sampah menjadi produk yang bermanfaat.

e. Peningkatan penegakan hukum lingkungan.

A. Kesimpulan

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan
teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi memang
sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia.
Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus
dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi
yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun manusia tiudak bisa menipu diri sendiri akan
kenyataan bahwa teknologi mendatangkan berbagai efek negatif bagi manusia.

Oleh karena itu untuk mencegah atau mengurangi akibat negatif kemajuan eknologi, pemerintah di suatu
negara harus membuat peraturan-peraturan atau melalui suatu konvensi internasional yang harus dipatuhi
oleh pengguna teknologi.

Dan mengenai penyebab terjadinya masalah lingkungan hidup adalah adanya kegiatan masyarakat seperti
pembuangan limbah pabrik, sampah dari rumah tangga, penebangan dan kebakaran hutan yang dapat
menimbulkan pencemaran terhadap sungai dan laut, tanah, hutan sehingga banyak flora dan fauna yang
punah.

DAFTAR PUSTAKA

Purnama, Heri. Ir, Ilmu Alamiah Dasar, PT.Rineka Cipta, Jakarta, 2001

Aly, Abdullah, Drs. dan Rahma, Eny,.Ir, Ilmu Alamiah Dasar, Bumi Aksara, Jakarta: 1998.

Ahmadi, Abu, Drs,H. dan Supatmo, Ir, Ilmu Alamiah Dasar, Rineka Cipta, Jakarta: 2008.

Purnama, Heri. Ir, Ilmu Alamiah Dasar, PT.Rineka Cipta, Jakarta, 2008

Ghazali, M.Bahri.,Lingkungan hidup dalam pemahaman Islam, Pedoman Ilmu Jaya,. Jakarta:1996.