Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PENGENDALIAN INFEKSI “ CUCI TANGAN “


DI RUANGAN FILIPUS RUMAH SAKIT IMMANUEL BANDUNG

OLEH :
DANIEL ABRAHAM
JUANDHA JULLER
LEA MARLENI L
MARDIYONO M K
MARLEN G TUANAKOTTA
PUTRI YULIYANI
SARISMA NATALIA W
ZACARIAS DA COSTA

PROGRAM PROFESI NERS XIX


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN IMMANUEL
BANDUNG
2017
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
CUCI TANGAN

Pokok Bahasan : Pengendalian Infeksi


Sub Pokok Bahasan : 6 Langkah Mencuci Tangan yang Baik dan Benar
Sasaran : Keluarga Pasien
Hari/ tanggal :
Waktu :
Tempat : Ruang Filipus Rumah Sakit Immanuel Bandung
Penyuluh : Mahasiswa Profesi Ners XIX STIK Immanuel Bandung

A. TUJUAN
1. TUJUAN UMUM
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang cuci tangan selama 1 x 30
menit diharapkan keluarga pasien dapat mengetahui dan memahami cara cuci
tangan yang baik dan benar.

2. TUJUAN KHUSUS
Setelah mengikuti pendidikan kesehatan tentang cuci tangan , keluarga pasien
di ruang Filipus mampu:
1) Menyebutkan pengertian cuci tangan dengan benar.
2) Menyebutkan 6 langkah cuci tangan dengan benar
3) Menyebutkan minimal 2 dari 3 tujuan mencuci tangan dengan benar.
4) Menjelaskan pentingnya mencuci tangan dengan benar.
5) Menjelaskan waktu yang tepat untuk mencuci tangan dengan benar.
6) Mendemonstrasikan langkah-langkah mencuci tangan dengan benar.
B. METODE
Ceramah, diskusi, demonstrasi

C. MEDIA DAN ALAT


Flipchart dan Leaflet

D. KEGIATAN
Tahap
No Kegiatan Komunikator Kegiatan Komunikan Waktu Tanggal
Kegiatan

1 Pendahuluan Pembukaan:  Menjawab salam 5 menit


 Salam  Mendengarkan Desember
 Perkenalan  Memperhatikan 2017
 Kontrak waktu
 Menjelaskan maksud
dan tujuan

2 Penyajian 1. Penyampaian materi  Memperhatikan 20


a. Menjelaskan tentang  Mendemonstrasikan menit
pengertian cuci  Bertanya
tangan
b. Menjelaskan tentang
tujuan mencuci
tangan
c. Menjelaskan tentang
pentingnya mencuci
tangan
d. Menjelaskan macam
atau jenis cuci tangan
e. Menjelaskan tentang
waktu yang tepat
untuk mencuci tangan
f. Menjelaskan tentang
langkah-langkah
mencuci tangan.
g. Mendemostrasikan
langkah-langkah
mencuci tangan dgn
benar
h. Memberi kesempatan
kepada komunikan
untuk bertanya
3 Penutup a. Memberikan  Menjawab 5 menit
pertanyaan tentang pertanyaan
materi yang telah  Mendengarkan
diberikan  Menjawab salam
b. Menyimpulkan
bersama-sama hasil
kegiatan penyuluhan
c. Menutup penyuluhan
dan mengucapkan
salam
E. EVALUASI PENYULUHAN
Penyuluh melakukan evaluasi dengan cara mengajukan pertanyaan kepada
pasien dan kelurga pasien tentang materi yang telah disampaikan diantaranya:
1. Sebutkan pengertian cuci tangan !
2. Sebutkan 2 dari 3 tujuan mencuci tangan !
3. Sebutkan 2 macam cuci tangan !
4. Jelaskan waktu yang tepat untuk mencuci tangan dengan benar !
5. Demonstrasikan langkah-langkah mencuci tangan dan cairan berbahan
alkohol dengan benar !
MATERI CUCI TANGAN

A. PENGERTIAN
Mencuci tangan adalah proses yang secara mekanis melepaskan kotoran dari
kulit tangan dengan menggunakan sabun biasa dan air. (Kementrian Kesehatan
RI, 2011). Cuci tangan dilakukan untuk menghindari penyakit, agar kuman yang
menempel pada tangan benar-benar hilang.

B. PENTINGNYA MENCUCI TANGAN


1. Mencuci tangan bisa mencegah penyebaran penyakit menular seperti diare.
Jadi wajar kalau mencuci tangan itu dijadikan sebagai kebiasaan.
2. Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun ini merupakan satu hal penting untuk
menghalangi terjadinya infeksi.
a. 80% penyakit infeksi umum bisa dicegah dengan cuci tangan yang benar
b. 45% penyakit infeksi berat dapat dicegah dengan cuci tangan yang benar
3. Dilaporkan secara bermakna dapat mencegah transmisi berbagai patogen,
mengurangi bakteri terkontaminasi dan mengurangi penyakit yg ditularkan
melalui makanan
4. CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) adalah cara sederhana untuk tetap sehat
yang tidak hanya mengurangi, tetapi mencegah kejadian diare hingga 50%
dan ISPA hingga 45% (Fajriyati, 2013)
5. CTPS lebih efektif dalam memindahkan kuman dibandingkan dengan cuci
tangan menggunakan air. Masyarakat menganggap CTPS tidak penting,
mereka cuci tangan dengan sabun ketiak tangan berminyak atau berbau dan
kotor (Burton, et al, 2011)
C. BAHAYA JIKA TIDAK MENCUCI TANGAN
1. Menginfeksi diri sendiri terhadap kuman
2. Menyebarkan kuman kepada orang lain dengan menyentuh mereka atau
dengan menyentuh permukaan yang mereka sentuh contohnya handle pintu.
3. Demam, flu, ISPA
4. Kelainan sistem pencernaan seperti diare
5. Penyakit terkait makanan yang terinfeksi Salmonella dan E.Coli
6. Mual, muntah diare. (Lestari, 2008)
7. Diare pada anak dan dewasa (Sunardi,2017)

D. JENIS CUCI TANGAN


1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
2. Cuci tangan dengan larutan berbahan alkohol

E. WAKTU YANG TEPAT UNTUK MENCUCI TANGAN


1. Sebelum kontak dengan pasien
2. Sebelum dan sesudah melakukan tindakan
3. Setelah kontak dengan peralatan yang ada dan digunakan oleh pasien
4. Sebelum makan dan sesudah dari toilet
5. Begitu datang dari rumah sakit dan begitu meninggalkan rumah sakit
6. Sebelum dan sesudah menggunakan sarung tangan (SPO RS.Immanuel)

F. LANGKAH-LANGKAH MENCUCI TANGAN


1. Basahi kedua telapak tangan setinggi pertengahan lengan memakai air yang
mengalir, ambil sabun kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara
lembut
2.Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian

3. Jangan lupa jari-jari tangan, gosok sela-sela jari hingga bersih

4. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan mengatupkan


5. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian

6. Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan, kemudian


diakhiri dengan membilas seluruh bagian tangan dengan air bersih yang
mengalir lalu keringkan memakai handuk atau tisu.
Penggunaan sabun khusus cuci tangan baik berbentuk batang maupun cair
sangat disarankan untuk kebersihan tangan yang maksimal.

Cuci tangan dengan menggunakan larutan berbahan alkohol / hand rub


1. Tuangkan larutan berbahan dasar alkohol untuk dapat mencakup seluruh
permukaan tangan dan jari (3-5 cc)
2. Ratakan sabun pada kedua telapak tangan memutar berlawanan arah jarum
jam
3. Gosok punggung dan sela-selajari tangan kiri dan kanan sebaliknya
4. Gosok kedua telapak tangan dan sela-sela jari
5. Jari-jari sisi dalam dan kedua tangan saling mengunci
6. Gosok ibu jari berputar dalam genggaman tangan kanan ditelapak tangan kiri
dan sebaliknya
7. Bilas kedua tangan dengan air mengalir
8. Tangan anda sudah bersih
(Standar Operasional RS Immanuel)
DAFTAR PUSTAKA

Burton, M., Cobb, E., Donachie, P., Judah, G., curtis, V & Schmidit, W. (2011).
The Effect of hand washing with water or soap on bacterial contamination
of hands. Int. J. Environ. Res. Public Health 8, 97-104.

Fazriyati, W. (2013). Kebiasaan CTPS di RS Tekan Infeksi Nosokomial.


http:health.kompas.com. Diunduh 03 Desember 2017

Kementrian Kesehatan RI. (2011). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian


Infeksi Di Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya. Jakarta

Lestari. (2008). Cuci Tangan Cara Mudah Cegah Penyakit.

Sunardi., Faqih. (2017). Perilaku Mencuci Tangan Berdampak Pada Insiden


Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Kabupaten Malang. Jurnal UMM Vol 8
No. 1. Malang : Universitas Muhammadiyah Malang

Standard Oprational Procedure RS Immanuel

Anda mungkin juga menyukai