Anda di halaman 1dari 4

PROSEDUR TINDAKAN PEMERIKSAAN NEUROLOGI (KAKU

KUDUK DAN TANDA RANGSANG MENINGEAL)

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN


KALIMANTAN TIMUR SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN

No Dokumen No Revisi Halaman

1
Tanggal Terbit Ditetapkan Ketua Prodi
(SOP) Sarjana Terapan Keperawatan
STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR
Kelompok 4
Kaku kuduk dan rangsang meningeal timbul bila ada ransangan atau iritasi
pada meningen atau selaput otak, baik pada otak maupun medula spinalis.
PENGERTIAN Kaku kuduk dan rangsang meningeal ini muncul akibat peradangan atau
rangsangan meningen pada kelainan seperti meningitis dan stroke.
Sebagai acuan dalam melakukan pemeriksaan kaku kuduk dan rangsang
TUJUAN meningeal.

a. Bickley, LS. Szilagyi PG: Bates’ Guide to Physical Examination and


KEBIJAKAN
History Taking, 10th edition. Lippincott Williams & Wilkins, China,
2009.
b. Duijnhoven, Belle. Skills in Medicine: The Neurology Examination.
2009.
c. Lumbantobing. Neurologi Klinik Pemeriksaan Fisik dan Mental. Jakarta.
Balai penerbit FKUI. 2008. p18-20
About BMI for adults 2013, dilihat 23 februari 2018,
REFERENSI <http://www.cdc.gov/healthyweight/assessing/bmi/adult_bmi/index.html>

a. Siapkan alat dan bahan.


PROSEDUR
b. Jelaskan kepada pasien jenis dan prosedur pemeriksaan yang
dilakukan.
c. Cuci tangan dahulu.
PROSEDUR TINDAKAN (KAKU KUDUK DAN TANDA
RANGSANG MENINGEAL)

No Dokumen No Revisi Halaman


2
d. Pemeriksaan kaku kuduk.
1. Pasien dalam posisi berbaring tanpa menggunakan bantal
kepala.
2. Pemeriksa berdiri di sebelah kiri pasien.
3. Tangan kiri pemeriksa ditempatkan dibelakang kepala
pasien.
4. Tempatkan tangan kanan pemeriksa pada sternum pasien,
untuk memfiksasi tubuh pasien.
5. Dengan hati-hati, putar kepala pasien ke kanan dan kiri.
Selanjutnya, dengan hati-hati, fleksikan kepala pasien sehingga
dagu pasien menyentuh dada.
6. Nilai adakah nyeri atau tahanan pada leher saat
pemeriksaan ini dilakukan.
PROSEDUR

Hasil pemeriksaan :
Leher dapat bergerak dengan mudah, dagu dapat menyentuh
sternum, atau fleksi leher normal
Adanya rigiditas leher dan keterbatasan gerakan fleksi
leher kaku kuduk

A. Sewaktu mengangkat kepala,


badan ikut terangkat.

B. Gerakan leher ke kanan atau


kiri tidak ada gangguan.

C. Gerakan dorsofleksi tidak ada


tahanan.
PROSEDUR TINDAKAN (KAKU KUDUK DAN TANDA
RANGSANG MENINGEAL)

No Dokumen No Revisi Halaman


3

e. Pemeriksaan lasegue
1. Pasien dalam posisi berbaring tanpa menggunakan bantal kepala
dengan kedua tungkai diekstensikan (lurus).
2. Pemeriksa mengangkat salah satu kaki dengan fleksi pada sendi
panggul.
3. Nilai adanya tahanan atau rasa nyeri
4. Lakukan pemeriksaan pada tungkai lainnya dan bandingkan
hasilnya.

PROSEDUR
f. Pemeriksaan kernig
1. Pasien dalam posisi berbaring tanpa menggunakan bantal kepala
dengan kedua tungkai diekstensikan (lurus).
2. Pemeriksa memfleksikan sendi panggul dan lutut sehingga
membentuk sudut 90 derajat.
3. Kemudian tungkai bawah diekstensikan.
4. Nilai adanya tahanan maupun rasa nyeri.
5. Lakukan pemeriksaan pada tungkai lainnya dan bandingkan
hasilnya.

Hasil Pemeriksaan :
Bila teradapat tahanan dan rasa nyeri sebelum atau kurang dari
sudut 135 derajat, maka dikatakan kernig sign positif.
PROSEDUR TINDAKAN (KAKU KUDUK DAN TANDA
RANGSANG MENINGEAL)

No Dokumen No Revisi Halaman


4
g. Tanda Brudzinski I
1. Pasien berbaring dalam sikap terlentang, dengan tangan yang
ditempatkan dibawah kepala pasien yang sedang berbaring.
2. Tangan pemeriksa yang satu lagi sebaiknya ditempatkan didada
pasien untuk mencegah diangkatnya badan kemudian kepala
pasien difleksikan sehingga dagu menyentuh dada.

Hasil Pemeriksaan :
PROSEDUR Test ini adalah positif bila gerakan fleksi kepala disusul dengan
gerakan fleksi di sendi lutut dan panggul kedua tungkai secara
reflektorik.

h. Tanda Brudzinski II
1. Pasien dalam posisi berbaring tanpa menggunakan bantal
kepala dengan kedua tungkai diekstensikan (lurus).
2. Tungkai difleksikan pada sendi panggul dan lutut.
3. Nilai tungkai lainnya, adakah fleksi yang terjadi.
4. Lakukan pemeriksaan pada tungkai lainnya dan bandingkan
hasilnya.

Hasil Pemeriksaan :
Bila timbul gerakan secara reflektorik berupa fleksi tungkai
kontralateral pada sendi lutut dan panggul ini menandakan test
ini positif.