Anda di halaman 1dari 9

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PENYUSUNAN MASTER PLAN PEMBANGUNAN


UNIVERSITAS LAMPUNG

KEMENTRIAN NEGARA/ LEMBAGA : KEMENTERIAN RISET,


TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN
TINGGI REPUBLIK INDONESIA
UNIT KERJA : UNIVERSITAS LAMPUNG
PROGRAM : PENDIDIKAN TINGGI
SASARAN PROGRAM :
USULAN SBK : Kegiatan/Sub Kegiatan/Detil Kegiatan
KEGIATAN :
SUB KEGIATAN :
DETIL KEGIATAN :

1. LATAR BELAKANG

Tantangan pengembangan pendidikan tinggi dimasa mendatang semakin ketat


sejalan dengan pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi. Tuntutan terhadap
kualitas sumberdaya manusia menjadi lebih kompetitif mengharuskan tenaga yang
dihasilkan oleh perguruan tinggi menjadi lebih berkualitas. Sebagai penghasil tenaga
berkualitas dan memiliki kompetensi penyelenggaraan pendidikan tinggi harus
mampu menjadi pendorong dan bahkan sebagai motivator pembangunan kawasan
dan regional. Dari sisi kawasan penyediaan tenaga dengan kompetensi tinggi masih
belum dapat secara optimal mendukung pengembangan kawasan.

Sebagai fasilitas pendidikan tingkat perguruan tinggi di jaman teknologi ini,


Universitas Lampung harus mulai mempersiapkan diri untuk menjadi Perguruan
Tinggi yang mengikuti konsep kampus modern. Dimana Kampus Modern harus
memiliki sebuah master plan yang merujuk pada prinsip sebagai berikut :

1. Kampus hidup; magnet bagi mahasiswa, dosen, staf, dan masyarakat.


2. Fasilitas yang canggih untuk mendukung misi universitas berupa pendidikan,
penelitian dan pengabdian masyarakat.
3. Pengaturan; untuk mendorong kolaborasi interdisipliner dan interaksi masyarakat
kampus.
4. Kampus sebagai tujuan untuk umum.
5. Transportasi yang fungsional dan berkelanjutan.
6. Memanfaatkan kondisi lansekap lingkungan.
7. Pemimpin dalam penatalayanan lingkungan.

Sejalan dengan Visi baru Unila yaitu pada Tahun 2025, Unila menjadi
Perguruan Tinggi 10 Terbaik di Indonesia, RPJP Unila telah menetapkan
menjadi enam sasaran. Pertama, terwujudnya pelaksanaan Tridharma Perguruan
Tinggi yang berkualitas. Kedua, terbinanya budaya akademik yang kondusif, dinamis,
dan bermoral. Ketiga, berkembangnya organisasi Unila dari tingkat jurusan/bagian,
program studi, fakultas, dan rektorat dengan cara memperkuat organisasi yang
berprinsip pada tata kelola yang baik (good governance). Keempat, terwujudnya
aksesibilitas, ekuitas, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan pendidikan tinggi. Kelima,
menjadi agen perubahan serta menjaga kebenaran dan keadilan bagi kepentingan
masyarakat. Keenam, terwujudnya kerjasama dengan berbagai pihak terutama
dengan pemerintah, masyarakat, dan industri.

Menanggapi tantangan dan visi Unila tersebut di atas, Unila yang merupakan salah
satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tertua di Lampung, perlu memiliki Master Plan
pembangunan sebagai acuan pengembangan dan pembangunan kebutuhan sarana
dan prasarana aktifitas belajar-mengajar. Proses belajar-mengajar yang kondusif dan
akomodatif diharapkan mampu menjadi generator pengembangan hasil keluaran dari
proses pendidikan di Universitas Lampung. Selain itu Unila juga harus mampu dan
berfungsi dalam pelayanan kampus untuk mahasiswa, dosen, karyawan, dan
masyarakat. Sehingga dalam pelaksanaan pembangunannya haruslah terprogram
baik dalam jangka pendek, mengah, ataupun jangka panjang.

Universitas Lampung memiliki kawasan yang cukup luas dalam memenuhi proses
belajar-mengajarnya pada saat ini. Namun kondisi yang ada belumlah cukup untuk
memenuhi kebutuhan proses belajar-mengajar yang kondusif dan akomodatif untuk
menghasilkan tenaga yang berkualitas dan berkompetensi. Kawasan yang tersedia
merupakan kawasan proses pembelajaran yang kompensional dan belum mampu
menjawab kebutuhan teknologi pendidikan yang telah berkembang pesat. Sehingga
dibutuhkan sebuah Master Plan Pembangunan sebagai acuan dan arahan
pembangunan fasilitas dan pengembangan pendidikan yang dibutuhkan.

Untuk menjadi Master Plan yang baik diharapkan memiliki konsep-konsep kekinian
yang menjawab konsep ‘green metric’ kampus, manajemen transportrasi,
penzonasian kawasan bisnis dan lainnya, menyuntikan fasilitas-fasilitas baru seperti
area kantin terpadu, perpustakaan yang tepat, student center dan lainnya.

Master Plan Pembangunan Universitas Lampung ini dimaksudkan untuk


menginventarisasi kondisi eksisting dan menyuntikan konsep baru sebagai peluang
awal dalam perumusan pembangunan yang mendesak, menganalisis arahan
pembangunan jangka menengah, dan merumuskan tujuan pembangunan dan
pengembangan Universitas Lampung yang nantinya menjadi cikal bakal induk
perencanaan dan pembangunan kawasan keseluruhan.

2. MAKSUD, TUJUAN, DAN SASARAN

a. Maksud Kegiatan
1) Maksud dilaksanakannya kegiatan Penyusunan

2) Master Plan Universitas Lampung ini adalah tersusunnya suatu site plan
kawasan untuk sarana/ prasarana tempat/bangunan penunjang
klaster/kawasan sebagai induk perencanaan dan pembangunan kawasan.

3) Membantu Pengelola Universitas Lampung, dan instansi terkait dalam


menyusun rencana lebih detail yang menyeluruh terhadap kawasan kampus
Universitas Lampung yang berwawasan lingkungan.

4) Sebagai acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan fisik kawasan.

b. Tujuan
Sedangkan tujuan dari kegiatan Penyusunan Master Plan Pembangunan
Universitas Lampung ini adalah :
1) Memperoleh master plan kawasan Unila yang komprehensif, efektif, efisien
dan telah disesuaikan dengan arah pengembangan kawasan serta telah
mempertimbangkan berbagai aspek, baik teknis, dan non teknis,
sosial/ekonomi, finansial dan aspek legal kelembagaan.

2) Memperoleh konsep pengembangan kawasan untuk sarana/prasarana


tempat/bangunan penunjang klaster/kawasan kampus Unila; seperti
peningkatan dan perluasan lantai tiap-tiap gedung, peningkatan fasilitas di
luar gedung/eksterior, dan penataan kawasan kampus, serta konsep
pembangunan kawasan yang berwawasan lingkungan.

3) Menyiapkan dokumen master plan sebagai acuan dalam perencanaan dan


pelaksanaan konstruksi/fisik.

c. Sasaran
Sasaran Penyusunan Master Plan Pembangunan Universitas Lampung adalah :
1. Untuk mendorong percepatan pengembangan kawasan kampus dengan
kegiatan pembelajaran non-kompensional sebagai kegiatan utama dalam
meningkatkan hasil sumberdaya manusia yang baik dan berkompetensi.

2. Untuk mendorong keterkaitan Universitas, Civitas Akademik, dan Masyarakat.


3. Untuk mendorong berkembangnya sistem pembelajaran yang berdaya saing
dengan berbasis pendidikan tinggi, keberlanjutan (tidak merusak lingkungan)
dan terdesentralisasi (kebutuhan dan keputusan berada di fakultas dan civitas
akademika) di Kawasan Universitas Lampung.

3. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN

Dalam rangka mencapai maksud dan tujuan serta tercapainya sasaran yang
diharapkan, maka pekerjaan ini meliputi kegiatan sebagai berikut :

1) Konsep Master Plan :


 Mempelajari dokumen Master Plan (MP) Universitas Lampung yang telah ada,
 Mepelajari RENSTRA Unila dan menjadikannya sebagai pertimbangan untuk
mengetahui karakteristik, fungsi strategis dan kajian lokal/regional kawasan
Universitas Lampung,
 Mengkaji kapasitas dan kemampuan institusi pengelola, serta perangkat-
perangkat peraturan/produk hukum yang ada untuk mendukung pengelolaan
kampus,
 Mengumpulkan data struktur bangunan eksisting penunjang kawasan yang
telah ada,
 Melakukan survey sosial untuk mengetahui jumlah civitas, kondisi sosial
ekonomi, kebiasaan, persepsi dan keinginan civitas, termasuk identifikasi jenis
kontribusi civitas dan tingkat kemampuan civitas di wilayah Kampus Unila,
 Melakukan survey dan pengukuran topografi awal pada segmen-segmen
bangunan penunjang klaster/kawasan kampus,
 Memetakan kondisi fisik lingkungan yang telah ada saat ini,
 Melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pengelola terkait dan lintas
sektoral untuk menghasilkan suatu sistem konsep kawasan kampus dan site
plan yang optimal,
 Merekomendasikan konsep pembangunan kawasan kampus dan melakukan
penyesuaian-penyesuaian terhadap kondisi eksisting yang ada dengan
memperhatikan semua aspek dan kondisi lapangan, termasuk fasilitas yang
diprioritaskan untuk pengembangannya,
 Menyusun program jangka mendesak dan menengah, untuk menunjang
terbentuknya master plan kampus Unila,
 Menyusun skema alternatif pendanaan dan tahapan pembangunan awal dalam
rangka pengembangan kawasan kampus Unila.

2) Menyusun Master Plan kawasan kampus Unila, meliputi :


 Membuat rencana site plan berdasarkan jumlah prasarana dan sarana sesuai
dengan kebutuhan pengembangan kawasan kampus, dalam hal ini :
 Jenis pengembangan dan peningkatan luas lantai tiap-tiap gedung
yang ada,
 Kualitas pengembangan yang diperhitungkan sesuai dengan unsur
layanan yang ditentukan,
 Melakukan pengukuran topografi,
 Mendisain secara skematik kualitas fasilitas yang dibutuhkan, seperti :
a. Peningkatan kualitas gedung,
b. Peningkatan kualitas Eksterior,
c. Peningkatan kualitas system kawasan,
 Membuat gambar konsep master plan.

4. INDIKATOR KELUARAN DAN KELUARAN

a. Indikator Keluaran
Hasil yang ingin dicapai dari Penyusunan Master Plan Pembangunan Universitas
Lampung ini adalah tersedianya perencanaan site plan secara menyeluruh dalam
konsep pengembangan kawasan sebagai dasar dan acuan dalam perencanaan
pembangunan prasarana dan sarana kawasan kampus Unila.

b. Keluaran
Keluaran dari kegiatan ini adalah dokumen lengkap yang tecakup dalam bentuk
laporan yang disusun oleh konsultan sebagaimana diuraikan dibawah ini :

1) Laporan Pendahuluan
Laporan Pendahuluan merupakan laporan hasil temuan awal, pendekatan dan
metodologi, serta rencana kerja yang akan dilaksanakan Tim Penyusun dalam
menangani kegiatan. Jumlah laporan yang diserahkan sebanyak 3 (tiga) buku,
diserahkan kepada pihak Universitas paling lambat 30 (tiga puluh) hari
kalender setelah diterbitkannya SK Tim Penyusun.

Garis besar Laporan Pendahuluan berisi :


- Temuan awal dan gambaran umum lokasi.
- Pendekatan dan metodologi yang dilakukan Tim Penyusun didalam
menyusun konsep master plan dan pembuatan site plan untuk sarana/
prasarana kampus Unila.
- Rencana kerja dan jadwal pelaksanaan kegiatan Tim Penyusun.
- Jadwal dan matriks penugasan serta tanggung jawab tenaga terkait.
- Kendala yang dihadapi atau yang akan dihadapi dan usulan solusinya.

2) Laporan Interim
Laporan Interim merupakan laporan kompilasi data-data sekunder hasil studi
literatur dan data primer hasil survey lapangan serta analisis. Jumlah laporan
yang akan diserahkan sebanyak 3 (lima) buku, diserahkan kepada pengguna
jasa paling lambat 60 (Enam Puluh) hari kalender setelah diterbitkannya SK
Tim Penyusun.

Garis besar laporan terdiri dari :


- Hasil kajian terhadap dokumen Master Plan (MP) dan Renstra Unila.
- Hasil kajian terhadap kapasitas dan kemampuan institusi pengelola, serta
perangkat-perangkat peraturan/produk hukum yang ada.
- Analisis kondisi eksisting sarana prasarana penunjang kampus yang telah
ada di kawasan kampus Unila.
- Memetakan kondisi fisik lingkungan lokasi kampus Unila saat ini.
- Merekomendasikan rencana site plan kampus dan melakukan
penyesuaian-penyesuaian terhadap kondisi yang ada dengan
memperhatikan semua aspek dan kondisi lapangan, termasuk daerah
yang diprioritaskan untuk pengembangannya.
3) Konsep Laporan Akhir
Laporan ini berisikan materi hasil kajian master plan dan site plan sarana
prasarana kampus yang dilengkapi dengan hasil-hasil pengolahan data,
perhitungan, justifikasi teknis, estimasi biaya pekerjaan dan draft gambar
master plan. Jumlah laporan yang akan diserahkan sebanyak 3 (tiga) buku,
diserahkan kepada pengguna jasa paling lambat 90 (sembilan puluh) hari
kalender setelah diterbitkannya SK Tim Penyusun .

Garis besar laporan terdiri dari :


- Draft Laporan dilengkapi dengan :
 Kajian terhadap dokumen Master Plan yang telah ada, serta Renstra
Universitas Lampung,
 Kajian hasil data survey dan analisa data,
 Usulan program jangka menengah dan mendesak,
 Rencana tahapan pelaksanaan.

- Draft Site Plan meliputi:


 Hasil pengukuran topografi awal,
 Draft Rencana Site Plan kampus Unila,
 Draft gambar konsep dan gambar teknis master plan,
 Draft gambar Skematik Desain.

4) Laporan Akhir
Laporan ini berupa produk akhir Penyusunan Master Plan Pembangunan
Universitas Lampung, setelah sebelumnya mengakomodasi semua masukan-
masukan hasil diskusi pada saat pembahasan Konsep Laporan Akhir, dan
dilengkapi dengan:
 Laporan Akhir sebanyak 3 (tiga) buku,
 Ringkasan Eksekutif sebanyak 3 (tiga) buku,
 Gambar Rencana ukuran A3 sebanyak 3 (tiga) buku,
 Foto Dokumentasi sebanyak 1 (satu) album, dan
 Soft copy dari laporan-laporan dan gambar-gambar berupa CD
sebanyak 2 (dua) Keping.

Jumlah Laporan Akhir yang akan diserahkan sebanyak 3 (tiga) buku,


diserahkan kepada pengguna jasa paling lambat 120 (seratus dua puluh) hari
kalender setelah diterbitkannya SK Tim Penyusun.
5. CARA PELAKSANAAN KEGIATAN

a. Metode Pelaksanaan
Metode pelaksanaan kegiatan Penyusunan Master Plan Pembangunan Universitas
Lampung yang dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1) Mempelajari, mengkaji, mengidentifikasi dan menghimpun data eksisting
pendukung kawasan kampus Unila;
2) Membuat rencana site plan;
3) Membuat desain skematik; dan
4) Menyusun laporan.

b. Tahapan Kegiatan
Tahapan kegiatan pelaksanaan Penyusunan Master Plan Pembangunan
Universitas Lampung melalui tahapan – tahapan antara lain sebagai berikut :

1) Persiapan
2) Menyusun laporan pendahuluan,
3) Mengkaji dokumen Master Plan (MP) yang telah ada, serta Renstra Unila,
4) Survey lapangan, mengumpulkan data, membuat rencana,
5) Koordinasi dengan instansi/pihak terkait,
6) Penyusunan laporan antara,
7) Mengkaji hasil data survey dan analisa data,
8) Membuat rencana site plan
9) Membuat Skematik Disain,
10) Pekerjaan studio, perhitungan dan penggambaran,
11) Membuat estimasi biaya
12) Penyusunan konsep laporan akhir,
13) Penyusunan laporan akhir.

6. TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN

Lokasi kegiatan ini berada di Kampus Universitas Lampung Gedung Meneng, Bandar
Lampung.

7. PELAKSANA DAN PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN

a. Pelaksana Kegiatan
Pelaksana Kegiatan ini adalah Tim Penyusun Master Plan Pembangunan
Universitas Lampung yang diberi SK oleh Rektor Universitas Lampung, dengan
melibatkan tenaga ahli di luar Universitas Lampung yang sifatnya tenaga
pendukung untuk proses pelaksanaan kegiatan.
Tim Penyusun terdiri dari tenaga pendidikan dan kependidikan di ,loingkungan
Universitas Lampung yang mempunyai kompetensi dalam bidangnya dan
menjamin pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Jadwal penugasan personil
perlu dilakukan evaluasi secara periodik guna lebih mengoptimalkan tugas dan
tanggung jawab untuk tiap-tiap anggota tim yang disusun berdasarkan rencana
kerja rinci. Tenaga ahli yang diperlukan antara lain:

Kualifikasi Tenaga Ahli :

1. Team Leader : S-2 Teknik Sipil / Teknik Arsitektur,


berpengalaman di bidang Perencanaan kawasan
kampus selama 7 (tujuh) tahun.

2. Ahli Arsitektur : S-2 Arsitektur, pengalaman di bidang desain


arsitektur ataupun sejenis selama 7 (tujuh)
tahun dan 5 (lima) tahun.

3. Ahli Teknik Sipil : S-2 Teknik Sipil, pengalaman di bidang Sipil


Bangunan dan Infrastruktur ataupun sejenis
selama 7 (tujuh) tahun.

4. Ahli Perencanaan : S-2 Urban Design / Planologi, dengan


Kota & Wilayah/Tata pengalaman di bidang Perencanaan Wilayah
Ruang ataupun sejenis selama 5 (lima) tahun .

5. Ahli Teknik Geodesi : S-2 Teknik Geodesi, pengalaman di bidang


Pengukuran Wilayah dan perpetaan ataupun
sejenis selama 5 (lima) tahun.

6. Ahli Sosial Budaya : S-2 Sosial, pengalaman di bidang Sosial


Kawasan ataupun sejenis selama 5 (lima)
tahun.

7. Ahli Cost Estimator : S-2 T. Sipil / T. Arsitektur / Urban Design,


dan Asisten Ahli dengan pengalaman estimasi volume dan biaya
Lainnya dalam bidang konstruksi dan pengalaman
Desain Teknis kawasan/bangunan selama 3
(tiga) tahun.

Tenaga Pendukung :

 Sekretaris / Administrasi
 Operator Komputer
 Operator CAD/Drafter
 Surveyor
 Office Boy
b. Penanggung Jawab Kegiatan
Sedangkan Penanggung Jawab Kegiatan Penyusunan Master Plan Pembangunan
Universitas Lampung adalah Rektor Universitas Lampung.

c. Penerima Manfaat Kegiatan


1. Rektorat Universitas Lampung
2. Civitas Akademika Universitas Lampung.

8. JANGKA WAKTU KEGIATAN

Jangka waktu pelaksanaan kegiatan Penyusunan Master Plan Pembangunan


Universitas Lampung ini adalah 120 (seratus dua puluh) hari kalender sejak
diterbitkannya SK Tim Penyusun oleh Rektor Universitas Lampung.

9. BIAYA

Biaya Pelaksanaan kegiatan Penyusunan Master Plan Pembangunan Universitas


Lampung ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
berdasarkan DIP Tahun Anggaran 2018 yang dialokasikan pada Satker Universitas
Lampung. Perkiraan besarnya dana untuk pekerjaan ini adalah sebesar
Rp. 350.000.000,00 termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).

10. PENUTUP

Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan pedoman Tim Penyusun dalam
melaksanakan pekerjaannya sehingga dicapai suatu hasil pekerjaan Penyusunan
Master Plan Pembangunan Universitas Lampung yang baik sesuai dengan spesifikasi
teknis.

Bandar Lampung, 2018


Koordinator Bidang Infrastruktur
Universitas Lampung

(Kelik Hendro B.,S.T.,M.T.)