Anda di halaman 1dari 2

EDUKASI GIZI BAGI KELUARGA PASIEN YANG MASIH MEMBAWA

MAKANAN DARI LUAR RUMAH SAKIT


No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
RUMKITAL
SAMUEL J. MOEDA SPO/ /IV/2016 00 1/2

Tanggal Terbit : Ditetapkan oleh,


Kepala Rumkital Samuel J. Moeda,
SPO

1. Dietisien memberikan edukasi pasien yang masih membawa makanan


PENGERTIAN dari luar rumah sakit.
2. Memberikan penjelasan mengenai makanan yang boleh dan tidak
boleh diberikan kepada pasien sehubungan dengan diet serta
penyakitnya

1. Agar tercapai tujuan dari terapi diet yang harus dijalani pasien
TUJUAN 2. Meminimalkan sisa makanan dari rumah sakit

1. Undang – Undang RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.


2. Undang – Undang RI No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
KEBIJAKAN 3. Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No 436 / Menkes / SK / VI
/ 1993 tentang berlakunya Standar Pelayanan di Rumah Sakit.
4. Keputusan Karumkital Samuel J. Moeda Nomor Kep/ / IV / 2016
tanggal 1 April 2016 tentang Pedoman Pelayanan Gizi.

1. Perawat menginformasikan kepada Ahli Gizi apabila pasien


mendapatkan makanan/ membawa makanan dari luar rumah sakit,
PROSEDUR 2. Ahli gizi akan mengunjungi pasien dan menilai apakah makanan
yang dibawa dari luar dapat diberikan kepada pasien,
3. Edukasi I Ahli gizi akan memberikan penjelasan tentang :

1
EDUKASI GIZI BAGI KELUARGA PASIEN YANG MASIH MEMBAWA
MAKANAN DARI LUAR RUMAH SAKIT
No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
RUMKITAL
SAMUEL J. MOEDA SPO/ / IV /2016 00 2/2

a. Makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi sesuai


dengan prinsip diet
b. Bahan makanan penukar
c. Higiene makanan
d. Motivasi untuk memprioritaskan makanan dari rumah sakit
4. Mendiskusikan dengan pasien dan/atau keluarga tentang
informasi tersebut untuk memperoleh kesepakatan dan kesanggupan
PROSEDUR untuk mematuhi diet yang diberikan
5. Memberikan penekanan/evaluasi terhadap kesepakatan yang
telah diambil.
6. Bila evaluasi pasien belum mengerti dan tetap masih membawa
makanan dari luar maka akan dilakukan edukasi II,
7. Bila edukasi II juga tidak berhasil, dimohonkan kepada pasien
untuk menandatangani di surat pernyataan penolakan yang
menyatakan rumah sakit tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu
yang terjadi berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi dari luar.

UNIT TERKAIT Ruang Rawat Inap