Anda di halaman 1dari 6

CATATAN ASUHAN GIZI

RESUME PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (PAGT)

Nama : Tn. H Jenis Kelamin : Laki-laki


Diagnosis Medis : Benzidine

Assesment Diagnosis Gizi Rencana Intervensi Rencana Monitoring & Evaluasi


AD. Antropometri Domain Asupan : Jenis diet : Rendah sisa 2 Rencana Monitoring :
 AD.1.1.1 Tinggi Badan : 160
 NI.1.1.2 Asupan energi Bentuk makanan : Saring FH.1.2.2. asupan makanan
Cm
inadekuat berkaitan ND.1.2.1 diet modifikasi tekstur FH.1.1.1.1 Asupan energi total
 AD.1.1.2 Berat badan : 52 Kg
 AD.1.1.5 IMT : BB/TB2 = 52/ dengan adanya mual (makanan diberikan saring, karena FH.1.2.2.2 jenis makanan
(1.6)2 = 20.3 (Normal) (N : 20- ditandai dengan berat suhu badan pasien tinggi = 39oC). FH.1.2.2.3 pola makanana/snack
24.9) badan menurun sebanyak FH.1.5.2.1 protein total
ND1.2.2 diet modifikasi
BD. Biokimia 2 Kg. FH.1.5.1.1 lemak total
 Leukosit tinggi. pemberian energy cukup yaitu
PD. Fisik Klinis Domain Klinis FI.5.1 asupan lemak
2424,072 kkal/hari
 PD.1.1.1 Penampila keseluruhan  NC.2.2.2 Perubahan nilai FI.2.2 asupan makanan (makanan

: klien mengeluh lemas lab terkait gizi (Leukosit) ND1.2.4 modifikasi komposisi zat yang seimbang dan bergizi)
 PD.1.1.5 Sistem pencernaan : berkaitan dengan penyakit makanan yaitu karbohidrat yaitu FI.6.2 asupan mineral (natrium)
diare yang bercampur darah, yang dialami ditandai 393,9117 gram AD.1.1.2 berat badan
lendir, lemak. dengan leukosit yang AD.1.1.5 IMT (indeks masa
 PD.1.1.7 Syaraf dan kognitif : ND.1.2.3 modifikasi zat gizi
meningkat. tubuh)
kesadaran lethargi makanan yaitu protein diberikan
 PD.1.1.9 Tanda-tanda vital :  NC.3.3.2 Penurunan berat
cukup yaitu 90.9 gram
TD : 120/80 mmHg badan yang tidak Terapi Edukasi
(Normal) (N : 120/80 mmHg) diharapkan berkaitan ND.1.2.5 modifikasi komposisi 1.Topik : diet pemeriksaan
RR : 32 x/ menit
dengan intake yang tidak zat gizi makanan yaitu lemak 2.Sasaran : pasien dan keluarga
(Tinggi) (N : 20-30 x/menit)
N : 166 X/ menit sesuai ditandai dengan BB diberikan cukup yaitu 53.868 gr 3.Waktu ± 30 menit
turun 2 Kg. 4.Tujuan
(Tinggi) (N : 60-100 x/menit) ND.1.2.10 modifikasi pemberian
S : 39o C Tinggi (N •Pasien dapat memahami tentang
natrium dibatasi
: 36-37oC) terapi gizi(diet) yang akan
FH. Riwayat Makan E.1. pemberian edukasi kepada diberikan.
Tidak ada riwayat makan.
pasien atau keluarga pasien terkait •Pasien dapat mengetahui tentang
CH. Client History
 CH.1.1.1 Umur : 20 tahun dengan diet yang akan dijalani bahan makanan yang dianjurkan
 CH.1.1.2 Jenis Kelamin : Laki- oleh pasien dan tidakn dianjurkan
laki
 CH.3.1.6 Pekerjaan : Buruh E.1.1. menyampaikan tujuan
CS. Standar Pembanding
edukasi gizi kepada pasien
 CS.1.1.1 Estimasi kebutuhan
energi total = 2424,072 kkal E.1.4. menyampaikan kaitan gizi
 CS.2.1.1 Estimasi kebutuhan
dengan kesehatan/penyakit yang
lemak = 53.868 gram
dialami oleh pasien
 CS.2.2.1 Estimasi kebutuhan
protein = 90.9 gram
 CS.2.3.1 Estimasi kebutuhan
karbohidrat = 393.9117 gram Domain Konseling
 CS.3.1.1 Estimasi kebutuhan
cairan = 2424.072 ml C.2.1 pemberian motivasi dan
peningkatan kesadaran pasien
terhadap anjuran diet

Jenis Diet : Diet Rendah Sisa II


Bentuk Makanan : Saring

Tujuan Diet :

1. Memberikan makanan sesuai kebutuhan gizi yang sedikit mungkin meninggalkan sisa sehingga dapat membatasi volume feses, dan tidak
merangsang saluran cerna

Syarat diet :

1. Energi cukup sesuai dengan umur, gender dan aktivitas

2. Protein, Lemak dan Karbohidrat cukup

3. Menghindari makanan berserat tinggi dan sedang sehingga asupan serat maksimal 8 g/hari. Pemba tasan ini disesuaikan dengan toleransi
perorangan

6. Menghindari susu, produk susu, dan daging berserat kasar (liat) sesuai dengan toleransi perorangan

7. Menghindari makanan yang terlalu berlemak, terlalalu manis, terlalu asam dan berbumbu tajam

8. makanan dimasak hingga lunak dan dihidangkan pada suhu tidak terlalu panas dan dingin

9. Makanan sering diberikan dalam porsi kecil

10. Bila diberikan untuk jangka waktu lama atau dalam keadaan khusus, diet perlu disertai suplemen

vitamin dan mineral, makanan formula, atau makanan parenteral


Bahan makanan yang dianjurkan :

1. Sumber karbohidrat : bubur disaring, roti dibakar, kentang dipure, makaroni, mi, bihun direbus, biscuit, krakers, tepung-tepungan dipuding
atau dibubur

2. Sumber protein hewani : daging empuk, hati ayam,ikan digiling halus, telur direbus, ditim, diceplok air atau sebagai capuran dalam makanan
dan minuman

3. Sumber protein nabati : tahu ditim dan direbus, susu kedelai

4. Sayuran : sari sayuran

5. Buah-buahan : sari buah

6. Minuman : teh, sirup, kopi encer

7. Bumbu : garam, vetsin, gula

Makanan yang tidak dianjurkan :

1. Sumber karbohidrat : beras tumbuk, beras ketan, roti whole wheat, jagung, ubi, singkong, talas, cake, tarcis, dodol, tepung-tepungan yang
dibuat kue manis

2. Sumber protein nabati : daging berserat kasar,ayam, dan ikan yang diawet, digoreng kering, telur diceplok, udang dan kerang, susu dan
produk susu

3. Sumber protein nabati : kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang merah, kacang tolo, kacang hijau, kacang kedele, tempe dan oncom
4. Sayuran : sayuran dalam keadaan utuh

5. Buah-buahan : buah dalam keadaan utuh

6. Minuman : teh dan kopi kental, minuman beralkohol, dan mengandung soda

7. Bumbu : bawang, cabe, jahe, merica, ketumbar, cuka, dan bumbu lain yang tajam