Anda di halaman 1dari 50

Manajemen  Operasional

PERENCANAAN  KAPASITAS

Putri  Irene  Kanny


Putri_irene@staff.gunadarma.ac.id

Friday,  December  30,  2016 Chapter   4  |   PERENCANAAN   KAPASITAS


Sub  Pokok  bahasan  pertemuan  ke-­4
l Definisi  kapasitas  dan  ukuran  kapasitas;;
l Proses  perencanaan  kapasitas;;
l Perkiraan  kebutuhan  kapasitas;;
l Penambahan   kapasitas;;
l Penilaian  ekonomi  untuk  produk  mapan.

Friday,  December  30,  2016 Chapter 4 | PERENCANAAN KAPASITAS


PERENCANAAN  PROSES  
PRODUKSI
Perencanaan  proses  adalah  perencanaan  
bagaimana  sekumpulan  aktivitas  produksi  akan  
berlangsung  mulai  dari  input,  pemrosesan,  sampai  
menghasilkan  produk  (output).  

PEMBEDAAN  PROSES  PRODUKSI  


A.ATAS  DASAR  KARAKTERISTIK  ALIRAN  
PROSESNYA  :  Aliran  Garis,  Aliran  Intermiten  (Job  
Shop)    dan  Aliran  Proyek  
B.ATAS  DASAR  TIPE  ORDERNYA  :  Produksi  untuk  
persediaan  dan  Produksi  untuk  pesanan  

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


ATAS  DASAR  KARAKTERISTIK   ALIRAN  PROSESNYA  
1.  Aliran  Garis  /  Repetitive  Process  
Proses   produksi   dengan   aliran   input  sampai   dengan  
output  yang  selalu  tetap.  

Perhatikan,  apabila  dikaitkan  dengan  perencanaan  tata  


letak  (lay  out)  di  bagian  awal  materi  MO,  maka  tampak  
bahwa  aliran  proses  garis  ini  timbul  sebagai  konsekuensi  
dari  tata  letak  produk/garis.
Contoh  :  Produksi  mie  instant,  surat  kabar,  dll.  

Friday, December 30, 2016 Chapter 4 | PERENCANAAN KAPASITAS


2.  Aliran  Intermiten  
Proses   produksi   dengan   kumpulan  /   kelompok  “   produk  yang  
sejenis  &  dengan   waktu  yang  terputus  – putus.  

Perhatikan,  apabila   dikaitkan  dengan  perencanaan   tata  letak  (lay  out)  di   bagian  awal  
materi   MO,  maka   tampak  bahwa   aliran  proses  intermiten   ini  timbul   sebagai   konsekuensi  
dari   tata  letak  fungsional,   dimana   proses  produksi   tidak  harus  berlangsung   terus   menerus  
dan   semua   pealatan   sejenis   diletakkan   dalam  sebuah   departemen   atau   ruangan  yang  
sama.  Contoh  :   Produksi   furniture  dan   kerjainan   lainnya  

Friday, December 30, 2016 Chapter 4 | PERENCANAAN KAPASITAS


3.  Aliran  Proyek  
Proses   produksi   dengan   pesanan  khusus   /  unik  

Apabila   dikaitkan   dengan   perencanaan   tata  letak   (lay  out),   maka  


tampak  bahwa   aliran  proses   intermiten  ini   timbul   sebagai  
konsekuensi   dari   tata  letak   posisi   tetap.  
CONTOH  :  Pesawat,   kapal,  kereta  api,  jembatan   dan   gedung

Friday, December 30, 2016 Chapter 4 | PERENCANAAN KAPASITAS


Friday, December 30, 2016 Chapter 4 | PERENCANAAN KAPASITAS
MENURUT  TIPE  ORDERNYA
1.  Proses  produksi  untuk  persediaan

Friday, December 30, 2016 Chapter 4 | PERENCANAAN KAPASITAS


2.  Proses  produksi  untuk  pesanan  

Friday, December 30, 2016 Chapter 4 | PERENCANAAN KAPASITAS


Perbedaan  Keduannya

Friday, December 30, 2016 Chapter 4 | PERENCANAAN KAPASITAS


Strategi  Operasi
A.  TIPE  STRATEGI  PROSES  
lStrategi proses atau transformasi adalah pendekatan
organisasi untuk mengubah sumber daya menjadi barang dan
jasa.
lTujuan strategi proses adalah untuk menemukan suatu
cara membuat produk barang dan jasa yang dapat memenuhi
persyaratan dari konsumen dan spesifikasi produk yang
berada dalam batasan biaya serta konstrain lainnya.
lHasil dari keputusan ini berdampak pada efisiensi produksi

jangka panjang, fleksibilitas, dan kualitas produk yang


dihasilkan. Oleh karenanya banyak strategi perusahaan
ditentukan pada saat keputusan tentang proses ini dilakukan.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Ada  4  strategi  proses  :  
1.  Strategi  Proses  :  Fokus  pada  Proses
l berarti mengatur fasilitas yang digunakan untuk operasional di sekeliling
proses untuk menghasilkan produksi dengan volume produksi rendah
tetapi variasinya tinggi. manufaktur bervolume rendah
l Dan sebagian besar perusahaan global memilih menggunakan proses
ini. Istilah lain yang sering digunakan adalah “job shop”
n Pada proses ini, penyajian fleksibilitas tinggi karena produk berpindah
diantara proses secara sebentar-­sebentar (intermittent). Setiap proses
didesain untuk melaksanakan beragam aktifitas dan menghadapi
perubahan yang sering terjadi, oleh karenanya disebut juga proses
intermittent.
n Banyak penerapan pada usaha seperti restoran dan rumah sakit.
Walaupun demikian, beberapa fasilitas dapat bekerja lebih baik dengan
menggunakan peralatan yang canggih secara elektronis maupun
komputerisasi.
n Contoh: restoran berupa bar, panggangan dan pembuat roti.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


2.  Strategi  Proses  :  Fokus  Berulang
n berarti proses produksinya berorientasi pada produk yang
menggunakan modul.
n Modul adalah bagian atau komponen suatu produk yang telah
disiapkan sebelumnya, biasanya dalam suatu proses yang
kontinyu.
n Lini proses berulang (repetitive process) mirip dengan lini
perakitan klasik.
n Penerapan secara luas pada industri perakitan baik kendaraan
maupun peralatan rumah tangga (produk elektronik). Lini ini lebih
terstruktur karenanya fleksibilitas kurang dibandingkan dengan
fasilitas yang terfokus pada proses.
l Restoran cepat saji adalah suatu contoh penggunaan modul secara

berulang, dengan proses ini memungkinkan dilakukannya


customizing yang lebih daripada proses kontinyu. Dengan cara itu,
perusahan mendapatkan keunggulan ekonomis dimana banyak
modul disiapkan.
l Contoh perusahaan makanan cepat saji-­ modul roti burger : daging,
keju, mayonase, tomat, bawang

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


3.  Strategi  Proses  :  Fokus  pada  Produk
Strategi Proses yang berfokus pada produk memiliki volume tinggi
dan variasi yang rendah, yang mana fasilitas diatur sekeliling produk.
manufaktur bervolume tinggi dan terstandardrisasi
Proses ini disebut juga proses kontinyu karena mempunyai lintasan
produksi yang panjang dan kontinyu.
Contoh yang menerapkan proses ini : Pabrik-­pabrik yang
memproduksi barang seperti kaca, timah lembaran, lampu bohlam,
minuman, baut
pada produk jasa seperti rumah sakit yang menetapkan proses
penyembuhan penyakit tertentu melalui serangkaian proses panjang.
Dengan proses seperti ini, standardisasi dan pengendalian kualitas
yang efektif dapat dilakukan.
Perusahaan yang menetapkan strategi proses seperti ini biasanya
fasilitas yang dimiliki membutuhkan biaya tetap yang tinggi tetapi
biaya variable rendah sebagai dampak dari pemanfaatan fasilitas
yang tinggi.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


4.  Strategi  Proses  :  Mass  Customization
l Mass customization bisa diartikan variasi yang dihasilkan sangat
beragam tetapi secara ekonomis mengetahui dengan tepat apa
yang diinginkan konsumen dan kapan konsumen
menginginkannya.
l Mass customization merupakan pembuatan produk barang dan
jasa yang dapat memenuhi keinginan konsumen yang semakin
unik secara cepat dan murah.
l Perusahaan yang menerapkan proses ini menghadapi tantangan
yang membutuhkan kemampuan operasional karena keterkaitan
logistik, produksi dan penjualan semakin erat.
l Para manajer operasional harus menggunakan sumber daya yang
imajinatif dan agresif untuk membentuk proses yang gesit yang
dapat memproduksi produk tertentu dengan cepat dan murah.
l Contoh : Toyota mengumumkan penyerahan mobil yg
dpesan khusus dalam waktu 5 hari

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Contoh  strategi  proses  Mass  customization  
l Industri jasa telah mulai menerapkannya, seperti jasa pelayanan
telepon menyediakan pilihan caller ID, call waiting, voice mailbox,
call forwarding sesuai kebutuhan konsumen.
l Juga pada perusahaan yang mengadakan persediaan musik di
internet yang memungkinkan konsumen memilih lagu pilihan
mereka dan memasukkannya dalam sebuah CD khusus yang
langsung bisa dikirim ke alamat masing-­masing konsumen.
l Salah satu persyaratan penting dalam mass customization adalah
adanya ketergantungan pada desain modular. Walaupun
demikian penjadwalan yang efektif dan throughput yang cepat
juga diperlukan.
l Dampak yang dapat terlihat adalah pada penurunan persediaan
dan peningkatan tekanan pada kinerja penjadwalan dan rantai
pasokan.
l Strategi proses ini sulit, tetapi hampir semua organisasi menuju
kesana dengan cara seperti yang ditujukkan dalam gambar
berikut.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


B.  PERBANDINGAN   PILIHAN  PROSES  PRODUKSI  

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Perencanaan  Kapasitas  Produksi
l Kapasitas (capacity)  adalah hasil produksi atau
volume  pemrosesan (throughput)  atau jumlah unit  
yang  dapat ditangani,  diterima,  disimpan,  atau
diproduksi oleh sebuah fasilitas dalam suatu
periode waktu tertentu.
l Kapasitas menentukan :
✳ Persyaratan modal  sehingga memengaruhi sebagian
besar biaya tetap.
✳ Menentukan apakah permintaan dapat dipenuhi atau
apakah fasilitas yang  ada berlebihan.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Beberapa  Definisi  Kapasitas  Secara  Umum
Design  capacity :  tingkat  keluaran  per  satuan  waktu  pabrik  
yang  dirancang
Rated  capacity :  tingkat keluaran per  satuan waktu yang  
menunjukkan bahwa fasilitas secara teoritik mempunyai
kemampuan memproduksinya
Standard  capacity :  tingkat  keluaran  per  satuan  waktu  yang  
ditetapkan  sebagai  “sasaran”  pengoperasian  bagi  manajemen,  
supervisi  dan  para  operator  mesin
Actual/operating   capacity :  tingkat   keluaran   rata-­rata  per  
satuan   waktu  selama  periode-­periode   waktu  yang  telah  lewat
Peak  capacity  :  jumlah  keluaran  per  satuan  waktu  yang  dapat  
dapat  dicapai  melalui  maksimasi  keluaran  &  mungkin  dilakukan  
dengan  kerja  lembur,  menambah  tenaga  kerja,  menghapus  
penundaan-­penundaan,  mengurangi  jam  istirahat,  dll
Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS
Tujuan perencanaan kapasitas :  
pencapaian tingkat utilitas tinggi dan
tingkat pengembalian investasi yg tinggi,  
penetapan ukuran fasilitas sangatlah
menentukan.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS
Contoh  salah  satu  perhitungan  
kapasitas  produksi  :  

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Penambahan  Kapasitas  produksi
Seringkali  perusahaan  dihadapkan  pada  kenyataan  
mengenai  perlunya  menambah  kapasitas  produksi.  
Penambahan  atau  peningkatan  kapasitas  produksi  
dapat  dilakukan  dengan  beberapa  alternatif,  seperti  :  
1.Penambahan  jumlah  mesin  atau  karyawan  
2.Penambahan  jumlah  jam  kerja  atau  lembur  
3.Penambahan  luas  perusahaan  
4.Memaksimalkan  kapasitas  mesin  dan  sumber  
daya  lainnya  
5.Kombinasi  dari  alternatif  yang  ada  

Friday, December 30, 2016 Chapter 4 | PERENCANAAN KAPASITAS


Kebaikan  kerja  lembur  :  
v upah   karyawan  naik   lebih  senang

v meminimumkan  rekruitmen  yang  kemudian  

diberhentikan   menghindari  turunnya  produktivitas


v dapat   mengoptimalkan  sumber  daya  yang  dimiliki  

Kelemahan  kerja  lembur  :  


v pendapatan  karyawan  berfluktuatif

v produktivitas  selama   lembur   bisa   turun

v selesainya  periode  lembur   akan   membuat   karyawan  

merasa   ‘kehilangan’   menurunkan  kinerja   biar   ada  


lembur   lagi
v penolakan  karyawanrekruitmen  

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Pertimbangan Kapasitas :
Selain integrasi dan investasi yang  ketat,  ada
4  pertimbangan khusus bagi terciptanya
kapasitas yg baik mengenai kapasitas :
1. Ramalkan permintaan secara ketat
2. Memahami teknologi dan peningkatan
kapasitas
3. Temukan volume  yang  optimal  (skala
ekonomis dan non  ekonomis)
4. Dibuat untuk perubahan

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Mengelola  Permintaan
Jika kapasitas terlalu besar,  sebagian
fasilitas akan menganggur dan akan
terdapat biaya tambahan yang  
dibebankan pada produksi yg ada.
✅ Permintaan  melebihi  Kapasitas
✅ Curtail  demand  by  raising  prices,  scheduling  longer  
lead  time.
✅ Long  term  solution  is  to  increase  capacity.

✅ Kapasitas  melebihi  Permintaan.


✅ Stimulate  market.
✅ Product  changes.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Lanjutan…

Permintaan melebihi kapasitas


Perusahaan  dapat membatasi permintaan
dengan menaikan harga,  membuat
penjadwalan dengan lead  time  yang  panjang
dan mengurangi bisnis dengan keuntungan
marginal.
Solusi jangka panjang dengan meningkatkan
fasilitas.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Lanjutan…

Kapasitas melebihi permintaan


perusahaan mungkin menginginkan
untuk merangsang permintaan melalui
pengurangan harga atau pemasaran
yang  agresif,  atau mungkin
menyesuaikan diri terhadap pasar
melalui perubahan produk.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Penyesuaian pada Permintaan
Musiman
dalam beberapa kasus,manajemen
merasa terbantu jika dapat
menawarkan produk dengan pola
permintaan yang  saling melengkapi.
Misal.  Perusahaan  menambahkan lini
mesin mobil salju pada lini mesin jet  
ski  untuk memuluskan pola
permintaan.
Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS
Manajemen  Permintaan
üPergeseran  permintaan  ke  periode  lainnya  
üInsentif,  promosi  penjualan,  kampanye  iklan  
üPenawaran  produk  atau  jasa  dengan  pola  
permintaan  countercyclical
üBermitra  dengan  pemasok  untuk  
mengurangi  distorsi  informasi  sepanjang  
rantai  pasokan

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Penyesuaian  Kapasitas  untuk  Memenuhi  Permintaan

1. Produksi  pada   tingkat   yang  konstan   dan  menggunakan  


persediaan   untuk   menyerap  fluktuasi   permintaan   (tingkat  
produksi)
2. Mempekerjakan   dan  memecat  pekerja   untuk  memenuhi  
permintaan   (demand  chase)
3. Mempertahankan   sumber  daya  untuk   tingkat  permintaan  
yang  tinggi
4. Menambah   atau  mengurangi   jam  kerja  (lembur  &  undertime)
5. Subkontrak   pekerjaan   ke  perusahaan   lain
6. Menggunakan   pekerja  paruh  waktu
7. Memberikan   layanan   atau  produk   pada  periode   waktu  
kemudian. hanya  bekerja  jika  pelanggan  bersedia  untuk  
menunggu  produk  /  jasa (  backordering )

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


JENIS  KAPASITAS
l Kapasitas  desain  (design  capacity):  the  
maximum  theoretical  output  of  a  system.
l Kapasitas  efektif  (effective  capacity):  the  
capacity  a  firm  expects  to  achieve  given  
current  operating  constraints.  Often  
lower  than  design  capacity.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


KAPASITAS  DESAIN  DAN  
KAPASITAS  EFEKTIF
Kapasitas desain (design  capacity)  adalah
output  maksimum sistem secara teoritis pada
suatu periode waktu tertentu dengan kondisi
ideal.
Kapasitas desain biasanya dinyatakan
dalam tingkatan tertentu seperti jumlah
bahan baku yang  dapat diproduksi setiap
minggu,  setiap bulan,  atau setiap tahun.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Banyak perusahaan,  pengukuran kapasitas
dapat dilakukan secara langsung,  yaitu jumlah
maksimum dari unit  yg diproduksi dalam suatu
waktu tertentu.
Contoh :  banyak tempat tidur (rumah sakit),  
jumlah anggota aktif (dalam sebuah
organisasi)  dan ukuran ruang kelas (sekolah).

Organisasi  lain  menggunakan  waktu  


kerja  total  yg  tersedia  sebagai  sebuah  
pengukuran  kapasitas  keseluruhan.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Kapasitas efektif :  kapasitas yang  
diperkirakan dapat dicapai oleh
perusahaan dengan keterbatasan operasi
yang  ada sekarang.
Kapasitas efektif biasanya lebih rendah
dari kapasitas desain,  karena fasilitas
yang  ada mungkin telah direncanakan
untuk versi produk sebelumnya atau
ukuran bauran produk yang  berbeda
dengan yang  sedang diproduksi.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


☃ Utilisasi:  Persentase kapasitas desain
yang  sesungguhnya telah dicapai.
☃ Utilisasi:  Output  Aktual/Kapasitas
Desain
Ø Efisiensi:  Persentase kapasitas efektif
yang  sesungguhnya telah dicapai.
Ø Efisiensi:  Output  Aktual/Kapasitas
Efektif
Ø Output  Aktual (atau yang  diharapkan)    =  
(Kapasitas Efektif)  (Efisiensi)
Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS
Pengukuran Kapasitas
(1).  Utilitas :  Output  aktual  :  %  kapasitas  
desain  yang  sesunguhnya  telah  dicapai.
Output
Utilitas = (%)
Kapasitas desain

(2).  Efisiensi  :  Output  Aktual  :  %  kapasitas  


efektif  yang  sesungguhnya  telah  dicapai
Output
Efisiensi = (%)
Kapasitas Efektif

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


CONTOH  1
Perusahaan  Bakery  memiliki  pabrik  yang  
memproduksi  roti  “Java  Bakery”  untuk  sarapan  dan  
ingin  memahami  kapasitasnya  dengan  lebih  baik.  
Tentukan  kapasitas  desain  (utilitas)  dan  kapasitas  
efektif  (efisiensi),  jika  
fasilitas  memproduksi  =  148.000  roti
kapasitas  efektif  pabrik  =  175.000  roti
Lini  produksi  beroperasi  7  hari/  minggu  dgn  3  giliran  
kerja  masing-­masing  8  jam/hari.  Lini  tersebut  
dirancang  untuk  memproduksi  roti  isi  keju  dan  
cokelat  dengan  tingkat  output  =  1.200  roti/jam.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Penyelesian :

Kapasitas   desain   =  (7  hari  x  3  giliran  kerja  x  8  jam)  x  (1  200  roti/jam)  
=  (168)  x  (1  200)
=  201.600   roti
Output 148.000
Utilitas = = = 73,4%
Kapasitas desain 201.600

Output 148.000
Efisiensi = = = 84,6%
Kapasitas Efektif 175.000

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


CONTOH  2
Manajer  produksi  menetapkan  output  yg  diperkirakan  
dari  lini  produksi  kedua  bagi  departemen  penjualan.  
Kapasitas  efektif  lini  kedua  =  175.000  roti.    Lini  pertama  
beroperasi  dengan  tingkat  efisiensi  84,6%  (spt  contoh-­1),  
sedangkan  output  lini  kedua  akan  lebih  sedikit  daripada  
lini  pertama  karena  pekerja  yang  tersedia  baru  direkrut  
sehingga  efisiensi  yang  diperkirakan  tidak  lebih  dari  
75%.  Berapa  output  yg  diperkirakan?

Penyelesian :
Output  =  (kapasitas  efektif)  x  (efisiensi)
=  (175.000)  x  (0,75)
=  131.250  roti.
Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS
Analisis  Titik  Impas
(Break  Even  Point  Analysis)
Tujuan:  untuk  menemukan  sebuah  titik  dalam  rupiah  dan  
unit,  dimana  biaya  sama  dengan  keuntungan/pendapatan.  
Konsep  BEP  membantu  penentuan  kapasitas  produksi.  
Perusahaan  harus  beroperasi  di  tingkat  ini  untuk  
mencapai  keuntungan.  TITIK  IMPAS dimana  pengeluaran  
perusahaan  untuk  produksi  sama  dengan  hasilnya  sehingga  
perusahaan  dalam  kondisi  impas  
lAsumsi:

Asumsi yang mendasari analisis titik impas adalah biaya


dan pendapatan ditunjukkan sebagai garis lurus sehingga
berbentuk fungsi linear.

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Pendekatan  Grafik

Friday, December 30, 2016 Chapter 4 | PERENCANAAN KAPASITAS


Rumus Titik Impas/BEP
Titik  break-­even  merupakan  titik  dimana  penghasilan  total  
sama  dengan  biaya  total  

Kasus  Produk  tunggal


Titik  impas  (dalam  unit)  =

Titik  impas  (dalam  rupiah)  =


1  -­

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Contoh  Kasus  Produk  Tunggal  1
l Contoh:  PT  X  memiliki  biaya  tetap  =  Rp  1.000.000,-­
Biaya  tenaga  kerja  Rp  12.500,-­ per  unit  Biaya  Bahan  
Baku  Rp  7.500,-­ per  unit  ,  Harga  jual  Rp  40.000,-­ per  
unit.  
Maka  :
Rp  1.000.000,-­
l BEP  x  =  -­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­ =  50  unit  
Rp  40.000,-­ -­ (Rp  12.500,-­ +  Rp  7.500,-­)  
Rp  1.000.000,-­
l BEP  rp  =  -­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­ =  Rp  2.000.000  ,-­
(Rp  12.500,-­ +Rp  7.500,-­)  
1  -­ -­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­
Rp  40.000,-­

Friday, December 30, 2016 Chapter 4 | PERENCANAAN KAPASITAS


Contoh  Kasus  Produk  Tunggal  2

BEPX &  BEP  $ ?

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS
Kasus  Multi  Produk

Dimana;;
V =  biaya  variabel  per  unit
P =  harga  per  unit
F  =  biaya  tetap
W=  Persentase  setiap  produk  dari  total  penjualan  
dalam  rupiah
i =  masing-­masing  produk

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Contoh Kasus multi  produk

Informasi dari sebuah rumah makan adalah sebagai berikut.  


Biaya tetap 35  juta rupiah  per  bulan.
Ramalan  Penjualan  
Produk Harga Biaya
tahun  (Unit)
Roti  isi  daging 29.500 12.500 7000

Minuman  ringan 8000 3000 7000

Kentang  panggang 15.500 4700 5000

Teh 7500 2500 5000

Salad 28.500 10.000 3000

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS


Penyelesaian
Biaya   1-­V Penjualan  
Harga   Jual V
Produk Variabel P Tahunan   Wi (1-­Vi/Pi)  Wi
(P) P
(V) (Ramalan*P)
A 29500 12500 0,423 0,577 206   500   000 0,446 0,257
B 8000 3000 0,375 0,625 56  000   000 0,121 0,075
C 15500 4700 0,303 0,697 77  500   000 0,167 0,116
D 7500 2500 0,333 0,667 37  500   000 0,081 0,053
E 28500 10000 0,350 0,650 85  500   000 0,185 0,119
463   000   000 0,625
Rp   35  000   000   x  12  
BEP   rp  =    -­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­ =  Rp  672   000   000 per  tahun  
0,625  
Jika   1  tahun   =  52  minggu,   1  minggu   =  6  hari,  maka   1  tahun   = 312   hari  
Rp  672   000   000
Jadi   BEP   rp  =  -­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­ =  Rp   2  153   846   20  
312  
WiA  x  BEP   rp          0,446 x  Rp  2.153.846,20  
Kapasitas   penjualan   Produk   A  per  hari  =  -­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­ =  -­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­-­ =  33  unit  
PiA                                                Rp  29.500,-­

Friday,  December  30,  2016 Chapter  4  |  PERENCANAAN  KAPASITAS