Anda di halaman 1dari 4

Nama kelompok : Bagas Antariksa (1552001)

Rizqi Wardani (15520011)


Deril Firmansyah (1552012)
Zainur Rozikin (15520060)

Etika, Penipuan, dan Pengendalian Internal

ETIKA KOMPUTER.
Penggunaan teknologi informasi dalam bisnis memiliki dampak besar terhadap masyarakat
dan meningkatkan berbagai isu etika yang berhubungan dengan kejahatan komputer, kondis
kerja, privasi, dan masih banyak lagi. Etika komputer (computer ethics) adalah “ analisis
mengenai sifat dan dampak sosial teknologi komputer serta berbagai formulasi dan justifikasi
kebijakan yang terkait untuk penggunaan teknologi semacam itu secara beritika.
Bynum mendefinisakan tingkat etika komputer: pop, para, dan teoretis.etika komputer pop
hanyalah eksposur atas berbagai cerita dan laporan yang terdapat dalam media populer
mengenai dampak baik dan buruk dari teknologi komputer. Etika komputer para melibatkan
perhatian sesungguhnya atas berbagai kasus etika komputer dan membutuhkan tingkat serta
pengetahuan tertentu dalam bidang tersebut. Etika komputer teoretis, merupakan perhatian
berbagai peneliti multidisiplin ilmu yang mengaplikasikan berbagai teori filosofi, sosiologi,
dan psikologi dalam ilmu komputer dengan tujuan untuk menghasilkan pemahaman baru
dalam bidang tersebut.
Keamanan (security) komputer adalah usaha untuk menghindari peristiwa yang tidak
diinginkan seperti tidak adanya kerahasiaan dan integritas data. Sistem keamanan mencoba
untuk mencegah penipuan dan penyalahgunaan lain sistem komputer, sistem ini bertindak
sebagai pelindung dan juga merupakan kepentingan sah dari berbagai konsituensi sistem
tersebut. Berbagai isu etika yang melibatkan kemanan timbul dari perkembangannya basis
data terkomputeresi yang dapat digunakan bersama, dan yang berpotensi menyebabkan
masalah yang tidak dapat diperbaiki atas berbagai individu melalui penyebaran informasi
yang tidak akurat ke para pengguna yang memiliki otorisasi, seperti melului laporan kredit
yang salah.
Beberapa halangan untuk akses adalah bawaan sistem teknologi informasi, tetapi beberapa
dapat dihindari melalui desain sistem berhati-hati. Beberapa faktor, yang beberapa tidak
hanya untuk sistem informasi, dapat membatasi akses ke teknologi komputer.
Komputer dapat disalahgunakan dalam banyak cara, menyalin peranti lunak berhak cipta,
menggunakan komputer perusahaan untuk kepentingan pribadi, dan melihat file-file milik
orang lain, hanyalah sedkit contoh nyata.
Sebuah perusahaan tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya atau mencapai tujuannya
jika informasinya tidak andal. Oleh karenanya, para manajer harus membuat dan
mempertahankan sistem pengendalian internal yang tepat agar dapat memastikan integritas
dan keandalan data. Karena banyak dari sistem pengendalian internal berhubungan dengan
sistem pemprosesan transaksi, para ahli sistem informasi dan akuntan berperan penting untuk
memastikan kecukupan pengendalian.

PENIPUAN dan AKUNTAN


Penipuan (fraud) merujuk pada penyajian yang salah atas suatu fakta yang dilakukan oleh
suatu pihak ke pihak lain dengan tujuan membohongi dan membuat pihak lain tersebut
meyakini fakta tersebut walaupun merugikannya. Berdasarkan hukum perdata, tindakan
penipuan harus memenuhi lima kondisi berikut ini:
1. Penyajian yang salah. Ada pernyataan yang salah atau tidak diungkapkannya suatu
fakta.
2. Fakta yang material. Fakta merupakan faktor yang substansial dalam mendorong
seseorang untuk bertindak.
3. Niat. Ada niat untyk menipu atau mngetahui bahwa pernyataan yang dimiliki
seseorang adalah salah.
4. Keyakinan yang dapat dijustifikasi.Kesalahan dalam penyajian tersebut merupakan
faktor subtansial tempat pihak yang dirugikan bergantung.
5. Kerusakan atau kerugian. Kecurangan tersebut telah menyebabkan kerusakan atau
kerugian bagi korban penipuan.
Penipuan oleh karyawan, biasanya di desain untuk mengonversi kas atau aktiva lain untuk
keuntungan karyawan
Penipuan oleh pihak manajemen, lebih sulit dijelaskan atau dilacak daripada penipuan
karyawan karena sering tidak terdeteksi hingga atas kerugiaan yang sangat besar diderita oleh
perusahaan
Penipuan oleh pihak manjemen biasanya terdiri atas tiga karekteristik khusus:
1. Penipuan tersebut dilakukan pada tingkat manjemen dia tas tingkat di mana struktur
pengendalian internal biasanya berhubungan.
2. Penipuan tersebut seringkali melibatkan penggunaan laporan keunagan untuk
membuat ilustrasi bahwa suatu entitas lebih sehat dan sejahtera daripada
sesungguhnya.
3. Juka penipuan tersebut melibatkan penyalahgunaan aktiva, penipuan sering kali
disebarkan dalam berbagai transaksi bisnis yang rumit, seringkali melibatkan pihak
ketiga.
Berbagai karakteristik penipuan oleh pihak manajemen di atas memperlihatkan bahwa pihak
manajemen sering kali dapat melakukan pelanggaran dengan melewati struktur pengendalian
internal yang seharusnya efektif, yang akan mencegah pelanggaran yang hampir dilakukan
karyawan lainnya..
Laporan tipuan dihubungkan dengan penipuan oleh pihak manajemen. Jika semua penipuan
melibatkan beberapa bentuk kesalahan laporan keuangan, untuk memenuhi definisi dibwah
kelas skema penipuanini, laporan laporan tersebut harus memberikan manfaat keuangan
langsung serta tidak langsung bagi pelakunya.

KORUPSI
Penyuapan (bribery) melibatkan pemberian ,penawaran,permintaan tau penerimaan berbagai
hal yang bernilai untuk memengaruhi seorang pejabat dalam melaksanakan kewajiban
utamnya.
Hadiah ilegal (illegal gratuity) melibatkan pemberian, penerimaan, penawaran, atau
permintaan atas sesuatu yang bernilai karena tindakan resmi yang telah di tentukan.
Pemerasan ekonomi adalah penggunaan (atau mengancam menggunakan)tekanan (termasuk
sanksi ekonomi oleh seseorang atau perusahaan untuk mendapatkan sesuatu yang
bernilaai.sesuatu yang bernialai itu dapat berupa aktiva keuangan atau ekonomi, informasi,
atau kerja sama untuk mendapatkan keputusan yang di inginkan mengenai sesuatu yang di
kaji.

PENYALAHGUNAAN AKTIVA
Pembebanan ke akun beban, pencatatanaktiva menciptakan ketidak seimbangan pelaku
kejahatan tersebut jika ingin pencurian itu tidak terdeteksi. Teknik ini memiliki keuntungan
mengurangi ekspor penjahatan tersebut dalam suatu periode
Gali lubang tutup lubang, melibatkan penggunaan cek para pelanggan, yang di terima untuk
pembayaran tagihan mereka, umtuk menutupi uang yang sebelumnya di curi oleh karyawan
Penipuan transaksi, melibatkan penghapusan, pegubahan atau penambahan transaksi yang
tidak benar untuk mengalihkan transaksi aktiva ke pelaku penipuan
Skema penipuan computer, walapun tujuan utama penipuan adalah sama –penyalahgunaan
aktiva- berbagai teknik yang digunakan, penipuan computer bisa berbeda beda
.
Pengumpulan data adalah tahap operasional dalam sistem informasi.Tujuannya adalah untuk
memastikan bahwa data kegiatan yang masuk ke sistem valit, dan bebas dari kesalahan
penting.
Penipuan operasi adalah kesalah atau pencurian sumber daya komputer perusahaan yang
sering kali melibatkan penggunaan komputer untuk melakukan kepentingan pribadi.
Penipuan manajemen bisnis data adalah proses mengumpulkan, mengatur, memformat, dan
menyajikan informasi kepada pengguna.Adapun karakteristik yang ada dalam penipuan
manajemen data yaitu :relevan, tepat waktu, akurat, lengkap dan risngkas.

KONSEP PENGENDALIAN INTERNAL


Sistem pengendalian internal terdiri dari berbagai kebijakan, praktik, dan prosedur yang di
terapkan oleh perusahaan untuk mencapai empat tujuan umum :
1. Menjaga aktiva perusahaan
2. Memastikan akurasi dan keandalan catatan serta informasi akuntansi
3. Mendorong efisiensi dalam operasional perusahaan
4. Mengukur kesesuaian dengan kebijakan serta prosedur yang di tetapkan oleh pihak
manajemen.

MEMODIFIKASI ASUMSI
Hal yang terdapat dalam berbagai tujuan pengendalian ini adalah empat asumsi dasar
tambahan yang membimbing para desainer serta auditor system pengendalian internal
1. Tanggung jawab manajemen
2. Jaminan yang lancar
3. Metode pemasaran data
4. Eksposur dan resiko