Anda di halaman 1dari 1

Terus bagaimana cara menulis proposal yang baik dan benar?

Ada beberapa hal yang harus


diperhatikan dalam membuat proposal. Walaupun anda misalnya sudah mempunyai banyak contoh
proposal kegiatan, contoh proposal usaha, contoh proposal penelitian, dan contoh proposal lainnya
sebagai bahan acuan, namun anda tetap harus memperhatikan sistematika penulisan proposal berikut
ini.
1. Pendahuluan
Pada bagian ini berisi tentang hal-hal dan kondisi umum yang melatarbelakangi dilaksanakan kegiatan
tersebut.
- Hubungan kegiatan tersebut dalam kehidupan sehari-hari(nyata)
- Point-point pembahasan pada pendahuluan ini berupa lembaran pembukaan
2. Dasar Pemikiran
- Berisi tentang dasar yang digunakan dalam pelaksanaan serda dasar hukumnya
- Jika kegiatan tersebut bukan dari organisasi, maka didasarkan secara umum, misalnya : Peraturan
Pemerintah No sekian
3. Maksud dan Tujuan
- Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut ( umum dan khusus)
- Tentukan juga keluaran ( output ) yang dikehendaki seperti apa
Contoh :
- Menciptakan lapangan usaha
- Meningkatkan kualitas Pendidikan
- Memberi pengetahuan manajerial dan leadership
4. Tema Kegiatan
Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut
5. Jenis Kegiatan
- Diperlukan untuk menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan jika kegiatannya lebih dari
satu,
- Menjelaskan bentuk dari kegiatan tersebut. Misal: berupa Seminar, Pelatihan, penyampain materi
secara lisan, Tanya jawab dan simulasi dll.
6. Target
- Berisi uraian yang lebih terperinci dari Tujuan (Point 3) terutama mengenai ukuran-ukuran yang
digunakan sebagai penilaian tercapai atau tidaknya tujuan.
Contoh :
Menjadikan santri yang melek IT serta bisa memanfaatkan media sebagai jalan memperkaya wawasan
serta menciptakan inovasi dalam bidang Pendidikan
7. Sasaran/Peserta
Menjelaskan tentang objek atau siapa yang akan mengikuti kegiatan tersebut ( atau lebih kenal
dengan peserta)
8. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Tentukan dimana, hari, tanggal, bulan, tahun serta pukul berapa akan dilaksanakan kegiatan tersebut.
9. Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Dalam Rencana Anggaran Biaya disini, hanya disebutkan jumlah total pemasukan dan pengeluaran
yang diperkirakan oleh panitia, sedangkan rinciannya dibuat dalam lampiran tersendiri dan dilengkapi
dengan titimangsa serta ditandatangani oleh Ketua/ Pimpinan serta Bendahara
10. Susunan Panitia
Pada halaman atau bagaian susunan panitia, biasanya hanya ditulis posisi yang penting-penting saja,
seperti Pelindung Kegiatan, Ketua panitia, Sekretaris, Bendahara, serta seksi kepala bagian,
sedangkan kepanitian lengkap dicantumkan dalam lampiran.
11. Jadwal Kegiatan
- Dibuat sesuai dengan perencanaan dalam kalender Kegiatan yang telah disusun sebelumnya
- Atau bisa juga ditulis terlampir, jika jadwalnya banyak.
12. Penutup
Berisi tentang harapan yang ingin dicapai dan mohon dukungan bagi semua pihak.
Jangan lupa pada bagian ini sertakan titimangsa (Tanggal pembuatan surat) yang dilengkapi dengan
tandatangan Ketua/ Pimpinan dan Sekretaris dan distemple basah.
Poin Penting :
- Buatlah Kop Surat (Kepala Surat) yang sesuai/ sama dengan stempel seperti “ Lembaga Kursus
Komputer Siap Tempur” maka stempelnya pun harus “ Lembaga Kursus Komputer Siap Tempur”
- Jika harus melampirkan copian rekening, maka buatlah rekening atas nama lembaga yang sama yaitu
“ Lembaga Kursus Komputer Siap Tempur” dan begitupun stempelnya. (Jangan sampai membuat
rekening atas nama pribadi ya..!)