Anda di halaman 1dari 2

1.

SOLE PROPRIETORSHIP

A. UD

- CARA PENDIRIAN
- Karena belum diatur dalam undang-undang, maka tata cara pendirian usaha
dagang ini cukup sederhana. Tidak ada keharusan untuk membuat dalam bentuk
tertulis dengan akta notaris. Dalam hal ini diserahkan kepada pengusaha itu untuk
menentukannya sendiri apakah cukup didirikan secara lisan, dengan akta di bawah
tangan, atau dengan akta notaris (akta otentik). Walaupun demikian, dalam
praktek usaha dagang seringkali didirikan dengan membuat akta notaris. Pendirian
dengan akta notaris ini memang lebih baik untuk kepentingan pembuktian.

- PERTANGGUNGJAWABAN
UD sama dengan pemiliknya, yang artinya, tidak ada pemisahan kekayaan
ataupun pemisahan tanggung jawab antara UD dan pemiliknya.

- CARA PEMBUBARAN
karena tidak diatur secara khusus dalam Undan-unadang, maka pembubaran UD
dapat dilakukan sewaktu-waktu. Pembubaran dapat dilakukan jika pemilik usaha
menghendaki untuk menutup usahanya. Pembubaran juga dapat terjadi karna
beberapa fektor seperti kebangkrutan dan lain sebagainya. Usaha dagang juga
dapat dibubarkan secara sepihak oleh pemerintah setempat atau fihak yang
berwajib, jika usaha tersebut terbukti melanggar peraturan yang berlaku.

2. PARTNERSHIP

A. FIRMA

- CARA PENDIRIAN
Dalam Pasal 22 KUHD disebutkan bahwa persekutuan firma harus didirikan
dengan akta otentik tanpa adanya kemungkinan untuk disangkalkan kepada pihak
ketiga bila akta itu tidak ada. Pasal 23 KUHD dan Pasal 28 KUHD menyebutkan
setelah akta pendirian dibuat, maka harus didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan
Negeri dimana firma tersebut berkedudukan dan kemudian akta pendirian tersebut
harus diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Selama akta pendirian belum didaftarkan dan diumumkan, maka pihak ketiga
menganggap firma sebagai persekutuan umum yang menjalankan segala macam
usaha, didirikan untuk jangka waktu yang tidak terbatas serta semua sekutu
berwenang menandatangani berbagai surat untuk firma ini sebagaimana dimaksud
di dalam Pasal 29 KUHD.

- PERTANGGUNGJAWABAN
Pada firma tidak ada pemisahan kekayaan firma dengan pengurus, maksudnya
adalah pertanggungjawaban firma kepada pihak ketiga mencakup sampai kepada
harta pribadi sekutu-sekutunya (ps. 33 KUHD),
- PEMBUBARAN
Pasal 1646 KUHPerdata menyebutkan bahwa ada 5 hal yang menyebabkan
Persekutuan Firma berakhir, yaitu :
1. Jangka waktu firma telah berakhir sesuai yang telah ditentukan dalam akta pendirian.
2. Adanya pengunduran diri dari sekutunya atau pemberhentian sekutunya.
3. Musnahnya barang atau telah selesainya usaha yang dijalankan persekutuan firma.
4. Adanya kehendak dari seorang atau beberapa orang sekutu.
5. Salah seorang sekutu meninggal dunia atau berada di bawah pengampuan atau dinyatakan
pailit.
Dalam prakteknya, pengunduran sendiri seorang anggota tidak selalu membuat
firma menjadi bubar. Sering kita lihat bahwa seorang anggota firma yang mundur
digantikan oleh orang lain dengan tetap mempertahankan firma yang ada.

B. CV

- PENDIRIAN
1. Membuat akta pendirian CV di notaris. Untuk membuat akta ini, minimal ada
2 orang pendiri dimana satu pendiri akan menjadi sekutu aktif dan satu
pendiri lainnya akan menjadi sekutu pasif.
2. Mendaftarkan akta pendirian CV di Kepaniteraan Pengadilan Negeri
setempat.
3. Mengurus Surat Keterangan Domisili Perusahaan
(“SKDP”) yang pengurusannyadapat dilakukan di kelurahan setempat sesuai
domisili CV Anda. Untuk dapat mengurus SKDP, Anda perlu menentukan
terlebih dahulu dimana CV Anda akan berdomisili sesuai keterangan dalam
akta pendirian CV. AndaAnda
4. Membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Badan yang dapat Anda
urus di Kantor Pajak setempat sesuai domisili CV Anda.
5. Selanjutnya Anda perlu mengurus izin usaha yang sesuai dengan bidang
usaha yang dijalankan oleh CV.
6. Terakhir, Anda perlu mengurus dokumen Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Jika yang Anda maksud adalah belum melakukan pendaftaran akta pendirian CV
di Pengadilan Negeri, maka salah satu dampaknya adalah Anda tidak bisa
mengurus dokumen legalitas lainnya, seperti izin usaha dan TDP. Jika tidak ada
dokumen legalitas, akan sulit untuk mengembangkan bisnis Anda.

- PERTANGGUNGJAWABAN