Anda di halaman 1dari 6

(https://sawitindonesia.

com/)
Beranda (https://sawitindonesia.com/) Berita  

(https://sawitindonesia.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG_20180222_161939.jpg)

Jepang Berminat Investasi Pengolahan


Limbah Cair Sawit Menjadi Alga
Qayuum Amri 
(https://sawitindonesia.com/author/qayumamri/) Feb 23, 2018

 FACEBOOK  TWITTER

 EMAIL (MAILTO:?SUBJECT=JEPANG BERMINAT INVESTASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR SAWIT MENJADI

ALGA&BODY=HTTPS://SAWITINDONESIA.COM/?P=6295)

 

PELALAWAN – Investor Jepang tertarik menanamkan investasi pengolahan limbah cair sawit atau Palm Oil
Mill Effluent (POME) menjadi algae di Kawasan Teknopolitan sawit di Pelalawan, Provinsi Riau. Dari aspek
ekonomi, teknologi ini ini membantu perusahaan maupun petani dalam peningkatan kesejahteraan karena

C t S i Wh t A
Customer Services on WhatsApp
dapat memperoleh benefit dari penjualan alga (ganggang) berbasis limbah. Bukan itu saja, pengolahan
limbah sawit ini menekan emisi gas rumah kaca di industri sawit sesuai program pemerintah Joko Widodo-
Jusuf Kalla.

Peluang ini disampaikan Toshihide Nakajima, Group Chairman eBioTechnology Holding Pte Ltd dan Dr.Sc
Makoto Watanabe, Professor Algae Biomass and Energy System R&D Center Universitas Tsukuba Jepang,
dalam Focus Group Discussion “Peningkatan Nilai Ekonomi Limbah Cair Kelapa Sawit Dan Pengurangan
Emisi Gas Rumah Kaca Dengan Budidaya Ganggang”, di Gedung Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan, Riau,
Kamis (22 Februari 2018).

Hadir pula dalam kegiatan ini antara lain HM.Harris, Bupati Pelalawan, Sahat Sinaga, Direktur Eksekutif
GIMNI, Rapolo Hutabarat, Ketua Umum APOLIN, Mustafa Daulay, Pengurus DMSI, dan Darmono
Taniwiryono, Ketua Umum Masyarakat Perkelapasawitan Indonesia (Maksi).

HM.Harris menyambut baik kedatangan investor dari Jepang ini karena mendukung pengembangan
Kawasan Teknopark Sawit Pelalawan. Selain itu, kehadiran investasi teknologi pengolahan limbah sawit ini
punya dampak positif dan bernilai tambah bagi perekonomian masyarakat petani sawit yang modern.

Untuk mendukung investasi, dikatakan Harris, pihaknya berjanji membantu kemudahan perijinan. Kendati
demikian, pemberian ijin tetap mengacu regulasi daerah dan pusat. “Dukungan lain adalah kawasan Tekno
Park ini mempunyai luas 3.700 hektare yang terbagi enam zona kawasan untuk pembangunan pabrik,”
ujarnya.

Di Jepang, sumber bahan baku alga bersumber dari lemak ikan laut dalam. Alga mempunyai kandungan fatty
acid yang sangat berguna menjadi komponen pembuatan kosmetik dan farmasi. Namun saat ini, tidak
mudah mendapatkan sumber bahan baku algae ditambah lagi produksi kian tinggi. Watanabe mengakui
limbah cair minyak sawit sangat cocok diolah menjadi alga dibandingkan minyak nabati lain. Kesesuaian ini
berdasarkan faktor melimpahnya bahan baku dan kandungan Biological Oxygen Demand (BOD) dapat
diolah menjadi 20 ppm.

Di Kabupaten Pelalawan, jumlah pabrik sawit mencapai 27 unit dan 6 diantaranya mempunyai fasilitas
penangkapan gas metan (methane capture). Sedangkan, 21 unit lain belum dilengkapi methane capture
dengan total kapasitas pengolahan berjumlah 1.125 ton TBS per hari atau setara 900 ton POME per jam.
Potensi inilah yang menjadi pertimbangan investor Jepang untuk membangun fasilitas produksi alga.

Sahat Sinaga menyebutkan ada 8 unit pabrik sawit dalam radius 20 kilometer di kawasan Tekno Park yang
dapat memasok 360 ton POME per jam untuk diolah menjadi alga. Konsorsium Investor Jepang menjadi
pembeli siaga (offtaker) produk alga tersebut. Direncanakan alga tadi dapat diolah lagi
menjadi docosahexaenoic acid (DHA).

Dalam pandangan Sahat, teknologi pengolahan limbah cair menjadi alga mempunyai efek multi ganda
(multiplier effect) kepada perekonomian lokal dan petani rakyat. Apabila dibangun fasilitas pengolahan alga,
maka dibutuhkan konsorsium bersama antara investor Jepang dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Keterlibatan BUMD inilah yang akan berkontribusi kepada kas pemasukan daerah. Sementara itu, bagi
pabrik sawit tidak lagi bergantung kepada penjualan minyak sawit mentah (CPO) apabila sudah ada produk
alga dapat meningkatkan produk alga tersebut.

“Teknologi ini dapat mengurangi jumlah kolam limbah sawit di pabrik, sehingga dapat mengurangi
pengeluaran gas emisi rumah kaca. Artinya, pengolahan limbah cair ini berdampak positif kepada lingkungan
dan program pemerintah,” kata Sahat.
Hidetoshi menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan studi kelayakan (feasibility study) proyek investasi
pengolahan POME menjadi alga pada April 2018. Studi ini melibatkan peneliti Indonesia dan PT Nutri Palma
Nabati. Harapannya, studi kelayakan ini dapat selesai dalam jangka waktu enam bulan. Diperkirakan
pembangunan fasilitas produksi alga dari limbah sawit memerlukan dana antara US$ 30 juta-US$ 60 juta.

“Untuk mengetahui berapa kapasitas produksi yang bisa dihasilkan dengan investasi tadi, kami masih
menunggu hasil studi kelayakannya,” tambah Hidetoshi.

Studi kelayakan melibatkan Universitas Tsukuba dan PT Nutri Palma Nabati. Darmono Taniwiryono, Presiden
Direktur PT Nutri Palma Nabati, mengatakan rancangan studi berjalan April tahun ini dengan pendanaan dari
Jepang. Dalam studi ini akan ada kombinasi antara Jepang dan Indonesia, teknologi Jepang mengenai
pembudidayaan alga yang tidak berklorofil nantinya menghasilkan DHA dan minyak ester berkualitas tinggi
untuk kosmetik.

Darmono menambahkan dari Indonesia berkontribusi kepada teknologi penyaringan POME untuk menekan
volume Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD). Jadi, POME tadi harus
diencerkan untuk dapat diolah menjadi produk alga. Targetnya, pembangunan fasilitas alga berada
di sembilan unit pabrik sawit di wilayah Pelalawan. Selain itu, konsorsium Jepang akan membangun pabrik
untuk mengolah alga menjadi DHA dan minyak ester. Pemasaran produk alga ditujukan kepada pasar
ekspor.

 Post Views: 511

 Alga (https://sawitindonesia.com/tag/alga/) Jepang (https://sawitindonesia.com/tag/jepang/)

Kosmetik (https://sawitindonesia.com/tag/kosmetik/) Limbah cair (https://sawitindonesia.com/tag/limbah-cair/)

You might also like More From Author

ramah-air/)
terbaru/perkebunan-kelapa-sawit-
majalah/berita-
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi- negatif/)
menjaga-sawit-dari-kampanye-
producing-countries-cpopc-
direktur-council-palm-oil-
majalah/sosok/mahendra-siregar-
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi- 100-sampai-perkebunan/)
selesaikan-kemamputelusuran-
majalah/berita-terbaru/gar-
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
Perkebunan Kelapa Sawit Mahendra Siregar, Direktur GAR Selesaikan
Ramah Air Council Palm Oil Producing Kemamputelusuran 100%
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
Countries (CPOPC) Menjaga Sampai Perkebunan
majalah/berita- Sawit… (https://sawitindonesia.com/rubrikas
terbaru/perkebunan-kelapa- (https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
majalah/berita-terbaru/gar-
sawit-ramah-air/) majalah/sosok/mahendra- selesaikan-kemamputelusuran-
siregar-direktur-council-palm- 100-sampai-perkebunan/)
oil-producing-countries-cpopc-
menjaga-sawit-dari-kampanye-
negatif/)
nuemurunakan-emisi-ghg-global/)
perkebunan-kelapa-sawit-
terbaru/berkembangnya-
majalah/berita-
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi- miliar-kepada-245-siswa/)
kucurkan-beasiswa-senilai-rp-15-
majalah/berita-terbaru/minamas-
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi- akreditasi-sni-iso-iec-170252008/)
mitra-agro-servindo-raih-
terbaru/laboratorium-penguji-
majalah/berita-
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
Berkembangnya Perkebunan Minamas Kucurkan Beasiswa Laboratorium Penguji Mitra
kelapa Sawit Menurunkan Emisi Senilai Rp 15 Miliar Kepada Agro Servindo Raih Akreditasi
GHG Global 245 Siswa SNI ISO/IEC 17025:2008
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
(https://sawitindonesia.com/rubrikas
majalah/berita- majalah/berita- majalah/berita-
terbaru/berkembangnya- terbaru/minamas-kucurkan- terbaru/laboratorium-penguji-
perkebunan-kelapa-sawit- beasiswa-senilai-rp-15-miliar- mitra-agro-servindo-raih-
nuemurunakan-emisi-ghg- kepada-245-siswa/) akreditasi-sni-iso-iec-
global/) 170252008/)

 PREV NEXT 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Your Comment

Your Name Your Email

Your Website

Saya bukan robot


reCAPTCHA
Privasi - Persyaratan

POST COMMENT

Recent Posts

Perkebunan Kelapa Sawit Ramah Air


(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
majalah/berita-terbaru/perkebunan-
kelapa-sawit-ramah-air/)
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
Feb 28, 2018
majalah/berita-
terbaru/perkebunan-
kelapa-
sawit-
ramah-air/)

Mahendra Siregar, Direktur Council Palm


Oil Producing…
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
majalah/sosok/mahendra-siregar-direktur-
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
council-palm-oil-producing-countries-
cpopc-menjaga-sawit-dari-kampanye-
majalah/sosok/mahendra-
negatif/)
siregar-
Feb 28, 2018
direktur-
council-
palm-oil-
producing-
countries-
cpopc-
menjaga-
sawit-dari-
kampanye-
negatif/)

GAR Selesaikan Kemamputelusuran


100% Sampai Perkebunan
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
majalah/berita-terbaru/gar-selesaikan-
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
kemamputelusuran-100-sampai-
majalah/berita-
Beranda perkebunan/)
(https://sawitindonesia.com/) Berita  Tentang Kami (https://sawitindonesia.com/tentang-kami/)
terbaru/gar- Feb 28, 2018 Susunan Redaksi (https://sawitindonesia.com/susunan-redaksi/)
Pembelian Majalah  Bank Data (https://sawitindonesia.com/bank-data/)
selesaikan-
Hubungi Kami (https://sawitindonesia.com/hubungi-kami/)
kemamputelusuran-
100-sampai-
© 2016 - All Rights Reserved.
perkebunan/)

Berkembangnya Perkebunan kelapa


Sawit Menurunkan Emisi…
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
majalah/berita-terbaru/berkembangnya-
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
perkebunan-kelapa-sawit-nuemurunakan-
majalah/berita- emisi-ghg-global/)
Feb 28, 2018
terbaru/berkembangnya-
perkebunan-
kelapa-
sawit-
nuemurunakan-
emisi-ghg-
global/)

Minamas Kucurkan Beasiswa Senilai Rp


15 Miliar Kepada…
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
majalah/berita-terbaru/minamas-
kucurkan-beasiswa-senilai-rp-15-miliar-
(https://sawitindonesia.com/rubrikasi-
kepada-245-siswa/)
majalah/berita-
Feb 27, 2018
terbaru/minamas-
kucurkan-
beasiswa-
senilai-rp-
15-miliar-
kepada-245-
siswa/)

Facebook Fanpage

Majalah Sawit Indonesia


4,488 likes

Like Page Share

Be the first of your friends to like this