Anda di halaman 1dari 2

1:J.

Lash I'Low J:rce caaf, flow dapm dwrtilun d,r,n lcu ymtl ,emdu, untuk d,haSkan kepada para
pcmeganll ,sham aU,u perrul,k ,etelah petuuh'un melAkukzn 'nve'truJ pada f',xed arct takt,va tetap dan
workme cspal (mod,I keW yzng diperlukan untuk kelangsungan uahanyu Dengan kala IJun. free cuh flow
adalah kas yan8 ten.d,a d,ata, kebutuhan uwc,tav yang menguntun9Jan (Sartono. 2001) 2.7.1 Mafaat Ca,h
Flow Cash Flow mempunyai manfaat bagi para pemegang saham arau pemilik dan rrmajaer. Manfaat dari
pemegang saham adalah cash flow dilyagikm dalam bentuk dividen. Dividen merupakan bentuk keuntungan
secara Iangsung dapat menmgkatkan kesejahteraan pemegang saham. oleh karena itu pembayan dividen
sangat diharapkan oleh pemegang saham Besar kealnya jumlah dividen yang diterima oleh pemegang saham
proporsional dengan jumlah kepemilikan pemegang saham dalam perusahaan dalm bentuk lembar saham.
Beberapa manfaat cash fiow bagi manajer dan perusahaan antara lain: 1. Free cash flow dapat digunakan
untuk mendanai kegiatan investasi perusahaan yang mempunyai net present value positif 2. Manajer
dapat digunakan free cash flow untuk membiayai fasilitas-fasilitas seperti fasilitas kantor dan fasilitas
pribadi. 3 Free cash flow dapat digunakan untuk menambah investasi dalam perusahaan dalam bentuk
laba yang ditahan. Pemcgang saham selalu menghendaki agar free cash flow yang dihasiikan perusahaan
sela!u meningkat dari tahun ke rahun lcarena dengan adanya peningkatan free cash flow yang dihasilkan akan
se.jalan dengan meningkatnya kesejahteraan dan manfaat yang akan diperoleh baik bagi pemegang saham
maupun bagi manajer

Free cash flow dapat dihirung berdas-ulcnn rumus CF Pendapatan Total - PenSeluaran Total 2.8.Pengertian
Loss (Kerugian) Loss adalah menurunnya ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi yang sifatnya
insidentil dan bukan kegiatan utama entitas dan dari seluruh transaksi kejadian lainnya yang mempengaruhi
entitas selama periode teflentu kecuali yang berasal dari biaya atau pemberian kepada pemilik (priver).

IIA n 3 MET()I)F: PENEI.ITIAN 3.1. Tempat dan Jadwal Penelitian Pada penelitian ini penulis akan
me::jelaskan Analisa Kelayakan Investasi Alat Radiologi Di Rumah Sakit Umum Kecamatan Pesanggrahan.
Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Kecamatan Pesanggrahan yang Ada di Jakana 3.2.
Kerangka Penelitian

3.3. Metodt Prnrliii,,, Me,ode surve, a mempakan metode perWm,pulan d,ta pr.met yng mugWnakn b C d
pertanyaan lisan dan te:tul,, Metode su'vei memerlukw, adanya korwle atsu hubungzn Ant" penel,u dengan
subject (responden) penel,uan untuk mempemleh dma yang dibutuhkan Data yan8 diperolch sebagian bcsar
merupakm dara dcskriptif akm terapi pengumpulan data dapat dirancarW untuk menjelaskm ,ebab- akibat atau
mengungkapkan ide-Jde Umumnya digunakan untuk mengumpulkan data yang sama dan banyak subjek 2.
Metode Obsen'asi Metode observasi adalah pencatatan pola perilaku subject,objek, atau kejadian yang
sistematik tanpa adanya pertanyaan atau komunikasi dengan individu- induvidu yang diteliti. kelebihar dari
metode mi adaiah data yang dikumpulkan umumnya tidak terdistorsi,lebih akurat dan bebas dari respon bias,
metode ini menghasilkan data yang Jebih rinci mengenai perilaku, benda, atau kejadian 3.4. Metode
Pengambilan Data Pada penelitian ini penulis menggunakan data primer. Data primer adalah sumber
data yang diperoleh langsung dari sumber asli (tdak melalui media perantara). Data primer dapat berupa
opini, subjek secara individualkelompok. kegiatanJkejadian dan hasil pengujian. 3.5.Metode Analisa
Data Setelah d,lakukan pengambilan data penelitian berupa data keuangan rumah sakit terkait
investasi Linac, Ialu penulis akan melakukan analisa data

untuk mengetahui anahsa nilai Free Cash Flow. Net Present Value Untuk mengetahui analisa teresebut maka
penulis melakukan perhitungan dengan rumus: Cash Flow Pendapatan total - Pengeluaran Total NPV _Io
CFn (1 i)" 3.6. Alat dan Bahan Penelitian No 1 2 Alat dan Bahan Data Keuangan Ruang Radiologi
Ms Excel 3.7. Kesimpulan Awal Ho NPV O maka investasi layak dilaksanakan Ha ; NPV O maka
investasi tidak layak dilaksanakan