Anda di halaman 1dari 6

REKAYASA IDE

“KALKULUS DIFERENSIAL ”

OLEH :

PREDI M. SINAGA

NIM.4172141029

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BILOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2017
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karna atas berkat dan
rahmatnya saya dapat menyelesaikan tugas makalah mata kuliah KALKULUS ini yang
berjudul ‘Rekayasa Ide’.kami berterima kasih kepada ibu dosen yang bersangkutan yang
sudah memberikan bimbingannya.

Tugas ini memiliki banyak kekurangan oleh karena itu kami minta maaf jika ada
kesalahan dalam penulisan kami dan kami juga mengharapkan kritik dan saran dalam tugas
ini agar di lain waktu kami bisa membuat tugas dengan lebih baik lagi.

Akhir kata saya ucapkan terima kasih semoga apa yang saya kerjakan bisa bermanfaat
bagi orang lain.

Medan, 27 november 2017

Penulis,

Predi M. Sinaga
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rekayasa ide merupakan pemberian solusi penyelesaian terhadap suatu masalah
sederhana. Di dalam rekayasa ide ini mahasiswa berlatih meneliti atau menganalisis soal-soal
penyelesaian tentang fungsi satu-satu. Pada penelitian ini kita mengembangkan solusi yang
paling mudah menyelesaikan soal fungsi melalui pemikiran yang kreatif. Di dalam kehidupan
sehari-hari rekayasa ide sangat diperlukan untuk membuat suatu ide yang lebih baru demi
untuk pengembangan suatu masalah.

Permasalahan
1. Bagaimana metode yang umum diterapkan pada materi tersebut, apakah mudah dipahami dan
sesuai dan benar.
2. Mencari dan membandingkan adakah metode penyelesaian yang lebih sederhana untuk
menyelesaikan permasalahan pada materi tersebut.
3. Apakah kelebihan dan kekurangan setiap metode yang digunakan dalam penyelesaian sistem.

Tujuan Penelitian
1. Membuat ide baru dalam menyelesaikan soal beserta pembuktiannya dengan menggunakan
metode yang lebih baru.
2. Melatih diri untuk menganalisa kumpulan informasi yang diperoleh dan berpikir kreatif.
3. Mengasah kemampuan berpikir kritis dengan cara membandingkan informasi dari beberapa
sumber referensi dan ide yang diberikan
4. Menemukan suatu permasalahan sehubungan dengan materi kalkulus differensial.
BAB II
ISI
ALTERNATIF YANG SUDAH ADA

Rumus – Rumus Turunan Fungsi Matematika

Rumus 1 : Jika y = cxn dengan c dan n konstanta real , maka dy/dx = cn xn-1

Contoh :
y = 2x4 maka dy/dx = 4.2x4-1 = 8x3
kadang ada soal yang pakai pangkat pecahan atau akar
y = 2√x = 2x1/2 turunannya adalah 1/2.2 x (1/2-1) = x -1/2 = 1/√x

Rumus 2 : Jika y = c dengan c adalah konstanta maka dy/dx = 0


contoh jika y = 6 maka turunannya adalah sama dengan nol (0)

Rumus 3 : Jika y = f(x) + g(x) maka turunannya sama dengan turunan dari masing-
masing fungsi = f'(x) + g'(x)
contoh
y = x3 + 2x2 maka y’ = 3x2 + 4x
y = 2x5 + 6 maka y’ = 10x4 + 0 = 10x4

Rumus 4 : Turunan Perkalian Fungsi Jika y f(x).g(x) maka y’ = f'(x) . g(x) + g'(x) . f(x)
contoh
y = x2 (x2+2) maka
f(x) = x2
f'(x) = 2x
g(x) = x2+2
g'(x) = 2x
kita masukkan ke rumus y’ = f'(x) . g(x) + g'(x) . f(x)
y’ = 2x (x2+2) + 2x . x2
y’ = 4x3 + 4x (jawaban ini juga bisa sobat peroleh dengan mengalikan terlebih dahulu lalu
menggunakan rumus 3)

Rumus 5 : ef(x) maka dy/dx = ef(x).f'(x)


contoh :
y = e2x+1
f(x) = 2x+1
f'(x) = 2
maka f’ = e2x+1 . 2 = 2e2x+1
Rumus 6 : Turunan Trigonometri Sin

Jika sobat punya y = sin f(x) maka turunannya adalah y’ = cos f(x) . f'(x)
contoh :
y = sin(x2 + 1) maka
y’ = cos (x2 +1) . 2x = 2x. cos (x2 +1)

Rumus 10 : Turunan Trigonometri Cos

Jika sobat punya y = cos f(x) maka turunanya adalah y’ = -sin f(x). f'(x)
contoh :
y = cos (2x+1) maka turunannya
y’ = -sin (2x+1) . 2 = -2 sin (2x+1)

Rumus Turunan Kedua

turunan kedua sama dengan turunan dari turunan pertama (sobat turunkan sebanyak
dua kali). Turunan kedua sobat peroleh dengan menurunkan turunan pertama.

Contoh:
Turunan kedua dari x3 + 4x2
turunan pertama = 3x2 + 8x
turunan kedua = 6x + 8

BETTER IDEA
Fungsi turunan merupakan suatu hal yang rumit dipelajari karna sangat berhubungan
dengan integral. Artinya di sisi setiap mempelajari yang namanya fungsi turunan sedikit
banyaknya kita pasti menyinggung yang namanya integral.
Dalam konteks ini syaa menyarankan dalam untuk lebih meningkatkan keefektifan
dalam belajar, materi turunan hendaknya digabiung dengan materi integral. Dengan begitu
akan terjadi hubungan timbal balik yang menyenangkan dengan materi yang akan di pelajari
Salah satu cara untuk menggabungkan hal tersebut adalah pengadaan soal yang
memerlukan jawaban dari turunan sekaligus integral. Maka akan terjadi jawaban yang
bervariasi namun memiliki soal yang sama. Metode ini saya namakan ( differensial- integral)
Untuk memperkuat materi tersebut saya berikan sebuah contoh soal yang sederhana.
Tentukan differensial-integral dari soal berikut: f(x)= 3x3 +5x2+10x-2
Jawab:f(x)= 3x3 +5x2+10x-2
f ‘(x)= 9x2 +10x+10 {1}
∫f(x)= ∫ (3x3 +5x2 +10x-2)
f(x) = 4/3x4 + 5/3 x3 + 11/10 x11 – 2x {2}

Dari contoh soal diatas didapatkan 2 versi jawaban yang sama, yaitu integral dan
diferensial. Dengan mengandalkan metode ini kita akan belajar lebih evektif dan lebih
menyenangkan.

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Dari pembahasan yang saya buat saya menyimpulkan untuk mempermudah
mempelajari turunan dan integral, maka harus dipelajari dalam satu materi dan dalam satu
model pembahasan. Dengan begitu akan didapatkan pembelajaran yang efektif dan
menyenangkan.
Saran
Saya menyarankan, semoga dengan adanya tugas ini mahasiswa bisa berbagi ide ide
yang telah mereka dapat antara mahasiswa, sehingga akan tercipta jalan terbaik dalam
mengerjakan soal soal yang berkaitan dengan kalkulus.

DAFTAR PUSTAKA

Prayudi. 2006. Kalkulus Fungsi Satu Variabel. Yogyakarta : GRAHA ILMU

Soemartojo, N. 1993. Kalkulus. Jakarta : ERLANGGA