Anda di halaman 1dari 55

Evaluasi 1

Jawablah pertanyaan pertanyaan berikut ini dengan tepat !

1. Jelaskan dengan contoh perbedaan antara reaksi reversible dan reaksi irreversible !
Pembahasan:
Ireversibel : reaksi searah, artinya, suatu saat reaksi ini akan terhenti. karena
produk tidak bisa kembali membentuk reaktan. (laju reaksi merupakan contoh reaksi
Ireversibel, karena ketika konsentrasi preaksi/reaktan habis, reaksi akan terhenti)
Reversibel : reaksi dua arah, artinya, reaksi tidak akan terhenti. karena produk bisa
kembali menjadi reaktan. (kesetimbangan adalah contoh reaksi reversibel)
2. Apakah reaksi perkaratan besi merupakan reaksi reversible ? Jelaskan!
Pembahasan:
Tidak, karna perkaratan besi merupakan contoh reaksi irrivesible, sedangkan
reaksi irreversible merupakan reaksi satu arah, tidak setimbang, dan sesungguhnya tidak
ada reaksi kimia yang betul-betul tidak dapat balik. Sedangkan reaksi reversible adalah
reaksi yang dapat balik dan setimbang.
3. Tuliskan ciri-ciri reaksi kesetimbangan.
Pembahasan :
a. Terjadi dalam ruangan (sistim) tertutup
b. Kecepatan reaksi penguraian sama dengan kecepatan reaksi pembentukan
c. Reaksi dapat balik (reversible)
d. Secara makroskopis pada keadaan setimbang tidak terlihat adanya perubahan,
karena konsentrasi zat-zat di ruas kanan atau kiri dalam keadaan tetap. Namun,
secara mikroskopis reaksi berlangsung terus-menerus dalam dua arah yang
berlawanan dengan kecepatan yang sama. Hal ini disebut kesetimbangan dinamis.

4. Apa perbedaan antara kinetika reaksi dengan kesetimbangan kimia ?


Pembahasan :
a. Kinetika kimia adalah studi tentang kecepatan (speed) atau laju (rate) reaksi
kimia. Salah satu tujuan utama mempelajari kinetika kimia adalah untuk
mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi reaksi kimia. Sedangkan
b. Kesetimbangan kimia merupakan keadaan reaksi bolak-balik dimana laju reaksi
reaktan dan produk sama dan konsentrasi keduanya tetap. Kesetimbangan kimia
hanya terjadi pada reaksi bolak-balik dimana laju terbentuknya reaktan sama
dengan laju terbentuknya produk.
5. Jelaskan pentingnya pengetahuan tentang kesetimbangan kimia !
Pembahasan :
Pengetahuan tentang kesetimbangan kimia sangat penting bagi kehidupan sehari-
hari karna dengan mengetahui faktor dan manfaatnya maka akan menambah
pengetahuan dan ilmu khususnya tentang Faktor Laju Reaksi, Faktor Kesetimbangan,
Faktor Ekonomi dan pengetahuan tentang bagaimana penerapannya dalam bidang
industri dan dalam tubuh manusia.
6. Bagaimana perubahan konsentrasi pereaksi pada saat kesetimbangan tercapai ?
Pembahasan:
Konsentrasinya tetap
7. Bagaimana perubahan konsentrasi produk reaksi saat kesetimbangan tercapai ?
Pembahasan :
Saat tercapai kesetimbangan jumlah zat-zatnya baik reaktan maupun produk tidak
lagi berubah. konsentrasi tetap.
8. Jelaskan perubahan laju reaksi saat akan mencapai keadaan setimbang, apakah semakin
cepat atau semakin lambat ?
Pembahasan :
Ada sebagian reaksi kimia yang akan berhenti ketika salah satu atau semua
pereaktanya habis, seperti peristiwa pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi).
Reaksi semacam ini disebut reaksi berkesudahan atau tak dapat balik (irreversible).
Sebagian lain ada reaksi kimia yang tidak pernah berhenti secara mkroskopis, sebab
produk reaksinya akan bereaksi kembali membentuk zat-zat pereaktan. Sebagai contoh
pada reaksi pembentukan gas ammonia dari gas hydrogen dan gas nitrogen. Reaksi
tersebut tidak berhenti karena gas ammonia yang terbentuk akan terurai kembali menjadi
gas hydrogen dan Nitrogen. Reaksi semacam ini disebut reaksi dapat balik (reversible).
Peristiwa ini akan terus berlangsung sampai kecepatan reaksi maju sama dengan
kecepatan reaksi balik. Pada tahap inilah dikatakan suatu reaksi balik telah mencapai
kesetimbangan..
9. Bagaimana laju reaksi maju dan laju reaksi balik pada reaksi kesetimbangan ?
Pembahasan:
kecepatan reaksi maju/ke kanan = reaksi balik/ke kiri maka seakan-akan reaksinya
sudah berhenti.
10. Bagaimana cara membedakan reaksi yang berlangsung sempurna dengan reaksi
kesetimbangan ?
Pembahasan:
Reaksi yang dapat berlangsung dalam dua arah disebut reaksi dapat balik
(reversibel). Apabila ... α = 1 berarti terjadi penguraian sempurna. Sedangkan reaksi
kesetimbangan reaksi bolak balik dimana produk dan reaktannya sama.
11. Apa yang dimaksuddengan kesetimbangan dinamis ?
Pembahasan:
Kesetimbangan Dinamis adalah suatu reaksi bolak-balik pada saat konsentrasi
tetap tapi sebenarnya masih tetap terjadi reaksi terus menerus.
12. Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut.
2 SO3(g) ⇌ 2 SO2(g) + O2(g)
Sebanyak 0,4 mol gas SO3 dimasukkan kedalam wadah tertutup dengan volume 1,0 L,
ternyata pada saat terjadi kesetimbangan, terbentuk 0,172 mol gas O2.
a. Berapakah konsentrasi masing-masing gas setelah tercapai kesetimbangan ?
b. Gambarkan diagram reaksi yang terjadi berdasarkan perubahan konsentrasi sebagai
fungsi waktu.
13. Jelaskan mengapa tetapan kesetimbangan lebih besar dari 1 bila tetapan laju reaksi arah
maju lebih besar dari pada tetapan laju reaksi arah balik.
Pembahasan :
Karena Jika terhadap suatu kesetimbangan dilakukan suatu aksi (tindakan)
maka reaksi akan bergeser untuk menghilangkan pengaruh aksi itu.
14. Tuliskan pernyataan kesetimbangan Kc untukbreaksi-reaksi berikut :
a. 2 NOCl(g) ⇌ 2 NO(g) + Cl2(g)
b. 2 H2O(g) + 2 SO2(g) ⇌ 2 H2S(g) + 3 O2(g)
c. P4(g) + 3 O2(g) ⇌ P4O6(g)
Pembahsan :
a. Kc = [NO]2[Cl2]
[NOCl]2
b. Kc = [H2S]2 [O2]3
[H2O]2 [SO2]2
c. Kc = [P4O6]
[P4][O2]3
15. Pada suhu 1.500 K, BrF3 terurai pada keadaan setimbangan menerut reaksi berikut :
2 BrF5(g) ⇌ Br2(g) +5 F2(g)
Pada keadaan kesetimbangan, [ BrF5] = 0,0064 mol/L, [Br2] = 0,0018 mol/L dan [ F2 ] =
0,0090 mol/L.
Hitunglah nilai Kc untuk reaksi tersebut.
Pembahasan :
2 BrF5(g) ⇌ Br2(g) +5 F2(g)
M :
R : -
S :0,0064 0,0018 0,0090
Kc = [Br2] [F2]5
[BrF5]2
= [0,0018] [0,0090]5
[0,0064]2
= 25,3125 x 10-16

16. Gas amonia dimasukkan kedalam wadah tertutup dan dipanaskan pada suhu tertentu
sampai terjadi kesetimbangan berikut :
2 NH3(g) ⇌ N2(g) + 3 H2(g)
Pada keadaan setimbang,[ NH3 ] = 0,0225 M, [ N2 ] = 0,144 M, dan [ H2 ] = 0,342 M.
Hitunglah tetapan kesetimbangan Kc untuk reaksi ini pada suhu yang sama.
Pembahasan :
Kc = [N2] [H2]3
[NH3]2
= [0,144] [0,342]3
[0,0225]2
= 0,21888 x 103
17. Dalam ruang 1 L pada suhu tertentu terdapat kesetimbangan gas sebagai berikut.
A(g) + B(g) ⇌ C(g) + D(g)
Dari reaksi tesebut diperoleh data :
Keadaan [ A ], mol/L [ B ], mol/L [ C ], mol/L [ D ], mol/L
Mula-mula 1 1 - -
Reaksi 0,8 0,8 0,8 0,8
setimbang 0,2 0,2 0,8 0,8
Berapakah harga tetapan kesetimbangan Kc untuk reaksi tersebut ?

Pembahasan :

Kc = [C] [D]

[A] [B]

0,8 0,8
=[ 1 ] [ 1 ]

0,2 0,2
[1][1]

= 0,64

0,4

= 1,6

18. Dalam ruangan 5 liter berlanggsung reaksi kesetimbangan: 2SO3(g) ⇌ 2SO2(g) +


O2(g). Jika dari pemanasan 1 mol gas SO3 diperoleh 0,25 mol gas O2, hitunglah nilai
tetapan kesetimbangan Kc.
Pembahasan :
2SO3(g) ⇌ 2SO2(g) + O2(g).
M : 1
R : 0,5 0,5 0,25 -
S : 0,5 0,5 0,25
Kc = [SO2] [O2]
[SO3]2
0,5 2 0,25
=[ ] [ 5 ]
5
0,5 2
[ ]
5

= [0,1]2 [0,05]
[0,1]2
= 0,05

19. Diketahui reaksi kesetimbangan : 2CO(g) + O2(g) ⇌ 2CO2(g). Pada suhu tertentu, 4
mol gas CO direaksikan dengan gas O2, ternyata dalam kesetimbangan terdapat 2 mol
gas CO. Jika volume ruangan 10 liter dan harga Kc = 4,berapa mol gas O2 yang
diperlukan dalam reaksi tersebut ?
Pembahasan :
2CO(g) + O2(g) ⇌ 2CO2(g)
M :4
R :2 2 -
S :2 2
Kc = [CO2]2
[O2][CO]2
2
4 = [ ]2
10
2
[O2] [10]2

0,16 [O2] = 0,04


0,04
[O2] = 0,16

= 0,23
20. Diketahui reaksi : N2O4(g) ⇌ 2NO2(g). Jika N2O4 dibiarkan mencapai kesetimbangan
pada suhu tertentu, saat setimbang jumlah mol kedua gas sama. Hitunglah derajat
disosiasi N2O4.
Pembahasan :
Misalkan dalam keadaan setimbanga adalah 1 mol
𝑚𝑜𝑙 𝑡𝑒𝑟𝑢𝑟𝑎𝑖
∝ = 𝑚𝑜𝑙 𝑚𝑢𝑙𝑎−𝑚𝑢𝑙𝑎 x 100%
1
= 2 x 100%

= 50%
21. Gas N2O4 mengalami disosiasi sebesar 50% menjadi gas NO2 pada pemanasan dengan
suhu tertentu. Pada saat kesetimbangan tercapai, berapakah harga Kc ?
22. Reaksi kesetimbangan hipotetik terjadi melalui reaksi sebagai berikut.
1) A(g) + B(g) ⇌ C(g) + D(g) K1 = ?
2) C(g) + D(g) ⇌ E(g) + F(g) K2 = ?
3) A(g) + B(g) ⇌ E(g) + F(g) K3 = ?
a) Tuliskan pernyataan kesetimbangan Kc untuk semua reaksi diatas.
Pembahasan :
1) Kc = [C][D]
[A][B]
2) Kc = [E][F]
[C][D]
3) Kc = [E][F]
[A][B]
b) Tunjukkan bahwa K3 = K1 x K2
Pembahasan :
K3 = K1 x K2
[E][F] = [C][D] X [E][F]
[A][B] [A][B] [C][D]
[E][F] = [E][F]
[A][B] [A][B]
23. Tetapan kesetimbangan untuk reaksi : 2 SO2(g) + O2(g) ⇌ 2 SO3(g) pada suhu tinggi
adalah 279. Berapakah nilai tetapan kesetimbangan untuk reaksi-reaksi berikut pada
suhu yang sama ?
1
a) SO2(g) + O2(g) ⇌ SO3(g)
2

b) 2 SO3(g) ⇌ 2 SO2(g) + O2(g)


24. Pada suhu tertentu, Kc = 6,5 x 102 untuk reaksi berikut.
2 NO(g) + H2(g) ⇌ N2(g) + 2 H2O(g)
Hitunglah nilai Kc untuk setiap reaksi berikut.
1
a) NO(g) + H2(g) ⇌ N2(g) + H2O(g)
2

b) 2 N2(g) + 4 H2O(g) ⇌ 4 NO(g) + 4 H2(g)


25. Suatu reaksi kesetimbangan memiliki nilai tetapan kesetimbangan = Kc.
Tentukan nilai tetapan kesetimbangan yang baru ( nyatakan dalam Kc) jika pada reaksi
kesetimbangan tersebut diberiperlakuan sebagai berikut.
a. Reaksi dibalik → Kc’ = ..............
b. Koefisien reaksinya dikalikan n → Kc’ = ..............
c. Koefisien reaksinya dibagi n → Kc’ = ..............
26. Diketahui dua buah reaksi sebagai berikut.
Reaksi I : 2 X2(g) + Y2(g) ⇌ 2 X2Y(g)
1
Reaksi II : X2Y(g) ⇌ X2(g) + Y2(g)
2

Jika nilai Kc untuk reaksi I adalah 4, dalam kondisi yang sama, berapakah nilai Kc untuk
reaksi II ?
27. Hitunglah nilai Kc untuk reaksi-reaksi berikut :
a. CO(g) + Cl2(g) ⇌ COCl2(g) Kp = 3,9 x 10-2 pada 1.000 K
b. S2(g) + C(s) ⇌ CS2(g) Kp = 28,5 pada 500 K
c. H2(g) + I2(s) ⇌ 2 HI(g) Kp = 49 pada 730 K
28. Nilai Kp untuk penguraian termal kalium klorat pada suhu tinggi adalah 27. Berapakah
tekanan parsial gas oksigen dalam wadah tertutup, jika reaksi penguraian ini mencapai
kesetimbangan pada suhu yang sama sesuai dengan reaksi berikut :
2 KClO3(s) ⇌ 2 KCl(s) + 3 O2(g)
29. Untuk reaksi berikut, Kp = 0,262 pada 1.000 oC :
C(s) + 2 H2(g) ⇌ CH4(g)
Pada keadaan setimbang, tekanan parsial H2 = 1,22 atm. Berapakah tekanan parsial CH4
pada keadaan ini ?
30. Amonium hidrogen sulfida teruraimenurut persamaan reaksi berikut, dengan Kp = 0,11
pada 250 oC:
NH4HS(s) ⇌ H2S(g) + NH3(g)
Jika 55,0 g NH4HS(s) ditempatkan dalam wadah tertutup 5,0 L, berapakah tekanan parsial
NH3 pada keadaan setimbang ?
31. Apa pengaruh penurunan tekanan melalui peningkatan volume terhadap setiap sistem
berikut pada kesetimbangan ?
a. 2 CO(g) + O2(g) ⇌ 2 CO2(g)
b. 2 NO(g) ⇌ N2(g) + O2(g)
c. Ni(s) + 4 CO(g) ⇌ Ni(CO)4(g)
32. Apa pengaruh penurunan temperatur terhadap sistem kesetimbangan berikut ?
a. I2(g) + H2(g) ⇌ 2 HI(g) ∆Ho = -9,45 kJ/mol
b. PCl5(g) ↔ PCl3(g) ⇌ Cl2(g) ∆Ho = 92,5 kJ/mol
c. 2 SO2(g) + O2(g) ⇌ 2 SO3(g) ∆Ho = -198 kJ/mol
a.
33. Tuliskan pernyataan kesetimbangan Kc untuk reaksi-reaksi berikut berikut.
a. 2 H2O2(g) ⇌ 2 H2O(g) + O2(g)
Pembahsan : Kc = [H2O]2 [O2]
[H2O]2
b. 2 ZnS(s) + 3 O2(g) ⇌ 2 ZnO(s) + 2 SO(g)
Pembahsan : Kc = [ZnO]2 [SO]2
[O2]3 [ZnO]2
c. NH3(g) + HCl(g) ⇌ NH4Cl(s)
Pembahsan : Kc = [NH2Cl]
[HCl] [NH3]
d. NaF(s) + H2SO4(l) ⇌ NaHSO4(s) + HF(g)
Pembahsan : Kc = [NaHSO4] [HF]
[H2SO4] [NaF]
34. Berdasarkan nilai tetapan kesetimbangan, manakah dari reaksi-reaksi berikut yang
menghasilkan produk reaksi yang lebih banyak ?
a. NH3(g) + H2O(l) ⇌ NH4+(aq) + OH-(aq) K = 1,8 x 10-5
b. Au+(aq) + 2 CN-(aq) ⇌ Au(CN)2(aq) K = 2 x 1038
c. PbC2O4(s) ⇌ Pb2+(aq) + C2O42-(aq) K = 4,8
35. Untuk reaksi : CO(g) + H2O(g) ↔ CO2(g) + H2(g), Nilai tetapan kesetimbangan Kc
pada suhu 250 oC adalah 1,845. Sebanyak 0,500mol CO dan 0,500 mol H2O diisikan ke
dalam wadah 1 L pada suhu ini dan dibiarkan bereaksi sampai keadaan kesetimbangan.
Berapakah konsentrasi semua gas pada keadaan setimbang ?
36. Untuk persamaan reaksi berikut, Kc = 7,9 x 1011 pada 500 K:
H2(g) + Br2(g) ⇌ 2 HBr(g)
Hitunglah nilai Kc untuk setiap reaksi berikut :
1 1
a. H2(g) + 2 Br2(g) ⇌ HBr(g)
2

b. 2 HBr(g) ⇌ H2(g) + Br2(g)


c. 4 HBr(g) ⇌ 2 H2(g) + 2 Br2(g)
37. Reaksi oksidasi gas nitrogen monoksida diudara diamati pada 184℃ dengan tekanan
awal NO dan O2 masing 1.000 atm. Pada keadaan setimbang, tekanan O2 = 0,506 atm.
Hitunglah nilai Kp bila reaksi berlangsung menurut persamaan reaksi :
2NO(g) + O2(g) ) ⇌ 2NO2(g)
38. Pada temperatur tertentu, nitrosil bromida terurai sesuai dengan reaksi :
2NOBr(g) ⇌ 2NO(g) + Br2(g) ∆𝐻 = +16,1 kJ
Bila dalam suatu wadah tertutup rapat pada awalnya terdapat NOBr dengan tekanan
0,500 atm, setelah didiamkann sampai kesetimbangan, ternyata NOBr telah terurai
sebanyak 18%.
a. Tuliskan pernyataan tetapan kesetimbangan Kp
b. Beberapa tekanan parsial gas NOBr, NO, dan Br2 setelah tercapai kesetimbangan?
c. Berapa tekanan total sesudah tercapai kesetimbangan?
d. Berapa nilai ketetapan kesetimbangan Kp, pada temperatur tersebut?
e. Bagaimana pengaruh perubahan kondisi sistem berikut ini terhadap kesetimbanagn
tersebut?
I. Ditambahkan gas Br2
II. Gas NOBr dikeluarkan sebagian
III. Temperatur diturunkan
IV. Volume wadah diperbesar
39. Dalam gas buang dari knalpot kendaraan bermotor, gas beracun karbon monoksida dapat
terbentuk melalui reaksi antara karbon(jelaga) dengan karbon dioksida :
C(s) + CO2(g) ⇌ 2CO(g)
Bila tekanan total pada kesetimbangan tersebut adalah 1,0 atm dan ketetapan
kesetimbangan Kp untuk reaksi diatas pada 900℃ adalah 1,0. Hitunglah tekanan parsial
CO pada kesetimbangan
40. Sejumlah gas NOCl murni dimasukkan kedalam suatu wadah yang volumenya 1 K dan
kemuadian dipanaskan hingga 240℃, sehingga membentuk produk berupa gas NO dan
gas klor hingga tercapai kesetimbangan. Dalam keadaan setimbang ternyata tekanan
totalnya adalah 1,00 atm dan tekanan parsial NOCl adalah 0,70 atm.
a. Tuliskan pernyataan Kp untuk kesetimbangan tersebut
b. Hitunglah tekanan parsial gas NO dan gas klor pada kesetimbangan
c. Hitunglah nilai Kp untuk proses tersebut pada 240℃
41. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut terkait dengan penguraian arsen pentaklorida,
AsF5.
a. Sebanyak 55,8 gram sampel AsF5(g) dimasukkan kedalam wadah 10,5 L pada 105℃.
I. Berapakah konsentrasi molar AsF5(g) mula-mula dalam wadah?
II. Berapakah tekanan awal dalam atmosfer AsF5(g) dalam wadah?
Pada 105℃ AsF5(g) terurai menjadi AsF3(g) dan F2(g) menurut persamaan reaksi sebagai
berikut:
AsF5(g) ⇌ AsF3(g) + F2(g)
b. Tuliskan pernyataan tetapan kesetimbangan kosentrasi untuk penguraian AsF5(g)
diatas
c. Ketika tercapai kesetimbangan, sebanyal 27,7 persen mol AsF5(g) telah terurai
I. Hitunglah konsentrasi molar AsF5(g) pada keadaan kesetimbangan
II. Dengan menggunakan konsentrasi molar, hitunglah harga tetapan
kesetimbangan Kc pada 105℃
d. Hitunglah fraksi mol F2(g) dalam wadah
42. Karbon padat dan gas karbondioksida pada 1,160 K ditempatkan dalam wadah kaku 2,0
L dan terjadi reaksi sebagai berikut:
C(s) + CO2(g) ⇌ 2CO(g)
ketika reaksi berlangsung, dilakukan pengamatan terhadap tekanan total wadah. Ketika
reaksi mencapai keadaan setimbang,masih tersisa beberapa C(s) dalam wadah. Hasil
pengamatan dicatat dalam tabelsebagai berikut :
Waktu(jam) Tekanan total wadah pada 1,160 K
5,00
0,0
6,26
2,0
7,09
4,0
7,75
6,0
8,37
8,0
8,37
10,0

a. Tuliskan pernyataan tetapan kesetimbangan Kp untuk reaksi ini


b. Hitunhlah jumlaj mol CO2(g) awal yang ditempatkan kedalam wadah. ( Anggaplah
volume karbon padat dapat diabaikan )
c. Untuk campuran reaksi pada 1,160 K, tekanan parsial CO2(g) adalah 1,63 atm.
Hitunglah:
I. Tekanan parsial CO(g)
II. Harga tetapan kesetimbangan Kp
d. Jika katalis padat yang sesuai ditempatkan kedalam tabung reaksi, apakah tekanan
total akhir gas pada kesetimbangan akan lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan
tekanan total akhir gas pada kesetimbangan tanpa adanya katalis? ( anggaplah bahwa
volume katalis diabaikan )(aku 2)

43. Dua persamaan reaksi kimia diketahui sebagai berikut :


2H2(g) + O2(g) ⇌ 2H2O(g) Kc1
H2O(g) ⇌ H2(g) + 1⁄2 O2(g) Kc2
Pembahasaan :

Kc1 = [H2O]2

[O2][H2]2

= [𝑚𝑜𝑙⁄𝐿]2

[𝑚𝑜𝑙⁄𝐿] [𝑚𝑜𝑙⁄𝐿]2

= [𝑚𝑜𝑙⁄𝐿]2

[𝑚𝑜𝑙⁄𝐿] [𝑚𝑜𝑙⁄𝐿]2

=1
[𝑚𝑜𝑙⁄𝐿]

= 𝐿⁄𝑚𝑜𝑙

Kc2 = [O2][H2]2
[H2O]2

= [𝑚𝑜𝑙⁄𝐿] [𝑚𝑜𝑙⁄𝐿]2

[𝑚𝑜𝑙⁄𝐿]2

= [𝑚𝑜𝑙⁄𝐿] [𝑚𝑜𝑙⁄𝐿]2

[𝑚𝑜𝑙⁄𝐿]2

= 𝑚𝑜𝑙⁄𝐿
44. Nilai ketetapan kesetimbangan reaksi Q + S ⇌ P + R dan reaksi 2S + Q ⇌ R
berturut-turut adalah 3 dan 9. Hitung nilai Kc pada reaksi 2P + R ⇌ Q ?
Pembahasan :

Q+S ⇌ P+R Kc1 = 3

2S + Q ⇌ R Kc2 = 9
nilai Kc pada reaksi 2P + R ⇌ Q....?
2P + R ⇌ Q Kc = Kc1 x Kc2
Kc = 3 x 9
Kc = 27

45. Dalam sebuag 4 liter bejana reaksi, 5 mol COCl2 disuntikkan dan dipisahkan menjadi
klorin dan gas karbon monoksida dengan reaksi :
COCl2(g) ⇌ Cl2(g) + CO(g)
Jika dalam kesetimbangan terdapat 2 mol COCl2, hitung nilai tetapan kesetimbangan
Kc?
Pembahasan :

Diket : V= 4L

nCOCl2 reaksi = 5 mol

nCOCl2 kesetimbangan = 2 mol

nilai Kc.....?

COCl2(g) ⇌ Cl2(g) + CO(g)


Mula-mula : 5 mol
Reaksi : 3 mol 1,5 mol 1,5 mol -
Setimbang : 2 mol 1,5 mol 1,5 mol

Kc = [Cl2] [O2]
[COCl2]

1,5 1,5
=[4][4]
2
[4]]

= [0,375] [0,375]
[0,5]
= 0,140625
0,5

= 0,28125 M

46. Perhatikan persamaan reaksi berikut :


2H2(g) + O2(g) ⇌ 2H2O(g)
Tetapan kesetimbangan memiliki nilai 50. Ketika dalam kesetimbangan kosentrasi air dan
hidrogen berturut-turut adalah 0,5 M dan 0,1 M, brapa jumlah oksigen dalam
kesetimbangan?
Pembahasan :

Diket : Kc = 50

M H2O = 0,5 M
M H2 = 0,1 M
M O.....?

2H2(g) + O2(g) ⇌ 2H2O(g)

Kc = [H2O]2
[H2]2 [O2]
50 = [0,5]2
[0,1]2 [O2]

50 = [0,25]
[0,01] [O2]

0,5 [O2] = 0,25

[O2] = 0,25
0,5

[O2] = 0,5

47. Jika diketahui nilai Kc sebesar 16 maka tentuak konsentrasi kesetimbangan pada
masing-masing zat ketika kensentrasi awal untuk masing-masing zat adalah 1M dalam 1
liter bejana reaksi persamaan
A2(g) + B2(g) ⇌ 2AB(g)
Pembahasan :

Diket : Kc =16

V = 1L
M awal masing-masing = 1 M
M kesetimbangan masing-masing...?

A2(g) + B2(g) ⇌ 2AB(g)


Mula-mula :1M 1M
Reaksi :X X 2X -
Setimbang : 1-X 1-X 2X

Kc = [AB]2
[A2] [B2]

16 = [2X]2
[1-X] [1-X]

16 = [2X]2
[1-X]2

√16 = [2X]
[1-X]

4 = [2X]
[1-X]

4 [1-X] = [2X]
4 – 4X = 2X
4 = 2X + 4X
4 = 6X
4/6 =X
0,67 =X
Oleh karena itu dalam kesetimbangan :
Jumlah AB = 2X
= 2 x 0,67
= 1,34 M
Jumlah A2 = B2 = 1 – X
= 1 – 0,67
= 0,33 M

48. Perhatikan persamaan reaksi berikut.


BiCl3(aq) + H2O(l) ⇌ BiOCl(s) + 2HCl(aq)
Tentukan :
a. Persamaan untuk menentukan Kc
b. Nilai Kc ketika 2 mol pada masing-masing reaktan bereaksi dalam 10 liter bejana
reaksi dan terdapat 0,8 mol air dalam kesetimbangan
c. Konsentrasi bismut triklorida ketika dalam kesetimbangan terdapat 5 M asam klorida
dengan menggunakan nilai Kc dalam b

Pembahasan :

a. Kc = [HCl]2
[BiCl3]
b. BiCl3(aq) + H2O(l) ⇌ BiOCl(s) + 2HCl(aq)
Mula-mula :2
Reaksi : 1,2 1,2 1,2 1,2(2) -
Setimbang : 0,8 1,2 1,2 2,4

Kc = [HCl]2
[BiCl3]
2,4
= [ 10 ]2
0,8
[ 10 ]

= [0,24]2
[0,08]

= 0,0576

0,08

= 0,72

c. Kc = [HCl]2
[BiCl3]
0,72 = 5
BiCl3
5
BiCl3 = 𝑜,72

= 6,94

49. 0,5 mol hidrogen flourida diuraikan dalam 1 liter bejana reaksi dengan persamaan
reaksi :
2HF(g) ⇌ H2(g) + F2(g)
Derajat ionisasi adalah 40%. Hitunglah konsentrasi masing-masing zat dalam
setimbangan beserta tetapan kesetimbangannya.
Pembahasan :

Diket : nHF = 0,5 mol

V=1L

∝ = 40%

Konsentrasi masing-masing zat dalam kesetimbangan...?

Nilai Kc...?

∝ = mol zat terurai


Mol zat awal
0,4 = x
0,5
x = 0,2 jadi mol terurai hidrogen flourida 0,2 mol

2HF(g) ⇌ H2(g) + F2(g)


Mula-mula : 0,5 mol
Reaksi : 0,2 mol 0,2 mol 0,2 mol -
Setimbang : 0,3 mol 0,2 mol 0,2 mol
Konsentrasi dari masing-masing zat :

[HF] = 0,3 𝑚𝑜𝑙⁄1 𝑙𝑖𝑡𝑒𝑟


= 0,3 M

[H2] = 0,2 𝑚𝑜𝑙⁄1 𝑙𝑖𝑡𝑒𝑟


= 0,2 M

[F2] = 0,2 𝑚𝑜𝑙⁄1 𝑙𝑖𝑡𝑒𝑟


= 0,2 M

Kc = [H2] [F2]
[HF]2

Kc = [0,2] [0,2]
[0,3]2

Kc = 0,04⁄0,09

Kc = 0,444 M

50. Ketika N2O4 dipanaskan, setengah dari N2O4 akan terurai menjadi NO2 dengan
persamaan reaksi N2O4(g) ⇌ 2NO2(g) . Dalam kesetimbangan, tentukan perbandingan
antara mol N2O4 dan mol NO2.

Pembahasan :

N2O4(g) ⇌ 2NO2(g)

Mula-mula : 1 mol
Reaksi : ( 1 – 0,5 ) 2(0,5) -
Setimbanga : 0,5 1

Jadi perbandingan mol antara mol N2O4 : NO2 adalah 1:2

51. Suatu sampel udara pada tekanan 300 kPa terdiri dari 0,5 mol oksigen, 2 mol nitrogen,
dan 0,8 mol amonia. Hitunglah tekanan persial masing-masing gas.
Pembahasan :

P(O2) = fraksi mol x tekanan total

= 0,5⁄3,3 x 300 kPa

= 45 kPa

P(N2) = fraksi mol x tekanan total


= 2⁄3,3 x 300 kPa

= 180 kPa

P(NH3) = fraksi mol x tekanan total

= 0,8⁄3,3 x 300 kPa

= 72 kPa

52. Reaksi 2NO2(g) ⇌ N2O4(g), memiliki nilai Kc sebesar 5,6 x 10-3 pada 77℃. Tentukan
nilai Kp reaksi tersebut.

Pembahasan :

Diket : Kc = 5,6 x 10-3

T = 77℃
= 77 + 273 = 350
∆𝑛 = 1 – 2 = -1
Kp.....?

Kp = Kc . RT∆n
= 5 x 10-3 . ( 0,082 x 350 )-1
= 5 x 10-3 . ( 0,287 x 102)-1
= 1,435 x 10-2 (aku 1)

53. Mengapa kesetimbangan kimia termasuk kesetimbangan dinamis?


Pembahasan : karena kecepatan reaksi maju/ke kanan = reaksi balik/ke kiri maka
seakan-akan reaksinya sudah berhenti.

54. Jelaskan perbedaan antara reaksi satu arah dengan reaksi dua arah!berikan contoh
masing-masing!
Pembahasan :
Berdasarkan arah reaksinya:
a) Reaksi reversibel (bolak-balik/2 arah)
Reaksi reversibel merupakan reaksi bolak-balik (berlangsung dua arah); dalam hal ini
terjadi kesetimbangan.
Contoh:
N₂ (g) + 3H₂ (g) ⇌ 2NH₃ (g)
b) Reaksi ireversibel (searah) atau reaksi berkesudahan
Reaksi ireversibel merupakan reaksi satu arah; tidak ada keadaan setimbang,meskipun
sesungguhnya tidak ada reaksi kimia yang betul-betul tidak dapat balik. Banyak kasus
kesetimbangan berada sangat jauh di kanan sedemikian sehingga dianggap ireversibel.
Contoh reaksi ireversibel adalah reaksi pembakaran, perkaratan besi, metabolisme
makanan.
4Fe(s) + 3O₂(g) → 2Fe₂O₃(s) [karat besi]
C₆H₁₂O₆(aq) + 6O₂(g) → 6CO₂(g) + 6H₂O(l) (oksidasi glukosa)
55. Jelaskan perbedaan antara reaksi kesetimbangan homogen dengan kesetimbangan
heterogen! Berikan contoh masing-masing?
Pembahasan :
Kesetimbangan homogen adalah kesetimbangan kimia dimana seluruh zat yang terlibat
dalam persamaan reaksi mempunyai wujud sama. Misalnya, Kesetimbangan antara gas-
gas, dan Kesetimbangan antara ion-ion dalam larutan
Kesetimbangan heterogen adalah kesetimbangan kimia dimana zat-zat yang terlibat
dalam persamaan reaksi mempunyai wujud berbeda-beda. Misalnya, Kesetimbangan
dalam sistem padat dan gas

56. Manakah peristiwa berikut ini yang termasuk reaksi setimbang (dua arah) dan manakah
reaksi satu arah?
Jelaskan:
a. Kertas dibakar ( satu arah )
b. Air menguap
c. Pembakaran tidak sempurna yang menghasilkan karbon monoksida ( satu arah )

57. Jika pada kesetimbangan terdapat 1,2 mol COCL2, 0,8 mol CO, dan 0,8 mol CL2,
tentukan Kc.
Jawab: Kc =
58. Pada suhu tertentu, suatu reaksi kesetimbangan berlangsung dalam wadah bervolume 1L.
C(s) + H2O(g) ⇌ H2(g) + CO(g)
Jika zat-zat dalam keadaan setimbang terdapat 0,05 mol C, 0,05 mol H2O, 0,1 mol H2,
dan 0,1 mol CO, tentukan nilai Kc.
59. Gas HI 0,2 mol dimasukkan kedalam ruang 1L terurai menurut reaksi
2HI (g) ⇌ H2 (g) + I2 (g). Jika diketahui derajat disosiasi HI pada suhu tertentu adalah
25%, tetapan kesetimbangan reaksi adalah ....
a. 0,028
b. 0,250
c. 0,500
d. 1,000
e. 2,000
60. Nyatakanlah asas le chatelier dengan kata-katamu sendiri!
Pembahasan :
Asas Le Chatelier adalah asas yang digunakan untuk memprediksi pengaruh perubahan
kondisi pada kesetimbangan kimia. Kesimpulan asas Le Chatelier tersebut adalah “Bila
terhadap suatu kesetimbangan dilakukan suatu tindakan (aksi), maka sistem itu akan
mengadakan reaksi yang cenderung mengurangi pengaruh aksi tersebut
61. Terangkanlah beberapa faktor yang dapat menggeser kesetimbangan, serta arah
pergeseran yang ditimbulkan!
Pembahasan :
a. Pengaruh Konsentrasi terhadap Kesetimbangan
Apabila konsentrasi pereaksi ditambah, reaksi bergeser ke kanan atau ke arah produk.
Sedangkan jika konsentrasi pereaksi dikurangi, reaksi bergeser ke arah kiri atau ke
arah pereaksi, sehingga konsentrasi pereaksi bertambah.
b. Pengaruh Suhu
c. Pengaruh Tekanan dan Volume
Jika tekanan diperbesar atau volume diperkecil, kesetimbangan akan bergeser ke arah
jumlah koefisien yang kecil. Sebaliknya, jika tekanan diperkecil atau volume
diperbesar, kesetimbangan akan bergeser ke arah jumlah koefisien yang besar. Tetapi,
jika jumlah koefisien pereaksi sama dengan koefisien hasil reaksi, perubahan tekanan
atau volume tidak akan menggeser kesetimbangan
62. Diketahui reaksi :
2NO(g) + O2(g) ⇌ 2NO2(g)
Jika konsentrasi NO, O2 dan NO2 sebelum kesetimbangan berturut-turut 2 mol, 1 mol,
dan 2 mol, ke arah manakah reaksi berlangsung? Kc = 0,8 dan V = 1L
63. Diketahui reaksi sebagai berikut
CO2 + H2 ⇌ CO + H2O
Konsentrasi CO2, H2, CO, dan H2O pada keadaan setimbang berturut-turut 1 mol, 1 mol,
3 mol, dan 3 mol, ( volume campuran 1L). Jika kedalam campuran setimbang tersebut
ditambahkan 1 mol CO2, tentukan :
a. Arah pergeseran reaksi keseimbangan
b. Kc sebelum dan sesudah penambahan CO2
c. Konsentrasi setiap zat setelah penambahan CO2
64. Diketahui persamaan reaksi dalam keadaan setimbang sebagai berikut
BaCl2 ⇌ Ba2+ + 2Cl- ∆H + x kJ
Tentukan arah pergeseran kesetimbangan jika
a. Suhu diturunkan
b. Suhu dinaikkan
65. Jelaskan cara memperoleh amonia dalam jumlah banyak, tetapi efektif dan efisien
dengan proses Haber Bosch!
Pembahasan :
Berdasarkan prinsip kesetimbangan kondisi yang menguntungkan untuk ketuntasan
reaksi kekanan (penbentukan NH3) adalah suhu rendah dan tekanan tinggi. Proses Haber
Bosch semula dilangsungkan pada suhu sekitar 500°C dan tekanan sekitar 150-350 atm
dengan katalisator. Namun, seiring bertambahnya teknologi tekanan dapat ditingkatkan
mencapai 700 atm. Untuk mengurangi reaksi balik, maka amonia yang terbentuk segera
dipisahka. Mula-mula campuran gas nitrogen dan hidrogen dikomprosi dan mencapai
tekanan yang diinginkan. Setelah itu campuran gas dipanaskan dalam suatu ruangan yang
bersama katalisator dan akan terbentuk amonia.
66. Tuliskanlah kegunaan asam sulfat dalam kehidupan sehari-hari !
Pembahasan :
-Sebagai cairan elektrolit aki
-Sebagai pembersih karat pada baja dan besi
-Sebagai bahan pembuat pupuk
67. Tuliskanlah reaksi pembuatan asam sulfat dengan proses kontak !
Pembahasan :
Proses ini melalui beberapa tahap sebagai berikut.
a. Belerang dibakar dengan oksigen menghasilkan belerang dioksida.
Reaksi yang terjadi yaitu
S(s) + O2(g) ⇌ SO2(g)
b. Belerang dioksida (SO2) direaksikan dengan oksigen membentuk gas belerang
trioksida.
Reaksi yang terjadi yaitu:
2SO2(g) + O2(g) ⇌ 2SO3(g)
Reaksi di atas berlangsung sangat lambat, sehingga harus diberi katalis. Katalis yang
digunakan adalah vanadium pentoksida (V2O5). Selain itu, reaksi harus terjadi pada
suhu optimum (450 oC).
c. Gas SO3 direaksikan dengan asam sulfat pekat menghasilkan asam disulfat atau asam
pirosulfat (oleum).
Perhatikan reaksi di bawah ini.
H2SO4(l) + SO3(g) ⇌ H2S2O7(l)
d. Asam pirosulfat (H2S2O7) dilarutkan dalam air menghasilkan H2SO4.
Persamaan reaksi yang terjadi:
H2S2O7(l) + H2O(l) ⇌ 2H2SO4(l)
Agar lebih mudah memahami pembuatan asam sulfat dengan proses tersebut,
perhatikan skema proses kontak berikut.

68. Tuliskanlah kegunaan asam nitrat dalam kehidupan sehari-hari !


Pembahasan :
Asam nitrat umumnya digunakan sebagai reagen laboratorium, asam nitrat digunakan
dalam pembuatan bahan peledak termasuk nitrogliserin, trinitrotoluena (TNT), dan
cyclotrimethylenetrinitramine (RDX), serta pupuk seperti ammonium nitrat
69. Jelaskan cara memperoleh asam nitrat dengan menggunakan metode otswald!
Pembahasan :
Industri asam nitrat menggunakan proses yang dikembangkan oleh otswald yang dikenal
sebagai proses ostwald. Dalam proses ini ada tiga langkah utama, yaitu :
1. Oksidasi amonia. Reaksi ini dilakukan pada suhu 900℃ dengan katalisator platinum
dan radium. Reaksinya adalah :
4NH3(g) + 5O2(g) ⇌ 4NO(g) + 6H2O(l)
2. Oksidasi nitrogen monoksida. Nitrogen monoksida yang dihasilkan kemudian
dibakar dengan oksigen untuk membentuk nitrogen dioksida. Reaksi ini ekstorem.
Kemudian, untuk hasil yang maksimum, suhu diturunkan dan rekanan dinaikkan.
2NO(g) + O2(g) ⇌ 2NO2(g)
3. Pembentukkan asam nitrat. Nitrogen dioksida kemuadian direaksikan dengan air
untuk membentuk asam nitrat.
3NO2(g) + H2O(l) ⇌ 2HNO3(aq) + NO(aq)
Asam nitrat berguna untuk bahan baku pupuk, bahan peledak, industri pewarnaan,
dan metalurgi.(uni)
70. Reaksi kimia ada yang berlangsung searah (berkesudahan) dan ada yang dapat balik
(bolak-balik). Jelaskan perbedaannya disertai dengan contoh-contohnya.
Pembahasan :
Reaksi searah merupakan reasi yang berlangsung pada sistem terbuka dan zat pereaksi
menjadi hasil reaksi, namun tidak terjadi sebaliknya. (kecuali diberi perlakuan khusus).
Contoh 𝑁𝐻4 𝑂𝐻 + 𝐻2 𝑆𝑂4 → (𝑁𝐻4 )2 𝑆𝑂4 + 𝐻2 𝑂.
Sedangkan reaksi balik merupakan reaksi yang berlangsung dalam sistem tertutup, dan
terjadi perubahan zat pereaksi menjadi hasil reaksi, dan sebaliknya.
Contoh : 2𝑁𝐻3 ⇌ 𝑁2 + 3𝐻2 .

71. Apa yang dimaksud dengan raksi setimbang dan jelaskan syarat-syaratnya.
Pembahasan :
Reaksi setimbang karena dalam sistem terjadi perubahan zar pereaksi menjadi hasil
reaksi dan sebaliknya, akibatnya pada zat pereaksi dan hasil reaksi dalam sistem
jumlahnya mendekati konstan. Untuk memahami kesetimbangan lebih lanjut ada
beberapa syarat yang harus diperhatikan yaitu: reaksi bolak-balik, berlaku pada sistem
tertutup, dan bersifat dinamis.

72. Mengapa pada saat kesetimbangan terjadi, zat-zat pereaksi masih tetap ada dalam
sistem?Jelaskan.
Pembahasan :
Pada saat reaksi berlangsung di dalam sistem, zat hasil reaksi akan terbentuk hingga
jumlahnya mendekati konstan sehingga hasil reaksi dan pereaksi memiliki jumlah zat
yang hampir sama. Dari reaksi ini, tidak semua zat pereaksi habis bereaksi dikarenakan
zat hasil reaksi dapat kembali membentuk zat pereaksi dalam sistem tertutup.

73. Dalam ruangan tertutup direaksikan 2 𝑚𝑜𝑙 𝐴 dan 3 𝑚𝑜𝑙 𝐵 yang bereaksi membentuk
reaksi bolak-balik.
3𝐴2 + 2𝐵2 ⇌ 2𝐴3 𝐵2
Pada saat kesetimbangan tercapai, zat 𝐴2 telah bereaksi sebanyak 1 𝑚𝑜𝑙. Tentukan
komposisi masing-masing zat pada keadaan setimbang.

Pembahasan :
reaksi 3𝐴2 + 2𝐵2 ⇌ 2𝐴3 𝐵2
mula-mula 2 𝑚𝑜𝑙 3 𝑚𝑜𝑙 −
bereaksi −1 𝑚𝑜𝑙 −1 𝑚𝑜𝑙 1 𝑚𝑜𝑙
+
saat setimbang 1 𝑚𝑜𝑙 2 𝑚𝑜𝑙 1 𝑚𝑜𝑙
jadi mol dalam keadaan setimbang 𝐴2 = 1 𝑚𝑜𝑙

74. Gas 𝑁2 yang volumenya 20 𝑚𝐿 direaksikan dengan 25 𝑚𝐿 gas 𝐻2 di dalam ruangan


tertutup dan tekanan tetap hingga membentuk reaksi kesetimbangan:
𝑁2(𝑔) + 3𝐻2(𝑔) ⇌ 2𝑁𝐻3(𝑔)
Pada saat kesetimbangan tercapai, volume sistem menjadi 40 𝑚𝐿. Jika volume di ukur
pada suhu dan tekanan yang sama, tentukan komposisi (volume masing-masing gas) pada
saat kesetimbangan.
Jawab :
Reaksi 𝑁2(𝑔) + 3𝐻2(𝑔) ⇌ 2𝑁𝐻3(𝑔)
Mula-mula 20 𝑚𝐿 25 𝑚𝐿 -
Reaksi 1⁄ 𝑥 3⁄ 𝑥 𝑥
2 2
+
Setimbang 20 − 0,5𝑥 25 − 1,5𝑥 𝑥
Volume total 40 𝑚𝐿 = 20 − 0,5𝑥 + 25 − 1,5𝑥 + 𝑥
40 𝑚𝐿 = 45 − 𝑥
x =5

volume dalam keadaan setimbang.

𝑁2 = 20 − 0,5(5) = 17,5 𝑚𝐿

𝐻2 = 25 − 1,5(5) = 17,5 𝑚𝐿

𝑁𝐻3 = 5 𝑚𝐿

75. Tuliskan rumus hukum kesetimbangan (K) untuk reaksi berikut :


a. 𝑃𝐶𝑙5(𝑔) ⇌ 𝑃𝐶𝑙3(𝑔) + 𝐶𝑙2(𝑔)

[𝑃𝐶𝑙3 ] [𝐶𝑙2 ]
Pembahasan : 𝐾𝑐 = [𝑃𝐶𝑙5 }

b. 2𝑆𝑂3(𝑔) + 2𝐶𝑙2(𝑔) ⇌ 2𝑆𝑂2 𝐶𝑙2(𝑔) + 𝑂2(𝑔)

[𝑆𝑂2 𝐶𝑙2 ]2 [𝑂2 ]


Pembahasan : 𝐾𝑐 = [𝑆𝑂3 ]2 [𝐶𝑙2 ]2

c. 𝐶𝑂(𝑔) + 2𝐻2(𝑔) ⇌ 𝐶𝐻3 𝑂𝐻(𝑔)

[𝐶𝐻3 𝑂𝐻]
Pembahasan : 𝐾𝑐 = [𝐶𝑂][𝐻2 ]2

d. 𝐶𝑢2+ (𝑎𝑞) + 𝑍𝑛(𝑠) ⇌ 𝑍𝑛2+ (𝑎𝑞) + 𝐶𝑢(𝑠)


[𝑍𝑛2+ ]
Pembahasan : 𝐾𝑐 = [𝐶𝑢2+ ]

e. 2𝑁𝐻3(𝑔) + 𝐶𝑂2(𝑔) ⇌ 𝑁𝐻2 𝐶𝑂2 𝑁𝐻4(𝑠)


1
Pembahasan : 𝐾𝑐 = [𝑁𝐻3 ]2 [𝐶𝑂2 ]

76. Kedalam ruangan tertutup yang volumenya 10 𝐿direaksikan masing-masing 0,5 𝑚𝑜𝑙 gas
nitrogen dan 0,5 𝑚𝑜𝑙 gas oksigen hingga membentuk reaksi setimbang.

2𝑁2(𝑔) + 𝑂2(𝑔) ⇌ 2𝑁2 𝑂(𝑔)


Jika pada saat tercapai kesetimbangan terdapat 0,3 𝑚𝑜𝑙 gas nitrogen, hitunglah nilai
tetapan kesetimbangan.
Pembahasan :
Reaksi 2𝑁2(𝑔) + 𝑂2(𝑔) ⇌ 2𝑁2 𝑂(𝑔)
Mula-mula 0,5 𝑚𝑜𝑙 0,5 𝑚𝑜𝑙 -
Bereaksi 0,2 𝑚𝑜𝑙 0,1 𝑚𝑜𝑙 0,2 𝑚𝑜𝑙
+
Setimbang 0,3 𝑚𝑜𝑙 0,4 𝑚𝑜𝑙 0,2 𝑚𝑜𝑙

[𝑁2 𝑂]2 [0,2]2


𝐾𝑐 = = = 11,11
[𝑁2 ]2 [𝑂2 ] [0,3]2 [0,4]

77. Nilai tetapan kesetimbangan K untuk reaksi :


𝐻2(𝑔) + 𝐼2(𝑔) ⇌ 2𝐻𝐼(𝑔)
Pada 𝑇℃ adalah 4. Tentukan tetapan kesetimbangan (K) bagi reaksi:
1 1
𝐻𝐼(𝑔) ⇌ 𝐻
2 2(𝑔)
+ 𝐼
2 2(𝑔)

Pembahasan :
Langkah 1
[𝐻𝐼]2
𝐾𝑐 = =4
[𝐻2 ] [𝐼2 ]
1 1
[𝐻𝐼]2 = 4 [𝐻2 ] [𝐼2 ] [𝐻𝐼] = 2 [𝐻2 ]2 [𝐼2 ]2

Langkah 2
1 1 1 1
[𝐻2 ]2 [𝐼2 ]2 [𝐻2 ]2 [𝐼2 ]2 1
𝐾𝑐 = = 1 1 =
[𝐻𝐼] 2 [𝐻2 ]2 [𝐼2 ]2 2

1 1
Tetapan kesetimbangan untuk reaksi 𝐻𝐼(𝑔) ⇌ 2
𝐻2(𝑔) + 2
𝐼2(𝑔) adalah 𝐾𝑐 = 0,5

78. Pada 𝑇℃, di dalam ruangan 10 liter terdapat kesetimbangan 0,2 𝑚𝑜𝑙 𝑃𝐶𝑙5 ;
0,3 𝑚𝑜𝑙 𝑃𝐶𝑙3 ; 0,1 𝑚𝑜𝑙 𝐶𝑙2 menurut reaksi kesetimbangan:
𝑃𝐶𝑙5(𝑔) ⇌ 𝑃𝐶𝑙3(𝑔) + 𝐶𝑙2(𝑔)
Tentukan nilai ketetapan kesetimbangan bagi reaksi tersebut pada 𝑇℃.
Pembahasan :

[𝑃𝐶𝑙3 ] [𝐶𝑙2 ] [0,03][0,01]


𝐾𝑐 = =
[𝑃𝐶𝑙5 } [0,02]

𝐾𝑐 = 1,5

79. Diketahui reaksi kesetimbangan dan nilai (K) pada 1.000 K untuk reaksi :
𝐶𝑂(𝑔) + 1
2
𝑂2 ⇌ 𝐶𝑂2(𝑔) 𝐾 = 1,1 × 1011
𝐻2 𝑂(𝑔) ⇌ 𝐻2(𝑔) + 1
2
𝑂2 𝐾 = 7,1 × 10−11
Tentukan nilai tetapan kesetimbangan (K) pada suhu 1.000 K untuk reaksi:

𝐶𝑂(𝑔) + 𝐻2 𝑂(𝑔) ⇌ 𝐶𝑂2(𝑔) + 𝐻2(𝑔)

Pembahasan : untuk penggabungan beberapa harga 𝐾𝑐 , 𝐾3 = 𝐾1 × 𝐾2

Jadi, 𝐾3 = 1,1 × 1011 × 7,1 × 10−12


𝐾3 = 0, 781

80. Dalam sistem kesetimbangan :


𝐴(𝑔) + 𝐵(𝑔) ⇌ 2𝐶(𝑔) + 𝐷(𝑔)
Terdapat 2 𝑚𝑜𝑙 gas A, 3 𝑚𝑜𝑙 gas B, 4 𝑚𝑜𝑙 gas C, dan 2 𝑚𝑜𝑙 gas D. Tekanan ruangan
pada kesetimbangan adalah 2,2 atm. Hitunglah nilai 𝐾𝑝 untuk kesetimbangan tersebut.
𝑛𝐴 2
Pembahasan : 𝑃𝐴 = × 𝑃𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = × 2,2 𝑎𝑡𝑚 = 0,4 𝑎𝑡𝑚
𝑛𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 11
𝟑
𝑃𝐵 = × 2,2 𝑎𝑡𝑚 = 0,6 𝑎𝑡𝑚
𝟏𝟏
𝟒
𝑃𝐶 = × 2,2 𝑎𝑡𝑚 = 0,8 𝑎𝑡𝑚
𝟏𝟏
𝟐
𝑃𝐷 = × 2,2 𝑎𝑡𝑚 = 0,4 𝑎𝑡𝑚
𝟏𝟏
[0,8]2 [0,4]
𝐾𝑝 = [0,4][0,6]2
= 1,067 𝑎𝑡𝑚

81. Dalam ruangan yang tekanannya 3 atm, dipanaskan 0,5 mol gas N2 dan 1,5 mol gas H2.
Pada suhu 400 K, terjadi reaksi kesetimbangan.
N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH2(g)
Ternyata pada saat setimbang terdapat gas N2 sebanyak 0,25 mol. Hitunglah 𝐾𝑝 dan 𝐾𝑐
pada saat itu.
Pembahasan :
Reaksi N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH2(g)
Mula-mula 0,5 mol 1,5 mol −
Bereaksi 0,25 mol 0,75 mol 0,5 mol
+
Setimbang 0,25 mol 0,75 mol 0,5 mol
𝑛𝐴 [𝑁𝐻2 ]2
𝑃𝑁2 = × 𝑃𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐾𝑝 = [𝑁 3
𝑛𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 2 ][𝐻2 ]

0,25 [1]2
𝑃𝑁2 = × 3 𝑎𝑡𝑚 = 0,5 𝑎𝑡𝑚 𝐾𝑝 = [0,5][1,5]3
1,5

0,75
𝑃𝐻2 = × 3 𝑎𝑡𝑚 = 1,5 𝑎𝑡𝑚 𝐾𝑝 = 0,59
1,5

0,5
𝑃𝑁𝐻2 = × 3 𝑎𝑡𝑚 = 1 𝑎𝑡𝑚
1,5
𝑛
Menentukan 𝐾𝑐 𝐾𝑝 = 𝐾𝑐 (𝑅𝑇)∆
𝐾𝑝 0,59
𝐾𝑐 = 𝑛 = (0,082 ×400)−2 = 0,59 (32,8)2 = 643,745
(𝑅𝑇)∆

82. Sejumlah 𝑁𝐻4 𝐶𝑙 padat dipanaskan dalam ruamgan tertutup yang volumenya 5 liter
hingga terurai membentuk reaksi kesetimbangan:
𝑁𝐻4 𝐶𝑙(𝑠) ⇋ 𝑁𝐻3(𝑔) + 𝐻𝐶𝑙(𝑔)
Pada saat setimbang terdapat 0,5 mol gas 𝐻𝐶𝑙 dan tekanan ruangan pada saat itu adalah 5
atm, hitung nilai 𝐾𝑝 untuk kesetimbangan.
Pembahasan :
Reaksi 𝑁𝐻4 𝐶𝑙(𝑠) ⇋ 𝑁𝐻3(𝑔) + 𝐻𝐶𝑙(𝑔)
Mula-mula 𝑥 - -
Bereaksi 0,5 0,5 0,5
+
Setimbang 𝑥 − 0,5 0,5 0,5

0,5
𝑃𝑁𝐻3 = × 5 𝑎𝑡𝑚 = 2,5 𝑎𝑡𝑚
1
0,5
𝑃𝐻𝐶𝑙 = × 5 𝑎𝑡𝑚 = 2,5 𝑎𝑡𝑚
1
Kp = [𝑁𝐻3 ][𝐻𝐶𝑙]
K p = 2,5 atm × 2,5 atm = 6,25

83. Diketahui reaksi kesetimbangan:


N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH2(g)
Pada 400 K mempunyai nilai K p = 100. Hitunglah K c untuk kesetimbangan tersebut
n
Pembahasan : K p = K c (RT)∆
Kp 100
K c = (RT)∆n = (0,082 ×400)−2 = 100 (32,8)2 = 107,584

84. Pada suhu 700 K, terdapat kesetimbangan:


2SO2(g) + O2(g) ⇌ 2SO3(g) K p = 6,7 × 104
Jika tekanan parsial gas SO2 = 1,2 atm : gas O2 = 3,4 atm ; SO3 = 4 atm, selidikilah
apakah sistem sudah dalam keadaan setimbang atau belum.
[𝑆𝑂3 ]2
Pembahasan : 𝐾𝑝 = [𝑂 2
2 ][𝑆𝑂2 ]

[4]2
𝐾𝑝 = [3,4][1,2]2 = 3,267

85. Didalam ruangan yang volumenya 2 liter dipanaskan 0,5 mol gas SO3 hingga terurai
membentuk reaksi kesetimbangan :
2SO3(g) ⇌ 2SO2(g) + O2(g)
Setelah terjadi kesetimbangan ternyata didalam sistem terdapat 0,1 mol gas oksigen.
Hitunglh nilai derajat disosiasinya(α).
Pembahasan :
Reaksi 2SO3(g) ⇌ 2SO2(g) + O2(g)
Mula-mula 0,5 mol - -
Terurai 0,2 mol 0,2 mol
+
Setimbang 0,3 0,2 0,1

jumlah mol zat yang terurai


α=
jumlah mol zat mula − mula

0,2 mol
α= = 0,4
0,5 mol

86. Pada suhu tertentu terdapat dalam keadaan setimbang; 1,2 mol gas NO2 ; 0,8 mol gas
NO; dan 0,4 mol gas O2 dengan persamaan reaksi :
2NO2(g) ⇌ 2NO2(g) + O2(g)
Hitunglah berapa persen derajat disosiasinya.
Pembahasan :
Reaksi 2NO2(g) ⇌ 2NO2(g) + O2(g)
Mula-mula 2
Bereaksi 0,8 mol 0,8 mol 0,4 mol
+
Setimbang 1,2 mol 0,8 mol 0,4 mol

jumlah mol zat yang terurai 0,8


α= = × 100% = 40%
jumlah mol zat mula − mula 2

87. Dibejana tertutup yang volumenya 1 liter dipanaskan 0,1 mol gas NH3 sehingga terurai
membentuk reaksi setimbang :
2NH3(g) ⇌ 2NH2(g) + H2(g)
Jika derajat disosiasinya, α = 0,2; hitunglah nilai tetapak kesetimbangannya (K c ).
Pembahasan :
jumlah mol zat yang terurai x
α= =/ 0,2 =
jumlah mol zat mula − mula 0,1 mol
x = 0,2 × 0,1 mol
x = 0,02 mol

Reaksi 2NH3(g) ⇌ 2NH2(g) + H2(g)


Mula-mula 0,1 mol - -
Bereaksi 0,02 0,02 0,01
+
Setimbang 0,08 0,02 0,01

[𝑁𝐻2 ]2 [𝐻2 ] (0,02)2 (0,01)


𝐾𝑐 = = = 625 × 10−6
[𝑁𝐻3 ]2 (0,08)2

88. Larutan asam asetat (CH3 COOH) 0,1 M terurai membentuk reaksi kesetimbangan :
CH3 COOH(aq) ⇌ CH3 COO− (aq) + H + (aq)

Dengan derajat disosiasi α = 0,1. Hitunglah konsentrasi ion H + di dalam larutan.


Pembahasan :
jumlah mol zat yang terurai
α =
jumlah mol zat mula − mula
jumlah mol zat yang terurai
0,1 =
0,1 M
jumlah mol zat yang terurai = 0,1 M × 0,1 = 0,01 M

Reaksi CH3 COOH(aq) ⇌ CH3 COO− (aq) + H + (aq)

Mula-mula 0,1 M - -
Bereaksi 0,01 M 0,01 M 0,01 M
+
Setimbang 0,09 M 0,01 M 0,01 M
Maka konsentrasi ion H + dalam larutan adalah 0,01 M

89. Didalam ruangan tertutup yang volumenya 10 liter dipanaskan 5 gram CaCO3 . Pada
700 K, CaCO3 terurai membentuk reaksi kesetimbangan :
CaCO3(s) ⇌ CaO(s) + CO2(g)
Volume CO2 yang terdapat pada saat setimbang adalah 22,4 mL. Hitunglah derajat
disosiasi (α) dan nilai tetapan kesetimbangan (K p ).
massa P. V
Pembahasan : n CaCO3 = n CO2 =
Mr R. T
5 gram 1 atm . 0,0224 L
N CaCO3 = = 0,05 mol n CO2 =
100 0,082 . 700 K

n CO2 = 3,9 × 10−4 mol


Reaksi CaCO3(s) ⇌ CaO(s) + CO2(g)
Mula-mula 0,05 mol - -
Bereaksi - 0,00039 0,00039 0,00039
+
Setimbang 0,0496 0,00039 0,00039

K p = CO2 = 3,9 × 10−4

90. Jelaskan apa yang terjadi dengan sistem kesetimbangan berikut jika tekanan dinaikkan.
a. 4NH3(g) + 5O2(g) ⇌ 4NO(g) + 6H2 O(g)
b. N2(g) + O2(g) ⇌ 2NO2(g)

Pembahasan : “ jika tekanan di perbesar maka kesetimbangan akan bergeser ke jumlah


koefisien(molekul) yang terkecil, jika tekanan di perkecil, maka kesetimbangan akan
bergeser kejumlah koefisien(molekul) yang besar.”

a. Kesetimbangan akan bergeser kekiri, karena koefisien sebelah kiri kecil.


b. Tidak terjadi pergeseran kesetimbangan karena keduanya memiliki koefisien yang
sama.

91. Diketahui reaksi setimbangan:


Fe2 O3(s) + 3CO(g) ⇌ 2Fe(s) + 3CO2(g) ∆H = +24,8 kJ
Bagaimana besi yang dihasilkan jika:
a. Tekanan diperbesar,
b. Volume ruangan diperbesar,
c. Ditambah Fe2 O3(s),
d. Konsentrasi gas CO diperbesar.

Pembahasan :

a. Jika tekanan diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser ke arah koefisien yang
lebih kecil, karena koefisien yang berwujud gas keduanya memiliki koefisien yang
sama maka tekanan tidak mempengaruhi kesetimbangan.
b. Jika volume diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser kearah koefisien yang
lebih besar, karena koefisien yang berwujud gas keduanya memiliki koefisien yang
sama maka volume tidak mempengaruhi kesetimbangan.
c. Fe2 O3 di tambah berupa padatan, maka tidak akan menggeser kesetimbangan.
d. Jika konsentrasi gas CO diperbesar maka pergeseran kesetimbangan bergeser dari
konsentrasi yang ditambah (ke kanan) sehingga besi yang dihasilkan sedikit.

92. Pada sistem kesetimbanngan:


A(g) ⇌ 2B(g)
Diperoleh data eksperimen konsentrasi A dan B pada saat setimbangdi berbagai suhu
sebagai berikut:

Suhu Konsentrasi A Konsantrasi B


℃ (mol⁄L) (mol⁄L)
200 0,01 0,8
300 0,1 0,7
400 0,2 0,6

Dari data tersebut hitunglah nilai K p untuk setiap suhu, kemudian jelaslan apakah
reaksinya eksotrem atau endotrem.

Pembahasan :

Pada suhu 200 ℃ atau 473 K

[B]2 (0,80)2
Kc = = = 64
[A] 0,01

n
K p = K c (RT)∆ = 64 (0,082 . 473)1 = 2482,304

Pada suhu 300 ℃ atau 573 K

[B]2 (0,7)2
Kc = = = 4,9
[A] 0,1

n
K p = K c (RT)∆ = 4,9 (0,082 . 573)1 = 230,2314

Pada suhu 400 ℃ atau 673 K

[B]2 (0,6)2
Kc = = = 1,8
[A] 0,2

n
K p = K c (RT)∆ = 1,8 (0,082 . 673)1 = 99,335
93. Pada ruangan 10 liter terdapat kesetimbangan:
CO2(g) + H2(g) ⇌ CO(g) + H2 O(g)
Pada suhu T℃ terdapat dalam kesetimbangan gas CO2 dan gas H2 masing-masing 2 mol
serta gas CO dan uap air masing-masing 4 mol. Pada suhu yang tetap ditambahkan 4 mol
gas CO2 dan 4 mol H2 . bagaimanakah komposisi setelah tercapai kesetimbangan yang
baru.

Pembahasan :
Reaksi CO2(g) + H2(g) ⇌ CO(g) + H2 O(g)
Mula-mula 6 mol 6 mol 4 mol 4 mol
Bereaksi x x x x
+
Setimbang (6 – x) (6 – x) (4 + x) (4 + x)

[𝐶𝑂][𝐻2 𝑂] (4 + 𝑥)(4 + 𝑥)
𝐾2 = =
[𝐶𝑂2 ] [𝐻2 ] (6 − 𝑥)(6 − 𝑥)

(4 + x)2
√4 = √
(6 − x)2

(4 + x)
2=
(6 − x)
2(6 − x) = (4 + x)
12 – 4 = x + 2x
3x =8
8
x=3

jadi komposisi saat kesetimbangan baru


8
mol CO2 = mol H2 = (6 – x) = 6 − = 3,34 𝑚𝑜𝑙
3
8
mol CO = mol 𝐻2 𝑂 = (4 + x) = 4 + = 6,67 𝑚𝑜𝑙
3
94. Jelaskanlah perbedaan antara reaksi irreversible (satu arah) dengan reaksi reversible
(bolak-balik) !
Pembahasan :
Ireversibel : reaksi searah, artinya, suatu saat reaksi ini akan terhenti. karena produk
tidak bisa kembali membentuk reaktan. (laju reaksi merupakan contoh reaksi Ireversibel,
karena ketika konsentrasi preaksi/reaktan habis, reaksi akan terhenti)
Reversibel : reaksi dua arah, artinya, reaksi tidak akan terhenti. karena produk bisa
kembali menjadi reaktan. (kesetimbangan adalah contoh reaksi reversibel)

95. Jelaskan pengertian kesetimbangan dinamis !


Pembahasan :

Kesetimbangan Dinamis adalah suatu reaksi bolak-balik pada saat konsentrasi tetap
tapi sebenarnya masih tetap terjadi reaksi terus menerus. Kesetimbangan dinamis tidak
terjadi secara makroskopis melainkan secara mikroskopis.

Ciri-ciri reaksi bolak-balik dikatakan setimbang adalah:

a. Reaksinya berlangsung terus-menerus (dinamis) dalam dua arah yang berlawanan.


b. Terjadi secara mikroskopis pada tingkat partikel zat.
c. Laju reaksi ke reaktan sama dengan laju reaksi ke produk.
d. Terjadi dalam wadah tertutup, pada suhu dan tekanan tetap.
e. Konsentrasi produk dan reaktan tetap.

96. Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran kesetimbangan !


Pembahasan :

a. Pengaruh Konsentrasi terhadap Kesetimbangan, Apabila konsentrasi pereaksi


ditambah, reaksi bergeser ke kanan atau ke arah produk. Sedangkan jika
konsentrasi pereaksi dikurangi, reaksi bergeser ke arah kiri atau ke arah pereaksi,
sehingga konsentrasi pereaksi bertambah.
b. Pengaruh Suhu,
c. Pengaruh Tekanan dan Volume
97. Ke mana kesetimbangan akan bergeser, jika dilakukan hal-hal berikut ?

a. Salah satu konsentrasi zat e. Tekanan diperbesar


ditambah f. Tekanan diperkecil
b. Salah satu konsentrasi zat g. Temperatur diperbesar
dikurangi h. Temperatur diperkecil
c. Volume diperbesar i. Ditambah katalis
d. Volume diperkecil
Pembahasan :
a. Jika konsentrasi salah satu zat ditambah, maka reaksi kesetimbangan akan bergeser
dari arah (menjauhi) zat yang ditambah konsentrasinya.
b. Jika konsentrasi salah satu zat dikurangi, maka reaksi kesetimbangan akan bergeser
ke arah zat dikurangi konsentrasinya.
c. Jika volume diperbesar maka reaksi kesetimbangan akan bergeser ke arah jumlah
molekul yang lebih besar.
d. volume diperkecil maka reaksi kesetimbangan akan bergeser ke arah jumlah molekul
yang lebih kecil.
e. Apabila tekanan pada sistem ditambah maka reaksi kesetimbangan akan bergeser ke
arah jumlah molekul yang lebih kecil.
f. Apabila tekanan pada sistem diperkecil maka reaksi kesetimbangan akan bergeser ke
arah jumlah molekul yang lebih besar.
g. Apabila temperatur sistem dinaikkan maka reaksi kesetimbangan bergeser ke arah
reaksi yang membutuhkan kalor (endoterm).
h. Apabila temperatur sistem dikurangi maka rekasi kesetimbangan akan bergeser ke
arah zat yang melepaskan kalor (eksoterm).
i. Apabila ditambah katalis, mempercepat tercapainya kesetimbangan dan tidak
merubah letak kesetimbangan (harga tetapan kesetimbangan Kc tetap). Hal ini
disebabkan katalisator mempercepat reaksi ke kanan dan ke kiri sama besar.
98. Diketahui reaksi berikut.
A(g) + B(g) ⇌ 2 C(g) + D(g) ∆H = -x kJ
Ke mana arah kesetimbangan bergeser, jika dilakukan hal-hal berikut ? Jelaskan !
a. Gas A ditambah d. Tekanan dipebesar
b. Gas B dikurangi e. Temperatur dinaikkan
c. Gas C ditambah
Pembahasan :

a. Gas A ditambah, maka kesetimbangan akan bergeser ke kanan dan akan memperbesar
konsentrasi produk.
b. Gas B dikurangi, maka kesetimbangan akan bergeser ke kiri dan akan memperkecil
konsentrasi produk.
c. Gas C ditambah, maka kesetimbangan akan bergeser ke kiri dan akan memperbesar
konsentrasi reaktan.
d. Jika Tekanan diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser kea rah zat yang jumlah
koefisien molarnya lebih kecil.
e. Jika tempertaur dinaikkan, maka kesetimbangan akan bergeser kea rah reaksi
endoterm.
99. Diketahui reaksi kesetimbangan berikut.
2 NH3(g) ⇌ N2(g) + 3 H2(g) ∆H = -92 kJ

Apakah harga Kc berubah jika dilkukan hal-hal berikut ?

a. Gas NH3 ditambah d. Tekanan diperkecil


b. Gas N2 dikurangi e. Temperatur diturunkan
c. Volume diperkecil
Pembahasan:
a. Jika dalam keadaan kesetimbangan konsentrasi gas NH3 kita tambah. Hal ini
menyebabkan reaksi peruraian NH3 meningkat atau NH3 berubah menjadi gas N2 dan
H2
b.
100.Diketahui reaksi kesetimbanhgan sebagai berikut.
2 NO(g) + O2(g) ⇌ 2 NO2(g) ∆H = -27 kJ
Bagaimanakah jumlah gas NO2 yang dihasilkan, jika diadakan perubahan-perubahan
berikut ?
a. Ditambah gas oksigen c. Tekanan diperbesar

b. Temperatur dinaikkan

101.Bagaimanakah pengaruh penambahan tekanan pada kesetimbangan dibawah ini, apakah


akan bergeser ke kanan atau ke kiri ?

a. CH4(g) + 2 S2(g) ⇌ CS2(g) + 2 d. N2O4(g) ⇌ 2 NO2(g)


H2S(g) e. CO(g) + 2 H2(g) ⇌ CH4OH(g)
b. CaCO3(s) ⇌ CaO(s) + CO2(g)
c. H2(g) + I2(g) ⇌ 2 HI(g)
102.Bagaimanakah perubahan jumlah mol masing-masing zat pada reaksi kesetimbangan
berikut jika temperaturnya diturunkan.
a. 2 CO2(g) ⇌ 2 CO(g) + O2(g) ∆H = +566 kJ/mol
b. N2(g) + 3 H2(g) ⇌ 2 NH3(g) ∆H = -91,8 kJ/mol

103.Tulislah rumus tetapan kesetimbangan untuk reaksi berikut !

a. CO(g) + H2O(g) ⇌ CO2(g) + H2(g)


b. 2 SO2(g) + O2(g) ⇌ 2 SO2(g)
c. 2 NH3(g) ⇌ N2(g) + 3 H2(g)
d. Fe3+(aq) + SCN-(aq) ⇌ [FeSCN]2+(aq)
e. Ag+(aq) + Fe2+(aq) ⇌ Ag+(s) + Fe3+(aq)
f. S(s) + O2(g) ⇌ SO2(g)
g. CaCO3(s) ⇌ CaO(s) + CO2(g

104.Diketahui: 3 A(g) + B(g) ⇌ C(g) + 2 D(g)


1 1
Konsentrasi masing-masing zat dalam kesetimbangan adalah 𝐴 = 𝑀, 𝐵 = 𝑀, 𝐶 =
2 3
1 1
𝑀, 𝐷 = 5 𝑀. Hitung tetapan kesetimbangan untuk reaksi tersebut !
4
105.Ke dalam wadah yang volumenya 2 liter, dimasukkan 1 mol gas CO dan 2 mol gas H2O,
sehingga bereaksi dan mencapai kesetimbangan berikut.
CO(g) + H2O(g) ⇌ CO2(g) + H2(g)
Pada saat setimbang, gas CO masih ada dalam 0,5 mol. Berapa harga Kc untuk reaksi
tersebut ?
106.Sebanyak 1 mol zat A dicampur dengan 1 mol zat B dalam wadah yang volumenya 1 L.
sehingga mencapai kesetimbangan berikut.
A(g) + B(g) ⇌ C(g) + D(g)
JIka harga tetapan kesetimbangan untuk reaksi tersebut sama dengan 4, bagaimana
susunan mol masing-masing zat dalam kesetimbangan yang baru ?
107.Suatu reaksi mencapai kesetimbangan pada temperatur t1 oC.
X(g) + Y(g) ⇌ XY(g) ∆H = -x kJ
Ketika temperature diubah menjadi t2 oC, ternyata jumlah mol zat X bertambah.
Jelaskan mana yang lebih besar t1 atau t2
108.Dalam wadah yang yang volumenya 2 liter dipanaskan 0,8 mol gas SO, sehingga pada
temperature tertentu mencapai keadaan setimbang.
2 SO3(g) ⇌ 2 SO2(g) + O2(g)
1
Jika bagian dari gas SO3 telah terurai, hitunglah tetapan kesetimbangan pada
4

temperature tersebut !
109.Dalam wadah yang yang volumenya 0,5 liter dipanaskan 0,6 mol gas NO2, yang terurai
menurut reaksi berikut.
2 NO2(g) ⇌ 2 SO(g) + O2(g)
Setelah mencapai keadaan setimbang, ternyata masih terdapat 0,2 mol gas NO2.
a. Hitung harga derajat disosiasi !
b. HItung harga tetapan kesetimbangan !
110.Gas N2O4 dimasukkan kedalam wadah yang volumenya 5 liter, sehingga terjadi
kesetimbangan berikut.
N2O4(g) ⇌ 2 NO2(g)
JIka gas N2O4 mula-mula 1 mol, sedangkan NO2 yang terbentuk 0,8 mol, berapa harga
tetapan kesetimbangan reaksi tersebut ?
111.Pada temperatur tertentu, dalam wadah 5 liter terdapat kesetimbangan sebagai berikut.
2 SO3(g) ⇌ 2 SO2(g) + O2(g)
Apabila mula-mula dalam wadah tersebut dipanaskan 40 gram SO3 ( Ar S = 32, O = 16)
dan pada keadaan setimbang ternyata terdapat perbandingan mol SO3 : O2 = 2 : 1,
Berapakah tetapan kesetimbangnnya ?
112.Dalam wadah yang volumenya 10 liter direaksikan 0,4 mol gas N2 dan 0,2 mol gas O2,
sehingga terdapat kesetimbangan berikut.
N2(g) + O2(g) ⇌ 2 NO(g)
Ternyata banyaknya gas NO yang terbentuk adalah 0,2 mol. Tentukan :
a. Susunan kesetimbangan, dan
b. Tetapan kesetimbangan !
113.Diberikan reaksi dengan tetapan kesetimbangannya (Kc) sebagai berikut !
HF(aq) ⇌ H+(aq) + F-(aq) Kc = 6,8 x 10-4
H2C2O4(aq) ⇌ 2 H+(aq) + C2O42-(aq) Kc = 3,8 x 10-6
Tentukan tetapan kesetimbangannya (Kc) untuk reaksi berikut !
2 HF(aq) + C2O42-(aq) ⇌ 2 F-(aq) + H2C2O4(aq)
114.Harga Kp untuk reaksi kesetimbangan 2 X(g) ⇌ 3 Y(g), pada temperature tertentu adalah
1
. Jika dalam kesetimbangan tekanan parsial X adalah 8 atm, hitunglah tekanan parsial
8

Y!(yulia)
Isian singkat :

1. CO2 + H2 ⇌ CO + H2O ∆H = 41,2 kJ


Kearah manakah pergeserean kesetimbangan jika :
a. Pada T dan P tetap, ditambahkan lagi gas H2, dan bagaimana pengaruhnya
terhadap gas CO2?
b. Pada P dan T tetap, uap air H2O dikurangi, dan bagaimana pengaruhnya terhadap
gas CO2?
c. Jika pada T tetap, tekanan diperbesar, bagaimana pengaruhnya terhadap gas CO2?
d. Jika pada V tetap, suhu dinaikkan, bagaimana pengaruhnya terhadap gas H2?
2. Diketahui reaksi H2 + Cl2 ⇌ 2HCl Kc = 9,0
Jika pada awal reaksi dicampurkan H2,Cl2, dan HCl maing-masing 0,2 mol, berapakah
HCl ysng dihasilkan pada kesetimbangan ?
Pembahasan
3. Reaksi 2CO + O2 ⇌ 2CO2
Pada suhu tertentu 4 mol CO direaksikan dengan O2, ternyata dalam kesetimbangan
terdapat 2 mol CO. Jika volume ruangan 10 liter dan harga tetapan kesetimbangan
sama dengan 4, maka tentukan mol O2 yang diperlukan pada reaksi tersebut!
Pembahasan:
4. Dalam suatu ruang 1 liter pada suhu T℃ terdapat dalam keadaan setimbang 2 mol
NH3, 1 mol O2 dan 2 mol H2 menurut persamaan reaksi
4NH3 + 3O2 ⇌ 2N2 + 6H2O
Tentukan harga tetapan kesetimbangan kc pada suhu tersebut
Pembahasan:
Tetapan kesetimbangan reaksi di atas

Karena volumnya adalah satu liter, maka konsentrasinya tinggal masukkan molnya
masing-masing.

5. Diketahui suatu reaksi kesetimbangan 2A + B = A2B


Pada kondisi awal didalam bejana satu liter terdapat 2 mol A dan 2 mol B. Jika dalam
kesetimbangan terdapat 0,5 mol A, maka tentukan nilai tetapan kesetimbangannya
pada reaksi tersebut
Pembahasan:

6. Dalam bejana 4 liter dimasukkan 80 gram SO3 sehingga sebagian terurai membentuk
gas SO2 dan O2. Dalam keadaan setimbang perbandingan mol SO3 dan O2 = 2 : 3.
Berapa persentase SO3 yang terurai
Pembahasan
7. Dalam disosiasi N2O4 berdasarkan persamaan reaksi : N2O4 ⇌ 2NO2 jumlah mol
N2O4 dan NO2 pada keadaan kesetimbangan adalah asam. Pada keadaan ini tentukan
nilai derajat disosiasi
Pembahasan:

8. N2 + 3H2 ⇌ 2NH3
Jika tekanan parsial N2 dan H2 masing-masing 0,8 atm dan tekanan total sistem 2,8
atm. Hitung harga Kp ?
9. 0,1 mol lanthanum oksalat La2(C2O4)3, diletakkan pada ruang hampa 10 L dan
dibiarkan terurai hingga mencapai kesetimbangan menurut reaksi berikut
La2(C2O4)3 ⇌ La2O3 + 3CO + 3CO2
Jika dalam keadaan setimbang tekanan total dalam ruangan tersebut adalah 0,2 atm.
Tentukanlah nilai Kp bagi reaksi tersebut
Pembahasan
10. 4NH3 +5O2 ⇌ 4NO + 6H2O ∆H = -904,5 kj
Dalam ruangan, diketahui volume v liter dan suhu T1 K terdapat dalam keadaan
setimbang 4 mol NH3, 7 mol O2, 5 mol NO, dan 6 mol H2O. Lalu suhu diubah
menjadi T2 K. Pada keadaan setimbang T2 K , jumlah mol NO menjadi 6 mol.
a. Suhu manakah yang lebih tinggi T1 atau T2?
b. Tentukan susunan kesetimbangan pada suhu T2 K!
11. Apa yang dimaksud dengan suatu reaksi setimbang bersifat dinamis dan mikroskopis?
Pembahasan : bersifat dinamis artinya suatu reaksi terjadi terus-menerus dalam dua
arah dengan laju reaksi pembentukan sama dengan laju reaksi baliknya, sedangkan
mikroskopis suatu reaksi atau perubahan molekul yang tidak teramati.
12. Tulis rumus hukum kesetimbangan untuk reaksi kesetimbangan berikut.
[𝑁𝐻2 ]2
a. N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH3(g) Pembahasan : 𝐾𝑐 = [𝑁 3
2 ][𝐻2 ]

[𝐹𝑒𝑆𝐶𝑁 2+ ]
b. Fe3+ (aq) + SCN − (aq) ⇌ FeSCN 2+ (aq) Pembahasan : 𝐾𝑐 = [𝐹𝑒 3+][𝑆𝐶𝑁−]
[𝐶𝑂2 ]3
c. Fe2 O3(s) + 3CO(g) ⇌ 2Fe(s) + 3CO2(g) Pembahasan : 𝐾𝑐 = [𝐶𝑂]3

d. CH3 COOH(l) + C2 H5 OH(l) ⇌ CH3 COOC2 H5(l) + H2 O(l)


[CH COOC H ][H2 O]
Pembahasan : 𝐾𝑐 = [CH 3COOH][C
2 5
H 3 2 5 OH]

[Zn2+ ]
e. Cu2+ (aq) + Zn(s) ⇌ Cu(s) + Zn2+ (aq) Pembahasan : 𝐾𝑐 = [Cu2+ ]

13. Kedalam bejana yang volumenya 20 liter direaksikan 0,5 mol gas H2 dan I2 pada suhu
T℃, membentuk reaksi setimbang:
H2(g) + I2(g) ⇌ 2𝐻𝐼(𝑔)
Jika nilai tetapan kesetimbangan pada suhu tersebut 36, tentukan konsentasi masing-
masing gas pada saat setimbang.
Pembahasan :
Reaksi H2(g) + I2(g) ⇌ 2𝐻𝐼(𝑔)
Mula-mula 0,5 0,5 -
1 1
Terurai 𝛼 𝛼 𝛼
2 2

+
1 1
Setimbang (0,5 − 2 𝛼) (0,5 − 2 𝛼) 𝛼
[𝐻𝐼]2 [𝛼]2
𝐾𝑐 = [𝐻 = 1 = 36 𝛼 = 3 − 3𝛼 𝛼 = 0,75 𝑚𝑜𝑙
2 ][𝐼2 ] [0,5− 𝛼]2
2

Komposisi pada saat setimbang:


HI = 𝛼 = 0,75
1
𝐻2 = 𝐼2 = 0,5 − 2 (0,75) = 0,125 mol

14. Dalam ruangan 10 liter direaksikan 0,5 mol gas N2 dan 1,5 mol gas H2 hingga terjadi
kesetimbangan:
N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH3(g)
Pada saat setimbang terdapat 0,25 mol gas N2 dan tekanan 3 atm. Hitunglah nilai 𝐾𝑐
dan 𝐾𝑝 .
Pembahasan :
Reaksi N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH3(g)
Mula-mula 0,5 - -
3
Terurai 0,25 (0,25) 2(0,25)
2

Setimbang 0,25 0,375 0,5


[𝑁𝐻3 ]2 [0,5]2
𝐾𝑐 = = = 18,97
[𝐻2 ]3 [𝑁2 ] [0,375]3 [0,25]
0,5 0,375
𝑃𝑁𝐻3 = × 3 𝑎𝑡𝑚 = 1,4 𝑎𝑡𝑚 𝑃𝐻2 = × 3 𝑎𝑡𝑚 = 1 𝑎𝑡𝑚
1,125 1,125
0,25
𝑃𝑁2 = × 3 𝑎𝑡𝑚 = 0,6 𝑎𝑡𝑚
1,125
[𝑁𝐻3 ]2 [1,4]2
𝐾𝑝 = = = 2,33
[𝐻2 ]3 [𝑁2 ] [1]3 [0,6]

15. Suatu reaksi kesetimbangan:


BiCl3(aq) + H2 O(l) ⇌ BiOCl(s) + 2HCl(aq)
Apa yang terjadi bila kedalam sistem tersebut:
a. Ditambahkan HCl pekat
Pembahasan : maka kesetimbangan akan bergeser dari arah komponen yang
konsentrasinya di tambah (HCl).
b. Ditambah air.
Pembahasan : penambahan air akan memperbesar volume, sehingga pergeseran
kesetimbangan akan bergeser kekanan karena koefisien kanan lebih besar dari
kiri.
c. Ditambah BiOCl.
Pembahasan : penambahan BiOCl tidak akan mempengaruhi pergeseran
kesetimbangan.

16. Pada suhu tertentu dalam ruangan 10 liter terdapat dalam keadaan setimbang 0,2 mol
PCl5 ; 0,3 mol PCl3 ; dan 0,1 mol Cl2 ; menurut reaksi kesetimbangan:
PCl5(g) ⇌ PCl3(g) + Cl2(g)
Pada suhu dan volume tetap dimasukkan x mol gas Cl2 . Tenyata, setelah terjadi
kesetimbangan baru didapatkan 0,25 mol gas PCl5 ; 0,25 mol gas PCl3 ; dan 0,15 mol
gas Cl2 . Hitunglah nilai x.
Pembahasan :
[Cl2 ] sebelum ditambah = 0,1 mol
[Cl2 ] setelah ditambah = 0,15 mol
Mol gas Cl2 yang ditambah = setelah ditambah – sebelum ditambah
Mol gas Cl2 yang ditambah = 0,15 mol – 0,1 mol = 0,05

17. Tuliskan rumusan hukum kesetimbangan bagi reaksi-reaksi:


a. NH3(aq) + H2 O(l) ⇌ NH4 + (aq) + OH − (aq)
[NH4 + ][OH− ]
Pembahasan : K c =
[NH3 ]

b. H2 O(l) ⇌ H + (aq) + OH − (aq)


Pembahasan : K c = [H + ][OH − ]
c. PCl3(g) + Cl2(g) ⇌ PCl5(g)
[PCl3 ][Cl2 ]
Pembahsan : K c = [PCl5 ]

d. 𝐶𝑎𝑂(𝑠) + CO2(g) ⇌ CaCO3(s)


Pembahasan : K c = [CO2 ]
e. Ag + (aq) + Fe2+ (aq) ⇌ Ag (s) + Fe3+ (aq)
[Fe3+ ]
Pembahasan: K c = [Ag+][Ag+]

18. Pada suhu T℃ terdapat reaksi kesetimbangan:


2A(g) + B(g) ⇌ A2 B(g)
Direaksikan 2 mol A dan 2 mol B hingga tercapai keadaan setimbang. Pada saat
setimbang masih terdapat 0,5 mol A. Gambarkan kurva konsentrasi terhadap waktu
untuk reaksi kesetimbangan tersebut.
19. Sebanyak 10 mL gas N2 dan 25 mL gas H2 di reaksikan dalam ruangan tertutup
hingga terjadi reaksi kesetimbangan:
N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH3(g)
Volume ruangan pada saat setimbang adalah 25 mL (diukur pada P dan T yang sama)
tentukan volume masing-masing komponen pada saat setimbang.
Pembahasan:
Reaksi 𝑁2(𝑔) + 3𝐻2(𝑔) ⇌ 2𝑁𝐻3(𝑔)
Mula-mula 10 𝑚𝐿 25 𝑚𝐿 -
Reaksi 1⁄ 𝑥 3⁄ 𝑥 𝑥
2 2
+
Setimbang 10 − 0,5𝑥 25 − 1,5𝑥 𝑥
Volume total 25 𝑚𝐿 = 10 − 0,5𝑥 + 25 − 1,5𝑥 + 𝑥
25 𝑚𝐿 = 35 − 𝑥
x = 10 mL

volume dalam keadaan setimbang.

𝑁2 = 10 − 0,5(10) = 5 𝑚𝐿

𝐻2 = 25 − 1,5(10) = 10 𝑚𝐿

𝑁𝐻3 = 10 𝑚𝐿

20. Pada pembuatan asam sulfat dengan proses kontak terdapat reaksi:
2SO2(g) + O2(g) ⇌ 2𝑆𝑂3(𝑔)
Bagaimankah kondisi ideal yang tepat agar didapatkan hasil sebanyaknya?
Pembahasan:
a. Diberi perlakuan pada tekanan tinggi (1 atm).
b. Dilakukan pada suhu rendah (400℃ − 450℃.

21. Diketahui reaksi kesetimbangan:


N2(g) + O2(g) ⇌ 2𝑁𝑂2(𝑔) ∆𝐻 = +180 𝑘𝐽
Tetapan kesetimbangan pada suhu 2000℃ adalah 6,2 × 10−4
a. Jika pada bejana yang volumenya 25 liter terdapat 0,27 mol N2 ; 0,001 mol NO2 ;
dan x mol O2 dalam keadaan setimbang, tentukan nilai x.
b. Apa yang terjadi bila pada campuran tersebut suhunya diturunkan menjadi
1500℃.

Pembahasan:

[NO2 ]2 [0,001]2
a. K c = [N = 6,2 × 10−4 = [0,27][O
2 ][O2 ] 2]

6,2 × 10−4 [0,27][O2 ] = [0,001]2


1 × 10−6
[O2 ] = = 59,73 × 10−4
1,674 × 10−4
b. Penurunan suhu akan menimbulkan pergeseran kearah reaksi eksotermik, maka
kesetimbangan akan bergeser kekiri sehingga jumlah N2 dan O2 bertambaah dan
NO2 berkurang.
22. Reaksi kunci dalam proses pembuatan asam sulfat dengan proses kontak adalah
reaksi:
2SO2(g) + O2(g) ⇌ 2𝑆𝑂3(𝑔)
Gas SO2 dan O2 sebanyak 1,5 mol dan 0,5 mol dimasukkan kedalam ruangan
katalisator dengan tekanan awal 3 atm dan suhu 430 ℃. pada saat kesetimbangan,
diperoleh perbandingan mol SO3 : O2 = 2 : 1 dan tekanan gas SO3 1,9 atm.
a. Tentukan tekanan gas SO2 dan O2 pada saat setimbang.
b. Tentukan nilai K p .

Pembahasan :

a. Reaksi 2SO2(g) + O2(g) ⇌ 2𝑆𝑂3(𝑔)


Mula-mula 1,5 0,5
Terurai 2𝑥 𝑥 2𝑥
Setimbang 𝑥 2𝑥
0,5 − 𝑥 = 𝑥 𝑚𝑜𝑙 SO2 = 1,5 − 2(0,25) = 1
0,5
𝑥= = 0,25 𝑚𝑜𝑙 O2 = 0,25 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑜𝑙 𝑆𝑂3 = 2(0,25)
2
[SO3 ]2 [0,5]2
K c = [SO 2
= [1]2 [0,25] = 1
2 ] [O2 ]
n
b. K p = K c (R. T)∆
∆n = 2 − 3 = −1
K p = 1 (0,082.703K)−1
1
Kp =
57,646

23. Kokas (batu bara) dapat digunakan sumber gas hidrogen melalui reaksi:
C(s) + H2 O(g) ⇌ 𝐻2(𝑔) + 𝐶𝑂(𝑔) ∆𝐻 = +131 𝑘𝐽
a. Tuliskan rumusan tetapan kesetimbangan (K p ) untuk kesetimbangan tersebut.
b. Bagaimana komposisi dalam sistem kesetimbangan bila tekanan sistem dinaikkan.
c. Jika pada suhu 730℃ dalam sistem kesetimbangan tersebut tekanan parsial uap
air = 90 atm, tekanan CO = 100 atm dan tekanan parsial gas 𝐻2 = 183 atm,
tentukan tetapan kesetimbangannya.

Pembahasan:

[𝐻2 ][𝐶𝑂]
a. K p = [H2O ]

b. Jika tekanan dinaikkan maka kesetimbangan akan bergeser ke kiri, sehingga


komposisi H2 O bertambah.
[183][100]
c. K p = = 203,3 atm
[90]

24. Dalam bejana terttutup yang volumenya 10 liter, NH3 terurai menurut reaksi
kesetimbangan:
2NH3(g) ⇌ N2(g) + 3H2(g)
Bila komposisi gas-gas dalam kesetimbangan adalah 0,1 mol gas N2 ; 0,3 mol gas H2 ;
dan 0,2 mol gas NH2 ; tentukan.
a. Nilai K c .
b. Komposisi awal sebelum NH2 terurai.
c. Derajat disosiasi NH2 .

Pembahasan:

[H2 ]3 [N2 ] [0,3]3 [0,1]


a. K c = = = 0,675
[NH2 ]2 [0,2]2

b.
25. Dalam pemisahan besi dari biji besi melibatkan reaksi kesetimbangan:
Fe2 O3(s) + 3CO(g) ⇌ 2Fe(s) + 3CO2(g)
Reaksi kesetimbangan terjadi pada suhu 1900 K dan mempunyai nilai tetapan
kesetimbangan K p = 2,3.
a. Bagaimanakah besi yang dihasilkan jika tekanan diperbesar.
b. Bagaimanakah besi yang dihasilkan jika kedalamnya ditambah Fe2 O3
c. Bagaimanakah besi yang dihasilkan bila suhu dinaikkan?
d. Bagaimana nilai K p jika pada suhu tetap kedalam sistem kesetimbangan ditambah
gas CO?
e. Bagaimana nila K p bila suhu dijadikan 950 K.
Pembahasan:
a. Jika tekanan diperbesar tidak akan mempengaruhi pergeseran kesetimbangan
karena koefisien kiri dan kanan sama, dan besi yang dihasilkan tetap.
b. Jika konsentrasi Fe2 O3 maka kesetimbangan akan bergeser dari konsentrasi yang
ditambah, sehingga Fe yang dihasilkan akan bertambah.
c. Jika suhu din aikkan maka kesetimbangan akan bergeser kearah endotrem dan
besi yang dihasilkan meningkat.
d. Perubahan volume tidak akan mempengaruhi ketetapan kesetimbangan jika
jumlah koefisien sebelum dan sesudah reaksi sama.
e. Jika suhu diturunkan kesetimbangan akan bergeser kekiri dan nilai K p akan
semakin kecil.(oom)
26. Apa yang dimaksud dengan kesetimbangan dinamis? Tuliskan ciri-ciri kesetimbangan
dinamis
27. Untuk reaksi 2CO2(g) ⇌ 2𝐶𝑂(g) + O2(g) ∆𝐻 = +65 kl/mol. Ramalkan pergeseran
kesetimbangan reaksi tersebut jika :
a. Menambahkan lebih banyak oksigen kedalam reaksi
b. Suhu reaksi ditingkatkan
c. Volume dimanpatkan
d. Suatu katalis ditambahkan dalam reaksi
28. Untuk reaksi H2(g) + CO2(g) ⇌ 𝐶𝑂(g) + 𝐻2𝑂(g), tentukan
a. Persamaan untuk ketetapan kesetimbangan, Kc
b. Nilai K, jika kosentrasi awal hidrogen adalah 10 M dan karbon dioksida adalah
90 M, dan pada saat kesetimbangan 9,47M karbon dioksida terbentuk
29. Dalam 4 liter bejana reaksi, 100 g nitrogen dioksida terurai sebagian menjadi nitrogen
monoksida dan oksigen. Pada saat kesetimbangan, perbandingan mol antara NO2 dan
O2 adalah 2:3. Tentukan derajat ionisasi NO2.
30. Pada suhu 670 K dan tekanan 5 Mpa, suatu campuran kesetimbangan dalam proses
Haber ditemukan mengandung 0,925 mol nitrogen, 2,775 mol hidrogen, dan 0,150
mol amonia.
a. Tentukan fraksi mol setiap gas dalam csmpursn dan tekanan parsial gas masing-
masing.
b. Tentukan nilai Kc dan Kf.

Anda mungkin juga menyukai