Anda di halaman 1dari 21

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER GANJIL 2017/2018

PELAKSANA AKADEMIK KEPERAWATAN (NERS)


UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata Kuliah : Keperawatan Gawat darurat Kode MK : NSA 529


Mata Kuliah Prasyarat : KMB, Kep.Anak, Kep.Maternitas, Ilmu Kep. jiwa Bobot MK : 3 sks
Dosen Pengampu : Yuliati.,SKp.,M.Kep.,MM Kode Dosen : 6594
Alokasi Waktu : Tatap muka 14 x 100 menit, dan praktikum,
Capaian Pembelajaran : 1. Mahasiswa mampu menerapkan filosofi, konsep holistik dan proses keperawatan
kegawatdaruratan
2. Melakaukan simulasi asi asuhan keperawatan dengan kasus kedaruratan, kedaruratan dengan
gangguan berbagai sistem pada individu dengan memperhatikan aspek legal dan etis
3. Melakukan simulasi pendidikan kesehatan dengan kasus kedaruratan dengan gangguan berbagai
sistem pada individu dengan memperhatikan aspek legal dan etis
4. Mengintegrasikan hasil hasil penelitian kedalam asuhan kegawatdaruratan dalam mengatasi
masalah yang berhubungan dengan kegawatan, dengan gangguan berbagai sistem pada
individu dengan memperhatikan aspek legal dan etis
5. Melakukan simulasi pengelolaan asuhan keperawatan pada individu dengan kedaruratan dengan
gangguan berbagai sistem pada individu dengan memperhatikan aspek legal dan etis
6. Melaksanakan fungsi advokat dan komunikasi pada kasus kedaruratan terkaitberbagai system
7. Mendemonstrasikan intervervensi keperawatan pada kedaruratan sesuai dengan standart ynang
berlaku dengan berpikir kritis kreatif dan inovatif sehingga menghasilkan pelayanan yang efektif
dan efisien

SESI KEMAMPUAN MATERI BENTUK SUMBER INDIKATOR


AKHIR PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
1 Mahasiswa mampu 1. Konsep kep. Gawat 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association. Mahasiswa
menerapkan filosofi, darurat buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of mampu
konsep holistik dan 2. Peran dan fungsi 2. Case study, Emergency Nursing Principles memahami
proses keperawatan SGD,Based and Practise. 7 th ed.Mosby: filosofi, konsep
learning, project Elsevier Inc. holistik dan
SESI KEMAMPUAN MATERI BENTUK SUMBER INDIKATOR
AKHIR PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
kegawatdaruratan perawat gawat based learning 2. Proehl, Jean..A. (2009). proses
darurat Emergency Nursing Procedures keperawatan
3. Proses keperawatan E-book, Saunders: Elsevier Inc. kegawatdarurata
pada area 3. Emergency Nursing Association. n
keperawatan gawat (2008), Emergency Nursing Core
darurat Curriculum (6 Eds). Saunders:
4. Efek kondisi Elsevier Inc
kegawatdaruratan 4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
terhadap pasien dan (2014). Emergency nursing made
keluarga incredibly easy. Wolter Kluwers
5. Schumacher, L. & Chernecky,
C.C. (2009). Saunders Nursing
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc.
2. Mahasiswa mampu 1. Pengkajian primer 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association. Mahasiswa
menerapkan filosofi, dan sekunder buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of mampu
konsep holistik dan 2. Triage 2. Case study, Emergency Nursing Principles menerapkan
3. Isu End Of life di SGD,Based and Practise. 7 th ed.Mosby: pengkajian pada
proses keperawatan
keperawatan gawat learning, project Elsevier Inc penelolaan
kegawatdaruratan
darurat based learning 2. Proehl, Jean..A. (2009). kasus
4. Mekanisme trauma Emergency Nursing Procedures kedaruratan
E-book, Saunders: Elsevier Inc.
3. Emergency Nursing Association.
(2008), Emergency Nursing Core
Curriculum (6 Eds). Saunders:
Elsevier Inc
4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
(2014). Emergency nursing made
incredibly easy. Wolter Kluwer

SESI KEMAMPUAN MATERI BENTUK SUMBER INDIKATOR


AKHIR PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
5. Schumacher, L. & Chernecky,
C.C. (2009). Saunders Nursing
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc
4 Melakukan simulasi 1. Kedaruratan pada kasus 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association. Mahasiswa
3. asuhan keperawatan syok, trauma dada, infark buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of Memahami
dengan kasus miocard, 2. Case study, Emergency Nursing Principles proses
kegawatdaruratan 2. Asuhan keperawatan SGD,Based and Practise. 7 th ed.Mosby: pengelolaan
terkait gangguan kasus kegawatdaruratan learning, project Elsevier Inc pasien dengan
system pada individu (pengkajian, analisa data, based learning 2. Proehl, Jean..A. (2009). kasus
dengan diagnose keperawatan, Emergency Nursing Procedures kedaruratan
memperhatikan aspek intervensi, implementasi E-book, Saunders: Elsevier Inc. pada kasus
legal dan etis dan evaluasi secara 3. Emergency Nursing Association. syok, trauma
komprehensif meliputi (2008), Emergency Nursing Core dada, infark
bio-psiko-sosio-spiritual) Curriculum (6 Eds). Saunders: miocard,.
Elsevier Inc
4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
(2014). Emergency nursing made
incredibly easy. Wolter Kluwer
5. Schumacher, L. & Chernecky,
C.C. (2009). Saunders Nursing
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc
SESI KEMAMPUAN MATERI BENTUK SUMBER INDIKATOR
AKHIR PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
Melakukan simulasi 1. Kedaruratan pada kasus, 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association. Mahasiswa
4. asuhan keperawatan trauma kepala, trauma buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of Memahami
dengan kasus abdomen, trauma 2. Case study, Emergency Nursing Principles proses
kegawatdaruratan musculoskeletal, SGD,Based and Practise. 7 th ed.Mosby: pengelolaan
terkait gangguan kegawatan obstetric, learning, project Elsevier Inc pasien dengan
system pada individu kegawatan kegawatan based learning 2. Proehl, Jean..A. (2009). kasus
dengan psikiatri. Emergency Nursing Procedures kedaruratan
memperhatikan aspek 2. Asuhan keperawatan E-book, Saunders: Elsevier Inc. pada trauma
legal dan etis kasus kegawatdaruratan 3. Emergency Nursing Association. kepala, trauma
(pengkajian, analisa data, (2008), Emergency Nursing Core abdomen,
diagnose keperawatan, Curriculum (6 Eds). Saunders: trauma
intervensi, implementasi Elsevier Inc musculoskelet
dan evaluasi secara 4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A. al, kegawatan
komprehensif meliputi (2014). Emergency nursing made obstetric,
bio-psiko-sosio-spiritual) incredibly easy. Wolter Kluwer kegawatan
5. Schumacher, L. & Chernecky, kegawatan
C.C. (2009). Saunders Nursing psikiatri
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc

7 Melakukan simulasi 1. Upaya pencegahan primer, 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association Mahasiswa
5. asuhan keperawatan sekunder dan tersier buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of mampu
pada ,masalah kasus
dengan kasus kegawatdaruratan berbagai
2. Case study, Emergency Nursing Principles memahami
kegawatdaruratan system SGD,Based and Practise. 7 th ed.Mosby: upaya
terkait multi system 2. Persiapan, pelaksanaan learning, project Elsevier Inc pencegahan
pada individu dengan pada paska pemeriksaan based learning 2.Proehl, Jean..A. (2009). Emergency primer, sekunder
diagnostic dan laboratorium
berbagai tingkat usia pada
Nursing Procedures E-book, dan tersier pada
dengan Saunders: Elsevier Inc. kasus kegawat-
memperhatikan MATERI INDIKATOR
SESI KEMAMPUAN PEMBELAJARAN BENTUK SUMBER PENILAIAN
AKHIR PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN
aspek legal dan etis kegawatdaruratan berbagaia 3. Emergency Nursing Daruratan
sistem Association. (2008), Emergency
Nursing Core Curriculum (6
Eds). Saunders: Elsevier Inc
4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
(2014). Emergency nursing
made incredibly easy. Wolter
Kluwer
5. Schumacher, L. & Chernecky,
C.C. (2009). Saunders Nursing
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc
8 Melakukan simulasi Persiapan, pelaksanaan pada 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association Mahasiswa
6. asuhan keperawatan paska pemeriksaan diagnostic buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of mampu
dan laboratorium pada
dengan kasus kegawatdaruratan berbagai 2. Case study, Emergency Nursing Principles melakukan
kegawatdaruratan sistem SGD,Based and Practise. 7 th ed.Mosby: persiapan,
terkait multi system learning, project Elsevier Inc pelaksaan pada
pada individu dengan based learning 2. Proehl, Jean..A. (2009). pasca
berbagai tingkat usia Emergency Nursing Procedures pemeriksaan
dengan E-book, Saunders: Elsevier Inc. diagnostic
memperhatikan aspek 3. Emergency Nursing Association.
legal dan etis (2008), Emergency Nursing Core
Curriculum (6 Eds). Saunders:
Elsevier Inc
4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
(2014). Emergency nursing made
incredibly easy. Wolter Kluwer

SESI KEMAMPUAN BENTUK SUMBER INDIKATOR


AKHIR MATERI PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
PEMBELAJARAN
5. Schumacher, L. & Chernecky,
C.C. (2009). Saunders Nursing
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc

7. Mengintegrasikan 1. Mengidentifikasi Hasil 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association Mahasiswa


hasil hasil penelitian hasil penelitian terkait buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of mampu
kedalam asuhan kasus 2. Case study, Emergency Nursing Principles menganalisa
kegawatdaruratan kegawatdaruratan SGD,Based and Practise. 7 th ed.Mosby: penelitian yang
dalam mengatasi learning, project Elsevier Inc terkait kasus
masalah yang 2. Menganalisa hasil based learning 2. Proehl, Jean..A. (2009). kegawatdarurata
berhubungan dengan penelitian terkait kasus Emergency Nursing Procedures n
kegawatan, dengan kegawatdaruratan E-book, Saunders: Elsevier Inc.
gangguan berbagai 3. Emergency Nursing Association.
sistem pada individu (2008), Emergency Nursing Core
dengan Curriculum (6 Eds). Saunders:
memperhatikan aspek Elsevier Inc
legal dan etis 4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
(2014). Emergency nursing made
incredibly easy. Wolter Kluwer
5. Schumacher, L. & Chernecky,
C.C. (2009). Saunders Nursing
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc

SESI KEMAMPUAN MATERI BENTUK SUMBER INDIKATOR


AKHIR PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
8. Mengintegrasikan 1. Trend dan issue terkait kasus 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Mahasiswa
kegawatdaruratan
hasil hasil penelitian buku) dan diskusi Association (2013). mampu
2. Evidence based practice
kedalam asuhan (EBP) dalam penatalaksanaan 2. Case study, Sheehy’s Manual of menerapkan
kegawatdaruratan kasus kegawatdaruratan SGD,Based Emergency Nursing ABP pada kasus
dalam mengatasi berbagai sistem learning, project Principles and Practise. 7 th kegawatdarurata
masalah yang based learning ed.Mosby: Elsevier Inc n
berhubungan dengan 2. Proehl, Jean..A. (2009).
kegawatan, dengan Emergency Nursing
gangguan berbagai Procedures E-book,
sistem pada individu Saunders: Elsevier Inc.
dengan 3. Emergency Nursing
memperhatikan aspek Association. (2008),
legal dan etis Emergency Nursing Core
Curriculum (6 Eds).
Saunders: Elsevier Inc
4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
(2014). Emergency nursing
made incredibly easy.
Wolter Kluwer
5. Schumacher, L. &
Chernecky, C.C. (2009).
Saunders Nursing Survival
Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e.
Sauders: Elsevier Inc

9. Melakukan simulasi Manajemen pada kasus 1. Ceramah (bedah 1. 1. Emergency Nurses Association Mahasiswa
pengelolaan asuhan kedaruratan berbagai sistem buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of mampu
keperawatan dengan 2. Case study, Principles and Practise. 7 th memahami
kasus SGD,Based
SESI KEMAMPUAN MATERI BENTUK SUMBER INDIKATOR
AKHIR PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PENCAPAIAN
Kegawatdaruratan learning, project Emergency Nursing ed.Mosby:
based learning Elsevier Inc Pengelolaan
2. Proehl, Jean..A. (2009). pasien dengan
Emergency Nursing Procedures kasus kedarutan
E-book, Saunders: Elsevier Inc. pada berbagai
3. Emergency Nursing Association. sistem
(2008), Emergency Nursing Core
Curriculum (6 Eds). Saunders:
Elsevier Inc
4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
(2014). Emergency nursing made
incredibly easy. Wolter Kluwer
5. Schumacher, L. & Chernecky,
C.C. (2009). Saunders Nursing
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc

10. Melaksanakan fungsi 1. Peran dan fungsi 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association Mahasiswa
advokasi dan perawat pada kasus buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of mampu
komunikasi pada kegawatdaruratan 2. Case study, Principles and Practise. 7 th memahami
kasus kedaruratan berbagai system SGD,Based Emergency Nursing ed.Mosby: perannya
terkait berbagai learning, project Elsevier Inc sebagai
sistem 2. Peran perawat sebagai based 2.Proehl, Jean..A. (2009). Emergency advokasi pasien
advokasi bagi pasien
Nursing Procedures E-book, di unit gawat
Saunders: Elsevier Inc. darurat
3. Emergency Nursing Association.
(2008), Emergency Nursing Core
Curriculum (6 Eds). Saunders:
SESI KEMAMPUAN MATERI SUMBER INDIKATOR
AKHIR PEMBELAJARAN BENTUK PEMBELAJARAN PENILAIAN
PEMBELAJARAN
Elsevier Inc
4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
(2014). Emergency nursing made
incredibly easy. Wolter Kluwer
5. Schumacher, L. & Chernecky,
C.C. (2009). Saunders Nursing
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc

11. Melaksanakan fungsi 1. Proses komunikasi 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association Mahasiswa
advokasi dan pada kasus buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of mampu
komunikasi pada kedaruratan 2. Case study, Principles and Practise. 7 th menerapkan
kasus kedaruratan 2. Penerapan SGD,Based Emergency Nursing ed.Mosby: komunikasi
terkait berbagai pelaksanaan learning, project Elsevier Inc pada pasien dan
sistem komunikasi di unit based 2.Proehl, Jean..A. (2009). Emergency keluarga yang
gawat darurat Nursing Procedures E-book, mengalami
Saunders: Elsevier Inc. pengelolaan
3. Emergency Nursing Association. kedaruratan
(2008), Emergency Nursing Core
Curriculum (6 Eds). Saunders:
Elsevier Inc
4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
(2014). Emergency nursing made
incredibly easy. Wolter Kluwer
5. Schumacher, L. & Chernecky, C.C.
(2009). Saunders Nursing

SESI KEMAMPUAN MATERI BENTUK SUMBER INDIKATOR


AKHIR PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc
12. Mendemonstrasikan 1. Prosedur 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association Mahasiswa
intervervensi pengkajian pada buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of mampu
keperawatan pada kasus kedaruratan 2. Case study, Principles and Practise. 7 th melakukan
kedaruratan sesuai 2. Proses triase pada SGD,Based learning, Emergency Nursing ed.Mosby: pengkajian dan
dengan standart ynng kasus kedaruratan project based Elsevier Inc melaksanakan
berlaku dengan 2.Proehl, Jean..A. (2009). Emergency prosedur triage
berpikir kritis kreatif Nursing Procedures E-book, pada kasus
dan inovatif sehingga Saunders: Elsevier Inc. kegawatdarurata
menghasilkan 3. Emergency Nursing Association. n
pelayanan yang efektif (2008), Emergency Nursing Core
dan efisien Curriculum (6 Eds). Saunders:
Elsevier Inc
4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
(2014). Emergency nursing made
incredibly easy. Wolter Kluwer
5. Schumacher, L. & Chernecky,
C.C. (2009). Saunders Nursing
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc

SESI KEMAMPUAN MATERI BENTUK SUMBER INDIKATOR


AKHIR PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
13. Mendemonstrasikan 1. Pembebasan jalan 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association
intervervensi nafas dan control buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of Mahasiswa
keperawatan pada servikal 2. Case study, Principles and Practise. 7 th mampu
kedaruratan sesuai 2. Pembidaian SGD,Based Emergency Nursing ed.Mosby: melakukan
dengan standart ynng 3. Nedle learning, project Elsevier Inc tindakan
berlaku dengan decompression dan based 2.Proehl, Jean..A. (2009). Emergency pembebasan
berpikir kritis kreatif occlusive dressing Nursing Procedures E-book, jalan nafas dan
dan inovatif sehingga Saunders: Elsevier Inc. kontrol servikal,
menghasilkan 3. Emergency Nursing Association. pembidaian dan
pelayanan yang efektif (2008), Emergency Nursing Core Nedle
dan efisien Curriculum (6 Eds). Saunders: decompression
Elsevier Inc dan occlusive
4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A. dressing
(2014). Emergency nursing made
incredibly easy. Wolter Kluwer
5. Schumacher, L. & Chernecky,
C.C. (2009). Saunders Nursing
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc

14. Mendemonstrasikan 1. Konsep dan tujuan 1. Ceramah (bedah 1. Emergency Nurses Association Mahasiswa
intervervensi BCLS buku) dan diskusi (2013). Sheehy’s Manual of mampu
keperawatan pada 2. Prosedur BCLS 2. Case study, Principles and Practise. 7 th melakukan
kedaruratan sesuai 3. Mengidentifikasi SGD,Based Emergency Nursing ed.Mosby: tindakan BCLS
dengan standart ynng Henti nafas dan learning, project Elsevier Inc
berlaku dengan henti jantung based 2.Proehl, Jean..A. (2009). Emergency
berpikir kritis kreatif Nursing Procedures E-book,
dan inovatif Saunders: Elsevier Inc.

SESI KEMAMPUAN MATERI BENTUK SUMBER INDIKATOR


AKHIR PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN PENILAIAN
sehingga 3. Emergency Nursing Association.
menghasilkan (2008), Emergency Nursing Core
pelayanan yang efektif Curriculum (6 Eds). Saunders:
dan efisien Elsevier Inc
4. Tscheschlog, B.A. & Jauch,A.
(2014). Emergency nursing made
incredibly easy. Wolter Kluwer
5. Schumacher, L. & Chernecky,
C.C. (2009). Saunders Nursing
Survival Guide: Critical Care &
Emergency Nursing, 2e. Sauders:
Elsevier Inc
EVALUASI PEMBELAJARAN

SESI PROSE- BEN- SEKOR > 77 SEKOR > 65 SEKOR > 60 SEKOR > 45 SEKOR < 45 BOBOT
DUR TUK ( A / A-) (B- / B / B+ ) (C / C+ ) (D) (E)
1 Pretest Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa 5%
menjelaskan filosofi, tidak mampu tidak mampu
konsep holistik, menjelaskan menjelaskan
Konsep kep. Gawat filosofi, konsep filosofi, konsep
darurat, Peran dan holistik, holistik,
fungsi, , Efek kondisi Konsep kep. Konsep kep.
kegawatdaruratan Gawat darurat, Gawat darurat,
terhadap pasien dan Peran dan
keluarga fungsi, Proses
keperawatan
pada area
keperawatan
gawat darurat,
Efek kondisi
kegawatdarura
tan terhadap
pasien dan
keluarga
2 Postest Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa 5%
melakukan Pengkajian mampu mampu tidak mampu tidak mampu
primer dan sekunder melakukan menjelaskan melakukan melakukan
pada kasus Pengkajian isu end of life Pengkajian Pengkajian
kegawatdaruratan, primer dan di keperawatan primer dan primer dan
Triage, Isu End Of life sekunder pada gawat darurat sekunder pada sekunder pada
di keperawatan gawat kasus kasus kasus
darurat, Mekanisme kegawatdarura kegawatdarura kegawatdarura
trauma tan tan, tan, Triage, Isu
End Of life di
SESI PROSE- BEN- SEKOR > 77 SEKOR > 65 SEKOR > 60 SEKOR > 45 SEKOR < 45 BOBOT
DUR TUK ( A / A-) (B- / B / B+ ) (C / C+ ) (D) (E)

keperawatan
gawat darurat,
Mekanisme
trauma
3. Pretest Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa 5
menjelaskan mampu mampu tidak mampu tidak mampu
Kedaruratan pada menjelaskan menjelaskan menjelaskan menjelaskan
kasus syok, trauma Kedaruratan asuhan Kedaruratan Kedaruratan
dada, infark pada kasus keperawatan pada kasus pada kasus
miocard, dan syok, trauma pada kasus syok, trauma syok, trauma
mampu menerapkan dada, infark syok, trauma dada, infark dada, infark
Asuhan miocard dada, infark miocard miocard, dan
keperawatan kasus miocard mampu
kegawatdaruratan menerapkan
(pengkajian, analisa Asuhan
data, diagnose keperawatan
keperawatan, kasus
intervensi, kegawatdarura
implementasi dan tan
evaluasi secara (pengkajian,
komprehensif analisa data,
meliputi bio-psiko- diagnose
sosio-spiritual) keperawatan,
intervensi,
implementasi
dan evaluasi
secara
SESI PROSE- BEN- SEKOR > 77 SEKOR > 65 SEKOR > 60 SEKOR > 45 SEKOR < 45 BOBOT
DUR TUK ( A / A-) (B- / B / B+ ) (C / C+ ) (D) (E)

diagnose
keperawatan,
intervensi,
implementasi
dan evaluasi
secara
komprehensif
meliputi bio-
psiko-sosio-
spiritual)

4. Pretest Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa 10%


menjelaskan mampu mampu tidak mampu tidak mampu
Posttest UTS Kedaruratan pada menjelaskan menjelaskan menjelaskan menjelaskan
kasus, trauma kepala, Kedaruratan menerapkan Kedaruratan
Kedaruratan
trauma abdomen, pada kasus, asuhan pada kasus,
kasus, trauma
trauma trauma kepala, keperawatan trauma kepala,
musculoskeletal, trauma kasus kepala, trauma trauma
kegawatan obstetric, abdomen, kegawatdarura abdomen, abdomen,
kegawatan kegawatan trauma tan trauma trauma
psikiatri. dan musculoskelet (pengkajian, musculoskelet musculoskelet
menerapkan asuhan al, kegawatan analisa data, al, kegawatan al, kegawatan
keperawatan kasus obstetric, diagnose obstetric,
obstetric,
kegawatdaruratan kegawatan keperawatan, kegawatan
kegawatan
(pengkajian, analisa kegawatan intervensi, kegawatan
data, diagnose psikiatri kegawatan psikiatri. dan
keperawatan, psikiatri menerapkan
intervensi, asuhan
SESI PROSE- BEN- SEKOR > 77 SEKOR > 65 SEKOR > 60 SEKOR > 45 SEKOR < 45 BOBOT
DUR TUK ( A / A-) (B- / B / B+ ) (C / C+ ) (D) (E)
implementasi dan keperawatan
evaluasi secara kasus
komprehensif meliputi kegawatdaru
bio-psiko-sosio-
ratan
spiritual)
(pengkajian,
analisa data,

5. Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa tidak Mahasiswa tidak 5%


Pre Test Lisan mengidentifikasi proses mampu mampu mampu tidak mampu
Persiapan, pelaksanaan mengidentifikasi menjelaskan menjelaskan menjelaskan
pada paska pemeriksaan proses Persiapan, pelaksanaan pada proses Persiapan, proses Persiapan,
Post Test UTS diagnostic dan pada paska pada pelaksanaan pada
laboratorium pada pemeriksaan pemeriksaan pemeriksaan paska
berbagai tindakan diagnostic dan diagnostic dan diagnostic dan pemeriksaan
laboratorium laboratorium laboratorium diagnostic dan
pada berbagai pada berbagai pada berbagai laboratorium
tindakan tindakan tindakan pada berbagi
tindakan

Pre test Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa tidak Mahasiswa tidak 5%
menjelaskan Upaya mampu mampu mampu mampu
pencegahan primer, menjelaskan menjelaskan menjelaskan menjelaskan
6. Post Test UTS sekunder dan tersier pada Upaya Upaya Upaya Upaya
kasus kegawatdaruratan pencegahan pencegahan pencegahan pencegahan
berbagai system primer, sekunder primer pada primer, sekunder
kasus dan tersier pada
kasus
SESI PROSE- BEN- SEKOR > 77 SEKOR > 65 SEKOR > 60 SEKOR > 45 SEKOR < 45 BOBOT
DUR TUK ( A / A-) (B- / B / B+ ) (C / C+ ) (D) (E)
pada ,masalah tersier pada kegawatdaruratan kegawatdaruratan
kasus ,masalah kasus berbagai system berbagai system
kegawatdaruratan kegawatdaruratan
berbagai system berbagai system

7. Pre test Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa tidak Mahasiswa 10%
mampu
menganalisa mampu mampu mampu
mengidentifikasi
penelitian yang terkait menganalisa menganalisa penelitian menganalisa
kasus penelitian penelitian yang terkait dan
Post test UTS kegawatdaruratan (3) yang terkait yang terkait kasus mengidentifika
kasus kasus kegawatdarura si si penelitian
kegawatdarura kegawatdarura tan yang terkait
tan (2) tan (1) kasus
kegawatdarura
tan
8. Pre Test Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa tidak Mahasiswa tidak 5%
menjelaskan Trend dan mampu mampu mampu mampu
issue terkait kasus menjelaskan menjelaskan dan menjelaskan dan menjelaskan
kegawatdaruratan dan Trend dan issue menganalisa menganalisa Trend dan issue
menganalisa kasus terkait kasus kasus sesuai kasus sesuai terkait kasus
sesuai Evidence based kegawatdaruratan Evidence based Evidence based kegawatdaruratan
practice (EBP) dalam practice (EBP) practice (EBP) dan menganalisa
penatalaksanaan kasus dalam dalam kasus sesuai
kegawatdaruratan penatalaksanaan penatalaksanaan Evidence based
berbagai sistem kasus kasus practice (EBP)
kegawatdaruratan kegawatdaruratan dalam
berbagai sistem berbagai sistem penatalaksanaan
kasus
kegawatdaruratan
berbagai sistem
9. Pre Test Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa
mengelola pasien mampu mampu mampu tidak mampu
mengelola mengelola mengelola mengelola
SESI PROSE- BEN- SEKOR > 77 SEKOR > 65 SEKOR > 60 SEKOR > 45 SEKOR < 45 BOBOT
DUR TUK ( A / A-) (B- / B / B+ ) (C / C+ ) (D) (E)
dengan kasus pasien dengan pasien dengan pasien dengan Pasien dengan 5%
kedarutan pada kasus kasus kasus kasus
berbagai sistem (5 kedaruratan kedaruratan kedaruratan kedaruratan
sistem) diberbagai diberbagai diberbagai
system (3) system (2) system (1)

10. Pre test Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa tidak Mahasiswa tidak 5%
menjelaskan Peran dan mampu mampu mampu peran mampu
fungsi perawat pada kasus menjelaskan menjelaskan perawat sebagai menjelaskan
Peran dan fungsi peran perawat advokasi bagi Peran dan fungsi
kegawatdaruratan berbagai
perawat pada sebagai advokasi pasien perawat pada
system dan peran perawat kasus bagi pasien kasus
sebagai advokasi bagi kegawatdaruratan kegawatdaruratan
pasien berbagai system berbagai system
dan peran
perawat sebagai
advokasi bagi
pasien
11. Pre Test Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa 5%
menerapkan mampu mampu tidak mampu tidak mampu
komunikasi pada menerapkan menjelaskan menenjelaskan menjelaskan
komunikasi komunikasi komunikasi dan
pasien dan keluarga
pada pasien pada pasien pada pasien menerapkan
yang mengalami
dan keluarga dan keluarga dan keluarga komunikasi
masalah kedaruratan yang yang yang pada pasien
mengalami mengalami mengalami dan keluarga
masalah masalah masalah yang
kedaruratan kedaruratan kedaruratan mengalami
masalah
kedaruratan
SESI PROSE- BEN- SEKOR > 77 SEKOR > 65 SEKOR > 60 SEKOR > 45 SEKOR < 45 BOBOT
DUR TUK ( A / A-) ( B / B-) ( C / C-) ( D / D-) ( E / E-)

12. Pre Test Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa 10%
melakukan Prosedur mampu mampu tidak mampu tidak mampu
Post Test UAS pengkajian pada melakukan melakukan melakukan melakukan
kasus kedaruratan dan triase pada Prosedur triase pada Prosedur
mampu melakukan kasus pengkajian kasus pengkajian
triase pada kasus kedaruratan pada kasus kedaruratan pada kasus
kedaruratan kedaruratan kedaruratan
dan mampu
melakukan
triase pada
kasus
kedaruratan

13. Pre Test Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa 10%
melakukan tindakan mampu mampu tidak mampu tidak mampu
Post UAS pembebasan jalan melakukan melakukan melakukan melakukan
nafas dan kontrol tindakan tindakan tindakan tindakan
servikal, pembidaian pembebasan pembebasan pembebasan pembebasan
dan Nedle jalan nafas dan jalan nafas dan jalan nafas dan jalan nafas dan
decompression dan kontrol kontrol kontrol kontrol
occlusive dressing servikal, servikal, servikal, servikal,
pembidaian pembidaian
dan Nedle
decompression
dan occlusive
dressing
SESI BENTUK PROSE SEKOR > 65 SEKOR > 60 SEKOR > 45 SEKOR < 45 BOBOT
DUR SEKOR > 77 ( A / A-) ( A / A-) ( A / A-) (E/E
( A / A-)
14. Pre test Lisan Mahasiswa mampu Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa 15%
menjelaskan Konsep mampu mampu tidak mampu tidak mampu
dan tujuan BCLS, menerapkan menjelaskan menjelaskan menjelaskan
Post test UAS memahami dan Prosedur BCLS dan Konsep dan Konsep dan
menerapkan Prosedur serta mampu Mengidentifika tujuan BCLS, tujuan BCLS,
BCLS serta mampu Mengidentifika si Henti nafas memahami memahami
Mengidentifikasi Henti si Henti nafas dan henti dan
nafas dan henti dan henti jantung pada menerapkan
jantung jantung kasus Prosedur BCLS
kedaruratan serta mampu
Mengidentifika
si Henti nafas
dan henti
jantung

Komponen penilaian :

1. Kehadiran = 10 %
2. Tugas = 25 %
3. UTS = 30 %
4. UAS = 35 %

Jakarta, 02 September 2017


Mengetahui,
Ketua Program Studi, Dosen Pengampu (Koordinator),
Dr. Widaningsih,S.Kp, M.Kep Yuliati.,SKp.,M.Kep.,MM