Anda di halaman 1dari 6

Rumus Somer's D

Uji Somer's D adalah salah satu dari uji Asosiatif Non Parametris. Somer's D mengukur
hubungan antara 2 variabel berskala ordinal yang dapat dibentuk ke dalam tabel kontingensi. Uji
ini mengukur hubungan yang bersifat symmetris artinya variabel A dan variabel B dapat saling
mempengaruhi. Rumus Somer's diciptakan oleh Robert H. Somers. Rumus ini merupakan
penyempurnaan dari rumus Gamma dengan memperhatikan TIES dan merupakan modifikasi
dari rumus Kendall Tau -b.
Kelebihan dari rumus ini dapat menentukan arah hubungan, apakah variabel Y sebagai
variabel dependen, X sebagai Variabel dependen atau hubungan keduanya simetris. Sehingga
apabila anda menilai hubungan 2 variabel ordinal dengan bentuk tabel kontingensi dan ada
variabel yang mempengaruhi serta ada variabel yang dipengaruhi, maka rumus Somer's D
sangatlah tepat digunakan.

Berikut rumus Somer's D x-y (Variabel y Sebagai Dependen):


𝑁𝑠 − 𝑁𝑑
𝑆𝑜𝑚𝑒𝑟𝑠 ′ 𝐷 𝑥 − 𝑦 =
𝑁𝑠 + 𝑁𝑑 + 𝑇𝑦

Keterangan:
Ns: Concordant (P)
Nd: Discordant (Q)
Ty: Pasangan Kolom

Concordant(P)−Discordant(Q)
Somer's D x-y = Concordant(P)−Discordant(Q)+T
y

Berikut rumus Somer's D y-x (Variabel x Sebagai Dependen):

Concordant(P)−Discordant(Q)
Somer’s D y – x = =
Concordant(P)−Discordant(Q)+Tx

𝑁𝑠 − 𝑁𝑑
𝑆𝑜𝑚𝑒𝑟𝑠 ′ 𝐷 𝑦 − 𝑥 =
𝑁𝑠 + 𝑁𝑑 + 𝑇𝑦
Keterangan : Tx : pasangan baris
Apabila Variabel X Sebagai Dependen atau hubungan simetris, rumus sebagai berikut:
𝐶𝑜𝑛𝑐𝑜𝑟𝑑𝑎𝑛𝑡 − 𝐷𝑖𝑠𝑐𝑜𝑟𝑑𝑎𝑛𝑡
𝑆𝑜𝑚𝑒𝑟𝑠`𝐷𝑦 − 𝑥 =
𝐶𝑜𝑛𝑐𝑜𝑟𝑑𝑎𝑛𝑡 + 𝐷𝑖𝑠𝑐𝑜𝑟𝑑𝑎𝑛𝑡 + 𝑃𝑎𝑠𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝐵𝑎𝑟𝑖𝑠
Somer's D y-x = Concordant-Discordant/Concordant+Discordant+Pasangan Baris
ganti Ty dengan Tx
Somer's D sym = Concordant-Discordant/Concordant+Discordant+(Pasangan Kolom+Pasangan
Baris/2)
Ganti Ty dengan (Tx+Ty)/2

Contoh: Peringkat Pengetahuan baik, respondennya ada 23 sampel dan peringkat pengetahuan
kurang ada 12 sampel. Itulah yang disebut TIES.

Lihat Diagram di bawah ini:

Pasangan Tx dan Ty tidak akan digunakan pada uji Gamma (Pada Tau -b dan Somer's D).
Berikut Contoh perhitungan Uji Gamma:

Persepsi
Kelompok Masyarakat Total
Tidak
Setuju Netral
Setuju
Pedagang 18 20 16 54
Pegawai Negeri 32 18 20 70
Total 50 38 36 124

Cara Hitung P dan Q:

P1

Persepsi
Kelompok Masyarakat Tidak Total
Setuju Netral
Setuju
Pedagang 18 20 16 54
Pegawai Negeri 32 18 20 70
Total 50 38 36 124
P2

Persepsi
Kelompok Masyarakat Tidak Total
Setuju Netral
Setuju
Pedagang 18 20 16 54
Pegawai Negeri 32 18 20 70
Total 50 38 36 124
Q1

Persepsi
Kelompok Masyarakat Tidak Total
Setuju Netral
Setuju
Pedagang 18 20 16 54
Pegawai Negeri 32 18 20 70
Total 50 38 36 124
Q2

Persepsi
Kelompok Masyarakat Tidak Total
Setuju Netral
Setuju
Pedagang 18 20 16 54
Pegawai Negeri 32 18 20 70
Total 50 38 36 124
Pada Gambar tabel-tabel di atas, lihat warna merah dan hijau. Cara menghitung P adalah
mengkalikan Cell dimulai dari kanan atas (warna merah) dengan jumlah cell-cell di kiri
bawahnya (warna hijau). Cara menghitung Q adalah mengkalikan Cell di mulai dari kiri
atas (warna merah) dengan jumlah cell-cell di kanan bawahnya (warna hijau):
P1 : 16(18+32)=800

P2 : 20(32)=640

Jadi total nilai P = 1140

Q1 : 18(18+20)=684

Q2 : 20(20)=400

Jadi total nilai Q=1084

Cara hitung TX dan TY :

TX

Persepsi
Kelompok Masyarakat Tidak Total
Setuju Netral
Setuju
Pedagang 18 20 16 54
Pegawai Negeri 32 18 20 70
Total 50 38 36 124
TX1 TX2 TX3

TY

Persepsi
Kelompok Masyarakat Tidak Total
Setuju Netral
Setuju
Pedagang 18 20 16 54 TY1
Pegawai Negeri 32 18 20 70 TY2
Total 50 38 36 124

Persepsi
Kelompok Masyarakat Tidak Total
Setuju Netral
Setuju
Pedagang 18 20 16 54 TY3
Pegawai Negeri 32 18 20 70 TY4
Total 50 38 36 124

Pada Gambar tabel-tabel di atas, lihat warna merah dan hijau. Cara menghitung Tx adalah
mengkalikan Cell dimulai dari paling atas (warna merah) dengan jumlah cell-cell di bawahnya
(warna hijau). Cara menghitung Ty adalah mengkalikan Cell di mulai dari paling kiri (warna
merah) dengan jumlah cell-cell di kanannya (warna hijau):

TX1: 18(32) =576

TX2: 20(18) =360

TX3 : 16(20) = 320

Jadi jumlah TX =1256

TY1 : 18(20+16)=648

TY2: 32(18+20)=1216

TY3: 20(16) =320

TY4: 18(20) = 360

Jadi jumlah TY =2544

Somer's D x-y = P-Q/P+Q+TY = (1140-1084)/( 1140+1084+2544) = 0.0117


Somer's D y-x = P-Q/P+Q+TX = (1140-1084)/( 1140+1084+1256) = 0.0160
Somer's D sym = (P-Q/(P+Q+((TX+TY)/2))= (1140-1084)/(
1140+1084+((2544+1256)/2)) = 0.0135
Nilai Somer's disebut sebagai koefisien korelasi Somer's D, di mana D berkisar antara -1
(hubungan tidak searah sempurna) dan +1 (hubungan searah sempurna).

Hasil uji di atas:


Variabel Y Sebagai Dependen: D = 0.0117 berarti hubungan kedua variabel kecil.
Variabel X Sebagai Dependen: D = 0.0160 berarti hubungan kedua variabel kecil.
Hubungan Simetris: 0.0135berarti hubungan kedua variabel kecil.
Tetapi apakah secara statistik, nilai koefisien korelasi tersebut bermakna atau tidak? maka
diperlukan uji selanjutnya, yaitu uji signifikansi. Bagaimana caranya? Pada Uji Somer's D,
dengan mendapatkan nilai z score yang akan dibandingkan dengan z tabel.

Z score pada uji Somer's:


𝐷
𝑍=
𝑟 (𝑟 2 − 2)(𝑐 + 1)

𝑐(𝑟) 𝑁(𝑐 − 1)

Keterangan:
D: Koefisien Somer's D
r: Jumlah baris(2)
c: Jumlah kolom(3)
N: Sampel(124)

Perhitungan pada contoh Z Score Somer's :


Zx-y = 0.1954
Zy-x=0.2672
Zsym = 0.2254
Cara pengambilan keputusan:
Apabila -Z Score < -Z Tabel atau +Z Score > +Z Tabel, maka ada hubungan yang siginifikan
atau H1 diterima dan H0 Ditolak.

Contoh di atas menunjukkan Z Score 0.1954, 0.2672 dan 0.2254 pada derajat kepercayaan 95%
atau batas kritis 0,05 pada uji 2 sisi (0,025) > Z Tabel +1,96 atau -2,29861 < -1,96, maka berarti
ada hubungan yang siginifikan atau H1 diterima dan H0 Ditolak.