Anda di halaman 1dari 2

Komunikasi

Komunikasi

Analisa pada

Analisa pada

rasional

Verbal

Non Verbal

perawat

pasien

P:

bagaimana

P

: tersenyum,

Perawat

Klien belum

untuk

perasaan ibu

menatap klien

melakukan

merasakan

mengetahui apa

setelah peragaan

K

: wajah datar

evaluasi

perubahan

yang dirasakan

latihan tadi?”

 

tindakan kepada

klien setelah

K

: masih sama

pasien

tindakan

aja sis suh, masih suka ada

diberikan

bisiskan-bisikan

gitu

P

: kalau

P

: tersenyum,

Menyarankan

Klien mengerti

Dengan

suara-suara itu

menatap klien

klien untuk

dan mau

diajarkan SP1

muncul lagi,

K

: wajah datar,

melakukan apa

mengikuti saran

diharapkan

silakan coba

klien

yang sudah

perawat

pasien dapat

cara tersebut !

memainkan

dipelajari klien

menerapkannya

Bagaimana

kedua jari-jari

dan membuat

saat halusinasi

kalau kita buat

tangannya

kontrak

sudah muncul

jadwal

pertemuan

latihannya. Mau

selanjutnya

jam berapa saja

latihannya?

Bagaimana

kalau nanti kita

bertemu lagi

untuk belajar

dan latihan

mengendalikan

suara-suara

dengan cara

yang kedua?

K

: baik sus,

saya mengerti

Tahap orientasi

Komunikasi Verbal

Komunikasi

Analisa pada

Analisa pada

rasional

Non Verbal

perawat

pasien

P

: “selamat sore ibu,

P

: tersenyum

Melakukan

Klien mau

Dengan memeperkenalkan diri diharapkam klien mau berkenalan

perkenalkan nama saya vica. Saya perawat di rs pinang

dan menatap

pendekatan

memulai

klien sambil

untuk

perkenalan

memberi tangan

membangkitkan

jatim. Boleh saya tau ibu namanya siapa ?

untuk salaman

keakraban

K

: cuek,

 

K

: nama saya

pandangan ke a

maryana sus, dipanggil yana aja

rah ain memberi tangan untuk

salaman

P

: baik bu yana.

P

: tersenyum,

Tetap menatap klien untu mempertahankan komunikasi dan meyakinkan klien bahwa perawat ingin membantu

Klien mau

Dengan mengajak kien berdiskusi diharapkan klien mau bekerjasama

Bagaimana kalau kita

melepaskan

berdiskusi

bercakap-cakap

jabatan tangan,

tentang suara yang

menatap klien

selama ini ibu dengar tetapi tak tampak wujudnya? Di mana kita duduk? Di depan? Berapa lama? Bagaimana kalau 30

menit”

K

: pandangan

 

klien kearah

lain, klien

kurang fokus

 

K

: ok, disini ajah sus

Kesan : Setelah SP1 diberikan yaitu cara menghardik halusinasi, pasien mengerti dan mau menerapkannya atau melakukan cara mengahardik jika halusinasi pasien datang kembali. Diharpakan setelah semua SP diberikan halusinasi pasien dapat terkontrol bahkan hilang.