Anda di halaman 1dari 3

2.

2 Konsep Dasar remaja

2.2.1 Defenisi remaja

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah

periode usia antara 10-19 tahun, sedangkan Perserikatan Bangsa-

Bangsa (PBB) menyebut kaum muda (youth) untuk usia antara 15

sampai 24 tahun. Semantara itu, menurut The Health Resource And

Services Administrations Guidelines Amerika Serikat, rentang usia

remaja adalah 11-12 Tahun dan berbagi menjadi tiga tahap, yaitu

remaja awal (11-14), remaja menengah (15-17 tahun), dan remaja akhir

(18-12 tahun).

Masa remaja adalah masa yang penting dalam perjalanan

kehidupan manusia. Golongan umur ini penting karena jembatan antara

masa kanak-kanak yang bebas menuju masa dewasa yang menuntut

tanggung jawab (kusmiran, 2012).

Tiga hal yang menjadika masa remaj penting sekali bagi kesehatan

reproduksi adalah sebagai berikut :

a. Masa remaja (usia 10-19 tahun) merupakan masa yang khusus dan

penting karena merupakan periode pematangan organ reproduksi

manusia dan seringdi sebut masa pubertas.

b. Masa remaja terjadi perubahan fisik (organobiologis) secara cepat

yang tidak seimbang dengan perubahan kejiwaan (mental-

emosional). Perubahan yang cukup besar ini dapat membingungkan

remaja yang mengalaminya, karena itu perlu pengertian,

bimbingan, dan dukungan lingkungandi sekitarnya agar mereka


dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa yang

sehat, baik jasmani, mental, maupun psikososial.

c. Dalam lingkungan sosial tertentu, sering terjadi perbedaab

perlakuan terhadap remaja laki-laki, masa remaja merupakan saat

diperolehnya kebebasan, sedangkan untuk remaj wanita merupakan

saat dimulainya segala bentuk pembatasan (Kumalasari, 2012).

2.2.2 Karakteristik Remaja Berdasarkan Umur

Menurut Kumalasari dan Andhyantoro (2012), karakteristik

remaja berdasarkan umum adalah sebagai berikut :

1. Masa remaja awal (10-12 tahun)

a. Lebih dekat dengan teman sebaya.

b. Ingin bebes.

c. Lebih banyak memperhatikan keadaan tubuhnya.

d. Mulai berpikir abstrak.

2. Masa remaja pertengahan (13-15 tahun)

a. Mencari indentitas diri.

b. Tibul keinginan untuk berkencan.

c. Mempunyai rasa cinta yang mendalam.

d. Mengembangkan kemampuan berpikir abstrak.

e. Berkhayal tentang aktivitas seks.

3. Remaja akhir (17-21 tahun)

a. Pengungkapan kebebasan diri.

b. Lebih selektif dalam mencari teman sebaya.

c. Mempunyai citra tubuh (body image) terhadap dirinya sendiri.


d. Dapat mewujudkan rasa cinta.

2.2.3 Masa Transisi Remaja

Menurut Kusmiran (2012) pada usi remaja, terdapat masa transisi yang

akan dialami. Masa transisi tersebut adalah sebagai berikut :

a. Transisi fisik berkaitan sudah berbeda dengan anak-anak, tetapi

belum sepenuhnya menampilkan bentuk tubuh orang dewasa. Hal ini

menyebabkan kebingunan peran, didukung pula dengan sikap

masyarakat yang kurang konsisten.

b. Transisi dalam kehidupan emosi

Perubahan hormonal dalm bentuk tubuh remaja berhubungan erat

dengan peningkatan kehidupan emosi. Remaja tampak sering

gelisah, cepat tersinggung