Anda di halaman 1dari 78

KATA PENGANTAR

Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat

menggambarkan keadaan yang sesungguhnya (evidence based).

Buku kecil ini menyajikan data dan informasi mengenai keadaan sosio-demografi, derajat kesehatan masyarakat, upaya kesehatan, dan sumber daya kesehatan di provinsi yang disajikan menurut kabupaten/kota. Adapun data dan informasi yang disajikan bersumber dari unit teknis di lingkungan kementerian kesehatan, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Kementerian Dalam Negeri.

Tim penyusun berharap data dan informasi yang terdapat pada buku ini dapat menjadi bahan masukan dalam menelaah keadaan kesehatan yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan

dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP 196010131989121001

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA

TAHUN 2015

Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia : 255.461.686

JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2015 Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia : 255.461.686 Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI,

Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI, 2015

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

Estimasi Jumlah Penduduk Sulawesi Selatan: 8.520.304

KOTA MAKASSAR 1.449.401 BONE 742.912 GOWA 722.702 BULUKUMBA 410.485 WAJO 393.218 PINRANG 366.789 JENEPONTO
KOTA MAKASSAR
1.449.401
BONE
742.912
GOWA
722.702
BULUKUMBA
410.485
WAJO
393.218
PINRANG
366.789
JENEPONTO
355.599
LUWU
350.218
MAROS
339.300
PANGKAJENE DAN KEPULAUAN
323.597
LUWU UTARA
SIDENRENG RAPPANG
TAKALAR
LUWU TIMUR
SINJAI
TANA TORAJA
SOPPENG
302.687
289.787
286.906
275.595
238.099
228.984
226.116
TORAJA UTARA
225.516
ENREKANG
199.998
BANTAENG
183.386
BARRU
171.217
KOTA PALOPO
168.894
KOTA PARE-PARE
138.699
KEPULAUAN SELAYAR
130.199
0 200.000
400.000
600.000
800.000
1.000.000 1.200.000 1.400.000 1.600.000

Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI, 2015

ESTIMASI PIRAMIDA PENDUDUK TAHUN 2015

INDONESIA

ESTIMASI PIRAMIDA PENDUDUK TAHUN 2015 INDONESIA Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI, 2015 SULAWESI SELATAN

Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI, 2015

SULAWESI SELATAN

ESTIMASI PIRAMIDA PENDUDUK TAHUN 2015 INDONESIA Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI, 2015 SULAWESI SELATAN

ESTIMASI KEPADATAN PENDUDUK INDONESIA/KM2

TAHUN 2015

ESTIMASI KEPADATAN PENDUDUK INDONESIA/KM2 TAHUN 2015 Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI, 2015

Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI, 2015

ESTIMASI KEPADATAN PENDUDUK PROVINSI SULAWESI SELATAN PER KM2 TAHUN 2015

PROVINSI SULAWESI SELATAN LUWU TIMUR 182,4 39,7 LUWU UTARA 40,3 KEPULAUAN SELAYAR LUWU ENREKANG TANA
PROVINSI SULAWESI SELATAN
LUWU TIMUR
182,4
39,7
LUWU UTARA
40,3
KEPULAUAN SELAYAR
LUWU
ENREKANG
TANA TORAJA
SOPPENG
BARRU
SIDENRENG RAPPANG
WAJO
BONE
TORAJA UTARA
PINRANG
MAROS
PANGKAJENE DAN KEPULAUAN
SINJAI
BULUKUMBA
GOWA
BANTAENG
JENEPONTO
TAKALAR
KOTA PALOPO
KOTA PARE-PARE
KOTA MAKASSAR
95,9
104,7
112,0
115,1
145,2
145,8
153,9
157,0
163,0
185,5
187,0
209,6
285,8
298,0
319,5
383,7
463,3
503,3
506,4
667,6
1396,3
7273,9
0
1.000
2.000
3.000
4.000
5.000
6.000
7.000
8.000

Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI, 2015

JUMLAH PUSKESMAS

DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

KODE KABUPATEN/KOTA PERAWATAN NON PERAWATAN JUMLAH
KODE KABUPATEN/KOTA PERAWATAN NON PERAWATAN JUMLAH
KODE

KODE

KABUPATEN/KOTA

PERAWATAN

NON PERAWATAN

JUMLAH

KODE KABUPATEN/KOTA PERAWATAN NON PERAWATAN JUMLAH
KODE KABUPATEN/KOTA PERAWATAN NON PERAWATAN JUMLAH

7301

KEPULAUAN SELAYAR

11

3

14

7302

BULUKUMBA

13

7

20

11 3 14 7302 BULUKUMBA 13 7 20 7303 BANTAENG 7304 JENEPONTO 7305 TAKALAR
11 3 14 7302 BULUKUMBA 13 7 20 7303 BANTAENG 7304 JENEPONTO 7305 TAKALAR
11 3 14 7302 BULUKUMBA 13 7 20 7303 BANTAENG 7304 JENEPONTO 7305 TAKALAR
11 3 14 7302 BULUKUMBA 13 7 20 7303 BANTAENG 7304 JENEPONTO 7305 TAKALAR

7303

BANTAENG

7304

JENEPONTO

7305

TAKALAR

7306

GOWA

7307

SINJAI

7308

MAROS

7309

PANGKAJENE DAN KEPULAUAN

7310

BARRU

7311

BONE

7312

SOPPENG

7313

WAJO

7314

SIDENRENG RAPPANG

7315

PINRANG

7316

ENREKANG

7317

LUWU

7318

TANA TORAJA

7322

LUWU UTARA

7325

LUWU TIMUR

7326

TORAJA UTARA

7371

KOTA MAKASSAR

7372

KOTA PARE-PARE

7373

KOTA PALOPO

JUMLAH

3

10

13

9

9

18

13

2

15

10

15

25

11

5

16

6

8

14

18

5

23

8

4

12

10

28

38

6

11

17

11

12

23

8

6

14

14

2

16

12

1

13

7

14

21

11

10

21

7

7

14

13

2

15

9

16

25

8

35

43

6

0

6

3

9

12

227

221

448

21 7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3
7 7 14 13 2 15 9 16 25 8 35 43 6 0 6 3

Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI, 2016

16 25 8 35 43 6 0 6 3 9 12 227 221 448 Sumber :

RASIO PUSKESMAS PER 30.000 PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2015

Indonesia 1,15 Papua Barat Papua Maluku Maluku Utara Sulawesi Tenggara Bengkulu Kalimantan Tengah Gorontalo
Indonesia
1,15
Papua Barat
Papua
Maluku
Maluku Utara
Sulawesi Tenggara
Bengkulu
Kalimantan Tengah
Gorontalo
Sulawesi Utara
Kalimantan Utara
Sulawesi Barat
Nusa Tenggara Timur
Aceh
Sulawesi Tengah
Kalimantan Selatan
Sulawesi Selatan
Jambi
Sumatera Barat
Kalimantan Timur
Kalimantan Barat
5,20
3,75
3,54
3,28
3,23
2,88
2,66
2,46
2,33
2,29
2,20
2,17
2,03
1,97
1,73
1,58
1,55
1,52
1,52
1,50
Kepulauan Bangka Belitung
Sumatera Utara
Sumatera Selatan
Kepulauan Riau
1,33
1,23
1,20
1,09
Lampung
1,08
Riau
1,00
DkI Jakarta
1,00
DI Yogyakarta
0,99
Nusa Tenggara Barat
0,98
Bali
0,87
Jawa Tengah
0,78
Jawa Timur
0,74
Jawa Barat
0,67
Banten
0,58
-
1,00
2,00
3,00
4,00
5,00
6,00

Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI, 2016

RASIO PUSKESMAS PER 30.000 PENDUDUK PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

TORAJA UTARA 3,33 KEPULAUAN SELAYAR 3,23 TANA TORAJA 2,75 SOPPENG PANGKAJENE DAN KEPULAUAN 2,26 2,13
TORAJA UTARA
3,33
KEPULAUAN SELAYAR
3,23
TANA TORAJA
2,75
SOPPENG
PANGKAJENE DAN KEPULAUAN
2,26
2,13
KOTA PALOPO
2,13
BANTAENG
2,13
BARRU
2,10
SINJAI
2,02
ENREKANG
1,95
LUWU
1,80
WAJO
1,75
LUWU TIMUR
1,63
SULAWESI SELATAN
1,58
TAKALAR
1,57
BONE
1,53
JENEPONTO
1,52
BULUKUMBA
1,46
SIDENRENG RAPPANG
1,45
LUWU UTARA
1,39
PINRANG
1,31
KOTA PARE-PARE
1,30
MAROS
1,24
GOWA
1,04
KOTA MAKASSAR
0,89
0,00
0,50
1,00
1,50
2,00
2,50
3,00
3,50

Sumber : Pusdatin, Kemenkes RI, 2016

RASIO DOKTER UMUM PER 100.000 PENDUDUK DI INDONESIA TAHUN 2015

INDONESIA SULAWESI UTARA KALIMANTAN UTARA ACEH DI YOGYAKARTA BALI KEPULAUAN RIAU DKI JAKARTA KALIMANTAN TIMUR PAPUA BARAT

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

PAPUA

SUMATERA UTARA

GORONTALO MALUKU UTARA KALIMANTAN TENGAH BENGKULU SUMATERA BARAT MALUKU JAMBI SULAWESI TENGAH KALIMANTAN SELATAN RIAU SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGGARA SUMATERA SELATAN KALIMANTAN BARAT JAWA TENGAH LAMPUNG

NUSA TENGGARA TIMUR

SULAWESI BARAT

BANTEN

JAWA TIMUR NUSA TENGGARA BARAT JAWA BARAT

BARAT BANTEN JAWA TIMUR NUSA TENGGARA BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1

16,06

BARAT BANTEN JAWA TIMUR NUSA TENGGARA BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1

31,62

30,99

39,18

TENGGARA BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1 8 28,24 27,79 26,76 25,99
TENGGARA BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1 8 28,24 27,79 26,76 25,99

28,24

27,79

BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1 8 28,24 27,79 26,76 25,99 25,04
BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1 8 28,24 27,79 26,76 25,99 25,04
BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1 8 28,24 27,79 26,76 25,99 25,04
BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1 8 28,24 27,79 26,76 25,99 25,04
BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1 8 28,24 27,79 26,76 25,99 25,04
BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1 8 28,24 27,79 26,76 25,99 25,04
BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1 8 28,24 27,79 26,76 25,99 25,04
BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1 8 28,24 27,79 26,76 25,99 25,04
BARAT JAWA BARAT 16,06 31,62 30,99 3 9 , 1 8 28,24 27,79 26,76 25,99 25,04

26,76

25,99

25,04

24,90

24,40

23,97

23,85

26,76 25,99 25,04 24,90 24,40 23,97 23,85 21,97 20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70
26,76 25,99 25,04 24,90 24,40 23,97 23,85 21,97 20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70
26,76 25,99 25,04 24,90 24,40 23,97 23,85 21,97 20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70
26,76 25,99 25,04 24,90 24,40 23,97 23,85 21,97 20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70
26,76 25,99 25,04 24,90 24,40 23,97 23,85 21,97 20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70
26,76 25,99 25,04 24,90 24,40 23,97 23,85 21,97 20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70
26,76 25,99 25,04 24,90 24,40 23,97 23,85 21,97 20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70
26,76 25,99 25,04 24,90 24,40 23,97 23,85 21,97 20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70
26,76 25,99 25,04 24,90 24,40 23,97 23,85 21,97 20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70
26,76 25,99 25,04 24,90 24,40 23,97 23,85 21,97 20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70
26,76 25,99 25,04 24,90 24,40 23,97 23,85 21,97 20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70

21,97

20,73

20,64

20,11

19,53

18,86

18,78

18,08

17,70

16,96

16,91

20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70 16,96 16,91 15,36 14,89 14,11 13,86 13,23 13,20
20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70 16,96 16,91 15,36 14,89 14,11 13,86 13,23 13,20
20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70 16,96 16,91 15,36 14,89 14,11 13,86 13,23 13,20
20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70 16,96 16,91 15,36 14,89 14,11 13,86 13,23 13,20
20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70 16,96 16,91 15,36 14,89 14,11 13,86 13,23 13,20
20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70 16,96 16,91 15,36 14,89 14,11 13,86 13,23 13,20
20,73 20,64 20,11 19,53 18,86 18,78 18,08 17,70 16,96 16,91 15,36 14,89 14,11 13,86 13,23 13,20

15,36

14,89

14,11

13,86

13,23

13,20

12,63

16,91 15,36 14,89 14,11 13,86 13,23 13,20 12,63 11,69 11,47 11,44 10,95 Target = 40 dokter
16,91 15,36 14,89 14,11 13,86 13,23 13,20 12,63 11,69 11,47 11,44 10,95 Target = 40 dokter
16,91 15,36 14,89 14,11 13,86 13,23 13,20 12,63 11,69 11,47 11,44 10,95 Target = 40 dokter
16,91 15,36 14,89 14,11 13,86 13,23 13,20 12,63 11,69 11,47 11,44 10,95 Target = 40 dokter

11,69

11,47

11,44

10,95

Target = 40 dokter

umum per 100.000

Target = 40 dokter umum per 100.000 penduduk

penduduk

0,00

5,00

10,00

15,00

20,00

25,00

30,00

35,00

40,00

45,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

RASIO DOKTER UMUM PER 100.000 PENDUDUK DI REGIONAL SULAWESI TAHUN 2015

INDONESIA 16,06 SULAWESI UTARA 39,18 GORONTALO 21,97 SULAWESI TENGAH 18,08 SULAWESI SELATAN 16,91 Target =
INDONESIA
16,06
SULAWESI UTARA
39,18
GORONTALO
21,97
SULAWESI TENGAH
18,08
SULAWESI SELATAN
16,91
Target = 40 dokter
umum per 100.000
penduduk
SULAWESI TENGGARA
15,36
SULAWESI BARAT
12,63
0,00
5,00
10,00
15,00
20,00
25,00
30,00
35,00
40,00
45,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

RASIO DOKTER UMUM PER 100.000 PENDUDUK DI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

SULAWESI SELATAN KOTA MAKASSAR KOTA PALOPO KOTA PAREPARE TANA TORAJA PANGKAJENE DAN KEPULAUAN MAROS BARRU KEPULAUAN SELAYAR SIDENRENG RAPPANG LUWU TIMUR ENREKANG BANTAENG SINJAI LUWU BULUKUMBA GOWA PINRANG TAKALAR TORAJA UTARA LUWU UTARA WAJO BONE JENEPONTO SOPPENG

16,91 37,95 37,89 36,05 26,64 20,09 17,68 17,52 16,90 14,49 14,15 14,00 13,63 12,60 11,71
16,91
37,95
37,89
36,05
26,64
20,09
17,68
17,52
16,90
14,49
14,15
14,00
13,63
12,60
11,71
11,45
10,93
9,81
Target = 40 dokter
umum per 100.000
penduduk
9,76
9,76
9,58
7,88
5,92
4,50
0,88
5,00
10,00
15,00
20,00
25,00
30,00
35,00
40,00

0,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

PERSENTASE PUSKESMAS

TIDAK MEMENUHI STANDAR MINIMAL JUMLAH DOKTER UMUM DI INDONESIA TAHUN 2015

Sulawesi Selatan : 40,84%
Sulawesi Selatan : 40,84%

Jumlah minimal dokter umum di puskesmas adalah 1 orang di Puskesmas non rawat inap dan 2 orang di puskesmas rawat inap sesuai Permenkes No.75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas

Sumber :

Badan PPSDMK, Kemenkes RI, 2016

PERSENTASE PUSKESMAS TIDAK MEMENUHI STANDAR MINIMAL JUMLAH DOKTER UMUM DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

Prov. Sulawesi Selatan

Kota Pare-Pare Maros Bulukumba Kota Makassar Kota Palopo Luwu Timur Gowa Sedereng Rappang Barru

Pangkajene Kepulauan

Luwu Utara

Wajo

Bantaeng

Toraja Utara

Takalar

Jeneponto

Bone

Toraja

Enrekang

Selayar

Luwu

Pinrang

Soppeng Sinjai

40,84 0,00 0,00 0,00 2,38 9,09 13,33 16,67 28,57 30,00 34,78 38,46 39,13 41,67 45,45
40,84
0,00
0,00
0,00
2,38
9,09
13,33
16,67
28,57
30,00
34,78
38,46
39,13
41,67
45,45
50,00
55,56
59,46
60,00
61,54
64,29
71,43
80,00
87,50
93,75
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100

Jumlah minimal dokter umum di puskesmas adalah 1 orang di Puskesmas non rawat inap dan 2 orang di puskesmas rawat inap sesuai Permenkes No.75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas

Sumber :

Badan PPSDMK, Kemenkes RI, 2016

RASIO DOKTER GIGI PER 100.000 PENDUDUK

DI INDONESIA TAHUN 2015

INDONESIA DKI JAKARTA DI YOGYAKARTA KALIMANTAN UTARA SUMATERA BARAT

BALI SULAWESI SELATAN KALIMANTAN TIMUR KEPULAUAN RIAU

SUMATERA UTARA

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

ACEH RIAU MALUKU SULAWESI BARAT JAMBI BENGKULU PAPUA BARAT SULAWESI TENGGARA MALUKU UTARA

KALIMANTAN SELATAN

KALIMANTAN TENGAH GORONTALO BANTEN SULAWESI TENGAH JAWA TIMUR PAPUA JAWA TENGAH SULAWESI UTARA JAWA BARAT LAMPUNG SUMATERA SELATAN NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT NUSA TENGGARA BARAT

NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT NUSA TENGGARA BARAT 4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64

4,57

TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT NUSA TENGGARA BARAT 4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44

8,10 8,86

9,35

BARAT NUSA TENGGARA BARAT 4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94
BARAT NUSA TENGGARA BARAT 4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94
BARAT NUSA TENGGARA BARAT 4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94
BARAT NUSA TENGGARA BARAT 4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94
BARAT NUSA TENGGARA BARAT 4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94
BARAT NUSA TENGGARA BARAT 4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94
BARAT NUSA TENGGARA BARAT 4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94

7,64

7,44

7,14

7,06

6,94

4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94 6,53 5,64 6 ,
4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94 6,53 5,64 6 ,
4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94 6,53 5,64 6 ,
4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94 6,53 5,64 6 ,
4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94 6,53 5,64 6 ,
4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94 6,53 5,64 6 ,
4,57 8,10 8 , 8 6 9,35 7,64 7,44 7,14 7,06 6,94 6,53 5,64 6 ,

6,53

5,64 6,26

5,45

5,40

5,30

5,14

7,06 6,94 6,53 5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47
7,06 6,94 6,53 5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47
7,06 6,94 6,53 5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47

4,85

4,70

4,64

5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88
5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88
5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88
5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88
5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88
5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88
5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88
5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88
5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88
5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88
5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88
5,64 6 , 2 6 5,45 5,40 5,30 5,14 4,85 4,70 4,64 4,47 4,24 3,89 3,88

4,47

4,24

3,89

3,88

3,85

3,82

3,81

3,72

3,64

3,61

3,58

3,44

3,82 3,81 3,72 3,64 3,61 3,58 3,44 3,10 2,99 2,90 2,44 Target = 12 dokter gigi
3,82 3,81 3,72 3,64 3,61 3,58 3,44 3,10 2,99 2,90 2,44 Target = 12 dokter gigi
3,82 3,81 3,72 3,64 3,61 3,58 3,44 3,10 2,99 2,90 2,44 Target = 12 dokter gigi

3,10

2,99

2,90

3,64 3,61 3,58 3,44 3,10 2,99 2,90 2,44 Target = 12 dokter gigi per 100.000 penduduk

2,44

Target = 12 dokter gigi per 100.000 penduduk

Target = 12 dokter gigi per 100.000 penduduk

0,00

2,00

4,00

6,00

8,00

10,00

12,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

RASIO DOKTER GIGI PER 100.000 PENDUDUK DI REGIONAL SULAWESI TAHUN 2015

INDONESIA

SULAWESI SELATAN

SULAWESI BARAT

SULAWESI TENGGARA

GORONTALO

SULAWESI TENGAH

SULAWESI UTARA

4,57 7,14 5,30 4,64 3,88 Target = 12 dokter gigi per 100.000 3,82 penduduk 3,61
4,57
7,14
5,30
4,64
3,88
Target = 12 dokter
gigi per
100.000
3,82
penduduk
3,61
0,00
2,00
4,00
6,00
8,00
10,00
12,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

RASIO DOKTER GIGI PER 100.000 PENDUDUK DI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

SULAWESI SELATAN KOTA PAREPARE KOTA MAKASSAR KOTA PALOPO MAROS TAKALAR BANTAENG PANGKAJENE DAN KEPULAUAN ENREKANG SIDENRENG RAPPANG WAJO TANA TORAJA GOWA SOPPENG LUWU TIMUR BARRU TORAJA UTARA LUWU KEPULAUAN SELAYAR PINRANG BULUKUMBA LUWU UTARA SINJAI BONE JENEPONTO

7,14 13,70 13,59 13,03 10,61 8,71 8,18 7,73 7,00 6,90 6,61 6,55 6,23 6,19 6,17
7,14
13,70
13,59
13,03
10,61
8,71
8,18
7,73
7,00
6,90
6,61
6,55
6,23
6,19
6,17
5,84
Target = 12
dokter
gigi per 100.000
4,88
penduduk
4,85
4,61
4,36
4,14
3,96
2,94
2,15
1,69
2,00
4,00
6,00
8,00
10,00
12,00
14,00

0,00

16,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

PERSENTASE PUSKESMAS TIDAK MEMENUHI STANDAR MINIMAL JUMLAH DOKTER GIGI DI INDONESIA TAHUN 2015

SULAWESI SELATAN : 35,73%
SULAWESI SELATAN : 35,73%

Jumlah minimal dokter gigi di puskesmas adalah 1 orang, baik di puskesmas non rawat inap maupun puskesmas rawat inap sesuai Permenkes No.75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas

Sumber :

Badan PPSDMK, Kemenkes RI, 2016

PERSENTASE PUSKESMAS TIDAK MEMENUHI STANDAR JUMLAH DOKTER GIGI DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

Prov. Sulawesi Selatan 35,73 Kota Palopo 0,00 Kota Pare-Pare 0,00 Takalar 0,00 Sedereng Rappang 7,14
Prov. Sulawesi Selatan
35,73
Kota Palopo
0,00
Kota Pare-Pare
0,00
Takalar
0,00
Sedereng Rappang
7,14
Maros
7,14
Kota Makassar
9,52
Gowa
Bantaeng
Luwu Timur
Luwu Utara
Enrekang
Soppeng
Pangkajene Kepulauan
12,50
16,67
20,00
23,08
23,08
25,00
30,43
Bulukumba
33,33
Pinrang
40,00
Toraja Utara
50,00
Barru
50,00
Wajo
52,17
Toraja
55,00
Luwu
61,90
Bone
64,86
Jeneponto
66,67
Selayar
71,43
Sinjai
81,25
0
20
40
60
80

Jumlah minimal dokter gigi di puskesmas adalah 1 orang, baik di puskesmas non rawat inap maupun puskesmas rawat inap sesuai Permenkes No.75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas

Sumber :

Badan PPSDMK, Kemenkes RI, 2016

RASIO PERAWAT PER 100.000 PENDUDUK DI INDONESIA TAHUN 2015

INDONESIA KALIMANTAN UTARA KALIMANTAN TIMUR

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

ACEH PAPUA BARAT MALUKU KALIMANTAN TENGAH MALUKU UTARA BENGKULU SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN PAPUA DI YOGYAKARTA KEPULAUAN RIAU

DKI JAKARTA SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN SULAWESI TENGGARA JAMBI

BALI

KALIMANTAN SELATAN GORONTALO NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT RIAU JAWA TENGAH NUSA TENGGARA BARAT SUMATERA UTARA JAWA TIMUR BANTEN LAMPUNG JAWA BARAT

143,63

142,28

140,20

137,97

TIMUR BANTEN LAMPUNG JAWA BARAT 143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74

87,65

BANTEN LAMPUNG JAWA BARAT 143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69
BANTEN LAMPUNG JAWA BARAT 143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69
BANTEN LAMPUNG JAWA BARAT 143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69
BANTEN LAMPUNG JAWA BARAT 143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69
BANTEN LAMPUNG JAWA BARAT 143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69
BANTEN LAMPUNG JAWA BARAT 143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69
BANTEN LAMPUNG JAWA BARAT 143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69
BANTEN LAMPUNG JAWA BARAT 143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69

156,84

155,71

155,55

143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61
143,63 142,28 140,20 137,97 87,65 156,84 155,71 155,55 131,15 123,74 122,74 121,69 115,24 112,62 112,61

131,15

123,74

122,74

121,69

115,24

112,62

112,61

108,98

108,58

122,74 121,69 115,24 112,62 112,61 108,98 108,58 100,61 100,06 95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28
122,74 121,69 115,24 112,62 112,61 108,98 108,58 100,61 100,06 95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28

100,61

100,06

115,24 112,62 112,61 108,98 108,58 100,61 100,06 95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28 71,81 69,62
115,24 112,62 112,61 108,98 108,58 100,61 100,06 95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28 71,81 69,62
115,24 112,62 112,61 108,98 108,58 100,61 100,06 95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28 71,81 69,62
115,24 112,62 112,61 108,98 108,58 100,61 100,06 95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28 71,81 69,62
115,24 112,62 112,61 108,98 108,58 100,61 100,06 95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28 71,81 69,62
115,24 112,62 112,61 108,98 108,58 100,61 100,06 95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28 71,81 69,62

95,83

95,62

89,28

87,67

86,32

80,28

100,61 100,06 95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28 71,81 69,62 50,76 6 7 , 5 2
100,61 100,06 95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28 71,81 69,62 50,76 6 7 , 5 2

71,81

69,62

95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28 71,81 69,62 50,76 6 7 , 5 2 47,68 187,12
95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28 71,81 69,62 50,76 6 7 , 5 2 47,68 187,12
95,83 95,62 89,28 87,67 86,32 80,28 71,81 69,62 50,76 6 7 , 5 2 47,68 187,12

50,76 67,52

47,68

187,12 211,08

174,60

168,35

166,26

Target = 158 perawat per 100.000 penduduk

Target = 158 perawat per 100.000 penduduk

0,00

50,00

100,00

150,00

200,00

250,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

RASIO PERAWAT PER 100.000 PENDUDUK DI REGIONAL SULAWESI TAHUN 2015

INDONESIA 87,65 SULAWESI UTARA 142,28 SULAWESI TENGAH 140,20 SULAWESI BARAT 137,97 SULAWESI SELATAN 131,15
INDONESIA
87,65
SULAWESI UTARA
142,28
SULAWESI TENGAH
140,20
SULAWESI BARAT
137,97
SULAWESI SELATAN
131,15
SULAWESI TENGGARA
108,98
Target = 158 perawat
per 100.000 penduduk
GORONTALO
95,83

0,00

20,00

40,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

60,00

80,00

100,00

120,00

140,00

160,00

RASIO PERAWAT PER 100.000 PENDUDUK DI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

SULAWESI SELATAN KOTA MAKASSAR KOTA PAREPARE KOTA PALOPO SIDENRENG RAPPANG TANA TORAJA KEPULAUAN SELAYAR BARRU LUWU WAJO SINJAI MAROS PANGKAJENE DAN KEPULAUAN LUWU TIMUR TAKALAR BULUKUMBA BANTAENG PINRANG LUWU UTARA SOPPENG GOWA JENEPONTO ENREKANG BONE TORAJA UTARA

131,15 295,57 261,72 234,47 231,55 194,77 157,45 153,61 131,92 130,46 128,52 114,06 107,85 107,77 93,76
131,15
295,57
261,72
234,47
231,55
194,77
157,45
153,61
131,92
130,46
128,52
114,06
107,85
107,77
93,76
88,43
87,25
66,25
59,80
54,84
Target = 158
perawat
per 100.000 penduduk
49,95
43,31
40,00
36,61
11,09
50,00
100,00
150,00
200,00
250,00
300,00

0,00

350,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

PERSENTASE PUSKESMAS TIDAK MEMENUHI STANDAR MINIMAL JUMLAH PERAWAT DI INDONESIA TAHUN 2015

SULAWESI SELATAN : 37,12%
SULAWESI SELATAN : 37,12%

Jumlah minimal perawat di puskesmas adalah 5 orang di puskesmas non rawat inap, dan 8 orang di puskesmas rawat inap sesuai Permenkes No.75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas

Sumber :

Badan PPSDMK, Kemenkes RI, 2016

PERSENTASE PUSKESMAS TIDAK MEMENUHI STANDAR JUMLAH PERAWAT DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

Prov. Sulawesi Selatan 37,12 Kota Palopo 0,00 Kota Pare-Pare 0,00 Luwu Timur 0,00 Barru 0,00
Prov. Sulawesi Selatan
37,12
Kota Palopo
0,00
Kota Pare-Pare
0,00
Luwu Timur
0,00
Barru
0,00
Bulukumba
5,56
Sedereng Rappang
7,14
Selayar
Pangkajene Kepulauan
7,14
8,70
Maros
14,29
Takalar
14,29
Kota Makassar
16,67
Wajo
26,09
Gowa
29,17
Luwu Utara
30,77
Jeneponto
33,33
Sinjai
37,50
Luwu
38,10
Toraja
60,00
Bantaeng
66,67
Bone
75,68
Pinrang
80,00
Soppeng
87,50
Enrekang
92,31
Toraja Utara
95,45
0,0
10,0
20,0
30,0
40,0
50,0
60,0
70,0
80,0
90,0
100,0

Jumlah minimal perawat di puskesmas adalah 5 orang di puskesmas non rawat inap, dan 8 orang di puskesmas rawat inap sesuai Permenkes No.75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas

Sumber :

Badan PPSDMK, Kemenkes RI, 2016

RASIO BIDAN PER 100.000 PENDUDUK

DI INDONESIA TAHUN 2015

INDONESIA

BENGKULU

ACEH MALUKU UTARA SULAWESI BARAT SUMATERA SELATAN SUMATERA BARAT

KALIMANTAN UTARA JAMBI RIAU KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KALIMANTAN TIMUR GORONTALO SUMATERA UTARA KALIMANTAN TENGAH SULAWESI SELATAN PAPUA BARAT KEPULAUAN RIAU SULAWESI TENGAH MALUKU

KALIMANTAN SELATAN

BALI SULAWESI TENGGARA BANTEN KALIMANTAN BARAT JAWA TIMUR JAWA TENGAH NUSA TENGGARA TIMUR PAPUA NUSA TENGGARA BARAT SULAWESI UTARA LAMPUNG DI YOGYAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT

SULAWESI UTARA LAMPUNG DI YOGYAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT 43,74 132,54 110,04 1 2 4 ,

43,74

UTARA LAMPUNG DI YOGYAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT 43,74 132,54 110,04 1 2 4 , 2

132,54

LAMPUNG DI YOGYAKARTA DKI JAKARTA JAWA BARAT 43,74 132,54 110,04 1 2 4 , 2 9

110,04

124,29

DKI JAKARTA JAWA BARAT 43,74 132,54 110,04 1 2 4 , 2 9 73,37 8 2
DKI JAKARTA JAWA BARAT 43,74 132,54 110,04 1 2 4 , 2 9 73,37 8 2
DKI JAKARTA JAWA BARAT 43,74 132,54 110,04 1 2 4 , 2 9 73,37 8 2
DKI JAKARTA JAWA BARAT 43,74 132,54 110,04 1 2 4 , 2 9 73,37 8 2
DKI JAKARTA JAWA BARAT 43,74 132,54 110,04 1 2 4 , 2 9 73,37 8 2

73,37 82,81

72,54

132,54 110,04 1 2 4 , 2 9 73,37 8 2 , 8 1 72,54 68,20
132,54 110,04 1 2 4 , 2 9 73,37 8 2 , 8 1 72,54 68,20
132,54 110,04 1 2 4 , 2 9 73,37 8 2 , 8 1 72,54 68,20
132,54 110,04 1 2 4 , 2 9 73,37 8 2 , 8 1 72,54 68,20
132,54 110,04 1 2 4 , 2 9 73,37 8 2 , 8 1 72,54 68,20

68,20

67,38

64,93

63,98

62,84

8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33
8 2 , 8 1 72,54 68,20 67,38 64,93 63,98 62,84 57,07 53,81 52,32 49,92 49,33

57,07

53,81

52,32

49,92

49,33

48,15

46,94

43,90

43,85

41,40

41,21

37,32

37,23

37,11

35,94

35,30

32,71

30,52

26,55

41,40 41,21 37,32 37,23 37,11 35,94 35,30 32,71 30,52 26,55 21,21 20,76 87,19 95,00 Target =
41,40 41,21 37,32 37,23 37,11 35,94 35,30 32,71 30,52 26,55 21,21 20,76 87,19 95,00 Target =

21,21

20,76

37,32 37,23 37,11 35,94 35,30 32,71 30,52 26,55 21,21 20,76 87,19 95,00 Target = 100 bidan

87,19

95,00

Target = 100 bidan per

Target = 100 bidan per 100.000 penduduk

100.000 penduduk

0,00

20,00

40,00

60,00

80,00

100,00

120,00

140,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

RASIO BIDAN PER 100.000 PENDUDUK DI REGIONAL SULAWESI TAHUN 2015

INDONESIA

SULAWESI BARAT

GORONTALO

SULAWESI SELATAN

SULAWESI TENGAH

SULAWESI TENGGARA

SULAWESI UTARA

43,74 95,00 63,98 53,81 49,33 Target = 100 bidan per 43,85 100.000 penduduk 32,71
43,74
95,00
63,98
53,81
49,33
Target = 100 bidan per
43,85
100.000 penduduk
32,71

0,00

10,00

20,00

30,00

40,00

50,00

60,00

70,00

80,00

90,00

100,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

RASIO BIDAN PER 100.000 PENDUDUK DI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

SULAWESI SELATAN SIDENRENG RAPPANG PINRANG TANA TORAJA LUWU LUWU UTARA KOTA PAREPARE LUWU TIMUR TAKALAR WAJO KOTA PALOPO KEPULAUAN SELAYAR MAROS PANGKAJENE DAN KEPULAUAN KOTA MAKASSAR BANTAENG BULUKUMBA BARRU SINJAI GOWA BONE JENEPONTO ENREKANG SOPPENG TORAJA UTARA

53,81 92,42 90,84 86,52 82,26 72,10 68,58 67,62 60,27 58,02 53,00 52,76 52,23 Target =
53,81
92,42
90,84
86,52
82,26
72,10
68,58
67,62
60,27
58,02
53,00
52,76
52,23
Target = 100 bidan per
100.000 penduduk
51,40
47,44
45,07
44,97
39,06
31,27
28,67
21,93
21,50
19,46
15,08

147,00

0,00

20,00

40,00

60,00

80,00

100,00

120,00

140,00

160,00

Sumber: http://bppsdmk.kemkes.go.id per Desember 2015

PERSENTASE PUSKESMAS TIDAK MEMENUHI STANDAR MINIMAL JUMLAH BIDAN DI INDONESIA TAHUN 2015

SULAWESI SELATAN : 41,53%
SULAWESI SELATAN : 41,53%

Jumlah minimal bidan di puskesmas adalah 4 orang di puskesmas non rawat inap, dan 7 orang di puskesmas rawat inap sesuai Permenkes No.75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas

Sumber :

Badan PPSDMK, Kemenkes RI, 2016

PERSENTASE PUSKESMAS TIDAK MEMENUHI STANDAR JUMLAH BIDAN DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

Prov. Sulawesi Selatan 41,53 Luwu Utara Pinrang Sedereng Rappang Takalar Wajo Luwu Maros 0,00 0,00
Prov. Sulawesi Selatan
41,53
Luwu Utara
Pinrang
Sedereng Rappang
Takalar
Wajo
Luwu
Maros
0,00
0,00
0,00
7,14
13,04
14,29
14,29
Toraja
15,00
Kota Pare-Pare
Gowa
Bulukumba
Luwu Timur
Bone
Bantaeng
Jeneponto
Kota Palopo
Pangkajene Kepulauan
Barru
16,67
16,67
22,22
26,67
32,43
41,67
44,44
45,45
52,17
60,00
Sinjai
75,00
Selayar
78,57
Toraja Utara
86,36
Kota Makassar
88,10
Enrekang
92,31
Soppeng
93,75
0,0
10,0
20,0
30,0
40,0
50,0
60,0
70,0
80,0
90,0
100,0

Jumlah minimal bidan di puskesmas adalah 5 orang di puskesmas non rawat inap, dan 8 orang di puskesmas rawat inap sesuai Permenkes No.75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas

Sumber :

Badan PPSDMK, Kemenkes RI, 2016

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA TAHUN 2014

Rendah Sedang Tinggi Sumber : Pusdatin 2015
Rendah
Sedang
Tinggi
Sumber : Pusdatin 2015

Sumber : Badan Pusat Statistik 2016

MANUSIA DI INDONESIA TAHUN 2014 Rendah Sedang Tinggi Sumber : Pusdatin 2015 Sumber : Badan Pusat

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA

PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2014

Rendah Sedang Tinggi
Rendah
Sedang
Tinggi

Sumber : Badan Pusat Statistik 2016

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2014 Rendah Sedang Tinggi Sumber : Badan Pusat Statistik

KUADRAN FISKAL PROVINSI SULAWESI SELATAN

IV I II III
IV
I
II
III

STATUS IPKM DAN KUADRAN FISKAL

PROVINSI SULAWESI SELATAN (1)

Kab /Kota

IPKM-07

IPKM-13

Kenaikan IPKM

Kuadran

KAB. SELAYAR

0.5441

0.739

0.195

2

KAB. BULUKUMBA

0.4518

0.704

0.252

2

KAB. BANTAENG

0.4474

0.665

0.218

2

KAB. JENEPONTO

0.3506

0.702

0.351

3

KAB. TAKALAR

0.4765

0.739

0.262

2

KAB. G O W A

0.4666

0.701

0.234

2

KAB. SINJAI

0.443

0.702

0.259

2

KAB. MAROS

0.4811

0.739

0.258

2

KAB. PANGKAJENE KEPULAUAN

0.5349

0.726

0.191

3

KAB. BARRU

0.5163

0.757

0.241

2

KAB. B O N E

0.4309

0.681

0.25

2

KAB. SOPPENG

0.6369

0.802

0.165

2

STATUS IPKM DAN KUADRAN FISKAL

PROVINSI SULAWESI SELATAN (2)

Kab /Kota

IPKM-07

IPKM-13

Kenaikan IPKM

Kuadran

KAB. W A J O

0.4671

0.739

0.272

2

KAB. SIDENRENG RAPPANG

0.6025

0.78

0.178

2

KAB. PINRANG

0.5733

0.704

0.131

2

KAB. ENREKANG

0.5842

0.756

0.172

3

KAB. L U W U

0.4605

0.679

0.218

3

KAB. TANA TORAJA

0.409

0.683

0.274

2

KAB. LUWU UTARA

0.4757

0.73

0.254

3

KAB. LUWU TIMUR

0.5317

0.78

0.248

2

KAB. TORAJA UTARA

0

0.698

0.698

3

KOTA MAKASSAR

0.6481

0.783

0.135

2

KOTA PARE PARE

0.5823

0.796

0.214

1

KOTA PALOPO

0.6484

0.752

0.104

2

KAPASITAS FISKAL, TINGKAT KEMISKINAN DAN

RANGKING IPKM PROVINSI SULAWESI SELATAN

KAPASITAS FISKAL, TINGKAT KEMISKINAN DAN RANGKING IPKM PROVINSI SULAWESI SELATAN

ANGKA KEMATIAN BAYI DI INDONESIA HASIL SDKI 2012

Target MDG’s 2015 ≤ 23 Sumber : Badan Pusat Statistik, 2014
Target MDG’s
2015 ≤ 23
Sumber : Badan Pusat Statistik, 2014

ANGKA KEMATIAN BALITA DI INDONESIA, HASIL SDKI 2012

Target MDG’s 2015 ≤ 32
Target MDG’s
2015 ≤ 32

Sumber : Badan Pusat Statistik, 2014

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K1 MENURUT PROVINSI TAHUN 2015

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K1 MENURUT PROVINSI TAHUN 2015 Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17

Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17 Februari 2016

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K1 REGIONAL SULAWESI TAHUN 2015

INDONESIA 94,73 Gorontalo 100,46 Sulawesi Selatan 99,48 Sulawesi Tenggara 94,59 Sulawesi Barat 94,25 Sulawesi
INDONESIA
94,73
Gorontalo
100,46
Sulawesi Selatan
99,48
Sulawesi Tenggara
94,59
Sulawesi Barat
94,25
Sulawesi Tengah
83,82
Sulawesi Utara
76,04
0
20
40
60
80
100
120

%

Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17 Februari 2016

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K1 PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

INDONESIA

Sulawesi Selatan

Takalar

Sidenreng Rappang

Toraja Utara

Sinjai

Kota Palopo

Wajo

Kota Makassar

Pangkajene Kep

Jeneponto

Pinrang

Kota Pare Pare Gowa Tana Toraja Bone Maros Luwu Timur Barru Luwu

Kep Selayar

Bulukumba

Bantaeng

Luwu Utara

Enrekang

Soppeng

94,73 99,48 105,65 103,70 102,76 102,20 101,63 101,00 100,93 100,50 100,38 100,07 100,00 99,93 99,77
94,73
99,48
105,65
103,70
102,76
102,20
101,63
101,00
100,93
100,50
100,38
100,07
100,00
99,93
99,77
99,45
98,50
98,47
97,99
96,37
96,31
96,13
95,82
95,72
94,45
94,16
0
20
40
60
80
100
120

%

Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17 Februari 2016

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K4 MENURUT PROVINSI TAHUN 2015

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K4 MENURUT PROVINSI TAHUN 2015 Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17

Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17 Februari 2016

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K4 REGIONAL SULAWESI TAHUN 2015

INDONESIA 87,10 Sulawesi Selatan 91,72 Gorontalo 88,08 Sulawesi Tenggara 80,89 Sulawesi Barat 76,04 Sulawesi
INDONESIA
87,10
Sulawesi Selatan
91,72
Gorontalo
88,08
Sulawesi Tenggara
80,89
Sulawesi Barat
76,04
Sulawesi Tengah
71,07
Sulawesi Utara
65,95
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
%

Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17 Februari 2016

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K4

PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

INDONESIA 87,10 Sulawesi Selatan 91,72 Takalar 99,22 Kota Makassar 96,57 Wajo 96,45 Pinrang 95,48 Toraja
INDONESIA
87,10
Sulawesi Selatan
91,72
Takalar
99,22
Kota Makassar
96,57
Wajo
96,45
Pinrang
95,48
Toraja Utara
95,35
Gowa
95,35
Luwu Timur
95,02
Barru
94,62
Sinjai
93,37
Maros
92,42
Pangkajene Kep
92,35
Kota Palopo
92,25
Bone
92,09
Bantaeng
90,57
Kota Pare Pare
Tana Toraja
Enrekang
Jeneponto
Luwu
Soppeng
Kep Selayar
Bulukumba
Sidenreng Rappang
Luwu Utara
90,16
89,39
87,26
86,95
84,76
83,70
82,47
82,05
78,64
78,28
0
20
40
60
80
100
120

%

Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17 Februari 2016

CAKUPAN PEMBERIAN 90 TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL MENURUT PROVINSI TAHUN 2015

TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL MENURUT PROVINSI TAHUN 2015 Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17

Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17 Februari 2016

CAKUPAN PEMBERIAN 90 TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL

REGIONAL SULAWESI TAHUN 2015

INDONESIA 73,99 Gorontalo 85,98 Sulawesi Selatan 80,76 Sulawesi Tenggara 78,25 Sulawesi Barat 70,54 Sulawesi
INDONESIA
73,99
Gorontalo
85,98
Sulawesi Selatan
80,76
Sulawesi Tenggara
78,25
Sulawesi Barat
70,54
Sulawesi Tengah
52,31
Sulawesi Utara
36,57
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
%

Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17 Februari 2016

CAKUPAN PEMBERIAN 90 TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

INDONESIA 73,99 Sulawesi Selatan 80,76 Barru Kota Makassar Toraja Utara Wajo Luwu Timur Gowa Sinjai
INDONESIA
73,99
Sulawesi Selatan
80,76
Barru
Kota Makassar
Toraja Utara
Wajo
Luwu Timur
Gowa
Sinjai
Pangkajene Kep
Kota Palopo
Bone
Maros
Bantaeng
Kota Pare Pare
Tana Toraja
Enrekang
Sidenreng Rappang
Jeneponto
Luwu
Pinrang
Soppeng
Luwu Utara
Bulukumba
Takalar
Kep Selayar
96,57
95,35
95,12
95,02
94,70
93,37
92,35
92,25
92,09
91,05
90,57
90,16
89,12
87,26
86,06
85,87
84,76
84,41
83,70
73,42
73,40
72,40
71,40
0
20
40
60
80
100
120

%

Sumber: Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, 17 Februari 2016

Cakupan Persalinan Ditolong oleh Tenaga Kesehatan di Indonesia Tahun 2014

INDONESIA 88,68 D I Yogyakarta Jawa Tengah Bali DKI Jakarta 99,96 99,17 97,66 97,19 Kalimantan
INDONESIA
88,68
D I Yogyakarta
Jawa Tengah
Bali
DKI Jakarta
99,96
99,17
97,66
97,19
Kalimantan Utara
96,16
Sulawesi Selatan
92,79
Jawa Timur
92,45
Banten
92,39
Kalimantan Timur
Jambi
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Gorontalo
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kepulauan Riau
Sumatera Selatan
Sulawesi Barat
Jawa Barat
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Lampung
Sulawesi Tenggara
Aceh
Kalimantan Barat
Sulawesi Utara
Nusa Tenggara Timur
Riau
Sulawesi Tengah
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Papua
Maluku
Papua Barat
91,95
91,92
91,14
91,06
90,15
90,12
89,37
89,35
88,36
87,76
87,54
87,24
86,57
86,17
85,81
84,65
84,23
83,04
77,94
77,73
76,89
74,74
67,33
63,15
46,90
44,73
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100

Sumber : Ditjen Bina Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015

Cakupan Persalinan Ditolong oleh Tenaga Kesehatan di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2014

INDONESIA PROVINSI SULAWESI SELATAN 88,68 92,79 Bantaeng 101,12 Toraja Utara 95,50 Kota Makassar 95,15 Soppeng
INDONESIA
PROVINSI SULAWESI SELATAN
88,68
92,79
Bantaeng
101,12
Toraja Utara
95,50
Kota Makassar
95,15
Soppeng
94,96
Bone
94,16
Enrekang
Kota Pare Pare
Sinjai
Takalar
Gowa
Kota Palopo
Pinrang
Tana Toraja
Luwu Timur
Barru
Wajo
Pangkajene Kepulauan
Luwu
Sidenreng Rappang
Luwu Utara
Maros
Bulukumba
Kep Selayar
93,77
93,59
93,58
93,48
93,32
93,17
92,99
92,70
92,62
92,42
92,21
91,73
91,59
91,44
90,55
90,25
89,26
86,66
Jeneponto
86,65
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
110

Sumber : Ditjen Bina Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015

Cakupan Persalinan Ditolong oleh Tenaga Kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia Tahun 2014

INDONESIA 73,61 DI Yogyakarta 99,46 Bali 97,17 DKI Jakarta 96,22 Jawa Tengah Jawa Timur Kep.
INDONESIA
73,61
DI Yogyakarta
99,46
Bali
97,17
DKI Jakarta
96,22
Jawa Tengah
Jawa Timur
Kep. Bangka Belitung
Gorontalo
Kep. Riau
Kalimantan Timur
Sulawesi Selatan
95,02
91,32
91,14
89,25
89,23
85,87
81,96
Sulawesi Barat
80,74
Jawa Barat
Kalimantan Utara
Banten
Sumatera Barat
Sulawesi Utara
Nusa Tenggara Timur
80,08
79,72
78,08
76,63
74,73
67,69
Nusa Tenggara Barat
Aceh
Sulawesi Tengah
Lampung
67,27
66,65
62,40
60,32
Bengkulu
58,30
Riau
57,58
Kalimantan Selatan
55,78
Maluku Utara
53,87
Kalimantan Barat
53,39
Sulawesi Tenggara
53,38
Jambi
49,22
Kalimantan Tengah
46,31
Sumatera Selatan
36,30
Papua Barat
35,79
Maluku
32,83
Sumatera Utara
27,38
Papua
12,97
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100

Sumber : Ditjen Bina Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015

Cakupan Persalinan Ditolong oleh Tenaga Kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2014

INDONESIA PROVINSI SULAWESI SELATAN 73,61 81,96 Kota Makassar 94,68 Takalar 93,48 Kota Pare Pare 93,47
INDONESIA
PROVINSI SULAWESI SELATAN
73,61
81,96
Kota Makassar
94,68
Takalar
93,48
Kota Pare Pare
93,47
Soppeng
92,90
Sidenreng Rappang
91,44
Toraja Utara
Bone
Pangkajene Kepulauan
Gowa
Maros
Tana Toraja
Kota Palopo
Luwu Timur
Enrekang
Luwu
Wajo
Sinjai
Luwu Utara
Kep Selayar
Pinrang
Barru
Jeneponto
91,13
91,01
90,65
90,51
89,24
87,70
86,03
84,51
81,09
79,65
76,50
76,49
76,16
75,67
70,30
65,46
63,01
Bulukumba
61,14
Bantaeng
48,03
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100

Sumber : Ditjen Bina Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015

CAKUPAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI DI INDONESIA TAHUN 2015

Standar WHO 90% Standar WHO 90%
Standar WHO
90%
Standar WHO
90%

Sumber : Ditjen PPPL, Kemenkes RI, 2015

CAKUPAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI

REGIONAL SULAWESI TAHUN 2015

INDONESIA

SULAWESI

TENGAH

SULAWESI UTARA

SULAWESI BARAT

SULAWESI

TENGGARA

SULAWESI

SELATAN

GORONTALO

SULAWESI BARAT SULAWESI TENGGARA SULAWESI SELATAN GORONTALO 88,2 70,1 70,7 76,3 76,5 85,9 Standar WHO 90%

88,2

70,1 70,7 76,3 76,5
70,1
70,7
76,3
76,5

85,9

Standar WHO

90%

88,1

0

10

20

30

40

50

60

70

80

90

100

110

Sumber : Ditjen P2P, Kemenkes RI, 2016

CAKUPAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI

PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

SULAWESI SELATAN

BANTAENG

BARRU

PINRANG

WAJO

BONE

TAKALAR

SOPPENG

SINJAI

SIDENRENG RAPPANG MAROS GOWA LUWU KOTA MAKASSAR BULUKUMBA LUWU TIMUR KOTA PALOPO ENREKANG JENEPONTO TANA TORAJA

KOTA PARE-PARE

PANGKAJENE KEPULAUAN

LUWU UTARA

SELAYAR

TORAJA UTARA

85,9 111,9 107,4 107,3 103,3 99,3 97,9 97,4 96,0 90,8 89,5 88,9 86,1 85,5 81,0
85,9
111,9
107,4
107,3
103,3
99,3
97,9
97,4
96,0
90,8
89,5
88,9
86,1
85,5
81,0
80,9
79,9
79,1
Standar WHO
79,1
90%
76,7
71,6
67,6
60,6
56,6
42,3

0

20

40

60

80

100

120

Sumber : Ditjen P2P, Kemenkes RI, 2016

PERSENTASE IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI INDONESIA TAHUN 2015

PERSENTASE IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI INDONESIA TAHUN 2015 Sumber : Ditjen P2P, Kemenkes RI,

Sumber : Ditjen P2P, Kemenkes RI, 2016

PERSENTASE IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI REGIONAL SULAWESI TAHUN 2015

INDONESIA 83,0 SULAWESI UTARA 67,1 SULAWESI TENGAH 67,2 SULAWESI TENGGARA 68,3 SULAWESI BARAT 75,2 GORONTALO
INDONESIA
83,0
SULAWESI UTARA
67,1
SULAWESI TENGAH
67,2
SULAWESI TENGGARA
68,3
SULAWESI BARAT
75,2
GORONTALO
83,5
SULAWESI SELATAN
84,6
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100

Sumber : Ditjen P2P, Kemenkes RI, 2016

PERSENTASE IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015

SULAWESI SELATAN

BANTAENG

KOTA PARE-PARE

PINRANG

BARRU

WAJO

BONE

SOPPENG

TAKALAR

SINJAI

SIDENRENG RAPPANG

GOWA

MAROS

LUWU KOTA MAKASSAR KOTA PALOPO ENREKANG BULUKUMBA TANA TORAJA LUWU TIMUR JENEPONTO PANGKAJENE KEPULAUAN LUWU UTARA SELAYAR TORAJA UTARA

84,6 106,5 105,7 103,8 101,5 99,1 96,8 96,6 95,2 90,7 87,4 85,9 85,5 83,0 79,5
84,6
106,5
105,7
103,8
101,5
99,1
96,8
96,6
95,2
90,7
87,4
85,9
85,5
83,0
79,5
78,5
78,5
76,0
75,3
74,1
66,6
56,9
50,9
42,2

112,0

0

20

40

60

80

100

120

Sumber : Ditjen P2P, Kemenkes RI, 2016

CAKUPAN PELAYANAN NEONATAL KN1

DI INDONESIA TAHUN 2014

CAKUPAN PELAYANAN NEONATAL KN1 DI INDONESIA TAHUN 2014 Sumber : Ditjen Gizi dan KIA, Kemenkes RI,

Sumber : Ditjen Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN NEONATAL (KN1) DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2014

PELAYANAN KESEHATAN NEONATAL (KN1) DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2014 Sumber : Ditjen Gizi dan KIA,

Sumber : Ditjen Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN BAYI

DI INDONESIA TAHUN 2014

TARGET RENSTRA 2014: 90% Sumber : Ditjen Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015
TARGET RENSTRA
2014: 90%
Sumber : Ditjen Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015
KESEHATAN BAYI DI INDONESIA TAHUN 2014 TARGET RENSTRA 2014: 90% Sumber : Ditjen Gizi dan KIA,

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN BAYI

DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2014

Target Renstra 2014: 90%
Target Renstra
2014: 90%

Sumber : Ditjen Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN ANAK BALITA

DI INDONESIA TAHUN 2014

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN ANAK BALITA DI INDONESIA TAHUN 2014 Sumber : Ditjen Gizi dan KIA, Kemenkes

Sumber : Ditjen Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN ANAK BALITA

DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2014

Target Renstra 2014: 90%
Target Renstra
2014: 90%

Sumber : Ditjen Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015

CAKUPAN BALITA DITIMBANG (D/S) DI INDONESIA TAHUN 2014

Nusa Tenggara Barat Jawa Barat Sulawesi Barat 91,17 90,17 87,75 Bali 86,99 Aceh Sumatera Barat
Nusa Tenggara Barat
Jawa Barat
Sulawesi Barat
91,17
90,17
87,75
Bali
86,99
Aceh
Sumatera Barat
DI Yogyakarta
Bengkulu
Jawa Tengah
Jambi
Banten
Sulawesi Utara
Nusa Tenggara Timur
Sumatera Utara
Lampung
Indonesia
Jawa Timur
Sulawesi Selatan
Gorontalo
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Kalimantan Selatan
Maluku Utara
86,50
84,65
84,10
84,00
83,74
83,64
83,42
82,66
82,32
81,89
81,81
80,80
80,32
80,09
79,91
79,58
78,70
76,47
75,78
Kepulauan Bangka Belitung
Maluku
Riau
Kalimantan Tengah
75,53
74,85
74,55
73,32
Sulawesi Tengah
71,28
Kalimantan Timur
67,50
DKI Jakarta
66,49
Kepulauan Riau
65,51
TARGET RENSTRA
Kalimantan Barat
63,50
2014: 85%
Kalimantan Utara
62,46
Papua Barat
58,38
Papua
30,38
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100

Sumber : Ditjen Gizi dan KIA, Kemenkes RI, 2015

ANGKA KESAKITAN MALARIA PER 1.000 PENDUDUK

DI INDONESIA TAHUN 2014

ANGKA KESAKITAN MALARIA PER 1.000 PENDUDUK DI INDONESIA TAHUN 2014 Sumber: Ditjen PP & PL, Kemenkes

Sumber: Ditjen PP & PL, Kemenkes RI, 2015

ANGKA KESAKITAN MALARIA PER 1.000 PENDUDUK PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2014

Toraja Utara Palopo Enrekang Pangkep Selayar Pinrang Luwu Utara L u w u Maros Luwu Timur Parepare Jeneponto Tator Sinjai Soppeng Barru Wajo Makassar Bulukumba Bone Takalar G o w a Bantaeng Sidrap

0,52 0,30 0,27 0,19 0,17 0,16 0,13 0,11 0,11 0,11 0,10 0,08 0,07 0,07 Sulawesi
0,52
0,30
0,27
0,19
0,17
0,16
0,13
0,11
0,11
0,11
0,10
0,08
0,07
0,07
Sulawesi Selatan: 0,1 per 1.000 penduduk
0,06
0,06
0,06
0,06
0,05
0,04
0,04
0,03
0,03
0,02
0,00
0,10
0,20
0,30
0,40
0,50
0,60

Sumber: Ditjen PP & PL, Kemenkes RI, 2015

Incidence Rate DBD per 100.000 Penduduk per Provinsi di Indonesia

Tahun 2015

Incidence Rate DBD per 100.000 Penduduk per Provinsi di Indonesia Tahun 2015 Sumber: Ditjen P2P, Kemenkes

Sumber: Ditjen P2P, Kemenkes RI, 2016

PREVALENSI GIZI BURUK DAN GIZI KURANG PADA BALITA (BB/U)

DI INDONESIA TAHUN 2013, RISKESDAS 2013

Bali 13,2 DKI Jakarta 14 Kep. Bangka Belitung 15,1 Kepulauan Riau 15,6 Jawa Barat 15,7
Bali
13,2
DKI Jakarta
14
Kep. Bangka Belitung
15,1
Kepulauan Riau
15,6
Jawa Barat
15,7
DI Yogyakarta
16,2
Sulawesi Utara
16,5
Kalimantan Timur
16,6
Banten
17,2
Jawa Tengah
17,6
Sumatera Selatan
18,3
Bengkulu
18,7
Lampung
18,8
Jawa Timur
19,1
INDONESIA
19,6
Jambi
19,7
Sumatera Barat
21,2
Papua
21,8
Sumatera Utara
22,4
Riau
22,5
Kalimantan Tengah
23,3
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Maluku Utara
Sulawesi Selatan
Nusa Tenggara Barat
Gorontalo
23,9
24,1
24,9
25,6
25,7
26,1
Aceh
26,3
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Maluku
Sulawesi Barat
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
26,5
27,4
28,3
29,1
30,9
33

0

5

10

15

Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013

20

25

30

35

PREVALENSI GIZI BURUK DAN GIZI KURANG PADA BALITA (BB/U)

PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2013, RISKESDAS 2013

SULAWESI SELATAN 25,6 Bantaeng 33,2 Pangkajene Kepulauan 30,7 Bone 30,3 Sidenreng Rappang 29,7 Maros 29,1
SULAWESI SELATAN
25,6
Bantaeng
33,2
Pangkajene Kepulauan
30,7
Bone
30,3
Sidenreng Rappang
29,7
Maros
29,1
Kota Makassar
28,2
Pinrang
27,5
Soppeng
27,0
Takalar
26,8
Selayar
26,4
Luwu Utara
26,0
Jeneponto
26,0
Toraja Utara
25,5
Gowa
25,4
Luwu
23,4
Wajo
22,4
Barru
22,2
Luwu Timur
21,2
Kota Pare Pare
Bulukumba
Kota Palopo
Enrekang
Sinjai
20,8
20,5
19,0
17,5
17,2
Tana Toraja
14,9
0
5
10
15
20
25
30
35

Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013

PREVALENSI KURUS DAN SANGAT KURUS PADA BALITA (BB/TB)

DI INDONESIA TAHUN 2013, RISKESDAS 2013

Kalimantan Barat Maluku Aceh Riau Nusa Tenggara Timur Papua Barat Sumatera Utara Bengkulu Papua Banten Jambi Kalimantan Selatan Sumatera Barat Sumatera Selatan Kalimantan Tengah Kepulauan Riau Maluku Utara INDONESIA

Nusa Tenggara Barat

Gorontalo Lampung

Kalimantan Timur

Sulawesi Tenggara

Jawa Timur

Jawa Tengah Sulawesi Selatan Jawa Barat Sulawesi Barat Kepulauan Bangka Belitung

DKI Jakarta

Sulawesi Utara D I Yogyakarta Sulawesi Tengah Bali

 

10,4%

8,3%

6,1%

 

10,1%

6,1%

9,6%

6,9%

8,7%

7,4%

8,1%

6,2%

 

9,2%

7,5%

7,4%

 

6,9%

 

7,9%

8,0%

6,8%

6,5%

 

7,3%

5,8%

7,7%

4,5%

 

8,3%

 

5,2%

7,4%

5,9%

6,4%

5,4%

7,0%

6,0%

6,3%

3,9%

 

8,3%

5,3%

6,8%

5,2%

6,7%

5,6%

6,2%

5,6%

6,1%

3,9%

 

7,7%

5,9%

5,5%

4,4%

 

7,0%

4,5%

 

6,6%

4,5%   6,6%

3,8%

 

7,2%

5,0%

5,9%

4,6%

6,2%

 

4,0%

 

6,2%

4,4%

 

5,8%

3,4%

 

6,5%

4,7%

4,7%

3,6%

 

5,8%

3,4%

 

5,4%

0%

10%

20%

30%

40%

Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013

Sangat Kurus  5,8% 3,4%   5,4% 0% 10% 20% 30% 40% Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan,

Kurus  5,8% 3,4%   5,4% 0% 10% 20% 30% 40% Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan,

PREVALENSI KURUS DAN SANGAT KURUS PADA BALITA (BB/TB)

PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2013, RISKESDAS 2013

SULAWESI SELATAN

3,8%

 

7,2%

     

Kab. Bantaeng Kota Pare-pare Kab. Wajo Kota Makassar Kab. Pinrang Kab. Barru Kab. Luwu Timur Kab. Pangkajene Dan Kepulauan

 

14,0%

 

11,3%

 
 

9,3%

 

7,9%

   

4,3%

 

10,7%

2,6%

 

10,6%

 

2,0%

 

10,8%

 
 

6,6%

 

6,2%

 

4,8%

 

6,6%

3,4%

 

8,0%

Kab. Maros

 

5,0%

 

6,1%

 

Kab. Gowa Kab. Sidenreng Rappang Kab. Jeneponto Kab. Soppeng

4,4%

 

6,8%

 

5,3%

 

5,3%

 

4,1%

 

6,4%

1,6%

 

8,1%

 

Kab. Luwu Utara

4,5%

4,8%

Kab. Kepulauan Selayar

2,9%

6,3%

Kab. Bone Kab. Toraja Utara Kota Palopo Kab. Bulukumba Kab. Takalar Kab. Luwu Kab. Enrekang Kab. Tana Toraja Kab. Sinjai

4,7%

4,5%

2,6%

6,4%

1,8%

7,1%

 

3,5%

5,2%

1,7%

7,0%

 

3,1%

5,3%

3,9%

4,3%

1,5%

5,3%

 

2,3%

3,8%

 

0%

10%

20%

30%

40%

Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013

Sangat Kurus2,3% 3,8%   0% 10% 20% 30% 40% Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013 Kurus

Kurus2,3% 3,8%   0% 10% 20% 30% 40% Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013 Sangat

PREVALENSI PENDEK DAN SANGAT PENDEK PADA BALITA (TB/U)

DI INDONESIA TAHUN 2013, RISKESDAS 2013

Nusa Tenggara Timur Sulawesi Barat Nusa Tenggara Barat Papua Barat Kalimantan Selatan Lampung Sulawesi Tenggara
Nusa Tenggara Timur
Sulawesi Barat
Nusa Tenggara Barat
Papua Barat
Kalimantan Selatan
Lampung
Sulawesi Tenggara
Sumatera Utara
Aceh
Kalimantan Tengah
Sulawesi Tengah
Maluku Utara
Sulawesi Selatan
Maluku
Papua
Bengkulu
Sumatera Barat
Gorontalo
Kalimantan Barat
Jambi
26,2%
25,5%
22,3%
25,7%
20,5%
24,7%
21,9%
22,8%
20,4%
23,8%
27,6%
15,0%
21,2%
21,4%
22,7%
19,8%
20,1%
21,4%
18,4%
22,9%
17,7%
23,3%
18,3%
22,8%
16,4%
24,5%
20,4%
20,2%
25,0%
15,1%
22,5%
17,2%
18,4%
20,8%
14,7%
24,2%
22,5%
16,1%
19,0%
18,9%
INDONESIA
18,0%
19,2%
Riau
20,0%
16,8%
Jawa Tengah
16,8%
19,9%
Sumatera Selatan
Jawa Timur
Jawa Barat
Sulawesi Utara
Banten
Bali
Kepulauan Bangka Belitung
Kalimantan Timur
DKI Jakarta
D I Yogyakarta
Kepulauan Riau
19,9%
16,8%
16,8%
19,0%
16,9%
18,4%
17,0%
17,8%
16,4%
16,6%
13,1%
19,5%
12,6%
16,1%
11,8%
15,8%
12,1%
15,4%
8,2%
19,1%
10,0%
16,3%
0%
20%
40%
60%
80%
100%

Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013

Sangat Pendek8,2% 19,1% 10,0% 16,3% 0% 20% 40% 60% 80% 100% Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan,

Pendek19,1% 10,0% 16,3% 0% 20% 40% 60% 80% 100% Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013

PREVALENSI PENDEK DAN SANGAT PENDEK PADA BALITA (TB/U)

PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2013, RISKESDAS 2013 SULAWESI SELATAN 16,4% 24,5% Kab. Enrekang Kab. Pinrang
PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2013, RISKESDAS 2013
SULAWESI SELATAN
16,4%
24,5%
Kab. Enrekang
Kab. Pinrang
Kab. Tana Toraja
Kab. Luwu
Kab. Pangkajene Dan Kepulauan
Kab. Luwu Utara
Kab. Takalar
Kab. Gowa
Kab. Toraja Utara
Kab. Bone
Kab. Bulukumba
Kab. Bantaeng
Kab. Sinjai
Kab. Kepulauan Selayar
Kab. Jeneponto
Kota Pare-pare
24,8%
28,9%
28,0%
23,8%
15,5%
33,7%
16,8%
29,7%
19,3%
26,7%
19,1%
26,1%
16,2%
28,7%
21,0%
23,7%
16,5%
28,1%
20,4%
23,2%
12,2%
30,8%
Sangat Pendek
20,3%
21,9%
Pendek
14,3%
27,3%
19,0%
21,7%
15,6%
25,0%
17,8%
21,8%
Kab. Maros
14,9%
23,0%
Kab. Luwu Timur
Kab. Barru
Kota Makassar
Kab. Sidenreng Rappang
13,5%
23,4%
14,7%
20,7%
13,6%
21,1%
13,0%
21,5%
Kota Palopo
9,9%
23,7%
Kab. Wajo
9,9%
22,6%
Kab. Soppeng
6,6%
24,0%
0%
20%
40%
60%
80%
100%

Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013

PREVALENSI DIABETES MELITUS BERDASARKAN DIAGNOSIS DOKTER DI INDONESIA TAHUN 2013, RISKESDAS 2013

DIAGNOSIS DOKTER DI INDONESIA TAHUN 2013, RISKESDAS 2013 Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013

Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013

PREVALENSI HIPERTENSI BERDASARKAN DIAGNOSIS TENAGA KESEHATAN DI INDONESIA TAHUN 2013, RISKESDAS 2013

DIAGNOSIS TENAGA KESEHATAN DI INDONESIA TAHUN 2013, RISKESDAS 2013 Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013

Sumber : Badan Litabngkes, Kementerian Kesehatan, 2013

PERSENTASE RUMAH TANGGA MEMILIKI AKSES TERHADAP SUMBER AIR MINUM LAYAK DI INDONESIA, SUSENAS 2014

TANGGA MEMILIKI AKSES TERHADAP SUMBER AIR MINUM LAYAK DI INDONESIA, SUSENAS 2014 Sumber : Badan Pusat

Sumber : Badan Pusat statistik, 2014

PERSENTASE RUMAH TANGGA MEMILIKI AKSES TERHADAP FASILITAS SANITASI LAYAK DI INDONESIA, SUSENAS 2014

TANGGA MEMILIKI AKSES TERHADAP FASILITAS SANITASI LAYAK DI INDONESIA, SUSENAS 2014 Sumber : Badan Pusat statistik,

Sumber : Badan Pusat statistik, 2014

Pusdatin 2016