Anda di halaman 1dari 9

PERBEDAAN PREMENSTRUAL SYNDROME SEBELUM DAN SESUDAH

SENAM YOGA PADA REMAJA PUTRI DI LEMBAGA PENDIDIKAN


IHYAUL ULUM KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK

Sulistiyowati*,Lilis Maghfuroh**, Nurul Jauharoh Assyafi’iyah***


Dosen D3 Kebidanan STIKes Muhammadiyah Lamongan

ABSTRAK

Premenstrual Syndrome merupakan keluhan yang biasanya mulai satu minggu sampai beberapa
hari sebelum datangnya haid dan menghilang sesudah haid.Dari survey awal terdapat 60% yang
mengalami gejala premenstrual syndrome. Masalah penelitian masih tingginya kejadian
premenstruasi syndrome. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya perbedaan premenstrual
syndrome sebelum dan sesudah senam yoga pada remaja putri di Lembaga Pendidikan Ihyaul
Ulum Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik tahun 2015.
Desain penelitian Pra-Eksperiment atau One Group Pretest-Postest Design Populasi adalah seluruh
remaja putri yang mengalami premenstrual syndrome di Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum
Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik Tahun 2014, sampling secara Simple Random Sampling,
besar sampel 33. Variabel tunggal yaitu premenstrual syndrome.Instrumen penelitian
menggunakan lembar observasi atau cheklist. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon Sign Rank Test
dengan α= 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atau 90,9% remaja putri mengalami gejala
ringan premenstrual syndrome sebelum diberikan senam yoga dan sebagian besar atau 81,8%
remaja putri setelah diberikan senam yoga gejala premenstrual syndrome menghilang. Terdapat
perbedaan premenstrual syndrome sebelum dan sesudah senam yoga dengan Z = -5,477 dan p =
0.000 (p < 0.05).
Berdasarkan hasil penelitian ini maka senam yoga dapat mengurangi gejala premenstrual
syndrome. Bagi peneliti yang akan datang dapat digunakan sebagai bahan referensi untuk
penelitian berikutnya berkaitan dengan faktor-faktor lain.

Kata kunci : Premenstrual Syndrome, Senam Yoga

PENDAHULUAN mereda ketika menstruasi dimulai (Bobak,


2005).
Memahami seorang wanita sebagai Premenstrual Syndrome adalah
individu bukan merupakan suatu hal yang merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis
mudah.Oleh karena itu perlu adanya dan emosi terkait dengan proses terjadinya
pemahaman yang lebih mengenai siklus haid wanita (Andriyani, 2013).
perkembangan wanita terutama Sindrom ini dimulai pada fase luteal yakni
perkembangan seksualitasnya yang banyak pada sekitar hari ke-7 dan ke-10 sebelum
melibatkan hormonal baik pada menstruasi dan berakhir dengan awitan
perkembangan fisik dan psikisnya.Sebagai menstruasi. Kebanyakan wanita merasa
contoh pada perkembangan organ seksual Premenstual syndrome sangat mengganggu,
yang berkembang mulai sejak dalam sehingga aktivitas normal terhambat untuk
kandungan dan mencapai puncaknya saat beberapa hari selama hari-hari menstruasi
pubertas.Siklus reproduksi wanita dimulai (Bobak, 2005).
saat pertama kali adalah menstruasi Prevalensi terjadinya Premenstrual
(Prawirohardjo, 2005).Setiap bulannya, Syndrome menurut beberapa sumber
wanita usia subur akan mengalami menyatakan bahwa 80-95% wanita
menstruasi. Sebelum terjadinya menstruasi, mengalami gejala psikologis ringan dan
selama 7-10 hari seorang wanita akan normal, hanya 5% wanita dalam usia subur
mengalami gejala-gejala perubahan yang tampaknya sama sekali tidak
emosional maupun fisik atau yang sering mengalami gejala sebelum menstruasi.
disebut Premenstrual Syndrome dan akan Perkiraan untuk prevalensi Premenstrual
Syndrome sejati adalah sekitar 5% (Glasier,

SURYA 63 `Vol. 07, No. 03, Desember 2015


Perbedaan Premenstrual Syndrome Sebelum dan Sesudah Senam Yoga pada Remaja Putri di Lembaga
Pendidikan Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik

2005). Berdasarkan studi Premenstrual memiliki peran penting dalam tingkat gejala
Syndrome yang meneliti pada berbagai 14 Premenstrual Syndrome (Feerman, 2007).
kultur di 10 negara di temukan prevalensi Olahraga adalah suatu bentuk
tinggi di Negara barat 71-73% dan jumlah aktifitas fisik yang terencana dan tersruktur
lebih rendah di Negara non barat 23-34% yang melibatkan gerakan tubuh berulang-
(DepKes,RI 2010). Sementara di Indonesia ulang dan ditujukan untuk meningkatkan
angka prevalensi ini dapat mencapai 85% kebugaran jasmani (Harunriyanto,
dari seluruh populasi remaja yang terdiri dari 2008).Dalam hal ini kurangnya olahraga
60-70% mengalami premenstrual syndrome dapat memperberat gejala Premenstrual
sedang dan berat (Suparman dan Ivan, 2011). Syndrome, salah satu olahraga yang
Sedangkan Berdasarkan penelitian di Jawa direkomendasikan adalah dengan senam
Timur prevalensi kejadian Premenstrual yoga. yoga merupakan salah satu treatmen
Syndrome pada siswi SMA adalah 39,2% yang direkomendasikan untuk mengatasi
mengalami gejala berat dan 60,8% Premenstrual Syndrome karena latihan yoga
mengalami gejala ringan (Christiany, 2006). dapat menenangkan yang berfungsi untuk
Berdasarkan survey awal yang di melancarkan aliran darah pada otot sekitar
lakukan di lembaga pendidikan Ihyaul Ulum rahim, terapi ini akan mengusir rasa nyeri
Desa Dukun Kecamatan Dukun Kabupaten dan gangguan di bagian tubuh tertentu seperti
Gresik pada Tanggal 28 September 2014 punggung dan perut. Kebiasaan merokok,
yang dilakukan terhadap 10 remaja putri usia minum alkohol, konsumsi tinggi kafein, dan
12-16 tahun, diantaranya 6 siswi atau 60% aktivitas fisik, dapat memperberat gejala
yang mengalami Premenstrual Syndrome dan Premenstrual Syndrome.
4 Siswi atau 40% yang tidak mengalami Apabila kejadian Premenstrual
Premenstrual Syndrome. Berdasarkan uraian syndrome terhadap kegiatan akademik tidak
diatas maka masalah penelitian adalah masih segera di atasi kemungkinan akan terjadi
banyaknya siswi yang mengalami penurunan konsentrasi belajar, peningkatan
Premenstruasi Syndrome. absensi kehadiran dikelas serta penurunan
Teori yang menyebutkan bahwa aktvitas disekolah ataupun dikampus
Faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya (Andrews, 2009).
Premenstrual Syndrome adalah Pengetahuan, Beberapa upaya untuk mengatasi
Defisiensi Progesteron, Kelebihan Prolaktin masalah tersebut salah satunya dengan
dan Prostaglandin, Usia, Stres, Pola Hidup melakukan senam yoga teratur 2-3 kali
dan kurangnya Olahraga seminggu selama 20 menit setiap kali
Menurut Feerman (2007), latihan.Hal ini berguna untuk melemaskan
Premenstrual Syndrome semakin otot serta sendi, mengurangi penimbunan
mengganggu dengan semakin bertambahnya cairan dan juga mengurangi nyeri saat
usia, terutama antara usia 30-45 tahun. menstruasi (Febri, 2014).
Faktor resiko yang paling berhubungan Berdasarkan latar belakang di atas
dengan Premenstrual Syndrome adalah banyak faktor-faktor yang mempengaruhi
peningkatan umur, penelitian menemukan premenstrual syndrome , tetapi peneliti hanya
bahwa sebagian besar wanita yang mencari ingin meneliti mengenai “Perbedaan
pengobatan Premenstrual Syndrome adalah Premenstrual Syndrome Sebelum Dan
mereka yang berusia lebih dari 30 tahun. Sesudah Senam Yoga Pada Remaja Putri Di
Walaupun ada fakta yang mengungkapkan Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum
bahwa sebagian remaja mengalami gejala- Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik.”
gejala yang sama dan kekuatan Premenstrual Berdasarkan uraian latar belakang
Syndrome yang sama sebagaimana yang masalah diatas, maka rumusan masalah yang
dialami oleh wanita yang lebih tua. Stres didapatkan adalah :“Adakah Perbedaan
dapat berasal dari internal maupun ekstrernal Premenstrual Syndrome Sebelum Dan
dalam diri wanita.Stres merupakan Sesudah Senam Yoga Pada Remaja Putri Di
Predisposisi pada timbulnya beberapa Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum
penyakit, sehingga diperlukan kondisi fisik Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik”.
dan mental yang baik untuk menghadapi dan Untuk mengetahui Perbedaan
mengatasi serangan stres tersebut.Stres Premenstrual Syndrome Sebelum Dan
Sesudah Senam Yoga Pada Remaja Putri Di

SURYA 64 `Vol. 07, No. 03, Desember 2015


Perbedaan Premenstrual Syndrome Sebelum dan Sesudah Senam Yoga pada Remaja Putri di Lembaga
Pendidikan Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik

Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum 2) Karateristik Responden


Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik tahun Umur Remaja Putri Di Lembaga
2015. Pendidikan Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun
Kabupaten Gresik
METODE PENELITIAN Tabel 1 Distribusi Karakteristik Remaja
Putri Berdasarkan Umur Remaja
Desain yang digunakan dalam Putri Di Lembaga Pendidikan
penelitian ini adalahpro eksperiment one Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun
group pretest-postest design, yaitu suatu Kabupaten Gresik pada bulan
penelitian pre eksperimental dimana peneliti Januari - Maret 2015
memberikan perlakuan pada kelompok studi No Umur F %
tetapi sebelumnya diukur atau ditest dahulu 1. 11-14 tahun 20 60,6
(pretest) selanjutnya setelah perlakuan 2. 15-17 tahun 13 39,4
kelompok studi diukur atau ditest kembali Total 33 100
(posttest) (Budiman, 2011). Desain ini
bertujuan untuk mengetahui perbedaan Berdasarkan pada tabel 4.1
premenstrual syndrome sebelum dan sesudah menunjukkan bahwa sebagian besar atau
senam yoga pada remaja putri di Lembaga 60,6% remaja putri berumur 11-14 tahun.
Pendidikan Ihyaul Ulum Desa Dukun Usia Menarche
Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik.
Tabel 2 Distribusi Karakteristik Remaja
HASIL PENELITIAN Putri Berdasarkan UsiaMenarche
Remaja Putri Di Lembaga
1. Data Umum Pendidikan Ihyaul Ulum
1) Gambaran Umum Lokasi Penelitian Kecamatan Dukun Kabupaten
Penelitian ini dilakukan di Lembaga Gresik pada bulan Januari - Maret
Pendidikan Ihyaul Ulum yang berada di 2015
Jalan.Raya Dukun Gresik sebelah timur No Usia Menarche F %
Pasar Dukun Gresik. Adapun batas wilayah 1. < 9 tahun 1 3,03
Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum, sebagai 2. 9-10 tahun 5 15,1
berikut: 3. 11-12 th 27 81,8
Sebelah utara berbatasan dengan Total 33 100
Desa Sembungan Kidul, sebelah selatan
berbatasan dengan Desa Karangbinangun, Berdasarkan pada tabel 4.2
sebelah barat berbatasan dengan Desa menunjukkan bahwa hampir seluruhnya atau
Sekargadung dan Sebelah Timur Berbatasan 81,8% siswi menache dalam usia 11-12
dengan Desa Padang Bandung. tahun dan sebagian kecil atau 3,03% siswi
Lembaga pendidikan Ihyaul Ulum menarche dalam usia < 9 tahun.
merupakan sekolah milik swasta yang berdiri
sejak tahun 1955 dan sudah Terakreditasi A, Tabel 3 Distribusi Karakteristik Remaja
sekolah ini mempunyai 35 guru, jumlah Putri Berdasarkan Jarak Menstruasi
murid pada Madrasah Stanawiyah yaitu Pertama Dengan Menstruasi
sebanyak 252 siswa dan Madrasah Aliyah Selanjutnya Remaja Putri Di
berjumlah 178 siswa, terdapat 26 ruang Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum
untuk proses belajar mengajar,1 musholla, 1 Kecamatan Dukun Kabupaten
UKS Sekolah, 4 Ruang Guru,1 Ruang Gresik pada bulan Januari - Maret
Kepala Sekolah, 1 Ruang BP, 1 ruang osis, 1 2015
Kantin dan 1 aula. Sekolah ini mempunyai No Jarak Menstruasi F %
beberapa fasilitas diantaranya: Lab.
Komputer, Lab. Bahasa, Lab kimia, Lab 1. < 27 hari 23 69,7
biologi dan Lab otomotif. terdapat ekstra 2. 27-28 hari 8 24,2
banjari, basket, voly, futsal, pramuka, bahasa 3. 30 hari atau lebih 2 6,06
inggris, PMR, tataboga, kaligrafi dan tata
Total 33 100
busana.

SURYA 65 `Vol. 07, No. 03, Desember 2015


Perbedaan Premenstrual Syndrome Sebelum dan Sesudah Senam Yoga pada Remaja Putri di Lembaga
Pendidikan Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik

Berdasarkan pada tabel 3 2. Data Khusus


menunjukkan bahwa sebagian besar atau Premenstrual Syndrome Sebelum Di
69,7% remaja putri mengalami jarak Berikan Senam Yoga Pada Remaja Putri Di
menstruasi pertama dengan menstruasi Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum
selanjutnya < 27 hari dan sebagian kecil atau Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik
6,06% remaja putri mengalami jarak Tabel 6 Distribusi Premenstrual Syndrome
menstruasi 30 hari atau lebih. Sebelum Di Berikan Senam Yoga
Pada Remaja Putri Di Lembaga
Tabel 4 Distribusi Karakteristik Remaja Pendidikan Ihyaul Ulum
Putri Berdasarkan Jumlah Saudara Kecamatan Dukun Kabupaten
Perempuan Yang Mengalami Gresik pada bulan Januari - Maret
Premenstrual Syndrome Di 2015
Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum No Premenstrual Syndrome F %
Kecamatan Dukun Kabupaten 1. Ringan 30 90,9
Gresik pada bulan Januari - Maret 2. Sedang 3 9,1
2015 Total 33 100
No Jumlah Saudara F %
Perempuan Berdasarkan Pada Tabel 4.6
1. Tidak punya 8 24,3 menunjukkan bahwa hampir seluruhnya atau
2. 1-2 orang 25 75,7 90,9% remaja putri mengalami Premenstrual
Total 33 100 Syndrome dengan gejala ringan.
Premenstrual Syndrome Sesudah Di Berikan
Berdasarkan pada tabel 4.4 Senam Yoga Pada Remaja Putri Di Lembaga
menunjukkan bahwa sebagian besar atau Pendidikan Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun
75,7% remaja putri di lembaga pendidikan Kabupaten Gresik
Ihyaul Ulum mempunyai jumlah saudara
perempuan 1-2 orang yang mengalami Tabel 7 Distribusi Premenstrual Syndrome
premenstrual syndrome. Sesudah Di Berikan Senam Yoga
Pada Remaja Putri Di Lembaga
Tabel 5 Distribusi Karakteristik Orang Tua Pendidikan Ihyaul Ulum
Berdasarkan Pendidikan Orang Tua Kecamatan Dukun Kabupaten
Remaja Putri Di Lembaga Gresik pada bulan Januari - Maret
Pendidikan Ihyaul Ulum 2015
Kecamatan Dukun Kabupaten No Premenstrual Syndrome F %
Gresik pada bulan Januari - Maret 1. Menghilang 27 81,8
2015 2. Ringan 6 18,2
No Penidikan Orang Tua F % Total 33 100
1. Tidak sekolah 2 6,06
2. SD 6 18,1 Berdasarkan pada Tabel 7 diatas
3. SMP 18 54,5 menunjukkan bahwa hampir seluruhnya atau
4. SMA 4 12,1 81,8% remaja putri Premenstrual Syndrome
5. PT 3 9,09 setelah diberikan senam yoga tidak
Total 33 100 mengalami gejala atau menghilang.

Berdasarkan pada tabel 5 diatas Tabel 8 Perbedaan Premenstrual Syndrome


menunjukkan bahwa sebagian besar atau Sebelum Dan Sesudah Diberikan
54,5% pendidikan orang tua remaja putri di Senam Yoga Pada Remaja Putri Di
lembaga pendidikan Ihyaul Ulum yaitu SMP Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum
dan sebagian kecil atau 6,06% orang tua Kecamatan Dukun Kabupaten
remaja putri di lembaga pendidikan ihyaul Gresik Pada Bulan Januari - Maret
ulum tidak pernah sekolah. 2015.

SURYA 66 `Vol. 07, No. 03, Desember 2015


Perbedaan Premenstrual Syndrome Sebelum dan Sesudah Senam Yoga pada Remaja Putri di Lembaga
Pendidikan Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik
Premenstrual Sesudah senam yoga
syndrome Hilang Ringan Sedang Berat Total tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh
 %  %  %  %  % banyaknya jumlah saudara perempuan yang
Sebelum Ringan 27 81,8 3 9,10 0 0 0 0 30 90,9 mengalami premenstrual syndrome, jarak
senam Sedang 0 0 3 9,10 0 0 0 0 3 9,1 menstruasi pertama dengan selanjutnya dan
yoga Menghilang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Berat 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
juga pendidikan orang tua.
Total 27 81,8 6 18,2 0 0 0 0 33 100 Berdasarkan pada tabel 3 diatas
Z = -5,477 dan p sign = 0,000 menunjukkan bahwa sebagian besar atau
69,7% remaja putri mengalami jarak
Berdasarkan Pada Tabel 8 dapat menstruasi pertama dengan menstruasi
diketahui bahwa hampir seluruhnya atau selanjutnya kurang dari 27 hari. Semakin
90,9% remaja putri sebelum diberikan senam lama jarak menstruasi pertama dengan
yoga mengalami Premenstrual Syndrome menstruasi selanjutnya maka kemungkinan
dengan gejala ringan dan hampir seluruhnya gejala premenstrual syndrome yang
atau 81,8% remaja putri setelah diberikan dialaminya semakin kuat, jika jarak antara
senam yoga tidak mengalami gejala menstruasi kurang dari 21 hari atau lebih dari
Premenstrual Syndrome. 3 bulan maka harus diwaspadai adanya
Dengan menggunakan uji statistik gejala-gejala pramenstruasi yang menyertai.
Wilcoxon Sign Rank Test dengan bantuan Hal ini di sebabkan adanya perubahan
SPSS versi 16,0 didapatkan Z = -5,477 dan p hormon yang berperan dalam proses
sign = 0,000, artinya p sign<0,05 maka H1 terjadinya menstruasi.
diterima yaitu ada perbedaan premenstrual Pola haid boleh saja tidak teratur,
syndrome tetapi jika jarak antar menstruasi kurang dari
21 hari atau lebih dari 3 bulan atau jika haid
PEMBAHASAN berlangsung lebih dari 10 hari maka harus
diwaspai adanya masalah ovulasi atau
1. Gejala Premenstrual Syndrome Pada kondisi medis lainnya. Salah satunya adalah
Remaja Putri Di Lembaga Pendidikan sindrom pramenstruasi (Marmi, 2013).
Ihyaul Ulum Sebelum Diberikan Keluhan-keluhan yang biasanya
Senam Yoga mulai 1 minggu sampai beberapa hari
Berdasarkan pada tabel 6 diatas sebelum datangnya menstruasi dan
menunjukkan bahwa hampir seluruhnya atau menghilang sesudah menstruasi datang,
90,9% remaja putri mengalami Premenstrual walaupun kadang-kadang berlangsung terus
Syndrome dengan gejala ringan. sampai menstruasi berhenti.Gejala ini
Artinya hampir seluruh remaja putri dijumpai pada wanita berumur 30-45 tahun.
Di Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum masih Penyebab yang jelas belum diketahui akan
banyak yang mengalami gejala premenstrual tetapi kemungkinan diakibatkan
syndrome ringan. Dalam hal ini menstruasi ketidakseimbangan antara estrogen dan
akan dialami wanita setiap bulanya tetapi progesterone. Dikemukakan bahwa dominasi
sebagian dari wanita ada yang mengalami estrogen merupakan penyebab dan defisiensi
gangguan sebelum menstruasi yang fase luteal dan kekurangan progesterone.
disebabkan karena ketidakseimbangnya Akibat dominasi estrogen terjadi retensi air
hormon, salah satunya adalah premenstrual dan edema pada beberapa tempat
syndrome. Premenstrual syndromeakan kemungkinan dapat mempengaruhi
terjadi satu minggu atau beberapa hari perubahan siklus haid (Marmi, 2013).
menjelang menstruasi. Berdasarkan pada tabel 4 diatas
Premenstrual Syndrome adalah menunjukkan bahwa hampir seluruhnya atau
sekumpulan keluhan dan gejala fisik, 75,7% remaja putri di lembaga pendidikan
emosional, dan prilaku yang terjadi pada Ihyaul Ulum mempunyai jumlah saudara
wanita reproduksi, yang muncul secara siklik perempuan yang mengalami premenstrual
dalam rentang waktu 7-10 hari sebelum syndrome 1-2 orang. Dari data ini dapat
menstruasi dan menghilang setelah darah dikemukakan bahwa hampir semua dari
haid keluar yang terjadi pada suatu tingkatan remaja putri yang mempunyai saudara
yang mampu mempengaruhi gaya hidup dan perempuan lebih banyak yang mengalami
aktivitas (Suparman dan Ivan, 2011). Hasil gejala premenstrual syndrome, dan gejala
yang dialaminya pun hampir sama dengan

SURYA 67 `Vol. 07, No. 03, Desember 2015


Perbedaan Premenstrual Syndrome Sebelum dan Sesudah Senam Yoga pada Remaja Putri di Lembaga
Pendidikan Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik

gejala yang pernah dialami oleh saudaranya. Artinya hampir seluruh remaja putri
Dalam hal ini peranan genetik juga dapat di Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum sudah
berpengaruh terhadap terjadinya tidak mengalami gejala premenstrual
premenstrual syndrome. syndrome. Hal tersebut kemungkinan di
Hasil penelitian mengemukakan pengaruhi oleh umur siswi dan juga
bahwa genetik merupakan salah satu faktor usiamenarche.
yang mempengaruhi berat tidaknya gejala Berdasarkan pada tabel 1 diatas
sindrom pramenstruasi, hal ini dikarenakan menunjukkan bahwa sebagian besar atau
karena banyaknya kesamaan fungsi hormon 60,6% remaja putri berumur 11-14 tahun.
yang mempengaruhi terjadinya menstruasi. Semakin bertambahnya usia siswi gejala
Jadi kemungkinan gejala premenstrual premenstrual syndrome akan semakin
syndrome yang dialami saudaranya mengaggu karena gejala-gejala premenstrual
sebelumnya sekarang dapat dialami oleh syndrome semakin kuat yang dirasakan oleh
dirinya saat ini bahkan gejala-gejala yang siswi. Hal tersebut dikarenakan adanya
dialaminya kemungkinan banyak sama banyak perubahan dalam dirinya terutama
(Ardiansyah, 2012). perubahan hormon yaitu hormon estrogen
Berdasarkan pada tabel 5 diatas dan progesteron terjadi ketidakseimbangan
menunjukkan bahwa sebagian besar atau akibat retensi cairan yang dapat
54,5% pendidikan orang tua remaja putri di menyebabkan ketegangan dalam siklus haid
lembaga pendidikan ihyaul ulum yaitu SMP. yang nantinya dapat mempengaruhi
Pendidikan sangat penting di miliki oleh terjadinya gejala premenstrual syndrome dan
seseorang erutama pada wanita yang sudah semakin tua usia seseorang kemungkinan
mempunyai anak remaja khususnya remaja semakin berat pula gejala premenstrual
putri. Jika pendidikan ibu rendah maka syndrome yang dialaminya.
pengetahuan yang dimiliki juga rendah dan Premenstrual syndrome semakin
akan berpengaruh terhadap perannya sebagai menganggu dengan semakin bertambahnya
ibu terutama saat anak mengalami pubertas, usia, faktor resiko yang paling berhubungan
jika pendidikan ibu rendah maka informasi dengan premenstrual syndrome adalah faktor
kepada anak kurang terutama dalam hal cara peningkatan umur, terutama antara usia 30-
mengatasi gejala premenstrual syndrome 45 tahun. Faktor resiko yang paling
yang sedang dialami oleh anaknya. berhubungan dengan Premenstrual
Tingkat pendidikan yang terlalu Syndrome adalah peningkatan umur,
rendah, akan sulit mencerna pesan dan penelitian mengemukakan bahwa sebagian
informasi yang disampaikan. Semakin tinggi besar wanita yang mencari pengobatan
tingkat pendidikan seseorang, semakin premenstrual syndrome adalah mereka yang
mudah mencerna informasi sehingga berusia lebih dari 30 tahun (Manuaba, 2008).
semakin banyak juga pengetahuan yang Menurut Feerman, (2007) Walaupun ada
dimiliki, sebaliknya pendidikan yang kurang fakta yang mengungkapkan bahwa sebagian
akan menghambat perkembangan sikap remaja usia 12 sampai 16 tahun mengalami
seseorang terhadap nilai-nilai yang baru yang gejala-gejala yang sama dan kekuatan
diperkenalkan (Nursalam, 2008). Seseorang premenstrual syndrome yang sama
yang berpendidikan tinggi pengetahuannya sebagaimana yang dialami oleh wanita yang
akan berbeda dengan orang yang hanya lebih tua, karena dalam usia tersebut seorang
berpendidikan sekolah dasar (Notoatmodjo, remaja banyak mengalami perubahan dalam
2005). dirinya.
Berdasarkan pada tabel 2 diatas
2. Gejala Premenstrual Syndrome Pada menunjukkan bahwa hampir seluruhnya atau
Remaja Putri Di Lembaga Pendidikan 81,8% siswi menache dalam usia 11-12
Ihyaul Ulum Sesudah Diberikan Senam tahun. Pada usiamenarche dini hormon yang
Yoga berpengaruh terhadap terjadinya menstruasi
Berdasarkan pada Tabel 7 diatas akan semakin meningkat sehingga
menunjukkan bahwa hampir seluruhnya atau kemungkinan gejala premenstrual syndrome
81,8% remaja putri yang mengalami yang dialami juga semakin berat. Artinya
Premenstrual Syndrome sesudah diberikan semakin dini usia seseorang mengalami
senam yoga tidak mengalami gejala. menstruasi maka semakin dini pula terjadi

SURYA 68 `Vol. 07, No. 03, Desember 2015


Perbedaan Premenstrual Syndrome Sebelum dan Sesudah Senam Yoga pada Remaja Putri di Lembaga
Pendidikan Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik

perubahan hormon yang mempengaruhi meningkatkan energi, meningkatkaan


terjadinya menstruasi dalam dirinya dan stamina tubuh, menstimulasi kelenjar
kemungkinan besar juga dapat hormonal dalam tubuh dan membuatnya
mempengaruhi terjadinya gejala stabil.Gerakan –gerakan yoga juga dapat
premenstrual syndrome. memperlancar sirkulasi darah, selain hal itu
Gejala premenstrual syndrome dapat gerakan yoga juga meningkatkan kekebalan
meningkat selama periode wanita tersebut tubuh.Pada saat dilakukan senam yoga
mengalami perubahan hormon drastis, seperti remaja putri sangat menikmati dan merasa
masa pubertas, setelah kehamilan, tenang serta emosinya dapat terkontrol
penggantian alat kontrasepsi oral atau setelah sehingga gejala Premenstrual Syndrome
periode menstruasi yang tidak teratur yang sedang dialaminya bisa berkurang
(Nurlaela, 2008) dengan perlahan.
Menurut Kelly Tracey (2011)
3. Perbedaan Premenstrual Syndrome mengungkapkan bahwa terdapat beberapa ide
Sebelum Dan Sesudah Senam Yoga latihan kebugaran yang mudah dilakukan,
Pada Remaja Putri Di Lembaga seperti latihan yoga yang menenangkan dan
Pendidikan Ihyaul Ulum Kecamatan latihan peregangan yang berfungsi untuk
Dukun Kabupaten Gresik Pada Bulan melancarkan aliran darah pada otot sekitar
Januari – Maret 2015. rahim, terapi ini akan mengusir rasa nyeri
Dari bantuan SPSS versi 16,0 dengan dan gangguan di bagian tubuh tertentu seperti
hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test tentang punggung dan perut. Senam yoga
pengaruh senam yoga terhadap premenstrual menstimulasi pengeluaran hormon
syndrome dengan p = 0,000 menunjukan endorphin.Endorphin adalah neuropeptide
nilai signifikan, (Z = -5,477) dimana hal ini yang dihasilkan tubuh pada saat rileks atau
berarti p sign < 0,05 sehingga H1 diterima tenang.Endorphin dihasilkan oleh otak dan
artinya ada perbedaan premenstrual susunan saraf tulang belakang, hormon ini
syndrome sebelum dan sesudah senam yoga dapat berfungsi sebagai penenang alami yang
pada remaja putri di lembaga pendidikan diproduksi otak yang melahirkan rasa
Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun Kabupaten nyaman dan meningkatkan kadar endorphin
Gresik tahun 2015. dalam tubuh untuk mengurangi gejala
Berdasarkan Pada Tabel 8 dapat premenstrual syndrome.Melalui senam yoga
diketahui bahwa hampir seluruhnya atau ini siswi lebih dapat mengontrol emosinya
90,9% remaja putri sebelum diberikan senam sehingga dapat mengurangi gejala
yoga mengalami Premenstrual Syndrome premenstrual syndrome yang dialami yang
dengan gejala ringan dan hampir seluruhnya mungkinan sebelumya belum pernah
atau 81,8% remaja putri setelah diberikan dilakukan.
senam yoga tidak mengalami gejala Hasil penelitian ini didukung dengan
Premenstrual Syndrome. penelitian yang dilakukan oleh (Pratita,
Setiap bulan wanita akan mengalami 2013) ada pengaruh latihan kebugaran dan
menstruasi, pada saat menstruasi hormon perilaku makan terhadap derajat sindrom
didalam tubuh akan meningkat dan pramenstruasi
menimbulkan gangguan yang disebut Pada dasarnya gerakan-gerakan yoga
Premenstrual Syndrome yang akan dialami sangat mudah untuk dipelajari bagi semua
sebagian wanita, jika Premenstrual kalangan. Dengan membiasakan diri
Syndrome tidak ditangani maka melakukan senam yoga yang tepat dan
kemungkinan dapat memperparah gejala efektif, maka gejala-gejala yang menyertai
premenstrual syndrome. pada saat sebelum menstrusi kemungkinan
Berbagai upaya untuk mengatasi akan dapat berkurang dengan perlahan.
gejala Premenstrual Syndrome pada remaja Menurut Nisanti (2006) Banyak
putri sudah dilakukan.Salah satu upaya untuk sekali manfaat yang bisa didapatkan dari
mengatasi gejala Premenstrual Syndrome senam yoga salah satunya yaitu melatih agar
yaitu dengan melakukan senam yoga tidak mudah lelah, menenangkan pikiran,
2x/miggu.Senam yoga adalah suatu kegiatan untuk fokus terhadap proses masuk dan
yang dapat meningkatkan asupan oksigen ke keluarnya nafas, jika sering terus dilakukan
dalam otak, menghilangkan kepenatan, maka ketika membuka mata, badan terasa

SURYA 69 `Vol. 07, No. 03, Desember 2015


Perbedaan Premenstrual Syndrome Sebelum dan Sesudah Senam Yoga pada Remaja Putri di Lembaga
Pendidikan Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik

lebih enak dan ringan, untuk menghindari pengetahuan serta dapat digunakan sebagai
nyeri sebelum menstruasi biasanya di kenal acuan penelitian selanjutnya.
dengan Premenstrual Syndrome dan juga 3) Bagi Praktisi
nyeri pada saat menstruasi atau (1) Bagi Institusi
dismenorrhea. Diharapkan dapat digunakan untuk
Dari hasil penelitian diatas di meningkatkan partisipasi dalam program dan
dapatkan kesimpulan bahwa senam yoga sebagai sumber data serta masukan.
merupakan salah satu treatment yang (2) Bagi Profesi Kebidanan
direkomendasikan untuk Premenstrual Bidan perlu meningkatkan
Syndrome karena gerakan-gerakan senam penyuluhan pada remaja tentang
yoga sangat efektif dan bermanfaat untuk premenstrual syndrome agar remaja dapat
menurunkan atau mengurangi gejala mengetahui bagaimana cara menangani
Premenstrual Syndrome. gejala premenstrual syndrome yang
dialaminya dengan tepat.
PENUTUP (3) Bagi Penulis Selanjutnya
Diharapkan bisa menambah jumlah
1. Kesimpulan responden, jumlah sampel dan observasi
Berdasarkan tujuan penelitian yang lebih lanjut pada responden.
telah dibuat maka dapat ditarik suatu
kesimpulan yaitu: DAFTAR PUTAKA
1) Sebagian besar atau 90,9% remaja putri
Di Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum Andrews, 2009.Buku Anjaran Kesehatan
sebelum diberikan senam yoga Wanita. Jakarta : EGC
mengalami premenstrual syndrome
dengan gejala ringan.
2) Sebagian besar atau 81,8% remaja putri Ardiansyah. 2012. Artikel Kesehatan Konsep
Di Lembaga Pendidikan Ihyaul Ulum Dan Pengertian Http:
setelah diberikan senam yoga mengalami Info.Kesehatan.Com. Di Akses
premenstrual syndrome dengan gejala Tanggal 17 April 2015
menghilang.
3) Ada perbedaan premenstrual syndrome Bobak, L. Jensen. (2005). Buku Ajar
sebelum dan sesudah senam yoga pada Keperawatan Maternitas. Jakarta:
remaja putri di Lembaga Pendidikan EGC
Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun
Kabupaten Gresik tahun 2015. Budiman. 2011. Penelitian Kesehatan.
Bandung : PT Refika Aditama
2. Saran
Berdasarkan kesimpulan yang telah Christiany, 2006.KesehatanReproduksi.
diuraikan diatas maka peneliti Jakarta : EGC
mengemukakan saran yang mungkin dapat
bermanfaat untuk: Depertemen Kesehatan RI. 2010. Ilmu
1) Bagi Akademis Kesehatan Remaja. Jakarta : Depkes
Diharapkan supaya lebih RI
dikembangkan lagi untuk menambah ilmu
khususnya tentang senam yoga dan Feerman. 2007. Epidemiology and Etiology
premenstrual syndrome sehingga dapat of Premenstrual Syndromes:
dijadikan sebagai acuan bagi pihak lain Etiology. Dalam Medscape
dalam mengembangkan wacana tentang Multispecialty Education. Avalaible
senam yoga dan premenstrual syndrome rom: http://www.medscape.org.
pada remaja. Diakses tanggal 12 November2014
2) Bagi Pendidikan
Diharapkan hasil penelitian ini dapat Febri, Atmaka Stanislaus. Healtmeup
digunakan sebagai membangun bagi ilmu 2014.30 Menit Untuk Bugar Dan
Sehat.Jakarta : PT Bhuana Ilmu
Populer Kelompok Gramedia

SURYA 70 `Vol. 07, No. 03, Desember 2015


Perbedaan Premenstrual Syndrome Sebelum dan Sesudah Senam Yoga pada Remaja Putri di Lembaga
Pendidikan Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik

Glasier. Anna. 2005. Keluarga Berencana


Dan Kesehatan Reproduksi, Edisi 4.
Jakarta : EGC

Harunriyanto.2008. Faktor-Faktor Yang


Mempengaruhi Kejadian Disminore
:Http:/ Kt-Skripsi.Com
Diakses tanggal 12 November 2014

Kelly. Trackey. 2011. 50 Rahasia Alami


Meringankan Sindrom
Pramenstruasi. Jakarta : Erlangga

Manuaba, 2008.Pengantar Kuliah Obstetri.


Jakarta: EGC

Marmi. 2013. Kesehatan Reproduksi.


Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Notoatmodjo, Soekidjo. 2005. Metodologi


Penelitian Ilmu Keperawatan.
Jakarta: PT. Rineka Cipta
Nursalam. 2008. Pendekatan Praktisi
Metodologi Riset Keperawatan.
Jakarta: CV. Agung Seto.

Nurlaela,.2008. Hubungan Aktivitas


OlahRaga Dengan Kejadian
Premenstrual Syndrome. Jurnal Ilmu
Keperawatan.

Nisanti.2006.7 Pose Yoga Atasi Pra


Menstruasi
Syndrome.YogyakartaHttp://Health.Li
ptan6.Com.
Diakses Tanggal 12 Oktober 2014

Prawiraharjo. 2005.Menarche. Jogjakarta:


MuhaMulia

Pratita, Rosa, 2013. Pengaruh Latihan


Kebugaran Dan Perilaku Makan
Terhadap Derajat Sindrom
Pramenstruasi. Http//kesehatan
premenstrual syndrome.
Diakses tanggal 16 Maret 2015

Suparman Dan Ivan, 2011. Premenstrual


Syndrome.Jakarta : EGC

SURYA 71 `Vol. 07, No. 03, Desember 2015