Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP


PRILAKU MASYARAKAT
Tugas mata kuliah :
Ilmu Sosial dan Budaya Dasar
Dosen : NORMANSHAH BANOWO

Oleh :
Hafid Miftahurrosyad (11.53.0056)

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi semakin modern dan cepat setiap orang tidak


bisa menghindar dari kemajuan teknologi, teknologi meliputi dalam segala aspek
kehidupan, teknologi diciptakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Saat ini
teknologi informasi adalah bidang teknologi yang berkembang paling pesat.

Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah
Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang
membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan
dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi
berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi
bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah
tangga elektronik, dan peranti genggam modern misalnya ponsel.

Perkembangan Teknologi Informasi memicu suatu cara baru dalam


kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini
dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai
kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai
huruf yang dimulai dengan awalan e seperti e-commerce, e-government, e-
education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversiiy, dan yang
lainnya lagi yang berbasis elektronika.

Namun semua itu tidak lepas dari kekurangan. Misalnya seseorang bisa
menggunakan alat teknologi informasi seperti Handphone, PC, Laptop, dll lebih
lama daripada berinteraksi dengan orang lain bahkan dengan anggota keluarganya
sendiri. Sehingga tingkat kepedulian terhadap sesama manusia kurang,
menipisnya sikap tenggang rasa, cenderung lebih mementingkan diri sendiri, dan
tidak memperdulikan lingkungan sekitar.
1.2 Rumusan Masalah

1. Apakah Teknologi Informasi berdampak positif bagi perkembangan


kehidupan bermasyarakat?

2. Apakah Teknologi Informasi berdampak negatif bagi perkembangan


kehidupan bermasyarakat?

1.3 Tujuan
tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1. Untuk mengetahui dampak positif dan negatif teknologi terhadap
masyarakat.
2. Masyarakat lebih bijak memanfaatkan teknologi.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Teknologi Informasi


Teknologi sangat berpengaaruh terhadap masyarakat modern, karena
mereka sebagian besar hidupnya tergantung dari informasi, Nana Syaodih S.
(1997: 67) menyatakan bahwa sebenarnya sejak dahulu teknologi sudah ada atau
manusia sudah menggunakan teknologi. Kalau manusia pada zaman dulu
memecahkan kemiri dengan batu atau memetik buah dengan galah, sesungguhnya
mereka sudah menggunakan teknologi, yaitu teknologi sederhana. Sejak jaman
manusia sudah membuat dan memanfaatkan teknologi seiring perjalanan waktu
teknologi terus berkembang hingga sampai saat ini.

Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah
Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang
membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan
dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi
berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi
bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah
tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).

Dalam konteks bisnis, Information Technology Association of America


menjelaskan Pengolahan, penyimpanan dan penyebaran vokal, informasi
bergambar, teks dan numerik oleh mikroelektronika berbasis kombinasi
komputasi dan telekomunikasi. Istilah dalam pengertian modern pertama kali
muncul dalam sebuah artikel 1958 yang diterbitkan dalam Harvard Business
Review, di mana penulis Leavitt dan Whisler berkomentar bahwa "teknologi baru
belum memiliki nama tunggal yang didirikan. Kita akan menyebutnya teknologi
informasi (TI)". Beberapa bidang modern dan muncul teknologi informasi adalah
generasi berikutnya teknologi web, bioinformatika, Cloud Computing, sistem
informasi global, Skala besar basis pengetahuan dan lain-lain.
2.2 Sejarah Teknologi Informasi
Dari masa prasejarah sampai masa modern perjalanan panjang teknologi
informasi merupakan bidang teknologi yang paling berpengaruh karena dengan
informasi manusia dapat mengetahui segala sesuatu yang didapatkan dari
informasi. Secara garis besar ada 3 masa sejarah teknologi informasi yaitu :

 Masa Prasejarah ( ... - 3000 SM)


Pada awalnya Teknologi Informasi yang dikembangkan manusia
pada masa ini berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk
yang mereka kenal, mereka menggambarkan informasi yang mereka
dapatkan pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang
buruannya. Pada masa ini mereka mulai melakukan pengidentifikasian
benda-benda yang ada disekitar lingkungan mereka tinggal dan
mewakilinya dengan bentuk-bentuk yang kemudian mereka lukis pada
dinding gua tempat mereka tinggal, karena kemampuan mereka dalam
berbahasa hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan isyarat tangan
sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada masa ini. Perkembangan
selanjutnya adalah diciptakan dan digunakannya alat-alat yang
menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat
dari tanduk binatang, isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan
terhadap bahaya.

 Masa Sejarah (3000SM – 1400-an SM)


Pada masa ini teknologi informasi belum menjadi teknologi masal
seperti sekarang ini karena hanya kalangan terbatas yang menggunakan
teknologi ini. Bangsa Sumeria pertakali menggunakan tulisan dengan
bentuk-bentuk pictograf sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini
mempunyai bentuk bunyi yang berbeda pada penyebutannya sehingga
menjadi kata, kalimat dan bahasa.

2900 SM, penggunakan Huruf Hierogliph pada bangsa Mesir Kuno


Hierogliph merupakan bahasa simbol dimana setiap ungkapan di wakili
oleh simbol yang berbeda, yang ketika digabungkan menjadi satu akan
mempunyai cara pengucapan dan arti yang berbeda, bentuk tulisan dan
bahasa hierogliph ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa
Sumeria.

Setelah terciptanya huruf manusia berinisiatif menggunakan media


yang berbeda dari yang sebelumnya maka terciptalah kertas dari pohon
papyrus, pohon yang tumbuh disekitar aliran sungai nil ini diambil
seratnya untuk menjadi media menulis yang lebih fleksibel.

Pada masa 105 M bangsa cina menumukan kertas, penemuan kertas


tersebut seperti kertas sakarang ini, kertas ini yang terbuat dari serat
bambu yang dihaluskan, kemudia diratakan dan dikeringkan.

 Masa Modern (1400M – Sekarang)


Pada masa modern perkembagan teknologi informasi sangat pesat
banyak para ilmuwan menemukan alat-alat komunikasi canggih seperti
sekitar tahun 1455 ditemukannya mesin cetak yang menggunakan plat
huruf terbuat dari besi, dari alat itu sehingga muncul inovasi program
komputer pertamakali yang ditemukan oleh Agusta Lady Byron pada
tahun 1830, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada
digital tapi ini merupakan konsep pertamakali komputer 94 tahun sebelum
komputer digital ENIAC I dibuat. Hingga banyak penemuan alat-alat
komunikasi yang terus berkembang hingga seperti saat ini.

2.1 Perkembangan Sitem Informasi


Tidak dapat disangkal bahwa salah satu penyebab utama terjadinya era
globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak adalah karena
perkembangan pesat teknologi informasi. Implementasi internet, electronic
commerce, electronic data interchange, virtual office, telemedicine, intranet, dan
lain sebagainya telah menerobos batas-batas fisik antar negara. Penggabungan
antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu
revolusi di bidang sistem informasi. Secara garis besar ada empat era atau periode
perkembangn teknologi informasi, yang dimulai dari pertama kali
diketemukannya komputer hingga sat ini.

2.2.1 Era Komputerisasi


Periode ini dimulai sekitar Tahun 1960-an ketika mini computer dan
mainframe diperkenalkan perusahaan seperti IBM ke dunia industri. Pemakaian
komputer dimasa ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, karena terbukti
untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu, mempergunakan komputer jauh lebih efisien.
Keperluan organisasi yang paling banyak menyita waktu komputer pada saat itu
adalah untuk administrasi back office terutama yang berhubungan dengan
akuntansi / keuangan.

2.2.2 Era Teknologi Informasi


Di awal tahun 1970-an, teknologi PC atau personal computer mulai
diperkenalkan sebagai alternatif pengganti mini computer. Kegunaan komputer di
perusahaan tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi, namun lebih jauh untuk
mendukung terjadinya proses kerja yang lebih efektif. Di era kedua ini setiap
individu di organisasi dapat memanfaatkan kecanggihan komputer seperti untuk
mengolah database, spreadsheet, maupun data processing (end-user computing) .
perusahaan yang telah memanfaatkan teknologi komputer sangat efisien dan
efektif dibandingkan perusahaan yang sebagian prosesnya masih dikelola secara
manual.

pada era inilah komputer memasuki babak barunya, yaitu sebagai suatu
fasilitas yang dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan,
terutama yang bergerak dibidang pelayanan / jasa. Di awal tahun 1980-an, salah
satu teori yang paling banyak dipelajari & diterapkan adalah mengenai
manejemen perubahan (change management).

2.2.3 Era Sistem Informasi


Tidak seperti pada kedua era sebelumnya yang lebih menekankan pada
unsur teknologi, pada era manejemen perubahan ini yang lebih ditekankan adalah
sistem informasi, dimana komputer dan teknologi informasi merupakan
komponen dari sistem tersebut. Ditekankan oleh beberapa ahli manajemen, bahwa
perusahaan yang menguasai informasilah yang memiliki keunggulan kompetitif
didalam lingkungan makro "regulated free market". Organisasi tradisional melihat
struktur perusahaan sebagai kunci utama pengukuran kinerja, sehingga semuanya
diukur secara hirarkis berdasarkan divisi-visi atau departemen.

Dimana persaingan bebas telah menyebabkan customers harus pandai-


pandai memilih produk yang beragam dipasaran, proses penciptaan produk atau
pelayanan (pemberian jasa) kepada pelanggan merupakan kunci utama kinerja
perusahaan. Keadaan ini sering diasosiasikan dengan istilah-istilah manejemen
seperti market driven atau Customer base company yang pada intinya sama, yaitu
kinerja perusahaan akan dinilai dari kepuasaan para pelanggannya.

Disinilah peranan sistem informasi sebagai komponen utama dalam


memberikan keunggulan kompetitif perusahaan. oleh karena itu, kunci dari
kinerja perusahaan adalah pada proses yang terjadi baik dalam perusahaan(back
office) maupun yang langsung bersinggungan dengan pelanggan (front office).
bahwa di era tahun 1990-an terlihat banyak sekali perusahaan yang melakukan
BPR (Business Process Reengineering), re-strukturisasi, Implementasi ISO- 9000,
Implementasi TQM, Instalasi dan pemakaian sistem informasi Korporat ( SAS,
ORACLE, BAAN) dan lain sebagainya.

2.2.4 Era Globalisasi Informasi


Era terakhir ini ke dalam sejarah evolusi teknologi informasi. Pertengahan
tahun 1980-an, perkembangan dibidang teknologi informasi. Para praktisi
teknologi informasi yang dahulu bekerja sama dalam penelitian untuk
memperkenalkan internet ke dunia industri pun secara jujur mengaku bahwa
mereka tidak pernah menduga perkembangan internet akan menjadi seperti ini.
Transaksi-transaksi perdagangan dapat dengan mudah dilakukan di cyber space
melalui electronic transaction dengan mempergunakan electronic money.
2.1 Peran Teknologi Informasi
Dalam kehidupan modern teknologi informasi merupakan sektor paling
dominan, siapa saja yang menguasai teknologi ini maka dia akan menjadi
pemimpin dalam dunianya, teknologi informasi banyak berperan diberbagai
bidang, mulai dari bidang pendidikan, industri, kesehatan, pemerintahan dan lain
sebagainya.

2.2 Dampak Teknologi Informasi


kemajuan teknologi saat ini tidak dapat dipisahkan dari kehidupan
masyarakat, tentu kemajuan teknologi ini membuat perubahan yang begitu besar
terhadap kehidupan manuasia dengan segala peradaban dan kebudayaan.
Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar terhadap transformasi
nilai-nilai yang ada di masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan
adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu
besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang di anut
masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Kemajuan teknologi
seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya
melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di
pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang bernilai positif
maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan di akui atau
tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat
khususnya masyarakat pedesaan dengan segala image yang menjadi ciri khas
mereka.
Saat ini dipasaran banyak gadget yang dijual dengan harga yang relatif
murah dan dengan berbagai fitur yang lengkap bisa mengakses internet, sehingga
setiap orang dapat memiliki alat komunikasi dan setiap orang dapat mengakses
internet dengan mudah. Internet juga merupakan salah satu hal yang bisa
mempengaruhi perilakau seseorang. Industri web membuat fitur layanan seperti
misalkan jejaring sosial yang memberikan kemudahan orang untuk berinteraksi
dengan orang lain sehingga orang lebih memilih berinteraksi dengan
menggunakan media jejaring sosial karena lebih efektif dan efisien, dari
kecenderungan orang memeilih internet sebagai media interaksi membuat prilaku
seseorang menjadi sibuk didunia maya dari pada dunia nyata sehingga perilaku
tersebut mengarah ke individualisme. Karena lebih sering menggunakan gadget
dari pada berinteraksi langsung akan cenderung mementingkan kepentingan diri
sendiri dan kurang memperdulikan lingkungan sekitar.

2.5.1 Dampak Positif Teknologi Informasi


Seiring perkembangan teknologi semakin cepat dalam masyarakat,
masyarakat akan lebih diuntungkan dengan teknologi informasi, dampak positif
dari kemajuan teknologi informasi dapat penulis rangkum sebagai berikut :
 Masyarakat akan lebih cepat bertukar informasi sehingga lebih efektif dan
efisien dalam bertukar informasi yang diperlukan.
 Terwujudnya masyarakat informasi.
 Masayarakat yang berwawasan luas.
 Menjadikan masyarakat yang kreatif dan inovatif.

2.5.1 Dampak Negatif Teknologi Informasi


Teknologi informasi memberikan pengaruh besar terhadap masyarakat
sehingga selain mengakibatkan dampak positif juga menimbulkan dampak negatif
yang tidak diperkirakan sebelumnya, dampak negatifnya sebagai berikut :
 Terjadinya degradasi moral terhadap pengguna yang tidak terkontrol.
 Terjadinya Cyber crime atau kejahatan didunia maya.
 Kurangya kepedulian terhadap bersosial.
BAB III
KESIMPULAN

3.1 Kesimpulan
Peran teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat
dipisahakan, kemudahan dalam penggunaanya sangat membantu dan juga
terkadang memberikan efek ketergantungan terhadap pekerjaan sehari-hari yang
biasa dilakukan oleh manusia. Tanpa kita sadari, kecepatan dan keakuratan yang
dimiliki pada teknologi informasi memberi pengaruh yang besar, namun
bagaimana kita bisa menyikapi perkembangan teknologi informasi terlebih lagi
untuk masyarakat yang ada di Indonesia pada 5 hingga 10 tahun ke depan. Hal ini
sangat tergantung pada seberapa besar usaha dan kepedulian seluruh masyarakat
Indonesia bersama-sama dengan pemerintah agar bisa mencapai tujuan dalam
mewujudkan masyarakat yang sehat dan dalam menggunakan teknologi
informasi.

3.2 Saran
masyarakat di era yang modern ini tidak bisa lepas dari teknologi
informasi oleh sebab itu masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan dan
atau memanfaatkan teknologi informasi tersebut, sedikit saran yang dapat penulis
sampaikan yaitu Luangkanlah waktu untuk bersosialisasi walaupun itu hanya
sebentar, karena bersosialisai itu penting untuk menjalin hubungan orang-orang
sekitar, tanpa kita sadari orang-orang yang ada disekitar itulah yang pertamakali
datang menolong ketika kita membutuhkan bantuan.