Anda di halaman 1dari 12

BAB I

Nah pada bab kali ini kita akan membahas mengenai Permainan Bola Besar. Kita akan
membahas mengenai Sejarah, Pengertian, Teknik-Teknik dan Peraturan dalam permainan
Bola Besar yang mencakup Sepak Bola, Bola Voli dan Bola basket.
1. SEPAK BOLA
A. Sejarah Permainan Sepak Bola
Sejarah Sepak Bola dimulai di Tiongkok pada awal abad ke-2 SM. Pada masa Dinasti
Han, masyarakat sudah memainkan permainan menggring bola kulit lalu menendangnya
kedalam jaring kecil. Permainan tersebut kemudian meluas hingga Jepang dan disebut
dengan Kemari. Setelah dikenal di Inggris, permainan sepak bola mulai berkembang menjadi
jauh lebih modern. Pada tahun 1904, dibentuklah badan resmi yang mengatur klub-klub
sepak bola di dunia bernama FIFA.
Sejarah Sepak Bola di Indonesia di awali dengan didirikannya Persatuan Sepak Bola
Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada tanggal 19 april 1930. Pimpinan PSSI pertama
kala itu yakni Soeratin Sosrosoegondo. Sejak didirikannya PSSI, permainan sepak bola mulai
sering dikompetisikan di Indonesia. Paku Buwono X mendirikan stadion sepak bola pertama
yang diberi nama stadion Sriwedari.
B. Pengertian Permainan Sepak Bola
Sepak Bola adalah olahraga yang terdiri dari dua kelompok belawanan yang masing-
masing tim terdiri atas sebelas pemain dan bertujuan untuk mencetak gol ke gawang musuh.
Pemain diharuskan untuk bersikap sigap, cepat, tangkas, dan memiliki kemampuan dalam
mengontrol bola.
C. Teknik Dasar Permainan Sepak Bola
Permainan Sepak Bola memiliki beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh para
pemain. Teknik-Teknik tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

 Menendang Bola
Teknik menendang merupakan karakteristik permainan sepak bola yang paling
dominan. Teknik ini bertujuan untuk menembak bola kearah gawang lawan. Berdasarkan
posisi kaki pada bola, teknik menendang dibedakan menjadi tiga kategori diantaranya
menendang dengan kaki bagian dalam, menendang dengan kaki bagian luar, dan menendang
dengan punggung kaki

 Menghentikan Bola

Teknik menghentikan bola ini berguna untuk mengendalikan bola, mengatur tempo
permainan, dan memudahkan untuk memberikan umpan pada pemain lainnya. Ada beberapa
cara untuk mengendalikan bola, yakni dengan menggunakan punggung kaki, dada, perut,
paha, serta kepala jika keadaanya memungkinkan.

 Menggiring Bola

Pada dasarnya, teknik menggring bola hampir sama denagn menendang. Tujuan
menggring bola adalah untuk mengarahkan bola sesuai sasaran, melewati lawan, dan
menghambat laju permainan lawan.

 Mengumpan Bola
Teknik mengumpan bola adalah teknik yang digunakan pada saat ingin memberikan
bola kepada teman. Teknik ini bertujuan untuk memberikan bola kepada teman, memulai
serangan, dan juga memperlambat tempo permainan.
D. Peraturan Permainan Sepak Bola
FIFA selaku badan pengawas dan pengatur sepak bola seluruh dunia telah
mengelurkan aturan-aturan resmi terkait kompetisi sepak bola. Aturan-aturan tersebut di
antaranya adalah.

 Lapangan sepak Bola

Pertandingan sepak bola resmi harus diselenggarakan di lapangan rumput hijau yang
memiliki panjang 90-120 meter dan lebar 45-90 meter.

 Penggunaan Bola
Bola yang digunakan dalam kejuaraan sepak
bola resmi harus memiliki ukuran diameter tidak lebih
dari 28 inchi atau 70 centimeter dan tidak kurang dari
27 inchi atau 68 centimeter.

 Jumlah Pemain Sepak Bola


Permainan sepak bola dimainkan oleh dua tim
yang masing-masing timnya beranggotakan sebelas
pemain yang salah satunya dalah penjaga gawang.
Jika didalam satu tim terdapat kurang dari tujuh
pemain, maka permainan sepak bola tidak dapat
dilanjutkan. Dalam sebuah pertandingan resmi, tiap
tim hanya diizinkan melakukan pergantian pemain
sebanyak tiga kali.
 Penggunaan Aksesoris
Aksesoris yang dapat digunakan saat bertanding adalah jersey, kaos kaki, sarung
tangan, sepatu dan penutup kepala.

 Durasi Permainan Sepak Bola


Dalam satu kali pertandingan sepak bola terdiri dari dua babak yang masing-masing
babaknya terdiri dari 45 menit. Jeda pertandingan antar babak adalah 15 menit. Jika dalam
dua kali 45 menit belum ada tim yang dapat dinyatakan menang, maka pertandingan akan
dilanjutkan selama 2 x 15 menit. Jika masih belum ada tim yang dapat dinyatakan menang
maka pertandingan akan dilanjutkan ke babak adu penalti.

 Kick-Off
Kick-Off dilakukan di awal babak pertama dan kedua, saat terjadi gol, awal babak
perpanjangan waktu.

 Bola keluar atau Out


Bola dinyatakan out apabila keluar dari garis lapangan garis atau pada kasus tertentu
misalnya saat ada pemain yang cedera, wasit meminta bola dikeluarkan dari garis lapangan.
Permainan dapat dilanjutkan dengan melakukan lemparan kedalam atau Throw in.

 Terciptanya gol
Gol tercipta ketika bola berhasil masuk ke gawang lawan dan tidak dalam keadaan
pelanggaran. Terciptannya gol dapat terjadi dengan dimasukkannya bola oleh lawan, penalty,
ataupun dengan gol bunuh diri.

 Offside
Offside terjadi apabila ada penyerang mendapat umpan dari temannya tetapi ia
berada di belakang semua pemain bertahan lawan.

 Tendangan Bebas
Tendangan bebas terjadi ditempat terjadinya pelanggarn dan dapat dilakukan secara
langsung maupun tidak langsung. Tendangan bebas secara langsung artinya tendangan
tersebut dapat diarahkan langsung ke arah gawang, sedangkan tendangan tidak langsung
harus diarahkan pada pemain lain terlebih dahulu

 Tendangan Sudut
Tendangan sudut dapat terjadi pada saat bola melewati garis belakang gawang dan
pemain yang terakhir menyentunya adalah pemain belakang tim tersebut.

 Penalti
Penalti dapat terjadi apabila ada pemain lawan dilanggar di daerah kotak penalty atau
pemain belakang menyentuh bola dengan tangan secara sengaja.
2. Bola Voli
A. Sejarah Permainan Bola Voli
Pencipta permainan bola voli adalah William G. Morgan. Beliau merupakan seorang
guru pendidikan jasmani di Young Men Christian Association (YMCA), dikota Holyoke,
Massachusetts, Amerika Serikat. Pada awalnya, Moegan menamai permainan tersebut
dengan sebutan Minnonete. Rekan Morgan, Dr.Halsted Springfield menyarankan agar
Morgan mengganti nama minnonete menjadi volleyball. Pada tahun 1929, organisasi nasional
yang menaungi permainan bola voli pun didirikan dan diketuai oleh George J.Fisher.
Permainan bola voli mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1928. Bola Voli dikenalkan
kepada rakyat Indonesia melalui serdadu Hindia Belanda. Kemudian, pada 22 Januari 1955
lahirlah organisasi yang menaungi olahraga bola voli bernama Persatuan Bola Voli Seluruh
Indonesia.
B. Pengertian Permainan Bola Voli
Permainan Bola Voli adalah olahraga permainan yang terdiri dari dua grup. Masing-
masing grup saling berlawanan dan memiliki anggota tim sebanyak enam orang. Tujuan
permainan bola voli adalah melempar bola dari atas net agar dapat jatuh ke arena bermain
lawan dan mencegah lawan melakukan penyerangan serupa tehadap tim. Olahraga bola voli
tingkat dunia dinaungi oleh FIVB (Federation Internationale De Volleyball), sedangkan di
Indonesia dinaungi oleh organisasi PBVSI (Persatuan Bola Voli seluruh Indonesia).
C. Teknik Dasar Permainan Bola Voli
Permainan Bola Voli memiliki beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh para
pemain. Teknik-Teknik tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

 Servis

Cara bermain bola voli dengan teknik servis adalah sebagai berikut.
 Berdiri sambil memegang bola menggunakan satu tangan.
 Tempatkan salah satu kaki yang berlawanan dengan tangan yang digunakan untuk
memukul.
 Lambungkan bola voli keatas melewati kepala, lalu pukul bola tersebut dengan cara
mengayunkan tangan pemukul ke arah bola.
 Lakukan gerakan selanjutnya dengan melangkahkan kaki belakang ke depan lalu
luruskan tangan pemukul mengikuti arah bola.
 Mengumpan Bola

Ada dua jenis teknik mengumpan bola berdasarkan arah datangnya bola.
1) Mengumpan Bola Atas
Cara mengumpan Bola atas dapat dilakukan dengan.
 Berdiri rileks terlebih dahulu
 Lalu buka kedua kaki selebar bahu dengan posisi sejajar
 Arahkan pandangan pada bola.
 Tekuk kedua lutut, lalu tempatkan kedua tangan didepan muka.
 Tekuk pula kedua sikut, dan buka jari-jari dengan rileks.
 Dorong bola dengan kedua telapak tangan sambil meluruskan kedua tangan dan
dibantu dengan meluruskan tungkai.
2) Mengumpan Bola bawah
Cara mengumpan bola bawah dapat dilakukan dengan.
 Berdiri rileks
 Lalu buka lebar-lebar kedua kaki dengan sejajar
 Arahkan pandangan pada bola.
 Tekuk kedua lutut, Tempatkan kedua tangan didepan badan.
 Kemudian, ayunkan kedua tangan dari bawah ke atas (ke arah bola) dibantu dengan
meluruskan kedua tungkai.

 Memukul Bola Keras (Smash)


Cara bermain bola voli dengan teknik smash adalah sebagai berikut.
 Lambungkan bola melewati kepala, condongkan badan sedikit kebelakang, lalu
gerakan badan kedepan dengan gerakan mengayunkan tangan pemukul dari belakang
ke depan (kea rah bola).
 Selanjutnya, lakukan gerakan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan lalu
luruskan tangan pemukul mengikuti arah bola.
 Untuk mendapatkan pukulan yang lebih keras, lakukan gerakan melompat ke depan.

 Membendung Bola (Blocking)


Cara bermain bola voli dengan teknik
Blocking adalah sebagai berikut.
 Kondisikan tubuh dalam posisi berjongkok.
 Lompat dengan kondisi kedua tangan rapat
dan lurus ke atas.
 Ketika kaki mendarat, segera menyingkir
untuk memberikan kesempatan pada rekan
satu regu untuk melakukan blocking.
Terdapat dua macam teknik blocking yaitu blocking tunggal dan blocking ganda.
blocking tunggal adalah teknik membendung bola yang dilakukan oleh satu pemain,
sedangkan blocking ganda dilakukan oleh dua pemain atau lebih.
D. Peraturan Permainan Bola Voli
Berikut ini adalah beberapa peraturan dasar dalam permainan bola voli yang
ditetapkan oleh FIVB dan PBVSI.

 Ukuran Lapangan
Ukuran lapangan
bola voli menurut FIVB
adalah 9 meter x 18 meter
dengan garis batas serang
pemain belakang berjarak 3
meter dari garis tengah.
Garis tepi lapangan harus
berukuran 5 cm.

 Bola Voli
Bola standar yang digunakan dalam permainan voli harus memenuhi kriteria yaitu
sebagai berikut.
 Berbentuk bulat
 Terbuat dari kulit lunak atau bahan sintetis
 Bola memiliki diameter 65-67 cm
 Dengan massa 260-280 gram
 Bola harus memiliki kombinasi warna
 Jumlah Tim
Permainan terdiri dari dua regu, yang masing-masing regunya beranggotakan enam
orang pemain termasuk libero. Libero adalah pemain yang keluar masuk namun tidak
memiliki hak untuk melakukan smash terhadap bola hingga keseberang net.

 Pakaian
Setiap pemain bola voli harus memakai atribut sebagai berikut.
 Baju, kaos, atau jersey dengan nomor punggung dan nomor dada
 Celana pendek yang pada bagian paha kanan terdapat nomor
 Memakai kaos kaki dan sepatu
 Penilaian
Penilaian pada permainan bola voli ditentuka dibagi menjadi dua kriteria yaitu,
kesalahan reli dan kemenangan dalam setiap set. Berikut adalah faktor-faktor yang digunakan
untuk penilaian.
 Jika pelaku servis memenangkan reli, maka timnya mendapatkan satu poin dan harus
melanjutkan servis
 Jika pelaku servis gagal melakukan reli, maka regu lawan mendapatkan satu poin dan
berhak melakukan servis
 Suatu set, kecuali set 5, dimenangkan oleh suatu regu yang mendapatkan angka 25
terlebih dahulu dengan minimal selisih dua angka
 Jika permainan seri (24-24), maka permainan dilanjutkan sampai poin menyentuh
angka selisih dua
 Jika kedudukan kemenangan set 2-2, maka pada set penentuan (set 5) dimainkan
hingga poin mencapai angka 15 dengan selisih minimal dua angka
 Jika satu regu menolak untuk bermain setelah dipanggil, maka regu tersebut
dinyatakan kalah 0-3 dan 0-25 untuk tiap set.

3. Bola Basket
A. Sejarah Bola Basket
Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh
seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru olahraga asal
Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA
(sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu
permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin
di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di
Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15
Desember 1891.
Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan
kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa
peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan
meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
B. Pengertian Permainan Bola Basket
Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim
beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan
memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton
karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang
relatif kecil. Selain itu, permainan bola basket juga lebih kompetitif karena tempo permainan
cenderung lebih cepat jika dibandingkan dengan olahraga bola yang lain, seperti voli dan
sepak bola. Ada 3 posisi utama dalam bermain basket, yaitu :
1) Forward, pemain yang tugas utamanya adalah mencetak poin dengan memasukkan bola
ke keranjang lawan,
2) Defense, pemain yang tugas utamanya adalah menjaga pemain lawan agar pemain lawan
kesulitan memasukkan bola, dan
3) Playmaker, pemain yang menjadi tokoh kunci permainan dengan mengatur alur bola dan
strategi yang dimainkan oleh rekan-rekan setimnya.

Gambar Lapangan bola basket

Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni
panjang 28 meter dan lebar 15 meter untuk standar National Basketball Association dan
panjang 26 meter dan lebar 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga
buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80
meter.
Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan
cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang.
Wasit 1 disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.
Waktu permainan 4 x 10 menit jika berpedoman dengan aturan Federasi Bola Basket
Internasional Versi National Basketball Association waktu bermain adalah 4 x 12 menit. Di
antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor
yang sama pada akhir pertandingan harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi
selisih skor. Di antara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu
untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.
C. Teknik Dasar Permainan Bola Basket

 Cara Memegang Bola


Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola
berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola agak ke
belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian
belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-
kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.

 Cara Menangkap Bola (Catching Ball)

Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola
dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks.
Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik
ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari
dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.

 Cara Melempar Bola


Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu :
1) Melempar bola dari atas kepala (over head pass)

2) melempar bola dari dari depan dada yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat
dalam permainan (chest pass)
3) serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).

 Cara Menggiring Bola (Dribbling Ball)


Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya
yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke
atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat
mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan
kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi
menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola
rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi
dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.

 Cara Menembak Bola (Shooting Ball)

Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan
untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu
dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.

 Pivot
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan
dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar
360 derajat.
 Lay Up
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua
langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan
melayang.
D. Peraturan Permainan Bola Basket
Adapun peraturan dalam permainan bola basket, yaitu sebagai berikut :

 Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua
tangan.
 Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan,
tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
 Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus
melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan
apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
 Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau
anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola
 Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau
menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap
peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi
berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola
lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai
lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain
sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
 Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan
(meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal
yang disebutkan pada aturan 5.
 Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah
pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-
turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang
melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
 Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
 Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring terbanyak akan dinyatakan sebagai
pemenang.