Anda di halaman 1dari 4

KELOMPOK 3 :

1. DWI FARIDATUS SHOLEHAH (160312604848)


2. EGGY ARIE PRAMESTI (160312604862)
3. IRMA NUR KHASANAH (160312604851)
4. KISRINA NOVIATI (160312604826)
5. RIFQI AL MUHAJIR (160312604833)

Teorema 6.2.1 (Teorema Ekstrim Dalam)

Misalkan c adalah titik dalam dari interval I dimana 𝑓 ∶ 𝐼 → 𝑅 mempunyai ekstrim relatif.
Jika derivatif dari f di c ada, maka 𝑓 ′ (𝑐) = 0.

Bukti:

Akan dibuktikan untuk kasus f mempunyai maksimum relatif di c; bukti untuk kasus
minimum relatif dapat dibuktikan dengan cara yang sama.

Andaikan 𝑓 ′ (𝑐) > 0, maka dengan teorema 4.2.9 terdapat daerah sekitar
(neighborhood) 𝑉 ⊆ 𝐼 dari c sehingga

𝑓(𝑥) − 𝑓(𝑐)
> 0 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑥 ∈ 𝑉, 𝑥 ≠ 𝑐.
𝑥−𝑐
.

Jika 𝑥 ∈ 𝑉 𝑑𝑎𝑛 𝑥 > 𝑐, maka diperoleh

𝑓(𝑥) − 𝑓(𝑐)
𝑓(𝑥) − 𝑓(𝑐) = (𝑥 − 𝑐). > 0.
𝑥−𝑐

Tetapi hal ini kontradiksi dengan hipotesis bahwa f mempunyai maksimum relatif di c. Jadi
pengandaian 𝑓 ′ (𝑐) > 0 salah. Dengan cara yang sama, pengandaian 𝑓 ′ (𝑐) < 0 juga salah.
Jadi, haruslah 𝑓 ′ (𝑐) = 0.
Teorema 6.2.3 (Teorema Rolle)

Anggap bahwa f kontinu pada interval tertutup I  [a, b] dan turunan f’ ada pada setiap titik
di interval terbuka (a, b) , dengan f (a)  f (b)  0 . Maka terdapat sedikitnya satu titik c di
(a, b) sehingga f '(c)  0 .

Bukti: Jika f fungsi nol pada I, maka sebarang titik c di dalam (a, b) memenuhi kesimpulan
dalam teorema. Oleh karena itu dianggap bahwa f bukan fungsi nol pada I. Jika perlu
mengganti f dengan –f dan diasumsikan f nilainya ada yang positif. Dengan Teorema
Maksimum-Minimum Teorema 5.34, fungsi f mencapai nilai sup{f(x): x ϵ} > 0. Karena
f (a)  f (b)  0 , maka titik c haruslah berada di dalam (a, b) . Menurut yang diketahui f '(c)

ada.

Gambar 6.2.1 Teorema Rolle

Karena f mempunyai maksimum relatif di c, maka dengan Teorema Ekstrim Dalam


6.2.1, di simpulkan bahwa f '(c)  0 .

Teorema 6.2.4 (Teorema Nilai Rata-Rata)

Anggap bahwa f fungsi kontinu pada interval tertutup I  [a, b] dan f mempunyai derivatif
pada interval terbuka (a, b) . Maka terdapat sedikitnya satu titik c di dalam (a, b) sehingga

f (b)  f (a)  f '(c)(b  a) .

Bukti:

Perhatikan fungsi  yang didefinisikan pada I dengan


f (b)  f (a)
( x)  f ( x)  f (a)  ( x  a).
ba

[Fungsi  adalah nilai dari selisih fungsi f dengan fungsi yang grafiknya adalah ruas garis
yang menghubungkan titik (a, f (a)) dan (b, f (b)) ; lihat Gambar 6.2.2].

Gambar 6.2.2 Teorema Nilai Rata-rata.

Dalam hal ini hipotesis dari Teorema Rolle dipenuhi oleh , karena  kontinu pada [a, b] ,
diferensiabel pada (a, b) , dan (a)  (b)  0 . Oleh karena itu, terdapat titik c di dalam (a, b)
sehingga

f (b)  f (a)
0  ' (c)  f ' (c) 
b  a.

Jadi f (b)  f (a)  f '(c)(b  a) .

Teorema 6.4.1 (Teorema Taylor)


Misalkan n  N , I  [a, b] , dan f : I  R sehingga f dan derivatif f ', f ", , f ( n) kontinu pada I
dan f ( n1) ada pada (a,b). Jika x0  I , maka untuk sebarang x  I terdapat titik c diantara x
dan x0 sehingga
f ''( x0 )
f ( x)  f ( x 0 )  f '( x0 )( x  x0 )  ( x  x0 ) 2
2!
(2)
f ( n ) ( x0 ) f ( n 1) (c)
  ( x  x0 ) n  ( x  x0 ) n 1
n! (n  1)!
Bukti:
Misalkan x  I dan J interval tertutup dengan titik ujung x dan x0 . Didefinisikan fungsi F
pada J dengan
( x  t )n ( n )
F (t )  f ( x)  f (t )  ( x  t ) f '(t )   f (t )
n!
untuk t  J . Mudah difahami bahwa
( x  t )n ( n 1)
F '(t )   f (t ) .
n!
Jika didefinisikan G pada J dengan
n 1
 xt 
G (t )  F (t )    F ( x0 )
 x  x0 
untuk t  J , maka G kontinu pada J, diferensiabel diantara x dan x0 , dan G ( x0 )  G ( x)  0 .
Akibatnya menurut Teorema Rolle 1.2.3 terdapat titik c diantara x dan x0 sehingga

( x  c) n
0  G '(c)  F '(c)  (n  1) F ( x0 ) .
( x  x0 )n 1

Oleh karena itu,


1 ( x  x0 )n 1
F ( x0 )   F '(c)
n  1 ( x  c) n

1 ( x  x0 )n 1 ( x  c) n ( n )
 f (c )
n  1 ( x  c) n n!

f ( n 1) (c)
 ( x  x0 )n 1
(n  1)!

yang memberikan persamaan (2).