Anda di halaman 1dari 1

APLIKASI EKSTRAK SERAI SEBAGAI PENGUSIR NYAMUK PADA KORDEN

DBD masih menjadi momok menakutkan bagi Indonesia. Saat ini Indonesia menduduki
peringkat kedua penderita DBD setelah Brazil. Bahkan menurut data Kementrian Kesehatan
tahun 2009-2011 jumlah kematian akibat DBD di Indonesia mencapai 1.125 kasus. Data
tersebut sekaligus menempatkan Indonesia di Asia Tenggara sebagai negara tertinggi dalam
kasus penyakit DBD. Sedangkan menurut data Kementrian Kesehatan Indonesia tahun 2013,
jumlah penderita DBD di seluruh 31 provinsi mencapai 48.905 orang, termasuk 376 orang
diantaranya meninggal dunia.
Sangat disayangkan dengan meningkatnya penderita DBD tidak diikuti dengan
pencegahan serta penanganan yang tepat. Akibatnya, dari tahun ke tahun korban meninggal
dunia juga ikut meningkat. Maka dari itu, perlu langkah yang cepat dan tepat dalam menangani
permasalahan ini. Sebenarnya banyak solusi yang bisa dilakukan guna mencegah wabah DBD
ini. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan ekstrak dari daun serai. Disamping
sebagai bahan masakan, tumbuhan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai pengusir nyamuk
alami. Namun banyak orang yang masih bingung dalam mengaplikasikannya.
Serai mengandung minyak atsiri yang terdiri dari sitrat, sitronelol, a-pinen, kamfen,
sabinen, mirsen, felandren beta, p-simen, limonen, cis-osimen, terpinol, sitronelal, borneol,
terpinen -4-ol, a-terpineol, geraniol, farnesol, metilheptenon, n-desialdehida, dipenten, metil
heptanenon, bornilasetat, geranilformat, terpinil astet, sitronil asetat, geranil asetat, beta-
elemen, beta-kariofilen, beta-bergamoten, trans-metilsoeugenol, beta-kadinen, elemol,
kariofilen oksida. Senyawa lain adalah geranial, geranil butirat, lomonen, eugenol dan
metileugenol. Salah satu senyawa yang dapat membunuh nyamuk adalah sitronela. Sitronela
mempunyai sifat racun (desiscant), menurut cara kerjanya racun ini seperti racun kontak yang
dapat memberikan kematian karena kehilangan cairan secara terus-menerus, sehingga tubuh
nyamuk kekurangan cairan.
Salah satu cara pengaplikasiannya adalah dengan menggunakan korden. Caranya
adalah dengan merendam korden dengan campuran air 500ml dengan ekstrak serai. Ekstrak
serai ini dapat dibuat dengan cara menekan serai dengan benda keras seperti batu hingga
kandungan air pada serai keluar. Setelah itu, serai yang sudah ditekan tadi dimasukkan kedalam
500ml air. Setelah dicampur, lalu aduk campuran tersebut hingga merata. Selanjutnya, rendam
korden selama 1 jam hingga larutan tersebut meresap hingga merata. Setelah 1 jam, keringkan
korden tersebut tanpa perantara sinar matahari. Jika sudah kering, korden anti nyamuk bisa
digunakan.