Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN IMPLEMENTASI PROGRAM PPI RS MITRA PLUMBON

BULAN MARET 2017

I. MONITORING PROGRAM PPI


1. Program Sterilisasi
Data :
*) Monitoring hasil pemantauan mutu sterilisasi dilakukan seminggu sekali berupa pemantauan
Bowie Dick Tes berjalan lancar.
Permasalahan :
Kebocoran pada mesin autoclave dan kebocoran pada saluran air RO nya.
Analisa :
Beban pemakaian alat yang di pakai terus menerus
Rekomendasi :
 Koordinasi CSSD dengan bagian TEKNISI .
 Kerusakan alat sudah tidak dapat ditangani oleh teknisi internal , sehingga mengundang
teknisi alat autoclave tersebut.
 Lakukan maintenance alat secara rutin sesuai dengan jadwalnya.
 Pengaturan jadwal penyeterilan alat sehingga beban alat tidak overload pemakaiannya.

2. Program Monitoring Peralatan kadaluarsa, Single use menjadi re use


Data :
a. Daftar Alkes dan Obat yang sudah expire dari Farmasi pada bulan MARET 2017 :

NO NAMA BARANG SAT JML BATCH KETERANGAN


1
2
3
4
5
6

Permasalahan :

Masih ditemukannya obat obatan yang mendekati masa expayer.

Analisa :

Stok opname obat belum dilakukan secara continue setiap 6 bulan sekali,sehingga

tidak dapat dideteksi secara awal.

Rekomendasi :

Dilakukan stock opname secara continue.


b.Monitoring Program Re Use Dializer HD

Sesuai dengan ketentuan bahwa tiap Dializer hanya diperbolehkan di Re Use sebanyak 5 kali.

No Tgl = Σ R > 5 N0 Tgl = ΣR > 5 No Tgl = ΣR > 5 No Tgl = ΣR > 5


1 0 9 0 17 0 25 0
2 0 10 0 18 0 26 0
3 0 11 0 19 0 27 0
4 0 12 0 20 0 28 0
5 0 13 0 21 0 29 0
6 0 14 0 22 0 30 0
7 0 15 0 23 0 31 0
8 0 16 0 24 0
Permasalahan : -

Analisa :

Dari hasil monitoring yang dilakukan selama sebulan tidak ditemukan penggunaan Dializer diatas
RE USE > 5 kali.

Rekomendasi:

Pemantauan Re Use lebih ditingkatkan kembali.

Saran :

 Mempertahankan konsistensi dializer RE USE HD sebanyak 5 x untuk pencegahan

infeksi dan keamanan kepada pasien.

 Pemeliharaan mesin HD lebih di perhatikan kebersihannya dan perawatan maintenance


alat ( mesin HD )
 Perawatan maintenance mesin Re Use Dializer dilakukan secara rutin
3. Program Melaksanakan Survailans Infeksi Nosokomial

100%
90%
80%
70% HAP/VAP

60% ILO
50% 1 1 1 1 DEKUBITUS
40% PNEUMONIA
30% IADP
20% ISK
10% PLEBITIS
0%

Keterangan Grafik:

Pada bulan Maret 2017 angka kejadian infeksi nosokomial …………..

Permasalahan :
Ditemukannya angka kejadian infeksi nosokomial bulan ini ……….
Analisa :
 Plebitis yang terjadi karena akibat pemasangan infuse disertai dengan adanya
pemberian obat – obatan.

Rekomendasi pencegahan dan pengendalian infeksi :


1. Lakukan Hand hygiene secara benar sebelum dan sesudah kontak dengan pasien.
2. Gunakan alat pelindung diri sebelum melakukan tindakan keperawatan.
3. Lakukan tindakan keperawatan sesuai dengan SOP yang ada.
4. Awasi tanda – tanda phlebitis
5. Lakukan pemasangan infuse secara aseptic.
6. Lakukan perawatan infuse secara rutin.

4. Program Antibiotik Secara Rasional


Data :

Permasalahan :
Untuk pemeriksaan kultur sensivitas sudah dapat dilakukan , untuk pasien dengan kasus
tertentu saja. (pasien yang susp.sepsis )
Analisa :
Pemeriksaan kultur sensitivitas antibiotik biaya pemeriksaannya masih mahal karena harga
reagentnya juga mahal.
Rekomendasi
Disarankan sebelum pemberian antibiotika dilakukan uji kultur sensitivitas agar dapat diketahui
pola kumannya , untuk menegakkan diagnosis penyakit dan ketepatan dalam pemberian
antibiotika.

5. Program ICRA (Infection Control Risk Assesment)


Data :
Revitalisasi dilakukan pada ranap 8 , ranap 10 , OK Ramani dan hemodialisa.
Permasalahan :
Dengan adanya revitalisasi yang dilakukan terjadi kebisingan dan polusi udara akibat dari debu
yang ditimbulkan dari area bangunan yang dilakukan revitalisasi.
Analisa :
Sudah dilakukan penyekatan area revitalisasi dengan partisi dan terpal yang tebal.
Rekomendasi :
 Pembersihan area revitalisasi segera dilakukan setelah selesai pekerjaan.
 Petugas memakai alat pelindung diri.
 Dilakukan swab ruangan terlebih dahulu, sebelum ruangan digunakan oleh pasien.

6. Program hand hygiene


Data :
Tingkat kepatuhan cuci tangan petugas RSMP di bulan Maret tahun 2017 adalah sebagai berikut
Grafik:

Hand Hygiene

82 81.76

81

80 79.23 80.1

79
Hand Hygiene
78

77

Dokter Spesialis
Dokter umum
Perawat

Keterangan Grafik:
Dokter Spesialis : 79,23 % , Dokter Umum : 81,76 % dan Perawat : 80,10 %.

No UNIT NAMA TINDAKAN KETERANGAN


1 Rnp 1 Novia Menyuntik obat Hand hygiene 6 langkah
2 Rnp 2 Intan adisti Mengukur tanda – tanda Hand hygiene 6 langkah
vital
3 Rnp 3 Devi Menyuntik obat Hand hygiene 6 langkah
5 Rnp 4 Laely Menyuntik obat Hand hygiene 6 langkah
Fajriyah
6 Rnp 5 Badriyatul Mengganti verband luka Hand hygiene 6 langkah
.S
7 Rnp 6 M.Guntur Mengukur tanda tanda Hand hygiene 6 langkah
vital
8 Rnp 9 Rian Yusuf Memasang tranfusi darah Hand hygiene 6 langkah
9 UGD Nurhalimah Memasang infuse Hand hygiene 6 langkah
11 Poliklinik Halimah Mengganti verband luka Hand hygiene 6 langkah
12 ICU/HCU Arifin Menyuntik obat Hand hygiene 6 langkah
13 PICU/NICU Wati.m Mengukur suhu bayi Hand hygiene 6 langkah
14 PERI SAKIT Nuke Dressing infuse bayi Hand hygiene 6 langkah

Permasalahan :
Teknik cuci tangan sudah mulai berjalan sesuai prosedur .

Analisa :
Staf sudah mulai konsisten dalam pelaksanaan cuci tangan 6 langkah, dan sudah mulai
menerapkan five momentnya.

Rekomendasi :
 Dilakukan test hand hygiene setiap awal bulan.
 Koordinasi dengan IPCLN dalam pengawasan kegiatan sehari – hari.

7. Program penggunaan Alat Pelindung Diri


Data :

NO UNIT NAMA TINDAKAN APD YANG DIGUNAKAN KET


1. R1 Pegri Mengganti verband luka Handscoen,Apron, & Masker Sesuai
2. R2 Liya Mengganti verband luka Handscoen, apron & Masker Sesuai
3. R3 Vina Dresing infus Handscoen. Sesuai
4. R4 Tivara Mengukur tanda - tanda vital Tidak memakai APD Sesuai
5. R5 Asep Mengganti Verband luka Handscoen, Apron, & Masker Sesuai
6. R6 Septi Mengganti Verband luka Handscoen, Apron & Masker Sesuai
7. R8 Astuti Mengukur tanda - tanda vital Tidak ada Sesuai
8. ICU Renita Menyuntik obat iv pasien Handscoen & Masker Sesuai
isolasi
9. HCU Risana Dressing infuse pasien isolasi Handscoen & Masker Sesuai
10. PICU Nuke Mengganti pampers anak Handscoen Sesuai
11. NICU Elis Mengganti pampers bayi Handscoen Sesuai

Permasalahan :

Kepatuhan staf dalam pemakaian APD sudah baik.

Analisa :

 Staf sudah mulai patuh dalam pemakaian Alat pelindung diri pada saat bekerja.
 Untuk pemakaian masker terkadang setelah selesai jam dinas masih terpakai sampai
dengan ruang ganti baju.

Rekomendasi :

 Pengawasan secara continue pada saat bekerja.


 Koordinasi dengan IPCLN untuk mengingatkan staf pada saat selesai berdinas tidak
memakai APD lagi , khususnya masker.

8. Program menyuntik yang aman

Data : STAF YANG MELAKUKAN PRAKTEK MENYUNTIK YANG AMAN

NO UNIT NAMA TINDAKAN TEKNIK MENYUNTIK YANG AMAN


1 Ranap 6 Azhar Mengoplos obat suntik Sesuai dengan SOP
2 Ranap 6 Sutowo Mengoplos obat suntik Sesuai dengan SOP
3 Ranap 6 Nuruyaenah Mengoplos obat suntik Sesuai dengan SOP
4 Ranap 6 Septi Mengoplos obat suntik Sesuai dengan SOP
5 Ranap 6 Selly Mengoplos obat suntik Sesuai dengan SOP
6 Ranap 6 Linda novia Mengoplos obat suntik Sesuai dengan SOP
DATA STAF YANG TERTUSUK JARUM

NO TGL KEJADIAN NAMA STAF BAGIAN SCRENING VAKSIN KET


LAB HEPATITIS
1
2
3

Permasalahan : ( - )

Analisa : ( - )

Rekomendasi :

Sosialisasi dan pengawasan kepada staf untuk menerapkan praktek menyuntik yang aman pada
tindakan keperawatan, untuk meminimalkan angka kejadian tertusuk jarum.

9. Monitoring penggunaan ruang isolasi


Data :
Ruang Isolasi banyak dipergunakan untuk pasien Tuberculosa dan pasien Morbili.

Permasalahan : tidak ada

Analisa : tidak ada

Rekomendasi :

1.Ruangan isolasi dipergunakan sesuai dengan criteria diagnose isolasi

2. Pemakaian APD di ruang isolasi lebih ditingkatkan.

3. Edukasi kepada keluarga pasien untuk penggunaan APD di area perawatan dan Edukasi

Hand Hygiene serta etika batuk.

4.Penambahan ruang isolasi untuk pasien dengan diagnose infeksius lainnya.

5.Setelah pasien pulang dilakukan pembersihan bed tempat tidur, meja pasien dan standar

Infuse dengan menggunakan teralin , serta dilakukan penyeterilan ruangan dengan


Menggunakan HEPA FILTER.

10.Monitoring Etika batuk

Data :
Tgl …………….. dilakukan penyuluhan di Ruang tunggu ICU lantai 3 dengan peserta
Berjumlah …………..orang , mengenai edukasi etika batuk yang benar dan edukasi
pemakaian masker untuk pengunjung yang sedang batuk dan pilek.
Permasalahan : -
Analisa : -
Rekomendasi :

11.Monitoring manajemen laundri dan linen


Data
1. Tingkat kepatuhan penggunaan APD rata – rata : 100 %

NO JENIS APD PENGGUNAAN KEPATUHAN


1. Tutup kepala 100 % Di Gunakan
2. Kaca mata 100 % Di Gunakan
3. Handscoen 100 % Di Gunakan
4. Celemek 100 % Di Gunakan
5. Ware Pack 100 % Di Gunakan
6. Sepatu boot 100 % Di Gunakan

2. Tingkat kepatuhan ketepatan penanganan linen infeksius


Permasalahan: -
Analisa : -
Rekomendasi : -

12. Monitoring pembuangan sampah infeksius, cairan tubuh


Data: -
Permasalahan : -
Rekomendasi: -

13. Monitoring penanganan benda tajam dan jarum


Data :
Pembuangan sampah tajam masih belum menggunakan biohazard sesuai standar.
Permasalahan:
Masih adanya staf yang tertusuk jarum.
Analisa:
Penggadaan tempat sampah biohazard yang sesuai dengan standar PPI sudah ada dan
sudah di distribusikan ke tiap ruangan.
Rekomendasi :
Pemakaian safety box yang sesuai standar telah disediakan di tiap ruangan.

14..Monitoring Penanganan pembuangan darah dan komponen darah


Data :
Permasalahan: -
Analisa : -
Rekomendasi : -

15. Pemeliharaan AC oleh saudara SAIFUL


Data ruangan yang dilakukan maintenance bulan Maret 2017

RUANGAN YANG DIAWASI IMPLEMENTASI PEMELIHARAAN AC


ISOLASI
ICU
HCU
ICCU
PICU TIMUR
PICU UTARA
PERI SAKIT
NICU
OK RAMANI 1
OK RAMANI 2
OK RAMANI 3
OK KEBIDANAN 1
OK KEBIDANAN 2
IGD NON BEDAH
IGD BEDAH TIMUR
IGD BEDAH BARAT
OK IGD UTARA
OK IGD SELATAN

1. Sudah dilakukan pemeliharaan rutin dan perbaikan yang dilakukan oleh IPSRS dan pihak ke 3
untuk perawatan sesuai kontrak service, kecuali jika ada kerusakan dan AC masih garansi ,
perbaikan dilakukan oleh supplier .
2. Sudah dibuat prosedur pemeliharaan AC di ruangan khusus
3. Sudah dibuat jadwal dan sudah realisasi pemeliharaan AC ruangan khusus
Permasalahan : -
Analisa : -
Rekomendasi :
 Dilakukan perawatan AC secara rutin setiap 1 bulan sekali.
 Untuk AC yang ada diruangan paviliun ranap 8 tidak dapat dilakukan pembersihan
secara continue karena AC central.

16.Program PPI Pengunjung


Data :
Tanggal …………… 2017 dilakukan penyuluhan di Ruang …….
dengan peserta berjumlah …..orang.
Permasalahan : -
Analisa : -
Rekomendasi:-

17.Program Orientasi karyawan baru


Data :
Dilakukan pada tgl …………….2017 sebanyak ………orang ( bagian gizi, perawat, administrasi,
Perawat anastesi.
Tgl ………………2017 sebanyak ………. orang perawat hanya dilakukan penjelasan mengenai
Program PPI ( kelas tersendiri ).
Materi orientasi :
 Konsep dasar dan program pengendalian dan pencegahan infeksi
 Hand Hygiene
 Penanganan limbah rumah sakit
 Penggunaan Alat pelindung diri , dll.
Metode orientasi :
 Penyampaian materi
 Diskusi dan tanya jawab
II. PROFIL TENAGA KOMITE PPI

Ketenagaan di Komite PPI :

NO NAMA STATUS PENDIDIKAN SERTIFIKASI PPI


1 Dr.Nasaruddin Priyangan IPCO SI Kedokteran Belum pelatihan PPI Dasar

2 Lies Irmawanti , AMd Sekretaris DIII Pelatihan PPI Dasar


3 Anno Priyono, AMK IPCN DIII Pelatihan PPI Dasar dan IPCN
4 Indriani Sukesti, SKM IPCN SI Kesh. Masy. Pelatihan PPI Dasar,PPI Lanjut,
dan IPCN
5 Dini MP. AMd Anggota DIII Belum ada Pelatihan PPI Dasar
6 Ahmad Arifin , AMd.kep Anggota DIII Belum ada Pelatihan PPI Dasar
Cirebon, 31 Maret 2016

Mengetahui :

KA.Sub Komite PPI Pembuat Laporan

( Dr. Nasarudin Priyangan ) ( Indriani Sukesti / IPCN )