Anda di halaman 1dari 3

Citra

Citra Digital adalah citra dengan fungsi dua variabel f (x,y) yang dinilainya
didigitalisasikan baik dalam koordinat special maupun dalam gray level. Citra digital dapat
didefenisikan sebagai fungsi dua variabel, f (x,y) dimana x dan y adalah koordinat spesial
sedangkan nilai f (x,y) adalah intensitas citra ada koordinat tersebut Nilai suatu pixel memiliki
nilai dalam rentang tertentu, dari nilai minimum sampai nilai maksimum. Jangkauan yang
digunakan berbeda-beda tergantung dari jenis warnanya. Namun secara umum jangkauannya
adalah 0 – 255.

Elemen-Elemen Citra Digital


Berikut adalah elemen elemen yang terdapat pada citra digital.
1. Kecerahan (Brightness)
2. Kontras (Contrast)
3. Kontur (Contur)
Kontur (Contur)
4. Warna
5. Bentuk (Shape)
6. Tekstur (Texture)

Jenis Jenis Citra


Ada banyak cara untuk menyimpan citra digital di dalam memori maupun didalam ruang
penyimpanan internal ataupun penyimpanan eksternal. Cara penyimpanan menentukan jenis
citra digital yang terbentuk.Nilai suatu pixel memiliki nilai dalam rentang tertentu, dari nilai
minimum sampai nilai maksimum. Dari nilai tersebutlah dihasilkan kualitas dari citra yang akan
disimpan dalam ruangan penyimpanan. Jangkauan yang digunakan berbeda tergantung dari jenis
warnanya.Namun secara umun jangkauannya adalah 0 – 255.
1. Citra Biner (Monokrom)
Citra biner adalah citra digital yang hanya memiliki dua kemungkinan nilai pixel yaitu
hitam dan putih.Citra biner juga disebut sebagai citra B&W (Black and White) atau citra
monokrom.
2. Citra Grayscale
Citra grayscale merupakan citra digital yang hanya memiliki satu nilai kanal pada setiap
pikselnya, dengan kata lain nilai bagian RED=GREEN=BLUE. Nilai tersebut digunakan untuk
menunjukkan tingkat intensitas.
3. Citra Berwarna (True color)
Citra berwarna atau bisa dinamakan citra RGB, merupakan jenis citra yang menyajikan
warna dalam bentuk komponen R (merah), G (hijau), dan B (biru). Setiap komponen warna
menggunakan 8 bit (nilainya berkisar antara 0 sampai 255). Dengan demikian, kemungkinan
warna yang dapat di sajikan mencapai 255 x 255 atau 16.581.375 warna.
Adapun jenis citra berwarna adalah sebagai berikut:
1. Citra Warna (8 bit)
Setiap piksel dari citra warna (8 bit) hanya diwakili oleh 8 bit dengan jumlah warna
maksimumnya yang dapat digunakan adalah 255 warna.
2. Citra warna (16 bit)
Citra warna 16 bit biasanya disebut sebagai citra highcolor dengan setiap pikselnya diwakili
dengan 2 byte memori (16 bit). Warna 16 bit memiliki 65.536 warna. Citra Warna (24 bit)
Setiap piksel dari citra warna 24 bit diwakili dengan 24 bit sehingga total 16.777.216 variasi
warna.
Format File Citra
1. JPEG (.jpg)
JPEG atau Joint Photographic Experts Group adalah format gambar yang banyak
digunakan untuk menyimpan gambar-gambar dengan ukuran lebih kecil. Ada beberapa
karakteristik gambar dalam JPEG yang tentu kita tahu pasti memiliki ekstensi .jpg atau .jpeg.
Selain itu JPEG juga mampu menayangkan warna dengan kedalaman 24-bit true color.
Mengkompresi gambar dengan sifat lossy.
2. Gif
Salah satu ciri khas tipe gambar berekstensi GIF adalah bisa memainkan animasi gambar
sederhana. Beberapa karakteristik lain format gambar GIF adalah mampu menayangkan
maksimum sebanyak 256 warna karena format GIF menggunakan 8-bit untuk setiap pixel-nya.
Selain itu GIF juga mampu mengkompresi gambar dengan sifat lossless dan mendukung warna
transparan.
3. Tiff (.tif, .tiff)
TIFF (Tagged Image File Format) adalah format yang fleksibel yang biasanya disimpan
sebagai 8 bits atau 16 bits per warna (merah, hijau, biru) untuk 24-bit dan total 48-bit, masing-
masing, menggunakan nama file TIFF atau TIF.
4. PNG atau Portable Network Graphics (.png)

PNG atau Portable Network Graphics adalah salah satu format penyimpanan citra yang
menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut. Secara
umum PNG dipakai untuk Citra Web (Jejaring jagad Jembar – en:World Wide Web)..
5. Bmp (.bmp)

File format BMP (Windows bitmap) menangani file grafik pada sistem operasi Microsoft
Windows. Umunya, file BMP tidak dikompresi, maka ukurannya besar. Keuntungannya adalah
kesederahanaannya, diterima luas, dan dikenali program-progam Windows. Biasanya digunakan
oleh aplikasi dan sistem operasi Microsoft Windows.

Resolusi Citra
Resolusi citra merupakan tingkat detailnya suatu citra. Semakin tinggi resolusinya
semakin tinggi pula tingkat detail dari citra tersebut.

Piksel

Pixel (Picture Element) adalah nilai tiap-tiap entri matriks pada bitmap. Rentang nilai-nilai pixel
ini dipengaruhi oleh banyaknya warna yang dapat ditampilkan. Jika suatu bitmap dapat
menampilkan 256 warna maka nilai-nilai pixelnya dibatasi dari 0 hingga 255.
Histogram
Histogram warna merupakan fitur yang paling banyak digunakan untuk
merepresentasikan cirri warna suatu citra. Citra pada umumnya dikonversi ke dalam suatu ruang
warna tertentu, kemudian setiap komponen ruang warna dibuat histogramnya. Ruang warna HSV
pada umumnya sering digunakan karena ruang warna tersebut dekat dengan persepsi manusia.
Namun demikian akan lebih baik pemilihan ruang warna didasari pada objek yang dihadapai.

Peregangan Kontras
Kontras menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) di dalam sebuah
gambar.Citra dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori kontras: citra kontras-rendah (low
contrast), citra kontras-bagus (good contrast atau normal contrast), dan citra kontras-tinggi(high
contrast).