Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTIKUM

“ELEKTROPLATING”

Disusun Oleh : Dian Slamet Sutrisno

PROGRAM STUDI
TEKNIK MESIN
POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Judul Percobaan


Proses Elektroplating (Pelapisan logam Fe dengan Cu secara elektrolisis)
1.2 Tujuan Percobaan:
a. Melindungi logam yang mudah berkarat dengan logam yang lebih tahan karat
b. Memperkeras permukaan logam
c. Memperbaiki penampilan logam yang akan akan dilapisi
1.3 Dasar Teori
Elektroplating adalah proses pelapisan suatu logam dengan logam lain dengan cara
elektrolisis. Prinsip dasar elektroplating adalah proses elektrolisis yaitu bila arus listrik
searah dialirkan melalui suatu larutan elektrolit akan menjadi pengurai zat kimia dalam
larutan elektrolit tersebut.
Contoh: dalam larutan CuSO4 dialirkan arus listrik searah melalui katoda dan anodanya.
Maka larutan CuSO4 akan terurai menjadi anion dan kation
CuSO4 -> CU2+ + SO42
Bila Anoda terbuat dari ion SO42 akan menarik atom tembaga sambil melepaskan
elektron-elektronnya dan kembali membentuk CuSO4
SO42- + Cu -> SO4 + 2e-
Pada Katoda ion Cu2+ akan menerima 2 elektron yang berasal dari ion SO42 dan
menjadi logam tembaga yang menutup seluruh permukaan katoda.
Prinsip proses elektroplating:
1. Katoda adalah logam yang akan dilapisi
2. Anoda adalah logam untuk melapisi
3. Elektrolit adalah larutan garam dari anodanya
4. Proses menggunakan arus searah (DC)
5. Menggunakan Hukum Faraday I dan II
𝑒. 𝐼. 𝑡
𝐺=
96500
Keterangan:
G = Berat zat yang terbentuk (gram)
I = Kuat arus (ampere)
t = Waktu (detik)
e = Berat setara (MA/valensi)
BAB II
METODOLOGI PRAKTIKUM

2.1 Waktu dan Tempat


Praktikum ini berlangsung selama 4 pekan dengan diawali materi dan persiapan benda
kerja, waktu praktikum dari tanggal 31 Agustus hingga 21 September 2015.
Hari,Tanggal Tempat Kegiatan

Senin, 31-08-2015 Lab Teknik Mesin Penjelasan Materi

Selasa, 7-09-2015 Lab Teknik Mesin Persiapan Benda


Kerja

Selasa, 14-09-2015 Lab Teknik Mesin Persiapan Benda


Kerja

Selasa, 21-09-2015 Lab Teknik Mesin Proses Anodizing

Selasa, 21-09-2015 Lab Teknik Mesin Proses Elektroplating

2.2 Alat dan Bahan


a. Alat-alat yang diperlukan
1. Perangkat alat elektroplating
2. Kawat Tembaga
3. Amplas Grade P120, P200, P320, P400, P600, P800, P1000, dan P1200.
4. Elektroda Cu dan Stainless Steel
5. Jangka Sorong
6. Neraca
7. Pengaduk
b. Bahan-bahan yang diperlukan
1. Benda kerja yang akan dilapisi
2. Bahan untuk Pencucian/Pembersihan
 Chemical Degreasing : NaOH = 30 gr/l
 Elektro Degreasing : NaOH = 25 gr/l
Na2CO3 = 15 gr/l
 Pickling : H2SO4 = 150 ml/l
3. Bahan untuk elektrolit:
 Bahan untuk elektrolit tembaga I yaitu elektrolit tembaga sianit yang terdiri
dari:
a. KCN = 75 gr/l
b. CuSO45H2O = 100 gr/l
c. Na2CO310H2O = 40 gr/l
 Bahan untuk elektrolit tembaga II yaitu elektrolit asam tembaga yang terdiri
dari:
a. CuSO4 = 220 gr/l
b. H2SO4 = 65 ml/l
c. NaCl = 0,15 gr/l
2.3 Langkah Kerja
a. Bersihkan benda kerja dari oli dan lain-lain dengan cara mencuci menggunakan
sabun
b. Amplas benda kerja (urutan nomer amplas dari yang ter-kasar)
c. Timbang benda kerja ke-1 sebelum dilapisi
d. Ukur permukaan benda kerja untuk menentukan arus yang akan dipakai
e. Lakukan proses pembersihan sebagai berikut:

Bak. 1.01 •Waktu : 10 menit


Chemical Degreasing •Temperatur : 70 - 90 °C

Bak. 1.02 •Waktu : 5 menit


Elektro Degreasing •Rapat Arus : Untuk baja 5A/dm2, Bukan baja 3A/dm2

Bak. 1.03 •Gunakan air yang mengalir


Pembilasan

Bak. 1.4 •Waktu : 10 menit


Pickling

Bak. 1.05 •Gunakan air yang mengalir


Pembilasan

f. Tahapan Pelapisan
Pelapisan Tembaga I, masukan benda kerja ke:

Bak. 1.06 •Waktu : 15 menit


Pelapisan Tembaga I •Rapat Arus : 0,5 s.d 1.5 A/dm2

Bak. 1.07 •Gunakan air bersih yang mengalir.


Pembilasan •Benda kerja digerakan selama 1 menit

g. Keringkan Benda Kerja


h. Timbang benda kerja yang ke-2 setelah dilapisi tenbaga I
Pelapisan tembaga II, masukan benda kerja ke

Bak. 1.08 •Waktu : 15 menit


Pelapisan Tembaga II •Rapat Arus : 0,5 s.d 1.5 A/dm2

Bak. 1.09 •Gunakan air bersih yang mengalir.


Pembilasan •Benda kerja digerakan selama 1 menit

i. Keringkan lagi benda kerja


j. Timbang lagi benda kerja yang ke-3 setelah dilapisi tembaga II
k. Gosok benda kerja dengan autosol hingga mengkilap

BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Data Pengamatan Benda Kerja


a. Gambar Benda Kerja

68,2

31
b. Hitung Luas Permukaan Benda Kerja
Luas Area Permukaan = 2114,2 mm2
Dua luas Permukaan = 2114,2 mm2 x 2 = 4228,4mm2 = 0,42284 dm2
c. Hitung Arus yang akan dipergunakan untuk praktek
I = Luas Permukaan x 1.5 [ampere/dm2]
= 0,42284 dm2 x 1,5 [ampere/dm2] = 0,63426 dm2
Catatan: dalam pengeerjaan proses anodizing dilakukan 2 orang sehingga arus yang di-
set ditambahkan dengan arus partner kerja.

3.2 Data Pengamatan Praktek Anodizing


1.01 1.02 1.04 1.06 1.08 Keterang
No. Bak
Chemical Elektro Picklin Pelap Pelap an
Pengamatan
Degreasin Degreasin g isan isan
g g Tem Tem
baga baga
I II
1. Temperature 82°C 26°C 26°C 26°C 26°C Suhu
2. Waktu 10 menit 5 menit 10 15 15 Ruangan =
menit menit menit 26°C
3. Arus - 1.5A/dm2 - 2 2.5
A/dm A/dm
2 2

Berat benda sebelum dilapisi: 60,78 60,69 61,09


gr gr gr

Hasil benda kerja :

3.3 Pembahasan
Proses electroplating mengubah sifat fisik, mekanik, dan sifat teknologi suatu
material. Salah satu contoh perubahan fisik ketika material dilapis dengan nikel adalah
bertambahnya daya tahan material tersebut terhadap korosi, serta bertambahnya kapasitas
konduktifitasnya. Adapun dalam sifat mekanik, terjadi perubahan kekuatan tarik maupun
tekan dari suatu material sesudah mengalami pelapisan dibandingkan sebelumnya.
Karena itu, tujuan pelapisan logam tidak luput dari tiga hal, yaitu untuk meningkatkan
sifat teknik/mekanis dari suatu logam, yang kedua melindungi logam dari korosi, dan
ketiga memperindah penampilan.
BAB IV
KESIMPULAN

Berdasarkan hasil praktikum yang diperoleh, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Elektroplating adalah pembentukan lapisan oksida tipis dengan menggunakan proses elektrolisa
yang lapisannya didapat dari logam lain. Prinsip dasar elektroplating adalah proses
elektrolisis yaitu bila arus listrik searah dialirkan melalui suatu larutan elektrolit akan
menjadi pengurai zat kimia dalam larutan elektrolit tersebut.
2. Benda kerja praktikan yang dilakukan proses electroplating ditimbang beratnya sebanyak 3x,
yaitu 60,78 gr setelah pickling, 60,69 gr setelah pelapisan tembaga I, 61,09 gr setelah pelapisan
tembaga II. Kenaikan berat benda kerja disebabkan oleh lapisan logam lain pada benda kerja.
3. Kelebihan Elektroplating:
 Temperatur proses, rendah
 Kondisi proses, pada lingkungan atmosfir biasa
 Peralatan, relatif murah
 Komposisi larutan, luas
 Laju pengendapan, cepat
 Porositas pada lapisan, relatif rendah
 Dapat menghasilkan beberapa lapisan
4. Kekurangan Elektroplating:
 Terbatas pada logam & paduannya
 Perlu perlakuan awal thd bendakerja
 Terbatas pada benda kerja yg bersifat konduktor
BAB V
DAFTAR PUSTAKA

1. Laporan Pedoman Laboratorium Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri
Jakarta
2. Anodizing dan Elektroplating, Lab Version
3. http://belajarmetalurgi.blogspot.co.id/2009/11/anodizing.html