Anda di halaman 1dari 2

INFEKSI PADA UMBILIKUS

NO. SOP : SOP/UKP/275/2017


TANGGAL : 31 JANUARI 2017
PEMBUATAN
TANGGAL REVISI :

TANGGAL EFEKTIF : 8 PEBRUARI 2017


UPT PUSKESMAS
DISAHKAN OLEH : Kepala
DOKO
UPT Puskesmas Doko

Dr. YUDIA SUPRADINI


1. PENGERTIAN Tali pusat biasanya lepas pada hari ke-7 setelah lahir dan luka baru
sembuh pada hari ke-15. Infeksi pada tali pusat atau jaringan kulit di
sekitar perlu dikenali secara dini dalam rangka mencegah sepsis.
2. TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk Menangani Infeksi
pada Umbilikus
3. KEBIJAKAN Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Doko Nomor
440/058/409.104.5/SK/2017 Tentang Kebijakan Pelayanan klinis di
Puskesmas Doko.
4. REFERENSI Buku Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan Primer Edisi I tahun 2013
5. ALAT & BAHAN
6. PROSES 1. Anamnesa
2. Pemeriksaan fisik
3. Penegakan diagnosa: Penanganan Infeksi pada Umbilikus
4. Talaksana
a. Penatalaksanaan Perawatan lokal:
 Pembersihan tali pusat dengan menggunakan larutan
antiseptik (Klorheksidin atau iodium povidon 2,5%) dengan
kain kasa yang bersih delapan kali sehari sampai tidak ada
nanah lagi pada tali pusat.
 Setelah dibersihkan, tali pusat dioleskan dengan salep
antibiotik 3-4 kali sehari.
b. Perawatan sistemik:
 Bila tanpa gejala sistemik, pasien diberikan antibiotik
seperti kloksasilin oral selama lima hari Bila anak tampak
sakit, harus dicek dahulu ada tidaknya tanda-tanda sepsis.
Anak dapat diberikan antibiotik kombinasi dengan
aminoglikosida. Bila tidak ada perbaikan, pertimbangkan
kemungkinan Meticillin Resistance Staphylococcus aureus
(MRSA).
 Kontrol kembali bila tidak ada perbaikan atau ada
perluasan tanda-tanda infeksi dan komplikasi seperti bayi
panas, rewel dan mulai tak mau makan.
c. Rencana tindak lanjut : -
d. Kriteria Rujukan:
 Bila intake tidak mencukupi dan anak mulai tampak tanda
dehidrasi.
 Terdapat tanda komplikasi sepsis.
7. UNIT TERKAIT UGD, Rawat Jalan, Rawat Inap
8. DOKUMEN TERKAIT 1. Rekam medis
9. BAGAN ALIR -