Anda di halaman 1dari 3

TATA LAKSANA PASIEN TB

NO. DOKUMEN :
NO. REVISI :
SPO TGL TERBIT :
HALAMAN :

PUSKESMAS HJ. RAMLAH


KATUMBANGAN NIP. 19681231 198803 2 140

1. Pengertian
Serangkaian kegiatan mulai dari penjaringan
terduga suspek, pemeriksaan fisik dan
laboratoris,menentukan diagnosis, klasifikasi
penyakit sampai pengobatan.

2. Tujuan Untuk mendapatkan pasien TB melalui


serangkaian kegiatan mulai dari penjaringan
terhadap terduga pasien TB, pemeriksaan dan
laboratoris, menentukan diagnosis,
menentukan klasifikasi penyakit serta tipe
pasien TB sehingga dapat dilakukan
pengobatan agar sembuh sehingga tidak
menularkan penyakitnya kepada oranglain.
3. Kebijakan 1. Keputusan Kepala Puskesmas
Nomor……………..tentang Tenaga
Pengelola program TB/Kusta Puskesmas
Mapilli
2. Keputusan Kepala Puskesmas Nomor……
Tentang Tenaga Pendampingan Pengelola
program TB/Kusta Puskesmas Mapilli
4. Referensi Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis
KEMENKES RI DIRJEN P2PL 2014

1/2
5. LANGKAH LANGKAH PROSEDUR
6. BAGAN ALIR
1. Pasien mendaftar diloket kartu
2. Petugas kartu mencatat identitas Mencatat identitas
nama, umur, alamat, jeniskelamin, Mendaftar di
loket kartu
pekerjaan kemudin dicatat di rekam
medic
3. Pasien diarahkan menuju meja tensi
untuk mengukur tekanan darah Masuk ke ruangan poli Pasien menuju meja
4. Pasien diarahkan masuk keruang poli dokter, dn tensi
menganamnese keluhan
dokter dan dokter melakukan
batuk
anamnese mengenai keluhan batuk
bila tersusupek TB maka dokter Mencatat identitas dan
dicatat dibuku register TB
merujuk ke petugas TB Pasien ke ruang TB
5. Pasien masuk ke ruang TB
6. Petugas TB mencatat identitas nama,
umur, alamat, jenis kelamin, Memberikan pot dahak Menganamnese dan
pekerjaan No. HP kemudin dicatat di yg diberi label mencatat seperti apa
buku register TB nama,umur,alamat gejala batuk, riwayat
7. Petugas pengelola TB melakukan kontak,pernah minum
OAT atau tidak
anamnese dan mencatat mengenai
lama batuk,berdahak/tidak, dahak
bercampur darah/tidak,sesak Petugas mengarahkan cara
pengambilan sputum SPS (
napas/tidak,nyeri dada/tidak,nafsu
Sewaktu, Pagi, Sewaktu
makan menurun/tidak, berat badan
menurun/tidak, riwayat kontak
dengan pasien TB,pernah minum obat
Pemeriksaan
OAT kurang atau lebih dari 1 bulan
Laboratorium
8. Petugas memberikan pot dahak yang
diberi label nama, umur, alamat untuk + + +
- + + - - -
kemudian pemeriksaan dahak SPS - - + Foto thoraks
(sewaktu,pagi,sewaktu) dan dicatat di mendukung TB
TB 05 dan 06.
TB
9. Petugas TB mengajarkan cara
pengamblan dahak yang baik Terapi
10. Bila hasil pemeriksaan dahak positif Pengobatan TB Antibiotik Non
maka pasien di diagnosis TB BTA + Sesuai pedoman OAT
diberi pengobatan OAT ,tapi bila hasil nasional

pemeriksaan dahak negatif pasien Ada perbaikan


diberi rujukan ke RS untuk foto toraks,
Klasifikasi tipe pasien,
bila hasil foto toraks positif pasien di mengisi TB 01, dan TB
diagnosis TB Rongten + diberi OAT 02
Bukan penyakit TB
tapi apabila hasil pemeriksaan dahak
negatif serta tidak menunjukkan
gejala TB maka pasien diberi
Berat badan
pengobatan anti biotik non OAT bila ditimbang sebelum
ada perbaikan berarti bukan TB pengobatan
11. Menetukan klasifikasi dan tipe pasien
TB sambil mengisi TB 01 dan TB 02
dengan lengkap serta menambahkan
nomor telpon atau HP pasien TB dan
PMO agar mudah dilacak bila mangkir. Pasien pulang
12. Pada tahap Pengobatan pasien membawa TB 02

ditimbang berat badan sebelum


diberikan pengobatan untuk
menentukan jumlah dosis obat.
13. Pasien pulang dengan membawa TB
02.
Dokter, Petugas TB dan Laboran
7. Unit terkait

2/2
3/2