Anda di halaman 1dari 8

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

KOMUNIKASI INTER PERSONAL/KONSELING


UPTD (KIP/K)
PUSKESMAS NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
JATISARI JTS-2.01-13.1-14 2 1

PROSEDUR TETAP TGL TERBIT DITETAPKAN


19-05-2014 KEPALA PUSKESMAS JATISARI

HJ EEN NURAENI,SKM
NIP. 1960414 198303 2 012
PENGERTIAN : Komunikasi Interpersonal danKonseling (KIP/K) di
PuskesmasadalahJumlahpengunjung yang mendapat KIP/K di
klinikkhususatauklinikterpadu KIP/K tentangGizi, P2M, sanitasi, PHBS.
Target sasaran : 5% dari pengunjung.

TUJUAN : Dengan komunikasi Interpersonal (komunikasi dua arah) diharapkan


komunikasi antar petugas kesehatan dan penderita disetiap tempat
pelayanan kesehatan dapat berjalan denganefektif atau menghindari
terjadinya kegagalan komunikasi sebab komunikasi Interpersonal
merupakan upaya untuk memberikan rasa nyaman bagi penderita
sehingga mau bertanya tengtang apa yang belum paham tentang
penyakit yang dideritanya.

KEBIJAKAN : 1. Kebijakan dasar Puskesmas


- Buku/Keputusan 2. Kebijakan Promosi Puskesmas
dasar pelaksanaan
- Kebijakan yang
diharapkan
PROSEDUR/LANGKAH: 1. PEMBUKAAN
KIP/K a. Mengucapkan salam
b. Membina HAM dengan sasaran penyuluhan
2. INTI KEGIATAN KIP/K
a. Menanyakan kondisi dan masalah sasaran
b. Menanyakan penyebab masalah
c. Menanyakan penyebab masalah tersebut kenapa bisa
muncul ?
d. Memberikan penjelasan tentang masalah yang dihadapi
(penyebab, munculnya penyebab, pencegahan, peningkatan
pengobatan/rehabilitasi.
e. Menggunakan media/alat bantu dalam penyampaian pesan
f. Memberikan kesempatan bertanya kepada sasaran
3. PENUTUP
a. Menyimpulkan materi yang telah dibahas
b. Merumuskan perilaku yang harus dilakukan sasaran
uMelakukan demontrasi sesuai materi yg telah ditetapkan
c. Mengucapkan salam penutup.

REFERANSI : - Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.


(Buku rujukan) 585/MENKES/SK/V/2007 tentang Pedoman Pelaksanaan Promosi
Kesehatan di Puskesmas
- Buku tentang teknik-teknik Promkes

PROGRAM TERKAIT : Seluruh upaya wajib dan pengembangan Puskesmas


STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

UPTD
PUSK PENYULUHAN KELOMPOK DALAM GEDUNG PUSKESMAS
ESMA NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
S JTS-2.01-13.2-14 2 1
JATIS
ARI
PROSEDUR TGL TERBIT DITETAPKAN
TETAP 19-05-2014 KEPALA PUSKESMAS JATISARI

HJ EEN NURAENI,SKM
NIP. 1960414 198303 2 012

PENGERTIAN • PenyampaianinformasikesehatankepadasasaranpengunjungPuskesmas
: (<30 orang) olehpetugasdi tempatkhusus/ruangtunggu, denganwaktu 10-
15 menitdenganmaterisesuaiissuaktualdengandukungan media
penyuluhan.
• Dilaksanakan2 kali/minggu (96 x setahun)

TUJUAN Memberitahu, menyadarkan dan memberi pengertian sehingga pengunjung dapat


: mengerti tentang masalah kesehatan yang sedang menjadi topik pembicaraan
pada saat ini sehingga pengunjung atau keluarga dapat mengerti tentang
kesehatan yang disampaikan oleh petugas kesehatan.

KEBIJAKAN - Kebijakan dasar Puskesmas


: - Kebijakan Promkes Puskesmas
-
Buku/Keputus
an dasar
pelaksanaan
- Kebijakan
yang
diharapkan
PROSEDUR 1. PEMBUKAAN
: a. Mengucapkan salam
b. Membina HAM dengan sasaran penyuluhan
2. INTI KEGIATAN PENYULUHAN
a. Menanyakan kondisi dan masalah sasaran
b. Mengaitkan masalah yang dihadapi sasaran dengan data yang dimiliki
Puskesmas (ditetapkan sebagai topik penyuluhan)
c. Menanyakan penyebab masalah
d. Menanyakan penyebab masalah tersebut kenapa bisa muncul ?
e. Memberikan penjelasan tentang masalah yang dihadapi (penyebab,
munculnya penyebab, pencegahan, peningkatan pengobatan/rehabilitasi.
f. Menggunakan media/alat bantu dalam penyampaian pesan
g. Memberikan kesempatan bertanya kepada sasaran
h. Memberikan kesempatan bertanya kepada sasaran tentang masalah
kesehatan secara umum yang ada dimasyarakat
i. Memberikan penjelasan tentang semua hal yang ditanyakan
j. Menjanjikan mencari jawaban bila penyuluh tidak menguasai hal yang
ditanyakan sasaran
3. PENUTUP
a. Menyimpulkan materi yang telah dibahas
b. Merumuskan perilaku yang harus dilakukan sasaran dalam mencegah,
mengobati, merawat dan meningkatkan kesehatan sasaran
c. Mengucapkan salam penutup.

REFERANSI - Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 585/MENKES/SK/V/2007


: tentang Pedoman Pelaksanaan Promosi Kesehatan di Puskesmas
- Buku tentang teknik-teknik Promkes
PROGRAM Seluruh upaya wajib dan upaya pengembangan Puskesmas
TERKAIT :
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

UPTD PENGKAJIAN PHBS DI INSTITUSI KESEHATAN


PUSKESMAS NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
JATISARI JTS-2.01-13.3-14 2 1

PROSEDUR TETAP TGL TERBIT DITETAPKAN


19-05-2014 KEPALA PUSKESMAS JATISARI

HJ EEN NURAENI,SKM
NIP. 1960414 198303 2 012
PENGERTIAN : PHBS di institusi kesehatan adalah upaya untuk memberdayakan pasien,
masyarakat pengunjung dan petugas agar tahu, mau dan mampu untuk
mempraktekan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif
dalam mewujudkan Institusi Kesehatan.

TUJUAN : 1. Mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat di institusi


kesehatan
2. Meningkatkan produktivitas kerja
3. Menciptakan lingkungan kerja yang sehat
4. Menurunkan angka penyakit akibat kerja/lingkungan kerja
5. Memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan kerja dan
masyarakat dalam berPHBS.
KEBIJAKAN : 1. Buku Petunjuk teknis PHBS di Institusi Kesehatan Tahun 2010
- Buku/Keputusan 2. Kepmenkes RI. No. 1428/Menkes/SK/XII/2006 tentang
dasar pelaksanaan penyelenggaraan kesehatan di lingkungan puskesmas
- Kebijakan yang
diharapkan
PROSEDUR : 1. Melakukan strategi PHBS di Institusi Kesehatan :
a. Melaksanakan advokasi
b. Melakukan pembinaan suasana (social support)
c. Melakukan pemberdayaan pegawai/karyawan/i
2. Melakukan langkah-langkah pembinaan :
a. Perencanaan :
 Pembentukan tim PHBS
 Ansit
 Penyusunan kebijakan PHBS di institusi kesehatan
 Penyiapan infra struktur (membuat SK, pembuatan
pesan PHBS, penyusunan rencana sosialisasi)
b. Pelakasanaan :
 Sosialisasi penerapan PHBS kepada seluruh
karyawan/i, penetapan pesan PHBS
 Penerapan gerakan sadar PHBS
 Komitmen gerakan sadar PHBS
c. Pemantauan dan evaluasi

REFERANSI : Petunjuk teknis PHBS di Institusi Kesehatan Tahun 2010.

PROGRAM TERKAIT : Seluruh upaya wajib dan pengembangan Puskesmas


STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

UPTD PENGKAJIAN DAN PEMBINAAN PHBS RUMAH TANGGA


PUSKESMAS
JATISARI NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
JTS-2.01-13.4-14 2 1
PROSEDUR TETAP TGL TERBIT DITETAPKAN
19-05-2014 KEPALA PUSKESMAS JATISARI

HJ EEN NURAENI,SKM
NIP. 1960414 198303 2 012
PENGERTIAN : Jumlahrumahtangga yang melaksanakan 10 indikator PHBS rumahtangga
di bagijumlahrumahtanggakeseluruhan kali 100 %.

TUJUAN : 1. Diperolehnya gambaran tentang 10 indikator PHBS


2. Meningkatnya dukungan dan peran aktif tim penggerak PKK
dalam pembinaan PHBS Rumah Tangga
3. Memberdayakan keluarga untuk tahu, mau dan mampu
menolong dirinya sendiri dalam masalah kesehatan

KEBIJAKAN : Juknis PHBS tatanan rumah tangga tahun 2010

PROSEDUR : 1. Sosialisasi kepada tim penggerak PKK berjenjang (kader


dasawisma) dan aparat desa dan kecamatan
2. Pengumpulan data PHBS
3. Pengolahan data
4. Pemetaan (penyajian data)
5. Perencanaan
6. Penggerakan dan pelaksanaan kegiatan intervensi
7. Pemantauan dan penilaian

REFERANSI : 1. Pedoman pengelolaan Promkes di Puskesmas


2. Juknis PHBS tatanan Rumah Tangga tahun 2010

PROGRAM TERKAIT : Seluruh upaya wajib dan pengembangan puskesmas


STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

UPTD PENYULUHAN KELOMPOK OLEH PETUGAS DI MASYARAKAT


PUSKESMAS NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
JATISARI JTS-2.01-13.5-14 2 1

PROSEDUR TETAP TGL TERBIT DITETAPKAN


19-05-2014 KEPALA PUSKESMAS JATISARI

HJ EEN NURAENI,SKM
NIP. 1960414 198303 2 012
PENGERTIAN : • Penyampaianinformasikesehatankepadasasaran/masyarakat (5-
30 orang) denganwaktu ± 10-15
menitdenganmaterisesuaiissuaktual /
masalahkesehatansetempatdengandidukungalat bantu / media
dilaksanakanolehpetugas, dilaksanakan 1 kali sebulan di setiap
RW/posyandu
• (Jumlah RW/posyandu x 12 kali) di wilayahkerjaPuskesmas.
• Target : 12 kali dalam setahun di setiap RW/Posyandu

TUJUAN : Memberitahu, menyadarkan dan memberi pengertian sehingga terjadi


perubahan perilaku sesuai dengan yang diharapkan penyuluh.
KEBIJAKAN : - Kebijakan dasar Puskesmas
- Buku/Keputusan - Kebijakan Promosi Kesehatan di Puskesmas
dasar pelaksanaan
- Kebijakan yang
diharapkan
PROSEDUR : 1. PEMBUKAAN
a. Mengucapkan salam
b. Membina HAM dengan sasaran penyuluhan
2. INTI KEGIATAN PENYULUHAN
a. Menanyakan kondisi dan masalah sasaran
b. Mengaitkan masalah yang dihadapi sasaran dengan data yang
dimiliki Puskesmas (ditetapkan sebagai topik penyuluhan)
c. Menanyakan penyebab masalah
d. Menanyakan penyebab masalah tersebut kenapa bisa muncul ?
e. Memberikan penjelasan tentang masalah yang dihadapi
(penyebab, munculnya penyebab, pencegahan, peningkatan
pengobatan/rehabilitasi.
f. Menggunakan media/alat bantu dalam penyampaian pesan
g. Memberikan kesempatan bertanya kepada sasaran
h. Memberikan kesempatan bertanya kepada sasaran tentang
masalah kesehatan secara umum yang ada dimasyarakat
i. Memberikan penjelasan tentang semua hal yang ditanyakan
j. Menjanjikan mencari jawaban bila penyuluh tidak menguasai hal
yang ditanyakan sasaran
3. PENUTUP
a. Menyimpulkan materi yang telah dibahas
b. Merumuskan perilaku yang harus dilakukan sasaran dalam
mencegah, mengobati, merawat dan meningkatkan kesehatan
sasaran
c. Mengucapkan salam penutup.

REFERANSI : - Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.


(Buku rujukan) 585/MENKES/SK/V/2007 tentang Pedoman Pelaksanaan Promosi
Kesehatan di Puskesmas
- Buku tentang teknik-teknik Promkes
PROGRAM TERKAIT : Seluruh upaya wajib dan upaya pengembangan Puskesmas
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

UPTD PENGKAJIAN DAN PEMBINAAN POSYANDU


PUSKESMAS NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
JATISARI JTS-2.01-13.6-14 2 1

PROSEDUR TETAP TGL TERBIT DITETAPKAN


19-05-2014 KEPALA PUSKESMAS JATISARI

HJ EEN NURAENI,SKM
NIP. 1960414 198303 2 012
PENGERTIAN : Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan Bersumber
Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh,
untuk dan bersama masyarakat dalam menyelenggarakan pembangunan
kesehatan guna memberdayakan masyarakat dalam memperoleh
pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka
kematian ibu dan bayi
TUJUAN : Umum :
Menunjang percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi serta
balita di Indonesia melalui pemberdayaan masyarakat.
Khusus :
a. Meningkatnya peran serta masyarakat dalam menyelenggarakan
upaya kesehatan dasar terutama yang berkaitan dengan
penurunan AKI, AKB, dan AKABA
b. Meningkatkan peran lintas sektor dalam menyelenggarakan
Posyandu terutama berkaitan dengan penurunan AKI,AKB, dan
AKABA
c. Meningkatnya cakupan dan jangkakuan pelayanan kesehatan
dasar terutama yang berkaitan dengan penurunan AKI,AKB, dan
AKABA
KEBIJAKAN : 1. Kementerian Kesehatan RI tahun 2011, Buku pedoman umum
pengelolaan Posyandu
2. Buku pedoman pelaksanaan Promkes di Puskesmas
PROSEDUR : Pengkajian Posyandu :
a. Pendekatan internal
b. Pendekatan eksternal
c. Survei Mawas Diri (SMD)
d. Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)
Pembentukan dan pemantauan kegiatan Posyandu :
a. Pemilihan pengurus dan kader Posyandu
b. Orientasi Pengurus dan Pelatihan kader posyandu
c. Pembentukan posyandu
Penyelenggaraan dan pemantauan kegiatan Posyandu :
a. Waktu penyelenggaraan
b. Tempat penyelenggaraan
c. Penyelenggaraan kegiatan
d. Tugas dan tanggung jawab para pelaksana
e. Pembiayaan
f. Pencatatan dan pelaporan
Pembinaan posyandu :
a. Sosialisasi
b. Rapat koordinasi
c. Konsultasi
d. Workshop
e. Lomba
f. Penghargaan
g. Orientasi dan pelatihan
REFERANSI : 1. Pedoman managemen ARIEF
2. Pedoman umum pengelolaan Posyandu
3. Pedoman pengelolaan promkes di puskesmas
PROGRAM TERKAIT : Seluruh upaya wajib dan pengembangan Puskesmas
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

UPTD PENGKAJIAN DAN PEMBINAAN DESA/KELURAHAN SIAGA AKTIF


PUSKESMAS NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
JATISARI JTS-2.01-13.7-14 2 1

PROSEDUR TETAP TGL TERBIT DITETAPKAN


19-05-2014 KEPALA PUSKESMAS JATISARI

HJ EEN NURAENI,SKM
NIP. 1960414 198303 2 012
PENGERTIAN : Desa/RW SiagaAktifadalahdesa/RW yang telahmelaksanakan minimal 5
indikatoryaitu (1) Forum
masyarakatdesaberperansebagaipenggerakpemberdayaanmasyarakat,
(2) masyarakatakseskesaranapelayanankesehatandasar
(Poskesdes/UKBM lain/saranakesehatanlainnya) yang bukasetiaphari, (3)
masyarakataksesketenagakesehatan di desa (minimal seorangbidan), (4)
terlaksananyasurveilansberbasismasyarakattentang KIA, gizi, penyakit,
faktorrisikolingkungan, faktorrisikoperilaku, dll.), (5)
kesiagaankegawatdaruratandanbencana

TUJUAN : Umum :
Percepatan terwujudnya masyarakat desa/kelurahan/RW yang peduli,
tanggap dan mampu mengenali, mencegah serta mengatasi
permasalahan kesehatan yang dihadapi secara mandiri, sehingga derajat
kesehatannya meningkat

Khusus :
1. Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan
dasar di kelurahan atau RW
2. Mengembangkan UKBM dan melaksanakan surveilans berbasis
masyarakat
3. Meningkatkan PHBS
4. Meningkatkan ketersediaan sumber daya manusia, dana
maupun sumberdaya lain, yang berasal dari pemerintah
kelurahan, RW, masyarakat dunia usaha untuk mengembangkan
kelurahan/RW siaga aktif.
KEBIJAKAN : Kepmenkes RI nomor : 1529/Menkes/SK/X/2010
PROSEDUR : Persiapan :
a. Pelatihan fasilitator
b. Pelatihan petugas kesehatan
c. Analisis situasi perkembangan desa/kelurahan siaga aktf
d. Penetapan kader pemberdayaan masyarakat
e. Pelatihan Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) dan lembaga
kemasyarakatan
Penyelenggaraan :
a. Pengenalan kondisi kelurahan/RW
b. Identifikasi kesehatan dan PHBS
c. Musyawarah kelurahan/RW
d. Perencanaan partisipatif
e. Pelaksanaan kegiatan
f. Pembinaan kelestarian
Pentahapan :
a. Desa dan kelurahan siaga aktif pratama
b. Desa dan kelurahan siaga aktif madya
c. Desa dan kelurahan siaga aktif purnama
d. Desa dan kelurahan siaga aktif mandiri
REFERANSI : 1. Pedoman umum pengembangan desa dan kelurahan siaga
aktifedoman mangemen arief
2. Pedoman mangemen ARIEF
3. Pedoman pengelolaan Promkes di Puskesmas
PROGRAM TERKAIT : Seluruh upaya wajib dan pengembangan Puskesmas
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

UPTD KUNJUNGAN RUMAH


PUSKESM NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
AS JTS-2.01-13.8-14 2 1
JATISARI
PROSEDUR TETAP TGL TERBIT DITETAPKAN
19-05-2014 KEPALA PUSKESMAS JATISARI

HJ EEN NURAENI,SKM
NIP. 1960414 198303 2 012
PENGERTIAN Kunjunganrumahmerupakankegiatan yang di
: lakukanolehpetugaskesehatansebagaitindaklanjutupayapromosikesehatan
di dalamgedungpuskesmas yang telah di
lakukankepadapasien/keluargaataudilakukanterhadapkeluarga yang
karenamasalahnyamemerlukanpembinaan.

TUJUAN 1. Komunikasi dapat dilakukan lebih efektif


: 2. Menjaga hubungan baik dengan keluarga
3. Dapat mengenali lingkungan rumah dan situasi keluarga yang
berpengaruh buruk terhadap kondisi kesehatannya
4. Membantu keluarga untuk mengenali masalah kesehatannya.
5. Mendidik keluarga dalam membantu perawatan yang sakit

KEBIJAKAN 1. Pedoman mangemen ARIEF


: 2. Pedoman pengelolaan Promkes di Puskesmas

PROSEDUR 1. Salam
: 2. Ajak bicara
3. Jelaskan dan bantu
4. Ingatkan

REFERANSI 1. Pedoman mangemen ARIEF


: 2. Pedoman pengelolaan Promkes di Puskesmas

PROGRAM TERKAIT Seluruh program wajib puskesmas


: