Anda di halaman 1dari 3

Definisi Mekanika Batuan

Definisi mekanika batuan telah diberikan oleh beberapa ahli atau komisi - komisi yang bergerak
dibidang ilmu - ilmu tersebut.

1. Menurut Talobre

Mekanika batuan adalah sebuah teknik dan juga sains yang tujuannya adalah mempelajari
perilaku (behaviour) batuan di tempat asalnya untuk dapat mengendalikan pekerjaan - pekerjaan
yang dibuat pada batuan tersebut (seperti penggalian dibawah tanah dan lainnya).
Untuk mencapai tujuan tersebut Mekanika Batuan merupakan gabungan dari :

Teori + Pengalaman + Pekerjaan/Pengujian di laboratorium + Pengujian In-situ

sehingga mekanika batuan tidak sama dengan ilmu geologi yang didefinisikan oleh Talobre
sebagai sains deskriptif yang mengidentifikasi batuan dan mempelajari sejarah dari batuan.

Demikian juga mekanika batuan tidak sama dengan ilmu geologi terapan. Ilmu geologi terapan
banyak mengemukakan problem-problem yang paling sering dihadapi oleh para geologiwan di
proyek-proyek seperti proyek bendungan, terowongan. Dengan mencari analogi-analogi,
terutama dari proyek-proyek yang sudah dikerjakan dapat menyelesaikan kesulitan-kesulitan
yang dihadapi pada proyek yang sedang dikerjakan. Meskipun penyelesaian ini masih secara
empiris dan kualitatif.

2. Menurut Coates
Menurut Coates, seorang ahli mekanika batuan dari Kanada :

1)Mekanika adalah ilmu yang mempelajari efek dari gaya atau tekanan pada sebuah benda.

Efek ini bermacam-macam, misalnya percepatan, kecepatan, perpindahan.

2)Mekanika batuan adalah ilmu yang mempelajari efek dari pada gaya terhadap batuan.

Efek utama yang menarik bagi para geologiwan adalah perubahan bentuk.

Para ahli geofisika tertarik pada aspek dinamis dari pada perubahan volume dan bentuk yaitu
gelombang seismik.

Bagi para insinyur, mekanika batuan adalah :

- analisis dari pada beban atau gaya yang dikenakan pada batuan,

- analisis dari dampak dalam yang dinyatakan dalam tegangan (stress), regangan (strain) atau
enersi yang disimpan,

- analisis akibat dari dampak dalam tersebut, yaitu rekahan (fracture), aliran atau deformasi dari
batuan.

3. Menurut US National Committee On Rock Mechanics (1984)

Mekanika batuan adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang perilaku ( behavior )
batuan baik secara teoritis maupun terapan, merupakan cabang dari ilmu mekanika yang
berkenaan dengan sikap batuan terhadap medan – medan gaya pada lingkungannya.

4. Menurut Budvari

Mekanika batuan adalah ilmu yang mempelajari mekanika perpindahan padatan untuk
menentukan distribusi gaya-gaya dalam dan deformasi akibat gaya luar pada suatu benda padat.
Hampir semua mekanika perpindahan benda padat didasarkan atas teori kontinum. Konsep
kontinum adalaf fiksi matematik yang tergantung pada struktur molekul material yang digantikan
oleh suatu bidang kontinum yang perilaku matematiknya identik dengan media aslinya.

Material ekivalennya dianggap homogen, mempunyai sifat-sifat mekanik yang sama pada semua
titik. Penyederhanaannya adalah bahwa semua sifat mekaniknya sama ke semua arah pada suatu
titik di dalam suatu batuan.

5.Menurut Hudson dan Harrison

Mekanika batuan adalah ilmu yang mempelajari reaksi batuan yang apabila padanya dikenai
suatu gangguan. Dalam hal material alam, ilmu ini berlaku untuk masalah deformasi suatu
struktur geologi, seperti bagaimana lipatan, patahan, dan rekahan berkembang begitu tegangan
terjadi pada batuan selama proses geologi.

Beberapa tipe rekayasa yang melibatkan mekanika batuan adalah pekerjaan sipil, tambang, dan
perminyakan.

Topik utama mekanika batuan adalah batuan utuh, struktur batuan, tegangan, aliran air, dan
rekayasa, yang ditulis secara diagonal dari kiri atas ke kanan bawah pada Gambar 1. Garis ini
sering disebut sebagai diagonal utama. Semua kotak lainnya menunjukkan interaksi antara satu
dengan lainnya.

6. Secara Umum

Mekanika batuan adalah ilmu yang mempelajari sifat dan perilaku batuan bila terhadapnya
dikenakan gaya atau tekanan.

Mekanika Batuan Mempelajari

1) Mekanisme deformasi kristal-kristal mineral yang mengalami tekanan tinggi pada temperatur
tinggi
2) Perilaku triaksial batuan di laboratorium
3) Stabilitas dinding terowongan, bahkan :
4) Mekanisme pergerakan-pergerakan kerak bumi sendiri, dalam hal ini jelas geologi berperan,
antara lain material-material yang terlibat :
- masa batuan yang keberadaannya tidak terlepas dari lingkungan geologi atau dihasilkan dari
lingkungan geologi
- karakter fisiknya, yang merupakan fungsi dari cara terjadinya dan dari semua proses yang
terlibat
- stabilitas dinding terowongan, bahkan
- sejarah geologi pada lokasi kejadian
sumber : www.google.com, berbagai sumber