Anda di halaman 1dari 1

INTISARI

Levulinic acid merupakan senyawa kimia yang dapat dimanfaatkan


sebagai zat adiktif bahan bakar, polimer dan resin, serta prekursor berbagai
macam senyawa kimia seperti prekursor obat-obatan, pelumas, adsorben, tinta,
baterai, dan inhibitor korosi. Levulinic acid dapat diproduksi melalui proses
hidrolisis biomassa lignoselulosa seperti ampas tebu. Penelitian ini bertujuan
untuk mempelajari pengaruh suhu dan penggunaan asam khlorida sebagai katalis
terhadap yield levulinic acid.
Penelitian ini dilakukan secara batch dengan menggunakan reaktor berupa
tube yang diletakkan di dalam oil bath yang dilengkapi dengan termometer.
Reaksi dilakukan pada suhu 160 – 180 oC, konsentrasi katalis 0,25 – 1 M dengan
perbandingan padatan cairan 1:10, serta waktu reaksi 0 – 60 menit. Filtrat hasil
reaksi kemudian dianalisis dengan menggunakan GC (gas chromatography).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa yield levulinic acid optimum yang
didapatkan sebesar 24,4% pada kondisi suhu 180 oC, konsentrasi HCl 1 M dan
waktu reaksi 30 menit. Kinetika reaksi yang dipelajari dapat didekati dengan
model pseudo homogeneous irreversible first order dan diperoleh nilai konstanta
kecepatan reaksi dalam persamaan Arrhenius dengan k1 = 3,7967 mol/menit, k2 =
0,0504 mol/menit, k3 = 3,8211 mol/menit, k4 = 0,0005 mol/menit, k5 = 3,7967
mol/menit. Faktor tumbukan Ar1 = 4,03.104, Ar2 = 7,9.108, Ar3 = 8,91.104, Ar4 =
2,11.105, Ar5 = 7,79.107 serta energi aktivsi E1 = 34,913 kJ/mol, E2 = 88,419
kJ/mol, E3 = 37,877 kJ/mol, E4 = 74,871 kJ/mol, E5 = 96,542 kJ/mol.

Kata kunci : Levulinic Acid, Ampas tebu, Asam Khlorida, Hidrolisis, Kinetika