Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

KEBUTUHAN NUTRISI IBU POST PARTUM

Disusun Oleh :

Ajeng Laras Auliannisa

P1337420216020

Tingkat 2A

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN SEMARANG

PRORAM STUDI DIII KEPERAWATAN PURWOKERTO

TAHUN 2018
Topik : Perawatan kesehatan ibu dalam konteks keluarga

Sub pokok bahasan : Kebutuhan Nutrisi Ibu Post Partum

Sasaran : Ibu Post Partum

Hari/tanggal : Sabtu, 3 Februari 2018

Waktu : 10 menit

Tempat : Ruang Permata Hati RSUD Banyumas

Penyaji : Ajeng Laras Auliannisa

A. LATAR BELAKANG
Nutrisi adalah zat yang diperlukan oleh tubuh untuk keperluan metabolismenya.
Kebutuhan gizi pada masa nifas terutama bila menyusui akan meningkat 25%, karena
berguna untuk proses kesembuhan karena sehabis melahirkan dan untuk memproduksi air
susu yang cukup untuk menyehatkan bayi semua itu akan meningkat tiga kali dari
kebutuhan biasa. Nutrisi yang di konsumsi harus bermutu tinggi, bergizi dan cukup kalori.
Kalori bagus untuk proses metabolisms tubuh, kerja organ tubuh, proses pembentukan
ASI. Wanita dewasa memerlukan 2.200 k kalori. Ibu menyusui memerlukan kalori yang
sama dengan wanita dewasa + 700 k. kalori pada 6 bulan pertama kemudian + 500 k.
kalori bulan selanjutnya. Selain nutrisi ibu juga memerlukan cairan tubuh Fungsi cairan
sebagai pelarut zat gizi dalam proses metabolisme tubuh. Minumlah cairan cukup untuk
membuat tubuh ibu tidak dehidrasi. Asupan tablet tambah darah dan zat besi diberikan
seta= 40 hari post partum. Minum kapsul Vit A (200.000 unit)

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Ibu post partum mengetahui kebutuhan nutrisi yang dibutuhkannya selama masa nifas
untuk mempertahankan kesehatan pada diri dan bayinya.
2. Tujuan Khusus
Setelah mendapatkan pengajaran di harapkan ibu mampu menjelaskan tentang :
1.) Pengertian Nutrisi ibu post partum
2.) Tujuan Nutrisi ibu post partum
3.) Menu makanan yang seimbang yang diperlukan ibu post partum

C. SASARAN
Sasaran ditujukan kepada Ibu Post Partum Ruang Permata Hati RSUD Banyumas

D. KARAKTERISTIK SASARAN
Ditujukan kepada Ibu Post Partum Ruang Permata Hati RSUD Banyumas

E. PRINSIP PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KESEHATAN


Memberikan informasi dengan menjelaskan kepada ibu post partum tentang :
1.) Pengertian Nutrisi ibu post partum
2.) Tujuan Nutrisi ibu post partum
3.) Menu makanan yang seimbang yang diperlukan ibu post partum

F. METODE PEMBELAJARAN
Ceramah tanya jawab / diskusi

G. MEDIA PEMBELAJARAN
SAP
H. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

Tahapan Waktu Kegiatan Media


Pendahulu 2 menit a. Mengucapkan salam Curah
an b. Memperkenalkan diri pendapat
c. Menjelaskan tujuan
d. Kontrak waktu

d.
Penyajian 5 menit a. Menjelaskan tentang Pengertian Nutrisi ibu Ceramah
post partum
b. Menjelaskan tentang Tujuan Nutrisi ibu post
partum
c. Menjelaskan tentang Menu makanan yang
seimbang yang diperlukan ibu post partum
Penutup 3 menit a. Memberikan kesempatan sasaran untuk Tanya
bertanya tentang hal yang belum dimengerti jawab
b. Melakukan evaluasi secara lisan tentang nutrisi
ibu post partum
c. Memberi ucapan terimakasih
d. Memberikan salam penutup

I. WAKTU PELAKSANAAN
Hari/tanggal : Sabtu, 3 Februari 2018
Tempat : Ruang Permata Hati RSUD Banyumas

J. FAKTOR RESIKO TERJADINYA HAMBATAN


1. Kurangnya perhatian peserta terhadap penyampaian materi
2. Lingkungan yang kurang kondusif

K. METODE EVALUASI
Dengan tanya jawab berkaitan dengan materi yang Telah disampaikan penyaji
L. PENUTUP
1. Evaluasi Struktur
a. Materi sudah siap dan dipelajari 1 jam sebelum penkes
b. Tempat sudah siap 1 jam sebelum penkes
c. SAP sudah siap 1 hari sebelum penkes
2. Proses
Peserta memperhatikan penjelasan penyaji
3. Kriteria hasil
a. Peserta dapat menjelaskan tentang Pengertian Nutrisi ibu post partum
b. Peserta dapat menjelaskan tentang Tujuan Nutrisi ibu post partum
c. Peserta dapat menjelaskan tentang Menu makanan yang seimbang yang diperlukan
ibu post partum

DAFTAR PUSTAKA

Sujiyatini M.Keb, dkk, 2010. Catatan Kuliah Asuhan Ibu Nifas ASKEB III. Cyrillus
Publisher : Yogyakarta
LAMPIRAN MATERI

A. Pengertian Nutrisi ibu post partum


Nutrisi ibu post partum yaitu nutrisi yang seharusnya dikonsumsi ibu pasca
melahirkan prinsipnya yaitu tinggi kalori dan protein. Nutrisi di butuhkan oleh ibu post
partum sebagai sumber tenaga, zat pembangun dan zat pengatur tubuh supaya
pertumbuhan dan perkembangan bayi yang disusui dapat tumbuh dengan sehat dan
memperlancar produksi ASI serta dapat mempertahankan kesehatan ibu sendiri. Ibu post
partum memerlukan makanan yang mengandung tinggi protein, sayuran daun hijau dan
buah-buahan setiap hari.

B. Tujuan Nutrisi ibu post partum


1. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ibu dan bayi.
2. Untuk mencegah terjadinya penyakit anemia malnutrisi pada ibu post partum.
3. Untuk menunjang tumbuh kembang bayi.
4. Untuk memproduksi ASI yang banyak

C. Menu Makanan yang seimbang yang diperlukan ibu post partum


1. Kalori
Kebutuhan kalori pada masa menyusui sekitar 400-500 kalori. Wanita dewasa
memerlukan 1800 kalori per hari. Sebaiknya ibu nifas jangan mengurangi
kebutuhan kalori, karena akan mengganggu proses metabolisme tubuh dan
menyebabkan ASI rusak.
2. Karbohidrat kompleks
Selama menyusui, kebutuhan karbohidrat kompleks diperlukan enam porsi per
hari. Satu porsi setara dengan ½ cangkir nasi, ¼ cangkir jagung pipil, satu porsi
sereal atau oat, satu iris roti dari bijian utuh, ½ kue muffin dari bijian utuh, 2-6
biskuit kering atau crackers, ½ cangkir kacang-kacangan, 2/3 cangkir kacang koro,
atau 40 gram mi/pasta dari bijian utuh.
3. Sayuran hijau dan buah
Kebutuhan yang diperlukan sedikitnya tiga porsi sehari. satu porsi setara
dengan 1/8 semangka, 1/4 mangga, ¾ cangkir brokoli, ½ wortel, ¼-1/2 cangkir
sayuran hijau yang telah dimasak, satu tomat.
4. Protein
Kebutuhan protein yang dibutuhkan adalah 3 porsi per hari. Satu protein setara
dengan tiga gelas susu, dua butir telur, lima putih telur, 120 gram keju, 1 ¾ gelas
yoghurt, 120-140 gram ikan/daging/unggas, 200-240 gram tahu atau 5-6 sendok
selai kacang.
5. Lemak
Rata-rata kebutuhan lemak dewasa adalah 41/2 porsi lemak (14 gram perporsi)
perharinya. Satu porsi lemak sama dengan 80 gram keju, tiga sendok makan
kacang tanah atau kenari, empat sendok makan krim, secangkir es krim, ½ buah
alpukat, dua sendok makan selai kacang, 120-140 gram daging tanpa lemak,
sembilan kentang goreng, dua iris cake, satu sendok makan mayones atau mentega,
atau dua sendok makan saus salad.
6. Kalsium dan vitamin D
Kalsium dan vitamin D berguna untuk pembentukan tulang dan gigi.
Kebutuhan kalsium dan vitamin D didapat dari minum susu rendah kalori atau
berjemur di pagi hari. Konsumsi kalsium pada masa menyusui meningkat menjadi
5 porsi per hari. Satu setara dengan 50-60 gram keju, satu cangkir susu krim, 160
gram ikan salmon, 120 gram ikan sarden, atau 280 gram tahu kalsium.
7. Magnesium
Magnesium dibutuhkan sel tubuh untuk membantu gerak otot, fungsi syaraf
dan memperkuat tulang. Kebutuhan megnesium didapat pada gandum dan kacang-
kacangan.
8. Garam
Selama periode nifas, hindari konsumsi garam berlebihan. Hindari makanan
asin seperti kacang asin, keripik kentang atau acar.
9. Cairan
Konsumsi cairan sebanyak 8 gelas per hari. Minum sedikitnya 3 liter tiap hari.
Kebutuhan akan cairan diperoleh dari air putih, sari buah, susu dan sup.
10. Vitamin
Kebutuhan vitamin selama menyusui sangat dibutuhkan. Vitamin yang diperlukan
antara lain:
Vitamin A yang berguna bagi kesehatan kulit, kelenjar serta mata. Vitamin A
terdapat dalam telur, hati dan keju. Jumlah yang dibutuhkan adalah 1,300 mcg.
Vitamin B6 membantu penyerapan protein dan meningkatkan fungsi syaraf. Asupan
vitamin B6 sebanyak 2,0 mg per hari. Vitamin B6 dapat ditemui di daging, hati, padi-
padian, kacang polong dan kentang.
Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan, meningkatkan stamina dan daya tahan
tubuh. Terdapat dalam makanan berserat, kacang-kacangan, minyak nabati dan
gandum.
11. DHA
DHA penting untuk perkembangan daya lihat dan mental bayi. Asupan DHA
berpengaruh langsung pada kandungan dalam ASI. Sumber DHA ada pada telur,
otak , hati dan ikan.
12. Zinc (Seng)
Berfungsi untuk kekebalan tubuh, penyembuhan luka dan pertumbuhan. Kebutuhan
Zinc didapat dalam daging, telur dan gandum. Enzim dalam pencernaan dan
metabolisme memerlukan seng. Kebutuhan seng setiap hari sekitar 12 mg. Sumber
seng terdapat pada seafood, hati dan daging.