Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH

PELABUHAN SAMPIT

Nama : Jansen evans anthen

NPM :13316674

Kelas : 2TA01

FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

UNIVERSITAS GUNADARMA
PELABUHAN SAMPIT

1. Sejarah Pelauhan Sampit

Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, atau danau untuk
menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya. Pelabuhan
biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan
kapal-kapal yang berlabuh. fungsi pelabuhan untuk menunjang kelancaran dan ketertiban arus
lalu lintas kapal, penumpang dan/atau barang, keselamatan berlayar, tempat perpindahan intra
dan/ atau antar moda, serta mendorong perekonomian nasional dan daerah.

Adapun Jenis-Jenis Pelabuhan dan menurut fungsi-fungsinya:

1. Pelabuhan umum
Pelabuhan yang diselenggarakan untuk kepentingan masyarakat umum
2. Pelabuhan Khusus
pelabuhan yang dibangun dan dijalankan guna menunjang kegiatan yang bersifat
khusus dan pada umumnya untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu
3. Pelabuhan laut
tempat yang digunakan untuk melakukan pelayanan angkutan laut
4. Pelabuhan penyebrangan
merupakan pelabuhan yang digunakan khusus untuk kegiatan penyebrangan dari satu
pelabuhan dengan pelabuhan yang lainnya yang mempunyai keterkaitan;
5. Pelabuhan sungai dan danau
merupakan pelabuhan yang melayani kebutuhan angkutan di sebuah danau ataupun
sungai; dan
6. Pelabuhan daratan
dalah suatu tempat tertentu di daratan dengan batas-batas yang jelas, dilengkapi dengan
fasilitas bongkar muat, lapangan penumpukan dan gudang serta prasarana dan sarana
angkutan barang dengan cara pengemasan khusus dan berfungsi sebagai pelabuhan
umum.
Pelabuhan sampit merupakan pelabuhan yang terletak di kabupaten kotawaringi di
provinsi kalimantan tengah . Pada tanggal 1 Mei 1859 pemerintah Hindia Belanda membuka
pelabuhan di Sampit. Sampit sebagai ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur merupakan
salah satu kota terpenting di Provinsi Kalimantan Tengah. Dilihat dari peta regional
Kalimantan Tengah, kota Sampit sebelumnya terletak di tengah-tengah dan ini menyebabkan
posisinya sangat strategis. Misalnya, warga dari Buntok mau ke Pulau Jawa, maka akan lebih
dekat jika melewati Kota Sampit daripada harus ke Kota Banjarmasin. Begitu pun kalau dari
Palangkaraya, Kuala Pembuang, maupun Kasongan. Jadi, posisi strategis tersebut akan
meningkatkan keunggulan komparatif pelabuhan laut Sampit yang dimiliki daerah ini,
terutama akan menarik perekonomian dari kabupaten yang ada di sekitar wilayah Kotawaringin
Timur.
2. Peta Pelabuhan Sampit

Kedalaman
Dermaga Panjang (m) Lebar (m)
kolam (M LWS)
A Dermaga sampit 316 10 -5

B Dermaga 120 25 -6,5


multipurpose I
C Dermaga 120 25 -6,5
multipuspose II
D Dermaga CPO I 100 5 -6,5

E Dermaga CPO II 141,5 5 -6,5

Pelabuhan Kawasan
Pelabuhan Kuala Pambuang
Dermaga Panjang (m) Lebar (m) Kedalaman kolam (M
LWS)
Dermaga Kuala Pambuang 40 10 -2

Pelabuhan Pagatan Mendawai


Kedalaman kolam (M
Dermaga Panjang (m) Lebar (m)
LWS)
Dermaga Kuala Pambuang 40 10 -2
3. Foto Pelabuhan

4. Data Fasilitas
Fasilitas yang dimiliki oleh Pelabuhan Sampit sebagai berikut:
1. Fasilitas Bangunan
 Lapangan Penumpukan 2,45 Ha
 Gudang 2.616 m2
2. Fasilitas Peralatan
 2 Unit Container Crane
 1 Unit Mobile Crane
 2 Unit Rubber Tyred Gantry Crane
 1 Unit Reach Stacker
 2 Unit Forklift
 6 Unit Head Truck
 6 Unit Chassis
 Pompa CPO
 Water Treatment Plant
5. Data Penumpang Per tahun

Data penumpang pelabuhan sampit kalimatan tengah dari data Pelindo III

Tahun Jumlah Penumpang


2008 266.400
2009 208.400
2010 280.700
2011 329.900
2012 292.500

Grafik Data Penumpang Pelabuhan Sampit Tahun 2008-2012


6. Data barang per tahun
Data barang per tahun pelabuhan sampit kalimantan tengah dari data Pelindo III
Tahun Jumlah Barang
2008 900.000
2009 1.400.000
2010 1.300.000
2011 1.400.000
2012 1.800.000

Grafik Data Barang Pelabuhan Sampit Tahun 2008-2012


Standar Kinerja Bongkar Muat Peti Kemas
Dermaga Dermaga
Lokasi UPTK Konvesional Receiving Menit Delivery menit
Box/CC/jam Box/Crane/Jam
Dermaga Kuala
- 10 60 90
Pambuang

GC BC Standar UN
Lokasi CC (T/J) CK (T/J)
(T/G/J) (T/G/C) (T/G/C)
Terminal
30 35 35 100 100
Konvesional