Anda di halaman 1dari 15

DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN GIGI DAN MULUT

1. Latar Belakang

Kesehatan merupakan salah satu unsur dalam pembangunan


nasional yang berguna untuk peningkatan dan pengembangan
sumber daya manusia. Dengan masyarakat yang sehat, akan dapat
mewujudkan derajat kesehatan yang optimal, dimana sehat
menurut WHO adalah suatu keadaan jasmani, rohani, dan sosial
yang sempurna tidak hanya bebas dari penyakit, cacat dan
kelemahan.

Dalam UU RI No.23 tahun 1992 tentang kesehatan menjelaskan


untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi
masyarakat diselenggarakan upaya kesehatan dengan pendekatan
peningkatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif),
penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan
(rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan
berkesinambungan.

Pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut adalah suatu layanan


kesehatan gigi dan mulut yang ditujukan pada suatu kelompok
tertentu atau individu daam kurun waktu yang dilaksanakan
secara terencana, terarah dan berkesinambungan untuk mencapai
taraf kesehatan gigi dan mulut yang optimal (Depkes RI 2000).

Pada praktek kali ini dilakukan tentang pengkajian pelayanan


asuhan keperawatan gigi dan mulut pada pasien yang bernama Nur
Amida dengan kebutuhan berupa penambalan, pencabutan dan
sebagainya.

1. Pengkajian asuhan keperawatan gigi dan mulut

1. Identitas Pasien.

 Nama Pasien : Nur Amida Umur : 8 tahun


1. Jenis Kelamin : Perempuan

2. Pekerjaan : Pelajar

3. Agama : Islam

4. Alamat : Ngesrep Timur

2. Keluhan pasien

1. Keluhan Utama :

Pasien datang dengan keluhan gigi seri bagian atas depan terasa
goyang.

 Keluhan Tambahan : Gigi terasa kotor.

3. Riwayat Kesehatan Umum : Pasien pada saat datang ke klinik


dalam keadaan sehat.

4. Riwayat Kesehatan Gigi : Pasien sudah pernah memeriksakan


giginya, belum mengetahui cara menyikat gigi yang baik dan
benar serta mengunyah satu sisi

5. Kondisi Ekstra Oral : Setelah pemeriksaan dilakukan dapat


dilihat bahwa muka pasien simetris, kelenjar limpe sebelah
kanan maupun kiri tidak teraba, lunak, tidak sakit.

6. Kondisi Intra Oral :


1. Pengalaman Karies :

Elemen Gigi Kondisi Gigi

Lubang gigi terlihat berwarna cokelat


46
pada daerah kunyah

74 Gigi sisa akar


 DMF-T :

D=1 d=1

M =0 e=0

F=0 f=0

DMF-T = 1 def-t = 1

1. Indeks Kebersihan Mulut :

DEBRIS INDEKS

1 1 3
7/6 = 1,6
2 0 3

CALCULUS INDEX

0 0 2
7/6 = 1,1
2 0 2

OHI-S = 2,7

1. Kelainan Anomali Gigi :Tidak ada kelainan pada anomaly gigi


pasien.

bbbbbbbb
7. Kesimpulan Informed consent :

Berdasarkan informed consent yang telah di tandatangani oleh


pasien, pasien menyatakan bahwa setuju untuk dilakukan tindakan
asuhan keperawatan gigi oleh perawat gigi, dan pasien
memberikan persetujuan dalam keadaan penuh kesadaran.

1. Diagnosis Asuhan Keperawatan Gigi dan Mulut

Eleme
Data / Gejala Masalah Penyebab
n Gigi

– Gigi sudah
waktunya tanggal
Resorpsi
72 Gigi goyang
Fisiologis – Gigi Pengganti
sudah waktunya
erupsi

Terdapat karies – Pengetahuan


terlihat berwarna tentang kesgilut
cokelat pada kurang
oklusal dan kalau Karies Mencapai – Pola makan
26 kariogenik
buat makan Pulpa (KMD)
kadang makanan
terselip pada sela
– sela gigi

– Pengetahuan
tentang kesehatan
gigi dan mulut
kurang
– Membiarkan
Karies mencapai
Karies mencapai lubang yang
74 akar hingga gigi awalnya kecil tidak
akar
sisa akar segera ditambal

– Pola makan
kariogenik
Terdapat endapan – Pengetahuan
keras berwarna tentang kesgilut
Sexta
kuning kurang
n I, V, Kalkulus
kecoklatan pada – Mengunyah satu
VI
permukaan gigi sisi
bagian servikal

bbbbbbb

1. Perencanaan Asuhan Keperawatan Gigi dan Mulut


1. Penetapan prioritas

Skor Kebutuhan

N
Diagnosa Keamanan
o mencinta Aktuali
Fisiolog & Harga Juml Prior
i& sasi
is Keselamata Diri ah itas
Memiliki Diri
n

1 72 RF 3 3 3 3 2 14 1

2 26 KMD 3 3 2 2 3 13 2

74 Karies
3 Mencapai 3 3 2 2 3 13 3
Akar

Sextan I,
V, VI
4
2 2 3 2 2 11 4
kalkulus
Keterangan Skor

3: Prioritas Tinggi 2 : Prioritas Sedang 1 : Prioritas Rendah

bbbbbbbbbb

2. Penetapan Tujuan, Kriteria hasil dan perawatan

Intruksi Waktu
Diagno Tindakan Konseling Cara
perawatan Tujuan Perawata
sa Klinis klinis evaluasi
gigi di rumah n

Memberikan
penyuluhan
tentang :
– Gigi
Agar
yang goyang
1. Gigi gigi
Pencabutan jangan
goyang dan perman
72 menggunaka dimainkan/ Observas Kunjunga
penyebabny en
n CE didorong- i n ke 1
a erupsi
dorong
sempur
menggunaka
2. na
n lidah
Pergantian
gigi

Menyikat
Memberikan
gigi teratur
penyuluhan
minimal 2
tentang : Bentuk
kali sehari
Penambalang 1. lubang gigi
dengan cara Observas Kunjunga
26 igi dengan gigi akibat kembali
yang benar i n ke 2
bahan GI dan seperti

pencegahan semula
Mengatur
nya
pola makan
kariogenik


Memeli
Menyikat
Memberikan hara
gigi teratur
penyuluhan gigi
minimal 2
tentang : agar
kali sehari
1. lubang gigi
dengan cara Observas Kunjunga
74 Observasi gigi akibat tetap
yang benar i n ke 2
dan terjaga

pencegahan hingga
Mengatur
nya waktun
pola makan
ya
kariogenik
tanggal

Memberikan –
penyuluhan Menyikat
Agar
tentang : gigi teratur
gigi
Pembersihan 1. karang minimal 2 Menguku
Sextan bersih Kunjunga
karang gigi gigi akibat kali sehari rulang
I, V, VI dari n ke 3
(scalling) dan dengan cara OHI-S
karang
pencegahan yang benar
gigi
nya

bbbbbbb

1. Implementasi Asuhan Keperawatan gigi dan mulut


Kunjung Perawatan Penyuluhan
Diagnosa Hasil Evaluasi
an ke klinis Konselin / instruksi

– Mengigit
tampon kurang
lebih ½ – 1 jam

– Jangan
berkumur terlalu
keras
Pencabutan
Kunjung gigi dengan
72 RF – Minum – Gigi tercabut
an 1 menggunakan
makan dingin tanpa ada sisa
CE

– Tidak
dihisap – hisap

– Tidak
dimainkan dengan
lidah

– Tidak – Gigi kembali


digunakan untuk kebentuk
makan kurang semula
lebih 1 jam – Pasien
Penambalan
Kunjung – Memberikan mampu
26 KMD gigi dengan
an 2 penyuluhan menjelaskan
bahan GI
tentang karies karies gigi,
gigi, akibat, dan akibat dan
pencegahannya pencegahnnya

Kunjung 74 Karies Observasi / – Menjaga – Gigi terjaga


an 2 mencapaiak dirawat kesehatan gigi dan dan tanggal
ar mulut hingga sudah
– Jika goyang waktunya
jangan dimainkan
dengan lidah

– Pada gigi
yang sudah di
Kalkulus scalling – Gigi bersih
Kunjung Pembersihan
Sextan I, V, diharapkan dilatih dari karang
an 3 karang gigi
VI untuk mengunyah gigi
agar tidak terdapat
karang gigi lagi

Kunjung Perawatan Jenis Tahap Tahap Tahap


an ke Klinis Intervensi Persiapan Pelaksanaan Terminasi

Kunjung Pencabuta Independe -Menggali Mengkomunika -Memperhati


an 1 n dengan nt perasaan si kan respon
CE ,analisis kan kepada klien
kekuatan pasien terhadap
dan tindakan yang tindakan
keterbatasa akan dilakukan keperawata
n . n yang
professional telah
pada diri -Memberikan diberikan
sendiri kesempatan -Meninjau
pasien kemajuan
-Memahami memberi klien dari
rencana respon tindakan
keperawata keperawata
n secara -Menerapkan n yang
baik. pengetahuan telah
intelektual diberikan
-Memahami dalam
keterampila pelaksanaan -Merapikan
n teknis tindakan peralatan
keperawata dan
n lingkungan
klien dan
-Memahami melakukan
efek
samping
terminasi
dan
komplikasi
-Melakukan
yang
pendokume
mungkin
ntasian
muncul.

-Menggali -
perasaan Memperhati
,analisis kan respon
kekuatan klien
dan terhadap
keterbatasa Mengkomunika tindakan
n si keperawata
professional kan kepada n yang
pada diri pasien telah
sendiri tindakan yang diberikan
-Memahami akan dilakukan -Meninjau
rencana . kemajuan
keperawata klien dari
n secara -Memberikan tindakan
Penambala baik. keperawata
kesempatan
Kunjung n gigi Independe n yang
pasien
an 2 dengan nt telah
-Memahami memberi
bahan GI diberikan
keterampila respon
n teknis
keperawata -Menerapkan -Merapikan
n pengetahuan peralatan
intelektual dan
-Memahami dalam lingkungan
efek pelaksanaan klien dan
samping tindakan melakukan
dan terminasi
komplikasi
yang -Melakukan
mungkin pendokume
muncul. ntasian

Kunjung Observasi / -Menggali Mengkomunika -


an 2 merawatgi perasaan si Memperhati
,analisis kan respon
kekuatan klien
dan terhadap
keterbatasa tindakan
n keperawata
professional kan kepada n yang
pada diri pasien telah
sendiri tindakan yang diberikan
-Memahami akan dilakukan -Meninjau
rencana . kemajuan
keperawata klien dari
n secara -Memberikan tindakan
baik. kesempatan keperawata
pasien n yang
gisulung -Memahami memberi telah
keterampila respon diberikan
n teknis
keperawata -Menerapkan -Merapikan
n pengetahuan peralatan
intelektual dan
-Memahami dalam lingkungan
efek pelaksanaan klien dan
samping tindakan melakukan
dan terminasi
komplikasi
yang -Melakukan
mungkin pendokume
muncul. ntasian

Sextan Pembersih independe -Menggali Mengkomunika -


I, V, VI an karang nt perasaan si Memperhati
gigi ,analisis kan kepada kan respon
kekuatan pasien klien
dan tindakan yang terhadap
keterbatasa akan dilakukan tindakan
n . keperawata
professional n yang
pada diri -Memberikan telah
sendiri kesempatan diberikan
-Memahami pasien -Meninjau
rencana memberi kemajuan
keperawata klien dari
n secara tindakan
baik. keperawata
n yang
-Memahami telah
keterampila respon diberikan
n teknis
keperawata -Menerapkan -Merapikan
n pengetahuan peralatan
intelektual dan
-Memahami dalam lingkungan
efek pelaksanaan klien dan
samping tindakan melakukan
dan terminasi
komplikasi
yang -Melakukan
mungkin pendokume
muncul. ntasian

bbbbbbbbb

1. Evaluasi Asuhan Keperawatan gigi dan mulut

Kunjungan Evaluasi
Kunjung ke
an ke Perawatan
Klinis Struktur Proses Hasil

1 Pencabutan – Tersedianya -Informasi yang –Dilihat dari


dengan perlengkapan, didapat pada saat respon dan
menggunaka fasilitas fisik, ratio wawancara dan fungsi klien
n CE perawat-klien, pemeriksaan fisik, setelah
dukungan validasi dari dilakukan
administrasi, perumusan perawatan
pemeliharaan dan diagnosa klinis
pengembangan keperawatan dan melakukan
kompetensi staf
keperawatan pada kemampuan
area yang tehnikal perawat pencabutangi
diinginkan dalam dalam melakukan gi sulung
perawatan klinis pencabutan gigi dengan CE
pencabutan gigi sulung dengan CE
sulung dengan CE

– Tersedianya – Tersedianya
perlengkapan, perlengkapan,fasili
fasilitas fisik, ratio tas fisik, ratio –Dilihat dari
perawat-klien, perawat-klien, respon dan
dukungan dukungan fungsi klien
administrasi, administrasi, setelah
Penambalan pemeliharaan dan pemeliharaan dan dilakukan
2 gigi dengan pengembangan pengembangan perawatan
bahan GI kompetensi staf kompetensi staf klinis
keperawatan pada keperawatan pada melakukan
area yang area yang penambalan
diinginkan dalam diinginkan dalam gigi dengan
perawatan klinis perawatan klinis GI
penambalan gigi penambalan gigi
dengan GI. dengan GI.

– Tersedianya – Tersedianya
perlengkapan, perlengkapan,
fasilitas fisik, ratio fasilitas fisik, ratio
–Dilihat dari
perawat-klien, perawat-klien,
respon dan
dukungan dukungan
fungsi klien
administrasi, administrasi,
setelah
Observasi / pemeliharaan dan pemeliharaan dan
dilakukan
2 merawat gigi pengembangan pengembangan
perawatan
sulung kompetensi staf kompetensi staf
klinis
keperawatan pada keperawatan pada
melakukan
area yang area yang
perawatan
diinginkan dalam diinginkan dalam
gigi sulung
perawatan klinis perawatan klinis
perawatan gigi perawatan gigi
sulung sulung
– Tersedianya – Tersedianya
perlengkapan,fasilit perlengkapan,fasili
as fisik,ratio tas fisik,ratio
–Dilihat dari
perawat- perawat-
respon dan
klien,dukungan klien,dukungan
fungsi klien
administrasi, administrasi,
setelah
pemeliharaan dan pemeliharaan dan
dilakukan
3 scalling pengembangan pengembangan
perawatan
kompetensi staf kompetensi staf
klinis
keperawatan pada keperawatan pada
melakukan
area yang area yang
pembersihan
diinginkan dalam diinginkan dalam
karang gigi
perawatan klinis perawatan klinis
pembersihan pembersihan
karang gigi karang gigi

Kesimpulan

Berdasarkan hasil kegiatan pelayanan asuhan kesehatan gigi dan


mulut individu yang telah dilakukan pada Nur Amida dapat
disimpulkan sebagaiberikut:

Data Masalah OHIS-S : 2,7 DMF-T = 1 def-t = 1

Kegiatan yang dilakukan adalah berupa pencabutan gigi sulung


dengan menggunakan CE pada gigi 72 (RF), penambalan bahan GI
pada elemen gigi 26 yang terdapat karies mencapai dentin (KMD),
Observasi pada gigi sulung 74 GR, scalling pada sextan I, V, VI

. Dalam asuhan keperawatan gigi dan mulut mengadopsi konsep


dental hyigiene, asuhan pendekatan dalam pelayanan perawatan
gigi, terdapat beberapa aspek yaitu pengkajian, diagnosis
keperawatan gigi, perencanaan, implementasi, dan evaluasi,
proses keperawatan gigi yang ditujukan untuk pemberian
pelayanan klinis keperawatan gigi menunjukkan bahwa perawat
gigi yang bertanggungjawab untuk mengidentifikasi dan
memecahkan masalah dalam ruang lingkup praktek pelayanan
asuhan keperawatan gigi.
Saran

Setelah melakukan pelayanan asuhan keperawatan gigi pada klien,


hal – hal yang disarankan pada pasien sesuai dengan kasus yang
ditemukan yaitu :

1. Menyikat gigi minimal dua kali sehari, sesudah makan pagi


dan sebelum tidur malam
2. Makan – makanan yang banyak mengandung air dan berserat

3. Datang ke klinik gigi secara teratur

4. Mengunyah makanan dengan menggunakan dua sisi rahang

5. Kurangi makanan yang bersifat kariogenik