Anda di halaman 1dari 21

LIKUIDASI PERSEKUTUAN

Pembubaran persekutuan merupakan perubahan hubungan di antara para sekutu yang mengakhiri
persekutuan sebagai suatu entitas hukum.bab 15 membahas tentang berakhirnya perjanjian persekutuan
apabila bisnis persekutuan terus beroperasi menurut perjanjian persekutuan yang baru.bab ini akan
membahas situasi di mana perjanjian persekutuan diakhiri dan operasi bisnis dihentikan .Dalam kasus
ini,persekutuan harus dilikuidasi .proses likuidasi melibatkan pembayaran kewajiban,penjualan aktiva ,dan
pendistribusian uang kepada para sekutu .

PROSES LIKUIDASI
Pada umumnya ,likuidasi persekutuan (partnership liquidation)melibatkan hal-hal berikut:
- Mengkonversi aktiva non kas menjadi kas
- Mengakui keuntungan dan kerugian serta melikuidasi beban yang terjadi selama periode likuidasi
- Menyelesaikan semua kewajiban
- Mendistribusikan kas kepada para sekutu sesuai dengan saldo akhir akun modalnya
Deskripsi umum dari proses likuidasi ini mengasumsikan hal-hal berikut
- Persekutuan bersifat solven (yaitu ,aktiva persekutuan melampaui kewajiban persekutuan)
- Semua sekutu memiliki ekuitas dalam aktiva bersih persekutuan
- Tidak ada saldo pinjaman yang beredar kepada setiap sekutu yang ada.
- Semua aktiva di konversi menjadi kas sebelum kas didistribusikan kepada para sekutu.
Apabila asumsi-asumsi tersebut diabaikan,proses likuidasi akan menjadi semakin kompleks.Oleh karena
itu ,bab ini dimulai dengan likuidasi yang sederhana atas persekutuan yang solven dan berlanjut ke
likuidasi bertahap serta likuidasi persekutuan yang insolven .
Aturan unutk mendistribusikan aktiva dalam likuidasi persekutuan dibahas pada section 40 dari
Uniform Partnership Act.Section 40b menjelaskan urutan pembayaran sebagai berikut:
I. Jumlah yang terutang kepada kreditor selain sekutu
II. Jumlah yang terutang kepada sekutu selain untuk modal dan laba
III. Jumlah yang terutang kepada sekutu berkenaan dengan kepentingan modalnya
IV. Jumlah yang terutang kepada sekutu menyangkut laba.
Walaupun UU itu menyatakan laba sebagai tingkat prioritas keempat,namun dalam praktiknya semua
laba dan rugi serta saldo penarikan harus ditutup keakun modal sebelum distribusi apapun dapat
dilakukan.Bab ini mengasumsikan bahwa akun modal diperbaharui sebelum setiap distribusi di lakukan
,sehingga tingkat prioritas keempat tidak akan dibahas disini.

Likuidasi Persekutuan yang sederhana


Likuidasi persekutuan yang sederhana adalah konversi semua aktiva persekutuan menjadi kas dengan satu
distribusi kas kepada para sekutu dalam penyelesaian akhir atas permasalahan persekutuan.Untuk
mengilustrasikan likuidasi sederhana ,asumsikan bahwa neraca Holmes dan Kaiser per31 Desember 2006
adalah sebagai berikut (jumlah dalam ribuan) :

Neraca
per 31 Desember 2006
Aktiva Kewajiban dan Equitas
Kas 10 Utang Usaha 40
Piutang Usaha - Bersih 30 Pinjaman dari Holmes 10
Persediaan 30 Modal Holmes 25
Aktiva Tetap - Bersih 40 Modal Kaiser 35
110 110
Holmes dan Kaiser membagi laba serta rugi masing-masing 70% dan 30% dan setuju untuk
melikuidasi persekutuannya sesegera mungkin setelah tanggal 1 januari 2007 .kami mengasumsikan bahwa
aktiva dijual atau diselesaikan pada tanggal 5 januari 2007.item persediaan dijual seharga $25.000,aktiva
tetap dijual seharga $30.000,dan $22.000 ditagih sebagai penyelesaian akhir piutang usaha.
Neraca setelah transaksi tersebut dicatat(lihat peraga 16-1 untuk ayat jurnal )adalah sebagai berikut
(jumlah dalam ribuan):

Holmes dan Kaiser


Neraca
per 05 Januari 2007
(segera setelah penjualan aktiva dan penagihan piutang
Aktiva Kewajiban dan Equitas
Kas 87 Utang Usaha 40
Pinjaman dari Holmes 10
Modal Holmes 8,9
Modal Kaiser 28,1
87 87

Sebagai langkah terakhir dalam likuidasi persekutuan ,kas didistribusikan kepada kreditor dan sekutu
sebagai berikut:

Urutan Pmbayaran
I Kpada Kreditor untuk utang usaha 40000
II kepada Holms atas saldo pinjamannya 10000
III Holmes atas saldo modalnya 8900
Kepada Kaisr atas Saldo Modalnya 28100
Total Distribusi 87000

Rasio pembagian laba dan rugi yang ada (dalam contoh ini ,70% dan 30%)di gunakan selama periode
likuidasi kecuali perjanjian persekutuan menyebutkan pembagian laba dan rugi yang berbeda selama
likuidasi.Jika perjanjian persekutuan menyebutkan penyisihan gaji dan bunga ,hanya rasio pembagian laba
dan rugi residu yang akan diterapkan selama periode likuidasi.ini karena keuntungan dan kerugian atas
likuidasi pada dasarnya merupakan penyesuaian laba sebelumnya yang akan dibagi dengan menggunakan
rasio pembagian laba residu jika hal itu diakui sebelum pembubaran.

Peraga 16-1 : Ayat Jurnal untuk mencatat likuidaasi


Kas 25000
Modal Holmes 3500
Modal Kaiser 1500
Persediaan 30000

(Untuk mencatat penjualan item persediaan dan alokasi rugi sebsar


5000 ke akun modal sekutu dengan rasio pmbagian laba dan rugi
residunya.

Kas 30000
Modal Holmes 7000
Modal Kaiser 3000
Aktiva Tetap - Bersih 40000

(Untuk mencatat penjualan aktiva tetap dan alokasi rugi sebsar 10000
ke akun modal sekutu dengan rasio pembagian laba dan rugi
residunya.

Kas 22000
Modal Holmes 5600
Modal Kaiser 2400
Piutang Usaha - brsih 30000

(Untuk mencatat penagihan piutang usaha sebsar 22000 dan


menghapus sisa piutang sebesar 8000 sebagai rugi yang dibebankan
ke akun modal sekutu dalam rasio pembagian laba dan rugi residunya

Utang usaha 40000


kas 40000
Untuk mencatat pmbayaran kwajiban non sekutu.

Pinjaman dari Holmes 10000


kas 10000
Untuk membayar pinjaman dari holmes

modal holmes 8900


modal kaiser 28100
kas 37000

untuk mndistribusikan kas ke sekutu dalam likuidasi akhir


persekutuan

Persekutuan yang dilikuidasi harus membuat ikhtisar transaksi dan saldo selama tahap likuidasi
.Ikhtisar transaksi dan saldo ini .yang disebut laporan likuidasi persekutuan,disajikan untuk persekutuan
Holmes dan Kaiser pada peraga 16-2 :

Mendebet Saldo Modal Dalam Persekutuan yang Solven


Jika persekutuan yang dilikuidasi solven ,terdapat sumber daya yang mencukupi untuk membayar
kreditor dan mendistribusikan sejumlah kas kepada para sekutu.akan tetapi,proses likuidasi mungkin
menghasilkan kerugian yang memaksa akun modal beberapa sekutu memiliki saldo debet .Ketika hal ini
terjadi ,para sekutu dengan saldo debet tersebut memiliki kewajiban kepada sekutu dengan saldo kredit
,dan mereka dapat diharuskan menggunakan aktiva pribadinya untuk menyelesaikan kewajiban
persekutuanya .Jika para sekutu dengan saldo debet tidak memiliki sumber daya pribadi ,para sekutu yang
memilki ekuitas positif akan menyerap kerugian sama dengan saldo debet.Kerugian semacam itu di bagi
dalam rasio pembagian laba dan rugi relatif dengan sekutu yang memiliki saldo ekuitas positif.
Persekutuan Jay ,Jim dan Joe sedang dalam proses likuidasi .Akun persekutuan tersebut memiliki
saldo berikut setelah semua aktiva dikonversi menjadi kas dan semua kewajiban.
Peraga 16-2
Laporan Likuidasi Persekutuan
LAPORAN LIKUIDASI PERSEKUTUAN HOLMES &
KAISER
UNTUK PERIOD 1 JANUARI 2007 HINGGA 31 JANUARI 2007 ( DALAM RIBUAN)
AKTIVA MODAL MODAL
KEWAJIBAN PINJAMAN
KAS NON HOLMES KAISER
PRIORITAS HOLMES
KAS (70%) (30%)
Saldo, 1 Januari 2007
Pnjualan Persediaan 10 100 40 10 25 35
25 -30 3,5 -1,5
Penjualan Aktiva Tetap 35 70 40 10 21,5 33,5
30 -40 -7 -3
Penagihan Piutang 65 30 40 10 14,5 30,5
22 -30 -5,6 -2,4
Pembayaran Kewajiban
87 0 40 10 8,9 28,1

-40 -40
Pmbayaran Pinjaman
Holmes 47 0 10 8,9 28,1

-10 -10
Distribusi Akhir
kepada sekutu 37 0 8,9 28,1

-37
0 -8,9 -28,1
0 0

Debet Kredit
Kas 25
Modal Jay - 40& 3
Modal Jim - 40% 16
Modal Joe - 20% 12
Total 28 28

Jika Jay secara pribadi solven ,dia harus membayar persekutuan sebesar $3.000 untuk mengeliminasi
saldo akun modal debet .Pembayaran sebesar $3.000 itu akan membuat kas persekutuan menjadi
$28.000,yang kemudian dapat didistribusikan kepada Jim dan Joe dalam likuidasi akhir persekutuan.
Jika Jay tidak mampu membayar saldo debet ,saldo debet tersebut merupakan suatu rugi sebesar
$3.000 yang akan ditanggung oleh Jim dan Joe sesuai dengan rasio pembgian laba serta rugi
relatifnya.Rugi yang menjadi bagian Jim adalah $2.000($3.000 x 0,2/0,6).Dalam kasus ini ,dari jumlah
$25.000 yang $14.000 akan didistribusikan kepada Jim dan $11.000 kepada Joe ,dan bisnis persekutuan
berakhir.
Uniform Partnership Act membebankan prioritas pembayaran yang lebih tinggi dalam likuidasi pada
jumlah yang dimiliki sekutu selain saldo modalnya.Prioritas ini biasanya diabaikan dan doktrin resmi right
of offset akan diterapkan apabila sekutu memiliki saldo modal debet .Dalam situasi ini ,jumlah yang
terhutang kepada sekutu akan mengoffset hingga jumlah saldo modal debet.
Sebagai contoh,asumsikan bahwa persekutuan Jay ,Jim dan Joe memilki saldo akun berikut ( dalam
ribuan):
Debet Kredit

Kas 25

Pinjaman dari Jay 5

Modal Jay - 40& 8

Modal Jim - 40% 16

Modal Joe - 20% 12

Total 33 33

Menurut aturan right of offset ,pinjaman dari Jay tidak akan dibayar walaupun memilki peringkat
prioritas yang lebih tinggi dalam likuidasi ketimbang kepentingan modal Jim dan Joe
.Sebaliknya,pinjaman tersebut akan dioffset terhadap saldo modal debet Jay ,sehingga Jay memilki
kewajiban sebesar $3.000 kepada Jim dan Joe .jika Jay secara pribadi solven ,dia akan membayar
kewajiban sebesar $3.000 itu kepada persekutuan sehingga Jim dan Joe dapat menerima saldo akun
modalnya pada likuidasi akhir.
Akan tetapi ,jika secara pribadi insolven ,situasinya akan berubah .Dalam kasus ini ,kreditor pribadi
jay kaan memiliki klaim terlebih dahulu atas setiap uang yang dibayarkan kepada jay karena kreditor
pribadi memilki klaim terlebih dahulu atas aktiva pribadi .jika right of offset diterapkan oleh persekutuan
,kas sebesar $25.000 akan dibayarkan : $14.000 kepada jim dan $11.000 kepada joe.
Jika right of offset tidak diterapkan ,kreditor pribadi jay akan dibayar sejumlah klaimnya hingga
sebatas $5.000 ,sehingga akan tersisa kurang dari $25.000 untuk didistribusikan kepada Jim dan Joe .jika
total $5.000 tersebut dibayarkan kepada kreditor Jay ,hanya $20.000 yang akan didistribusikan kepada Jim
dan Joe .
Karena kurangnya bukti bahwa aturan right of offset umumnya diterima oleh pengadilan
rekomendasikan agar aturan tersebut jangan diterapkan tanpa persetujuan dari sekutu apabila kreditor –
sekutu secara pribadi insolven .setelah pembubaran dan pemenuhan hak kreditor ,baru sekutu dapat
menyetujui distribusi properti yang berbeda dengan yang dinyatakan dalam UU.

PEMBAYARAN TERJAMIN KEPADA SEKUTU


Biasanya ,proses likuidasi persekutuan memerlukan banyak waktu .Sejumlah kas mungkin tersedia untuk
didistribusikan kepada sekutu setelah semua kewajiban dibayar tetapi sebelum semua aktiva nonkas
dikonversi menjadi kas.Jika para sekutu memutuskan untuk mendistribusikan kas yang tersedia sebelum
semua aktiva nonkas dijual(dan sebelum semua keuntungan atau kerugian diakui),akan timbul pertanyaan
mengenai berapa kas yang dapat didistribusikan dengan aman kepada setiap sekutu.pembayaran terjamin
(save payment)adalah distribusi yang dapat dilakukan kepada sekutu dengan kepastian bahwa jumlah yang
didistribusikan tidak akan dikembalikan lagi kepada persekutuan beberapa lama kemudian untuk menutupi
kewajiban yang ada atau menyesuaikan modal sekutu.
Perhitungan pembayaran terjamin didasarkan pada asumsi berikut (1) semua sekutu secara pribadi
insolven (yaitu ,para sekutu tidak dapat melakukan pembayaran apapun kedalam persekutuan),dan (2)
semua aktiva nonkas mencerminkan kerugian yang mungkin dialami (yaitu,aktiva nonkas harus dianggap
sebagai rugi untuk menentukan pembayaran terjamin).Selain itu,ketika menghitung pembayaran terjamin
,persekutuan juga mungkin menahan kas ditangan dalam jumlah tertentu untuk menutupi beban likuidasi
,kewajiban yang belum dicatat ,dan kontinjensi umum.jumlah kas yang ditahan merupakan rugi kontinjen
bagi sekutu dan dianggap sebagai rugi untuk menentukan pembayaran terjamin.

Aplikasi Skedul Pembayaran Terjamin


Asumsikan bahwa persekutuan Buzz,Maxine ,dan Nancy sedang dalam proses likuidasi dan saldo akunnya
adalah sebagai berikut (dalam ribuaan )
Debet Kredit
Kas 80 Utang Pinjaman dari Nancy 20
Pinjaman yang terutang dari
Maxin 10 Modal Buzz (50%) 50
Tanah 20 Modal Maxine (30%) 70
Bangunan – Bersih 140 Modal Nancy (20%) 110
250 250
Semua kewajiban selain kepada sekutu telah dibayar ,dan para sekutu berharap penjualan tanah dan
bangunan akan memerlukan waktu beberapa bulan.oleh karena itu,mereka setuju bahwa semua kas
ditangan selain yang $10.000 untuk menutupi beban dan kontinjensi harus didistribusikan dengan segera
,berdasarkan informasi ini ,skedul pembayaran terjamin.
Peraga 16-3
PERSEKUTUAN BUZZ, MAXINE &
NANCY
SKEDUL PEMBAYARAN TERJAMIN (JUMLAH DALAM
RIBUAN)
EKUITA
EKUITA EKUITAS
RUGI YANG S
S BUZZ NANCY
MUNGKIN MAXINE
(50%) (20%)
(30%)
Ekuitas sekutu (modal + saldo pinjaman) 50 60 130
Rugi yang mungkin atas aktva nonkas
Nilai Buku tanah & bangunan 160 -80 -48 -32
-30 12 98
Rugi yang mungkin atas kontinjensi
Kas yang ditahan untuk kontinjensi 10 -5 -3 -2
-35 9 96
Rugi yang mungkin dari Buzz
Saldo Debet Buzz yang di alokasikan 60:40
35 -21 -14
kepada Maxin dan Nancy
0 12 82
Rugi yang mungkin dari Maxine
Saldo debet Maxine yang dibebankan ke
-12 -12
Nancy
0 70

Peraga 16-3 dapat dibuat untuk menentukan jumlah kas yang akan didistribusikan secara aman kepada
setiap sekutu .
Skedul pembayaran terjamin dimulai dengan ekuitas setiap sekutu yang ditunjukan pada baris
atas.ekuitas sekutu ditentukan dengan menggabungkan saldo modal dan pinjaman bagi masing-masing
sekutu .Kerugian yang mungkin dialami akan dialokasikan kepada sekutu dengan rasio pembagian laba
dan ruginya,serta dikurangi saldo dari ekuitas sekutu pada skedul pembayaran terjamin dengan cara yang
sama seperti pengurangan rugi aktual.
Rugi yang mungkin akan ditunjukan pada peraga 16-3 mencakup nilai buku tanah dan bangunan
sebesar $160.000 (satu-satunya aktiva nonkas)dan kas sebesar $10.000 yang berasal dari distribusi .Setelah
rugi yang mungkin dikurangi dari ekuitas setiap sekutu untuk tujuan perhitungan pembayaran
terjamin,beberapa sekutu mungkin memiliki ekuitas yang negatif .jumlah negatif itu harus di alokasikan ke
sekutu yang memilki saldo ekuitas positif dengan menggunakan rasio pembagian laba dan rugi
relatifnya.Alokasi terus dliakukan hingga tidak ada sekutu yang menunjukan ekuitas negatif .pada saat
itu,jumlah yang ditunjukan untuk sekutu yang memilki saldo ekuitas akan sama dengan kas yang tersedia
untuk didistribusikan .pad peraga 16-3 ,alokasi terus dilakukan hingga ekuitas Nancy menunjukan saldo
sebesar $70.000 dan ekuitas buzz serta maxine bernilai nol.oleh karena itu ,saldo sebesar $70.000 dapat
didistribusikan baik kepada buzz maupun maxine.
Perhatikan bahwa skedul pembayaran terjamin hanya digunakan untuk menentukan jumlah distribusi
dimuka.skedul pembayaran terjamin tidak mempengaruhi saldo akun atau laporan likuidisa
persekutuan.kas aktual yang didistribusikan kepada nancy dicatat dengan cara biasa ,dimana saldo
pinjaman nancy dikurangi menjadi nol sebelum akun modal dibebankan .ayat jurnalnya adalah sebagai
berikut(dalam ribuan):

Utang pinjaman kepada nancy (-L) 20


Modal Nancy (-OE) 50
Kas (-A) 70
Setelah ayat jurnal ini dicatat ,saldo akun persekutuan buzz,maxine ,dan nancy adalah sebagai berikut
(dalam ribuan):
Debet Kredit
Kas 10 Modal Buzz (50%) 50
Pinjaman yang terutang dari Maxin 10 Modal Maxine (30%) 70
Tanah 20 Modal Nancy (20%) 60
Bangunan – Bersih 140 180
180

Pinjaman persekutuan kepada Maxine dapat dibebankan kesaldo modal maxine setiap saat ,tergantung
persetujuan para sekutu .Perhatikan bahwa pinjaman sebesar $10.000 kepada maxine tidak mempengaruhi
penentuan pembayaran terjamin karena perhitungan didasarkan pada ekuitas dan bukan saldo modal sekutu
.Biasanya ,pinjaman persekutuan kepada sekutu harus dibebankan ke saldo modal sekutu pada awal proses
likuidasi .

Distribusi di Muka Memerlukan Persetujuan Sekutu


Setiap distribusi kepada para sekutu sebelum semua keuntungan dan kerugian direalisasi serta di akui
memerlukan persetujuan dari semua sekutu .Asumsikan bahwa xavier .young ,dan zebula adalah sekutu
yang membagi laba dan rugi secara merata dan bahwa persekutuan sedang menjalani proses likuidasi
dengan saldo akun berikut setelah semua kewajiban nonsekutu dibayar (jumlah dalam ribuan ):
Debet Kredit
Kas 30 Pinjaman Xavier 15
Peralatan 45 Modal Young 30
Modal Xavier 10 Modal Zebula 40
85 85

Jika kas yang tersedia didistribusikan ,sejumlah $10.000 harus dibayar kepada young dan $20.000
kepada zebula sesuai dengan perhitungan pembayaran terjamin berikut (dalam ribuan ):
RUGI
YANG EKUITAS EKUITAS EKUITAS
MUNGKIN XAVIER YOUNG ZEBULA
Ekuitas sekutu 5 30 40
Rugi yang mungkin atas aktva nonkas
:
Peralatan 45 -15 -15 -15
-10 15 25
Rugi yang mungkin atas saldo debet
Xavier yang dibagi 50 : 50 10 -5 -5
Pembayaran terjamin 0 10 20

Xavier mungkin keberatan dengan distribusi segera kas sebesar $30.000 kepada young dan zebula
karena pinjamannya kepada persekutuan sebesar $15.000 memilki prioritas yang lebih tinggi dalam
likuidasi ketimbang saldo modal young dan zebula .jadi ,para sekutu tidak sepakat dengan distribusi kas
dimuka ,sehingga semua distribusi kepada sekutu di tunda sehingga semua aktiva di konversi menjadi kas
dan penyelesaian akhir dilakukan .

LIKUIDASI BERTAHAP
Likuidasi bertahap (installment liquidation)melibatkan distribusi kas kepada para sekutu ketika sudah
tersedia selama periode likuidasi dan sebelum semua keuntungan dan kerugian likuidasi direalisasi
.Alternatifnya adalah likuidasi sederhana .dimana tidak ada kas yang didistribusikan kepada para sekutu
hingga semua keuntungan kerugian atas likuidasi direalisasi dan direfleksikan dalam saldo akun modal
sekutu.

Prinsip umum likuidasi bertahap


Likuidasi yang berurutan pada persekutuan yang solven dapat dilaksanakan dengan pendistribusian kas
yang tersedia secara teratur hingga semua aktiva nonkas dikonversi menjadi kas.kewajiban selain
kewajiban kepada sekutu harus dibayar sebelum distribusi dilakukan kepada para sekutu .
Begitu kas tersedia untuk didistribusikan kepada para sekutu .jumlah yang akan didistribusikan
kepada setiap sekutu dapat ditentukan dengan menyusun skedul pembayaran terjamin bagi setiap distribusi
bertahap.Akan tetapi,skedul pembayaran terjamin tidak akan diperlukan apabila akun modal pada awal
proses likuidasi berada dalam rasio pembagian laba dan rugi relatif sekutu dan tidak ada pinjaman sekutu
atau saldo awal atau dimuka.Dalam kasus ini ,semua kepada sekutu akan dilakukan dengan rasio
pembagian laba dan rugi relatif.
Apabila pembayaran bertahap/ciciclan kepada sekutu ditentukan dengan menggunakan skedul
pembayaran terjamin,urutan pendistribusian akan menjadi sedemikian rupa hingga saldo modal yang
tersisa (saldo ekuitas jika ada pinjaman dengan sekutu)setelah setiap distribusi akan ditutup untuk
disesuaikan dengan rasio pembagian laba dan rugi sekutu.begitu semua sekutu dilibatkan dalam distribusi
bertahap ,saldo modal yang tersisa (ekuitas)tidak disesuaikan pada awal proses likuidasi ,jika semua
sekutu dilibatkan dalam tahapan pertama pembayaran terhadap dimasa depan kepada sekutu akan berada
dalam rasio pembagian laba ,dan skedul pembayaran terjamin tambahan tidak diperlukan.

Ilustrasi Likuidasi Bertahap


Persekutuan Duro,Kemp ,dan Roth akan dilikuidasi tidak lama lagi setelah tanggal 31 Desember
2006.semua kas yang ada ditangan kecuali saldo kontijensi sebesar $20.000 akan didistribusikan pada
akhir setiap bulan hingga likuidasi selesai .laba dan rugi dibagi 50%,30%,dan 20%masing-masing untuk
Duro,Kemp,dan Roth .Neraca persekutuan per31 Desember 2006 berisikan hal-hal berikut (dalam ribuan):
DURO, KEMP, DAN ROTH
Neraca
per 31 Desember 2006
Aktiva Kewajiban dan Equitas
Kas 240 Utang Usaha 300
Piutang Usaha - Bersih 280 Wesel Bayar 200
Pinjaman kepada Roth 40 Pinjaman dari Kempt 20
Persediaan 400 Modal Duro - 50% 340
Tanah 100 Moda Kempt - 30% 340
Peralatan - bersih 300 Modal Roth - 20% 200
Goodwil 40
1400 1400

Ikhtisar dari peristiwa likuidasi adalah sebagai berikut :


Januari 2007 Pinjaman kepada roth dioffset terhadap saldo modalnya,goodwill dihapus
,$200.000 ditagih atas piutang ,item persediaan yang berharga pokok,$160.000
dijual seharga $200.000,dan kas didistribusikan
Februari 2007 Peralatan dengan nilai buku $80.000 dijual seharga $60.000 ,item persediaan
yang tersisa dijual seharga $180.000 ,beban likuidasi sebesar $4.000 dibayar
,kewajiban sebesar $8.000 ditemukan ,dan kas didistribusikan .
Maret 2007 Tanah dijual seharga $150.000,beban likuidasi sebesar $5.000 dibayar,dan kas
didistribusikan .
April 2007 Peralatan tambahan dijual seharga $150.000,sisa peralatan dan piutang
dihapus,dan semua kas di tangan didistribusikan pada likuidasi akhir persekutuan
.

PERISTIWA LIKUIDASI BULAN JANUARI Peristiwa yang terjadi pada persekutuan Duro,Kemp,dan
Roth selama bulan januari 2007 dicatat sebagai berikut (dalam ribuan):

Modal Roth 40
Pinjaman Kepada Roth 40
(Untuk mengofset pinjaman terhadap modal)

Modal Duro 20
Modal Kemp 12
Model Roth 8

Peraga 16-4
Laporan Interim Likuidasi Persekutuan
DURO, KMP, & ROTH
LAPORAN LIKUIDASI PERSEKUTUAN
UNTUK PERIOD 1 JANUARI 2007 HINGGA 1 FEBRUARI 2007 ( DALAM RIBUAN)
AKTIVA MODAL MODAL MODAL
KEWAJIBAN PINJAMAN
KAS NON DURO KEMP ROTH
PRIORITAS KEMP
KAS (50%) (30%) (20%)

Saldo, 1 240 1160 500 340 20 340 200


Januari 2007
Mengofset
Pinjaman -40 -40
Roth
Penghapusan -40 -20 -12 -8
Goodwil
Penagihan 200 -200
Piutang
Pnjualan
Item 200 -160 20 12 8
Persediaan
Saldo sbelum 640 720 500 340 20 340 160
31 Januari
Distribusi
bulan Januari
(lihat prga
16-5)
Kreditor -500 -500
Kemp -120 -20 -100
Saldo 1
20 720 0 340 0 240 160
Februari

GoodWill (-A) 40
Untuk menghapus goodwill
Kas (+A) 200
Piutang Usaha (-A) 200
Untuk mencatat penagihan piutang

Kas (+A) 200


Persediaan (-A) 160
Modal Duro (+OE) 20
Modal Kemp (+OE) 12
Modal Roth (+OE) 8
Untuk mencatat penjualan item persediaan
Dengan meraih keuntungan

Utang Usaha (-L) 300


Wesel Bayar (-L) 200
Kas (-A) 500
Untuk mencatat pembayaran kewajiban nonsekutu

Pinjaman dari Kemp (-L) 20


Modal Kemp (-OE) 100
Kas (-A) 120
Untuk mencatat distribusi kas kepada Kemp

Selain di catat dalam akun ,setiap ayat jurnal juga harus direflesikan pada laporan likuidasi
persekutuan ,seperti yang di tunjukan pada peraga 16-4 .Laporan likuidasi adalah catatan kontinu yang
mengikhtisarkan semua transaksi dan peristiwa selama periode likuidasi ,dan belum dianggap lengkap
hingga proses likuidasi selesai .Laporan yang di tunjukan pada Peraga 16-4 untuk peristiwa bulan januari
sebenarnya merupakan laporan interim .akan tetapi laporan likuidasi interim mungkin lebih penting
ketimbang laporan likuidasi akhir karena laporan interim menunjukan kemajuan yang telah dicapai dalam
likuidasi hingga tanggal terakhir dan dapat menyediakan dasar untuk membuat keputusan saat ini serta
perencanaan dimasa depan .Laporan likuidasi yang telah lengkap hanya memungkinkan piknik-piknik
yang berkepentingan untuk memeriksa apa yang telah dilakukan.Laporan likuidasi persekutuan mungkin
merupakan dokumen resmi yang dapat diterima bagi persekutuan yang likuidasi melalui pengadilan
kebangkrutan .
Peraga 16-5
SKEDUL PEMBAYARAN TERJAMIN DURO, KEMP & ROTH (JUMLAH DALAM RIBUAN)
TANGGAL 31 JANUARI 2007
RUGI Modal dan Modal
Modal
YANG Pinjaman Roth
Duro(50%)
MUNGKIN Kemp (30%) (20%)

Ekuitas sekutu 31 Januari 2007 (lihat 340 360 180


laporan likuidasi
Rugi yang mungkin atas aktiva non kas 720 -360 -216 -144
(lihat laporan likudasi)
-20 144 16
Rugi yang mungkin atas kontinjensi 20 -10 -6 -4
Kas yang ditahan untuk kontinjensi -30 138 12
Rugi yang mungkin dari Duro : saldo 30 -18 -12
debet yang dialokasikan 60 : 40
0 120 0

Dalam distribusi kas yang dilakukan pada tanggal 31 januari 2007 (lihat peraga 16-4),persekutuan
memilki sisa kas sebesar $140.000 setelah semua utang nonsekutu dilunasi ,Dari jumlah tersebut ,sebesar
$20.000 ditahan oleh persekutuan untuk kontinjensi ,dan sebesar $120.000 tersedia untuk distribusi kepada
para sekutu .skedul pembayaran terjamin yang disajikan pada peraga 16-5 menunjukan bahwa jumlah
sebesar $120.000 harus didistribusikan seluruh nya kepada Kemp.Persekutuan memilki utna pinjaman
sebesar $20.000 kepada Kemp,sehinnga $20.000 pertama yang didistribusikan kepada Kemp adalah untuk
melunasi pinjaman tersebut ,dan sisanya yang $100.000 dibebankan keakun modal Kemp.

PERISTIWA LIKUIDASI BULAN FEBRUARI Ayat jurnal untuk mencatat peristiwa likuidasi
Duro,Kemp ,dan Roth pada bulan februari 2007 adalah sebagai berikut (dalam ribuan):

Kas (+A) 60
Modal Duro (-OE) 10
Modal Kemp (-OE) 6
Modal Roth (-OE) 4
Peralatan – bersih (-A) 80
Untuk mencatat penjualan peralatan
Dengan rugi $20.000

Kas (+A) 180


Modal Duro (-OE) 30
Modal Kemp(-OE) 18
Modal Roth (-OE) 12
Persediaan (-A) 240
Untuk mencatat penjualan item persediaan
Yang tersisa dengan rugi $60.000

Modal Duro (-OE) 2


Modal Kemp (-OE) 1,2
Modal Roth (-OE) 0,8
Kas (-A) 4
Untuk mencatat pembayaran beban likuidasi

Modal Duro (-OE) 4


Modal Kemp (-OE) 2,4
Modal Roth (-OE) 1,6
Utang usaha (-L) 8
Untuk mencatatidentifikasi kewajiban
Yang belum tercatat

Utang usaha (-L) 8


Kas (-A) 8

Peraga 16-6
Laporan Interim Likuidasi Persekutuan
DURO, KMP, & ROTH
LAPORAN LIKUIDASI
PERSEKUTUAN
UNTUK PERIOD 1 JANUARI 2007 HINGGA 1 MARET 2007 ( DALAM
RIBUAN)
AKTIVA MODAL MODAL MODAL
KEWAJIBAN PINJAMAN
KAS NON DURO KEMP ROTH
PRIORITAS KEMP
KAS (50%) (30%) (20%)

Saldo, 1 Januari 240 1160 500 340 20 340 200


2007
Mengofset -40 -40
Pinjaman Roth
Penghapusan -40 -20 -12 -8
Goodwil
Penagihan 200 -200
Piutang
Pnjualan Item 200 -160 20 12 8
Persediaan
Saldo sbelum 31 640 720 500 340 20 340 160
Januari

Distribusi bulan
Januari (lihat
prga 16-5)
Kreditor -500 -500
Kemp -120 -20 -100
Saldo 1 Februari 20 720 0 340 0 240 160
Penjualan 60 -80 -10 -6 -4
Peralatan
Pnjualan Item 180 -240 -30 -18 -12
Persediaan
Beban Likuidasi -4 -2 -1,2 -0,8
Kewajiban yang 8 -4 -2,4 -1,6
ditemukan

Saldo sebelum
distribusi 28 256 400 8 294 212,4 141,6
Februari
Distribusi Bulan
Februari (lihat
peraga 16-7)
Kreditor -8 -8
Sekutu -228 -84 -86,4 -57,6
Saldo 1 MARET 20 400 0 210 126 84

Untuk mencatat pembayaran utang usaha

Modal Duro (-OE) 84


Modal Kemp (-OE) 86,4
Modal Roth (-OE) 57,6
Kas (-A) 228
Untuk mencatat distribusi kas kepada sekutu

Peraga 16-6 menyajikan ayat jurnal tersebut dalam laporan likuidasi untuk periode 1 januari 2007
hingga 1 maret 2007.peraga 16-7 menunjukan perhitungan jumlah kas yang didistribusikan kepada sekutu
pada tanggal 28 februari 2007.semua sekutu menerima distribusi yang dilakukan pada tanggal 28 februari
,sehingga semua distribusi dimasa depan akan berada dalam rasio pembagian laba dan rugi ,yang berarti
bahwa likuidasi berlangsung sesuai rencana.
Rencana distribusi daoat tergantung oleh peristiwa seperti pendistribusian aktiva nonkas kepada
sekutu tertentu .sebagai contoh ,dalam likuidasi persekutuan peraktik medis para dokter mungkin menarik
peralatan pada awal proses likuidasi agar bisa melanjutkan praktiknya sendiri.ketika aktiva nonkas
didistribusikan kepada para sekutu,nilai wajar aktiva tersebut harus ditentukan ,dan setiap perbedaan antara
nilai wajar dan nilai buku harus diakui sebagai keuntungan atau kerugian persekutuan .Distribusi aktiva
nonkas kepada sekutu tertentu dan penilaian properti yang didistribusikan harus disetujui oleh semua
sekutu.
PERISTIWA LIKUIDASI BULAN MARET DAN APRIL Pada bulan maret 2007 ,likuidasi persekutuan
Duro ,Kemp,dan Roth telah mengalami kemajuan hingga titik dimana saldo modal sekutu sesuai denagn
rasio pembagian laba dan rugi relatifnya,ayat jurnal untuk mncatat peristiwa likuidasi di bulan maret dam
april adalah sebagai berikut (dalam ribuan):
Peraga 16-7
SKEDUL PEMBAYARAN TERJAMIN (JUMLAH DALAM RIBUAN)
28 FEBRUARI 2007 ( JUMLAH DALAM RIBUAN)
RUGI Modal dan Modal
Modal
YANG Pinjaman Roth
Duro(50%)
MUNGKIN Kemp (30%) (20%)
Ekuitas sekutu 28
FEBRUARI 2007 (lihat 294 212,4 141,6
laporan likuidasi
Rugi yang mungkin atas
aktiva non kas (lihat laporan 400 -200 -120 -80
likudasi)

-94 92,4 61,6

Rugi yang mungkin


atas kontinjensi : Kas 20 -10 -6 -4
yang dipegang
84 86,4 57,6

Peraga 16-8 menyajikan ayat jurnal tersebut dalam laporan likuidasi persekutuan yang lengkap
,yang meliputi periode 1 januari hingga 30 april 2007 .distribusi kas dibulan maret dan april kepada para
sekutu dilakukan dengan rasio pembagian laba dan rugi relatif,sehingga
Peraga 16-8
Laporan Interim Likuidasi Persekutuan
DURO, KMP, &
ROTH
LAPORAN LIKUIDASI
PERSEKUTUAN
UNTUK PERIOD 1 JANUARI 2007 HINGGA 30 APRIL 2007 ( DALAM
RIBUAN)
AKTIVA MODAL MODAL MODAL
KEWAJIBAN PINJAMAN
KAS NON DURO KEMP ROTH
PRIORITAS KEMP
KAS (50%) (30%) (20%)
Saldo, 1 Januari
240 1160 500 340 20 340 200
2007
Mengofset Pinjaman -40 -40
Roth
Penghapusan
-40 -20 -12 -8
Goodwil
Penagihan Piutang 200 -200
Pnjualan Item 200 -160 20 12 8
Persediaan
Saldo sbelum 31 640 720 500 340 20 340 160
Januari
Distribusi bulan
Januari (lihat prga
16-5)
Kreditor -500 -500
Kemp -120 -20 -100
Saldo 1 Februari 20 720 0 340 0 240 160
Penjualan Peralatan 60 -80 -10 -6 -4
Pnjualan Item 180 -240 -30 -18 -12
Persediaan
Beban Likuidasi -4 -2 -1,2 -0,8
Kewajiban yang 8 -4 -2,4 -1,6
ditemukan
Saldo sebelum
distribusi 28 256 400 8 294 212,4 141,6
Februari
Distribusi Bulan
Februari (lihat
peraga 16-7)
Kreditor -8 -8
Sekutu -228 -84 -86,4 -57,6
Saldo 1 MARET 20 400 0 210 126 84
Pnjualan Tanah 150 -100 25 15 10
Bban Likuidasi -5 -2,5 -1,5 -1
Saldo seblum 165 300 232,5 139,5 93
distribusi 31 maret
distribusi bulan -145 -72,5 -43,5 -29
maret (50:30:20)
Saldo 1 April 20 300 160 96 64
Pnjualan Peralatan 150 -220 -35 -21 -14
Penghapusan Piutang -80 -40 -24 -16
Saldo seblum 170 0 85 51 34
distribusi 30 april
distribusi bulan april -170 -85 -51 -34
(50:30:20)
Likuidasi selesai per 0 0 0 0
30 april

Perhitungan pembayaran terjamin tidak diperlukan .Dana sebesar $145.000 yang didistribusikan kepada
para sekutu pada tanggal 31 maret ditentukan dengan mengurangi cadangan kas sebesar $20.000 dari saldo
kas sebesar $165.000 sebelum distribusi dilakukan.Semua kas yang tersisa diserahkan kepda sekutu dalam
distribusi terhadap yang berakhir pada tanggal 30 April 2007

RENCANA DISTRIBUSI KAS


Skedul pembayaran terjamin merupakan metode yang efektif untuk menghitung jumlah pembayaran
terjamin kepada sekutu dan mencegah pembayaran berlebih kepada sekutu.akan tetapi,pendekatan ini tidak
akan efesien jika distribusi terhadap yang dilakukan kepada sekutu berjumlah banyak ,karena skedul
pembayaran terjamin harus disusun atas setiap distribusi hingga saldo modal sesuai dengan rasio
pembagian laba dan rugi .pendekatan skedul pembayaran terjamin juga tidak efisien sebagai alat
perencanaan karena tidak memberikan informasi yang akan membantu sekutu memproyeksikan kapan
mereka terhadap dapat dilibatkan dalam distribusi kas.Defisiensi dari pendekatan pembayaran terjamin
tersebut dapat diatasi dengan menyusun rencana distribusi kas pada awal proses likuidasi .
Penyusunan rencana distribusi kas (cash distribution plan) yang juga disebut dengan rencana
sebelum pendistribusian kas (cash predistribution plsn) dalam likuidasi persekutuan melibatkan penentuan
peringkat para sekutu menurut kerentanannya terhadap kemungkinan menderita rugi .dengan
menggunakan peringkat kerentanan untuk membuat skedul absorpsi kerugian yang diasumsikan ,dan
mengembangkan rencana distribusi kas dari skedul absorpsi kerugian yang diasumsikan itu.Dalam
mengilustrasikan penyusunan rencana distribusi kas .contoh Duro,Kemp,dan Roth kembali digunakan.

Peringkat Kerentanan
Pada awal proses likuidasi ,Duro,Kemp,dan Roth memiliki saldo modal masing –masing sebesar
$340.000,$340.000 ,dan $200.000 ,tetapi ekuitasnya (modal ±saldo pinjaman )masing-masing
adalah,$340.000 $360.000,dan $160.000 .Dalam menentukan kerentananyaterhadap kemungkinan
menderita rugi ,ekuitas setiap sekutu dibagi dengan rasio pembagian labanya untuk mengidentifikasi rugi
maksimum yang dapat diserap oleh para sekutu tanpa mengurangi ekuitasnya dibawah nol.Peringkat
ketentuan (vulnerability ranking )untuk Duro,Kemp,dan Roth di tentukan sebagai berikut :

Peringkat Kerentanan Duro, Kemp, dan Roth


Peringkat
Kerentanan
Rasio Potensi (1 yang
Ekuitas Pmbagian Absorpsi paling
Sekutu Laba Rugi rentan)
Duro 340000 : 0,5 = 680000 1
Kemp 360000 : 0,3 = 1200000 3
Roth 160000 : 0,2 = 800000 2

Peringkat kerentanan mengidentifikasi bahwa Duro paling rentan menderita rugi karena
ekuitasnya akan dikurangi hingga nol dengan total kerugian persekutuan atas likuidasi sebesar $680.000
dilain pihak ,Kemp tidak begitu rentan karena ekuitasnya cukup untuk menyerap bagian rugi likuidasi
hingga $1.200.000 .Interprestasiini akan membantu menjelaskan mengapa kemp menerima semua kas
yang didistribusikan kepada sekutu dalam distribusi terhadap pertama pada ilustrasi sebelumnya.

Absorpsi kerugian yang diasumsikan


Skedul absorpsi kerugian yang diasumsikan (schedule of assumed lass asorption)dibuat sebagai tahap
kedua dalam mengembangkan rencana distribusi kas.skedul tersebut dimulai dengan ekuitas sebelum
likuidasi dan membebankan ekuitas setiap sekutu dengan bagian kerugiannya yang akan mengeliminasi
ekuitas sekutu yang paling rentan .Langkah berikutnya adalah membebankan ekuitas setiap sekutu yang
tersisa dengan bagian kerugiannya yang akan mengeliminasi ekuitas sekutu yang paling rentan
berikutnya.Proses ini terus berlanjut hingga ekuitas semuanya ,kecuali sekutu yang tidak begitu rentan
telah berkurang menjadi nol.skedul absorpsi kerugian yang diasumsikan untuk persekutuan
Duro,Kemp,dan Roth adalah sebagai berikut (jumlah dalam ribuan):

SKEDUL ABSORPSI KERUGIAN YANG DI ASUMSIKAN


DURO , KMP DAN ROTH
Duro Kemp
Roth (20%) Total
(50%) (30%)

Ekuitas sebelum 340 360 160 860


dilikuidasi

Rugi yang diasumsikan -340 -204 -136 -680


untuk menyerap kuitas
Duro (dialokasikan
50:30:20)
Saldo 0 156 24 180
Rugi yang diasumsikan
untuk menyerap kuitas -36 -24 -60
Roth (dialokasikan 60:40)
Saldo 120 0 120

Kerugian persekutuan yang akan mengeliminasi ekuitas Duro adalah $680.000,yaitu jumlah yang dihitung
ketika menyusun peringkat kerentanan. Setelah ekuitas Duro dikurangi menjadi nol pada langkah pertama.
Kerugian di bagi 60% untuk kemp dan 40% untuk Roth hingga ekuitas Roth menjadi nol.kerugian
persekutuan tambahan yang mengurangi ekuitas Roth menjadi nol adalah $60.000 – ekuitas Roth $24.000
dibagi dengan rasio pembagian laba 40% setelah Duro dieliminasi dari pertimbangan ( dengan kata lain,di
asumsikan bahwa Duro secara pribadi insolven ) setelah kas Roth berkurang menjadi nol.ekuitas
Kemp,yaitu sekutu yg tidak begitu rentan,menjadi $120.000.

Rencana Distribusi Kas


Kemp harus menerima pertama kali sebensar $120.000 yang didistribusikan kepada sekutu.Rencana
distribusi kas untuk persekutuan Duro.Kemp, dan Roth disusun dari skedul absorpsi kerugian yang
diasumsikan sebagai berikut :
RENCANA DISTRIBUSI KAS DURO, KEMP & RPTH
PRIORITAS PINJAMAN
DURO KEMP ROTH
KEWAJIBAN KEMP
500000 PERTAMA 100%
20000 BRIKUTNYA 100%
100000 BERIKUTNYA 100%
60000 BERIKUTNYA 60 40%
SISA 50% 30 20

Dalam menyusun rencana distribusi kas,kas pertama yang tersedia untukdidistribusikan akan
diberikan kepada kreditor nonsekutu.Kas tersebut terdiri dari utang usaha sebesar$300.000dan wesel bayar
sebesar $200.000 persekutuan ,Duro,Kemp.dan Roth per 31 Desember 2006.kas sebesar $20.000
berikutnya diberikan kepada kemp untuk melunasi pinjaman kepada persekutuan.karena pinjaman sekutu
memilki prioritas lebih tinggi ketimbang saldo modal sekutu.Kas sebesar $100.000 berikut nya yang
tersedia akan didistribusikan kepada kemp sesuai dengan saldo modalnya.Distribusi tersebut menyesuaikan
antara modal dan rasio pembagian laba Kemp serta roth.Kas sebesar $60.000 berikutnya dibagi 60% dan
40% antara kemp dan roth .Distribusi ini melengkapi penyesuaian semua saldo modal dan rasio pembagian
laba ,sementara sisanya didistribusikan sesuai dengan rasio pembagian laba.
Kemp dapat menganalisis rencana distribusi kas pada tanggal 1 januari 2007,dan menentukan
bahwa dia akan mulai menerima kas setelah $500.000 dibayar kepada kredtor yang prioritasnya lebih
tinggi dari dia.Demikian juga roth dan roth dan duro dapat menggunakan rencana tersebut untuk
menentukan peluangnya memulihkan sebagian atau seluruh ekuitas persekutuanya.sebagai contoh ,jika
Duro memperkirakan bahwa $800.000 akan di realisa dari semua aktiva persekutuan ,dia dapat dengan
mudah menghitung jumlah yang akan diterimanya {($800.000-$680.000)x 50%=$60.000}.

Skedul Distribusi Kas


Aplikasi selanjutanya dari rencana distribusi kas dapat diilustrasikan dengan mengasumsikan bahwa
persekutuan Duro,Kemp,dan Roth dilikuidasi dalam dalam dua tahap,dimana kas sebesar $550.000
didistribusikan dalam tahap pratama dan $250.000 dalam tahap kedua serta berakhir menurut asumsi
tersebut,rencana distribusi kas akan digunakan ketika menyusun skedul distribusi kas (cash distribution
schedule) seperti berikut ini .jumlah dalam ribuan :
SKEDUL DISTRIBUSI KAS DURO, KEMP &
RPTH
KAS YANG PRIORITAS PINJAMAN MODAL MODAL MODAL
DIDISTRIBUSIKAN KEWAJIBAN KEMP DURO KEMP RUTH
Tahap Pertama
Kreditor Prioritas 500 500
Pinjaman Kemp 20 20
Modal Kemp (sisa) 30 30
550 500 20 30
Tahap Kedua
Modal Kemp 70 70
Kemp dan Roth (60:40) 60 36 24
Sisa (50:30:20) 120 60 36 24
Total 250 60 142 48

Kas sebesar $550.000 yang didistribusikan dalam tahap pertama dialokasikan sebesar $500.000
kewajiaban non sekutu dan sebesar $20.000 untuk melunasi pinjaman dari Kemp .sisanya sebesar $30.000
akan dibayarkan kepada Kemp untuk mengurangi saldo akun modalnya.dalam distribusi tahap
kedua,seperti yang ditunjukan dalam skedul distribusi kas,kemp akan menerima $70.000 pertama untuk
menyesuaikan saldo modalnya dengan Roth.Sebesar $60.000 berikutnya dialokasikan kepada kemp dan
roth sesuai dengan rasio pembagian laba dan rugi relatifnya ,yaitu 60:40 dan $120.000 yang berakhir
dialokasikan kepada Duro.Kemp serta Roth dengan rasio pembagian laba dan rugi relatifnya ,yaitu
50:30:20.
Informasi dari skedul distribusi kas akan digunakan dengan cara yang sama seperti informasi dari
skedul pembayaran terjamin .Pembayarn kas yang diindikasi oleh skedul distribusi kas dicantumkan dalam
laporan likuidasi persekutuan dalam catatan persekutuan sebagai distribusi ks yang sebnarnya dilakukan .
Penyusunan rencana distribusi kas menghabiskan lebih banyak waktu ketimbang pembuatan satu
skedul pembayaran terjamin .Akan tetapi ,seperti ditunjukan disini ,rencana distribusi kas menyediakan
cara yang fleksibel dan efesien dalam menentukan pembayaran terjamin kepada para sekutu ,selain itu
,rencana distribusi kas juga bermanfaat dalam proses perencanaan.

SEKUTU DAN PERSEKUTUAN YANG INSOLVEN


Urutan pendistribusian aktiva dalam likuidasi persekutuan telah disebutkan sebelumnya pada bab ini
sebagai berikut :
I Jumlah yang terutang kepada kreditor selain sekutu
II Jumlah yang terutang kepada sekutu selain untuk modal dan laba
III Jumlah yang terutang kepada sekutu menyangkut kepebtingan modalnya
IV Jumlah yang terutang kepada sekutu menyangkut laba
Urutan distribusi ini dijabarkan pada section 40rb dari uniform partnerhip act.jika sekutu insolven ,section
40i akan menetapkan urutan peringkat berikut atas klaim terhadap properti terpisah sekutu yang bangkrut.
I Saldo yang terutang kepada kreditor terpisah
II Saldo yang terutang kepada kreditor persekutuan
III Saldo yang terutang kepada sekutu dengan cara kontribusi

Peringkat prioritas tersebut memilki implikasi yang besar bagi likuidasi persekutuan yang
insolven (aktiva persekutuan <kewajiban persekutuan )dan bagi likuidasi persekutuan yang solven (aktiva
persekutuan ≥kewajiban persekutuan)tetapi ada 1 atau lebih sekutu yanng dahulu klaimnya atas properti
persekutuan ,sementara kreditor sekutu individual harus dipenuhi terlebih dahulu klaimnya atas properti
sekutu individual.

Persekutuan yang solven –satu atau lebih sekutu secara pribadi insolven
Dalam likuidasi persekutuan yang solven ,kreditor persekutuan berhak menerima jumlah penuh klaimnya
atas properti persekutuan .persekutuan harus berhati-hati agar tidak mendistribusikan properti persekutuan
kepada sekutu yang insolven melebihi saldo modalnya,yang akan menimbulkan saldo debet .distribusi ini
akan membuat aktiva itu menjadi aktiva pribadi ,dan kreditor pribadinya akan memilki prioritas klaim
yang lebih tinggi terhadap aktiva tersebut ketimbang kreditor persekutuan.
Jika distribusi semacam itu tidak dilakukan ,kreditor pribadi hanya memilki klaim atas aktiva
persekutuan terbatas ekuitas sekutu yang insolven .jika sekutu yang insolven memiliki saldo modal kredit
dan sekutu yang solven mamilki saldo debet yang sama (yaiyu,aktiva persekutuan=kewajiban
persekutuan=0),kreditor pribadi dari sekutu yang insolven memilki klaim terhadap aktiva pribadi sekutu
yang solven sebatas saldo modal debet.
Walaupun persekutuan bersifat solven,setiap sekutu mungkin memilki saldo debit dalam akun
modalnya pada saat pembubaran ,atau mungkin mereka berakhir dengan saldo modal debet akibat
menanggung kerugian dan beban yang terjadi selama proses likuidasi .sekutu semacam itu memilki
kewajiban kepada sekutu yang memilki ekuitas dalam persekutuan sejumlah saldo debet tersebut.Akan
tetapi,jika sekutu yang memilki saldo debit secara pribadi insolven (aktiva pribadi<kewajiban pribadi
),jumlah penuh dari aktiva pribadi sekutu tersebut akan diberikan kepada kreditor pribadinya(perangkat
1)menurut UU, dan jumlah yang terutang kepada para sekutu melalui kontribusi (peringkat 111)tidak akan
termasuk dalam distribusi akiva pribadi sekutu tersebut.akan tetapi ,di beberapa negara bagian ,sah-sah
saja menurut common law atau UU Kebangkrutan bagi para sekutu untuk membagi aktifa pibadi sekutu
yang insolven dengan saldo modal debet .
Sebagai ilustrasi ,West ,York dan Zeff adalah sekutu yang membagi laba masing-masing
30%,30%dan 40%.West secara pribadi insoven ,dan memilki aktiva pribadi sebesa r $50.000 dan
kewajiban pribadi sebesat $100.0000 saldo akun persekutuan setelah semua kewajiban persekutuan di
bayar sebagai berikut(dalam ribuan) :
Kasus A Kasus B Kasus C
Kas 60
Modal West
18 18 21
(30%)
Modal York
18 27 9
(30%)
Modal Zeff
24 9 12
(40%)

Dalam kasus A ekuitas persekutuan west sebesar $18.000 tidak boleh dibayar langsung kepada
west karena kreditor pribadinya memilki klaim terlebih dahulu terhadap ekuitasnya sebesar $18.000 atas
aktiva persekutuan
Dalam kasus B,kreditor pribadi west memilki klaim terhadap aktiva pribadi york sebatas $18000
dan merupakan utang york kepada west .zeff juga memilki klaim terhadap york sebesar $9.000
Dalam kasus C.akun modal west memilki saldo debet sehingga dia dianggap insolven .menurut
provisi dari UU ,York dan zeff tidak berhak memilki bagian atas aktiva pribadi west .oleh karena itu
,mereka harus membagi kerugian west sebesar $21.000 dengan menggunakan rasio pembagian laba
relatifnya sebesar 3:7 dan 4:7

Persekutuan yang insolven


Apabila persekutuan dianggap insolven ,kas yang tersedia setelah semua aktiva nonkas dikonversi menjadi
kas tidak cukup untuk membayar kreditor persekutuan .kreditor persekutuan akan memperoleh pemulihan
sebagian dari aktiva persekutuan (peringkat 1) dan akan meminta setiap sekutu mengggunakan sumber
daya pribadinya untuk memenuhi klaim yang tersisa (peringkat 111)
Walaupun kreditor pribadi memilki klaim lebih dahulu (peringkat 1)atas aktiva pribadi kreditor
persekutuan dapat meminta pemenuhan klaimnya dari aktiva pribadi setiap sekutu yang secara pribadi
solven .para sekutu di haruskan untuk mengkontribusi kan sejumlah yang diperlukan guna memenuhi
kewajiban persekutuan.uniform partnership act secara spesifik menyatakan bahwa sekutu harus
mengkontribusikan bagian pembayaranya untuk memenuhi kewajiban,serta bagian relatifnya atas
kewajiban setiap sekutu yang insolven atau yang tidak dapat atau tidak akan mengkontribusikan bagian
kewajibannya (lihat section 40b dari UU).sekutu yang membayar lebih besar dari bagian kewajiban
persekutuannya ,tentu saja memilki klaim terhadap sekutu yang memilki saldo modal debet.
Rose ,faye,dan kate adalah sekutu yang membagi laba secara merata .persekutuan ini sedang
menjalani proses likuidasi .setelah semua aktiva dikonversi menjadi kas dan semua kas yang tersedia
digunakan untuk membayar kewajiban persekutuan .saldo akun berikut akan tetap ada pada pembukuan
persekutuan (jumalah dalam ribuan):

Kewajiban $90 KR
Modal Rose (1/3) 30 DR
Modal Faye (1/3) 30 DR
Modal Kate (1/3) 30 DR

Karena semua sekutu memilki sumber daya pribadi setidaknya senilai $30.000,setiap sekutu harus
membayar $30.000 kepada persekutuan untuk menyelesaikan semua kewajiban persekutuan.akan tetapi
,kreditor dapat menagih kekurangnya sebesar $90.000 dari sekutu manapun.sebagai contoh ,kreditor dapat
menagih $90.000 dari Rose ,sehingga saldo persekutuan yang tersisa akan menjadi sebagai berikut (dalam
ribuan):

Modal Rose $60KR


Modal Faye 30DR
Modal Kate 30DR

Jika faye dan kate masing-masing dapat membayar $30.000 kepada persekutuan ,fakta bahwa kreditor
meminta dari rose tidak begitu bermasalah.akan tetapi ,jika kreditor memintanya dari rose karena kate
secara pribadi insolven dan aktiva pribadi bersih faye hanya bernilai $30.000,situasinya akan berubah
drastis.Dalam kasus ini,rose dan faye membagi rata kerugian sebesar $30.000 atas insolvensi kate,dimana
setelah itu rose akan memilki saldo modal kredit sebesar $45.000,dan faye akan memilki saldo modal
debet sebesar $45.000 .aktiva pribadi faye hanya bernilai $35.000,sehingga rose terus menagih sebesar
$35.000 dari faye ,dan saldo debet yang tersisa sebesar $10.000 dalam akun modal faye akan dihapus
sebagai kerugian bagi rose.
Contoh dalam bagian ini mengilustrasikan sejumlah masalah umum yang dapat muncul likuidasi
persekutuan yang insolven atau ada sekutu yang insolven.

KESIMPULAN

Likuidasi adalah pembubaran perusahaan sebagai badan hukum yang meliputi pembayaran kewajiban
kepada para kreditor dan pembagaian harta yang tersisa kepada para pemegang saham (Persero)”. Tujuan
utama dari likuidasi itu sendiri adalah untuk melakukan pengurusan dan pemberesan atas harta perusahaan
yang dibubarkan tersebut.
Berikut ini adalah tahap-tahap pembubaran persekutuan :
a. Tahap Pengumuman dan Pemberitahuan Pembubaran Perseroan
b. Tahap Pencatatan dan Pembagian Harta Kekayaan
c. Tahap Pengajuan Keberatan Kreditor
d. Tahap Pertanggung Jawaban Likuidator
e. Tahap Pengumuman Hasil Likuidasi

DAFTAR PUSTAKA

BUKU PANDUAN AKUNTANSI LANJUTAN 2


AKUNTANSI LANJUTAN 2
BAB 16
LIKUIDASI PERSEKUTUAN

DISUSUN OLEH :
KELOMPOK I

AYU KUMALA SARI

PUPUT ALING SANDI

EFA AGUSTINA

AGAM IMAM PRAWIRA

YULIANA AGUSTIN

POLITEKNIK SWADHARMA

JURUSAN AKUNTANSI

SEMESTER 6 - SORE

2017