Anda di halaman 1dari 4

III.

SPESIFIKASI DAN SYARAT TABLET YANG DIINGINKAN

Obat tablet memiliki syarat-syarat tertentu. Syarat-syarat tablet harus memenuhi


kualifikasi agar memenuhi standar keamanan.

1. Keseragaman ukuran.

2. Diameter tablet tidak lebih dari tiga kali dan tidak kurang dari satusepertiga kali tebal

tablet.

3. Keseragaman bobot dan keseragaman kandungan

Tablet harus memenuhi uji keseragaman bobot jika zat aktif merupakan bagian

terbesar dari tablet dan cukup mewakili keseragaman kandungan.Keseragaman bobot

bukan merupakan indikasi yang cukup dari keseragaman kandungan jika zat aktif

merupakan bagian terkecil dari tablet atau jika tablet bersalut gula. Oleh karena itu,

umumnya farmakope mensyaratkan tablet bersalut dan tablet yang mengandung zat

aktif 50 mg atau kurang dan bobot zat aktif lebih kecil dari 50% bobot sediaan, harus

memenuhi syarat uji keseragaman kandungan yang pengujiannya dilakukan pada tiap

tablet.

4. Waktu hancur

Waktu hancur penting dilakukan jika tablet diberi per oral, kecuali tablet yang harus

di kunyah sebelum di telan. Uji ini dimaksudkan untuk menetapkan kesesuaian batas

waktu hancur yang ditetapkan pada masing –masing monografi. Uji waktu hancur

tidak menyatakan bahwa sediaan atau bahan aktifnya terlalu sempurna. Pada

pengujian waktu hancur, tabletdinyatakan hancur jika ada bagian tablet yang

tertinggal di atas kasa,kecuali fragmen yang berasal dari zat penyalut. Kecuali

dinyatakan lain,waktu yang diperlukan untuk menghancurkan keenam tablet tidak


lebihdari 15 menit untuk tablet tidak bersalutdan tidak lebih dari 60 menit untuktablet

bersalut.

5. Disolusi

Disolusi adalah suatu proses perpindahan molekul obat dari bentuk padat ke dalam

larutan suatu media. Uji ini dimaksudkan untuk mengetahui banyaknya zat aktif yang

terabsorbsi dan memberikan efek terapii di dalam tubuh. Kecepatan absorbsi obat

tergantung pada cara pemberian yang dikehendaki dan juga harus dipertimbangkan

frekuensi pemberian obat.

6. Penetapan kadar zat aktif

Penetapan kadar zat aktif bertujuan untuk mengetahui apakah kadar zat aktif yang

terkandung di dalam suatu sediaan sesuai dengan yang tertera pada etiket dan

memenuhi syarat seperti yang tertera pada masing-masing monografi. Bila zat aktif

obat tidak memenuhi syarat maka obat tersebut tidak akan memberikan efek terapi

dan juga tidak layak untuk dikonsumsi.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SEDIAAN OBAT DALAM BENTUK

TABLET, HARAPAN FORMULASI

Adapun harapan sediaan tablet parasetamol yang dibuat kali ini, dapat memberikan

Kelebihan :

a) Tablet Lebih mudah disimpan dan dibawa

b) Memiliki usia pakai yang lebih panjang dibanding obat dalam bentuk

sediaan lainnya.

c) Bentuk obatnya lebih praktis


d) Konsentrasi yang bervariasi. Dapat mengandung zat aktif yang lebih

besar dengan bentuk volume yang lebih kecil

e) Memiliki variabilitas sediaan yang rendah.Keseragaman lebih baik

f) Tablet dalam bentuk kering sehingga kestabilan zat aktif lebih terjaga

g) Tablet dapat dijadikan produk dengan pelepasan yang bisa diatur

h) Tablet paling mudah ditelan serta paling kecil kemungkinan tertinggal

ditenggorokan, terutama bila tersalut yang memungkinkan

pecah/hancurnya tablet tidak segera terjadi.

i) Tablet merupakan bentuk sediaan yang ongkos pembuatannya paling

rendah.

j) Tablet merupakan bentuk sediaan yang utuh dan menawarkan

kemampuan yang terbaik dari semua bentuk sediaan oral untuk

ketepatan ukuran serta variabilitas kandungan yang paling lemah.

k) Sifat alamiah dari tablet yaitu tidak dapat dipisahkan, kualitas bagus

dan dapat dibawa kemana-mana, bentuknya kompak, fleksibel dan

mudah pemberiannya.

l) Tablet sangat cocok untuk zat aktif yang sulit larut dalam air

m) Tablet dapat dibuat dalam berbagai dosis. Mudah diproduksi massal

dalam pengemasan yang mudah

Kekurangan Tablet dari Formulasi :

1) Tablet tidak bisa dikonsumsi atau digunakan bagi orang yang sukar

menelan atau meminum obat.

2) Tablet dan semua obat harus disimpan diluar jangkauan anak-anak

3) Beberapa obat tidak dapat dikempa menjadi padat dan kompak


4) Formula tablet cukup rumit

5) Zat aktif yang higroskopis mudah untuk rusak

6) Kebanyakan tablet tidak dapat menutupi rasa pahit/ tidak enak dari

obat