Anda di halaman 1dari 3

PENDAFTARAN

No Dokumen :
No. Revisi :
SOP TanggalTerbit :
Halaman : 1/3

Puskesmas dr. Nenden Evi Wulandari


197905222010012005
Karangtengah

1. Pengertian Tempat pertama dalam menerima pasien yang berkunjung ke


Puskesmas Karangtengah untuk berobat atau berkonsultasi.

2. Tujuan Sebagai pedoman kerja petugas loket di pendaftaran dalam


pelayanan pendaftaran pasien baru atau lama.
Agar tidak ada kesalahan dalam identifikasi pasien
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Karangtengah Nomor:

4. Referensi Permenkes RI No. 75 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat

5. Prosedur/Langkah- 1. Pasien yang datang dipersilahkan mengambil nomor antrian.


langkah
Antrian warna kuning untuk pasien non lansia dan antrian
warna merah untuk pasien lansia.
2. Petugas memanggil sesuai nomor antrian, mengucapkan salam
dan menyapa pasien serta menanyakan tujuan kunjungan.
A. Pasien Baru
a. Pasien yang baru pertama kali berobat ke Puskesmas
Karangtengah, petugas meminta data identitas pasien
disertai KTP, Kartu Jaminan Kesehatan (untuk pasien
yang mempunyai Jaminan Kesehatan), dan Kartu
Keluarga.
b. Petugas membuatkan Kartu Berobat yang memuat Nomor
Family Folder, Identitas pasien, dan Identitas Kepala
Keluarga. Kartu berobat dapat digunakan oleh keluarga
pasien yang tercantum di Kartu Keluarga
c. Petugas mengentri data pasien ke komputer dan buku
Register Pasien Baru berdasarkan Desa.
d. Petugas mencatat di Regsiter Harian Kunjungan
Puskesmas.
e. Petugas membuatkan Family Folder dan Rekam Medis
pasien, dan menulis identitas pasien yang akan berobat di
kertas resep.
f. Untuk pasien umum, petugas meminta pembayaran
retribusi Puskesmas sesuai tariff yang ditentukan.
g. Petugas mempersilahkan pasien untuk menunggu di
depan unit pelayanan yang dituju.

B. Pasien Lama
Petugas menanyakan KTP atau identitas pasien yang akan
berobat bila pasien belum mempunyai KTP, Kartu Berobat
Pasien, dan Kartu Jaminan Kesehatan

Kartu Berobat dan Kartu Jaminan Kesehatan Dibawa


a. Petugas Mencatat data pasien di Register Kunjungan
Harian.
b. Petugas menuliskan identitas pasien yang akan berobat
di kertas resep.
c. Petugas mencari Family Folder Pasien yang akan
berobat sesuai tertera di Kartu Berobat.
d. Petugas mengecek rekam Medis pasien, bila Rekam
Medis belum ada atau sudah penuh, petugas
memasukkan/menambahkan Rekam Medis yang baru.
e. Petugas meminta retribusi puskesmas untuk pasien
umum sesuai tarif yang ditentukan.
f. Petugas mempersilahkan pasien untuk menunggu di
depan unit pelayanan yang dituju.

Kartu Berobat dan atau Kartu Jaminan Kesehatan Tidak


Dibawa
a. Petugas memberikan sosialisasi singkat tentang
kegunaan dari Kartu Berobat dan atau Kartu Jaminan
Kesehatan dan meminta pasien untuk selalu membawa
Kartu Berobat dan atau Kartu Jaminan Kesehatan
setiap kali berkunjung ke Puskesmas.
b. Petugas mensosialisasikan bahwa bila di kemudian hari
pasien tidak membawa Kartu Berobat dan atau Kartu
Jaminan Kesehatan, pasien akan dipersilahkan pulang
dulu untuk membawa Kartu Berobatnya.
c. Pasien menandatangani bukti sosialisasi individu.
d. Petugas mencari data pasien di sistem data komputer
atau di buku register pasien.
e. Petugas mencatat No.Family Folder pasien.
f. Petugas Mencatat data pasien di Register Kunjungan
Harian.
g. Petugas menuliskan identitas pasien yang akan berobat
di kertas resep.
h. Petugas mencarikan Family Folder dan Rekam Medis
pasien.
i. Petugas mengecek Rekam Medis pasien, bila Rekam
Medis belum ada atau sudah penuh, petugas
memasukkan/menambahkan Rekam Medis yang baru.
j. Petugas meminta retribusi puskesmas untuk pasien
umum.
k. Petugas mempersilahkan pasien untuk menunggu di
depan unit pelayanan yang dituju.

6. Unit terkait  Ruang Pendaftaran


 Ruang Pemeriksaan Umum
 Ruang Lansia
 Ruang Pengobatan Gigi
 Ruang KIA-KB
 Ruang MTBS
 Ruang Imunisasi
 Ruang Gawat Darurat dan Tindakan
 Ruang Pelayanan TB (Poli DOTS)