Anda di halaman 1dari 2

PENERAPAN MANAJEMEN RESIKO LABORATORIUM

No. Dokumen No. Revisi Halaman


0 1/2

RSU
SEBENING KASIH

Tanggal Terbit Ditetapkan: Pati,

STANDAR Direktur RSU Sebening Kasih


PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. INDAH RESTIYANTI
NIK. 20110300001
Penerapan mengenai tata cara penanganan resiko kerja yang
PENGERTIAN
bisa terjadi dilaboratorium
Sebagai pedoman keamanan kerja dilaboratorium dan
TUJUAN
mengetahui cara mengatasi bahya kerja di laboratorium
KEBIJAKAN
1. Petugas menggunakan jarum spuit dengan system
pengunci untuk mencegah tusukan dari terlepasnya
jarum spuit.
2. Petugas menggunakan alat suntik sekali pakai.
3. Petugas mematikan sentrifuse dan jangan dibua selam
30 menit,jika diduga ada tabung yang pecah saat
sentrifugasi.
4. Petugas menggunakan hand scoun dan sarung tangan
yang tebal untuk mengambil forsep/pecahan untuk
mencegah penularan specimen yang infeksius.
5. Petugas menggunakan pipet otomatis dan tidak
PROSEDUR menggunakan pemipetan mulut karena dapat
menyebabkan tertelannya organisme pathogen.
6. Petugas menggunakan alat masker guna melindungi
terhrupnya partikel mikroorganisme pathogen.
7. Petugas menggunakan jas laborat yang telah
terstandart.
8. Petuga smenggunakan sterilisator pada alat laborat
untuk menghindari kontaminasi mikroorganisme yang
pathogen.
9. Petugas melakukan desinfektan disebelum dan sesudah
pemeriksaan laboratorium.

Instalasi Laboratorium
UNIT TERKAIT