Anda di halaman 1dari 3

YOSEF T.P.

F3317056

Jawaban Soal UAS Manajemen

SOAL 1. Sebuah struktur organisasi mempunyai tiga komponen yang harus diperhatikan,
yaitu; kompleksitas, formalisasi dan sentralisasi.

Kompleksitas mempetimbangkan tingkat differensasi atau perbedaan yang ada dalam organisasi
yang meliputi tingkat pembagian kerja, jumlah tingkatan di dalam hierarkhi organisasi, serta
tingkat sejauh mana unit-unit organisasi tersebar secara menyeluruh. Kompleksitas pada sebuah
organisasi dipengaruhi oleh besar kecilnya organisasi tersebut, semakin besar kekuatan sebuah
organisasi maka akan semakin kompleks juga struktur organisasi yang ada di dalamnya.

Formalisasi merupakan tingkatan pada sejauh mana sebuah organisasi menyandarkan dirinya
kepada peraturan dan prosedur untuk mengatur perilaku dari para pegawainya. Dengan struktur
organisasi yang besar, maka akan semakin sulit mengawasi dan mengendalikan para anggota
organisasi di dalam efektifitas kinerja organisasi. Untuk itu, diperlukan adanya peraturan dan
pedoman operasional standar organisasi dalam performansi kerja dari para anggota organisasi,
baik di tingkat bawahan maupun pada tingkat manajer.

SOAL 2. Cara-cara dan syarat agar koordinasi berjalan lancar yaitu:

 Yang pertama harus dimiliki suatu organisasi adalah nilai dan visi, nilai dan visi adalah
suatu tujuan yang akan digunakan sebagai target yang harus dicapai oleh suatu
organisasi. Jika nilai organisasi tidak ada maka organisasi itu akan rusak, karna tidak
memiliki tujuan yang jelas.
 Yang kedua adalah misi , misi adalah hal-hal yang harus di lakukan untuk mencapai suatu
visi ( tujuan ). Tanpa ada misi yang jelas maka visi tidak akan pernah tercapai, maka dari
itu visi dan misi sangat berkaitan satu sama lain. Jika tidak memiliki misi maka
organisasi tidak akan pernah mencapai visi yang diinginkan.
 Yang ketiga adalah aturan, aturan adalah batasan-batasan yang harus dimiliki organisasi.
Jika suatu organisasi memiliki aturan yang jelas maka bisa terjadi penyimpangan yg
dapat merugikan.
 Yang keempat adalah sumber daya, Jika suatu organisasi kehilangan sumber daya maka
organisasi tersebut tidak akan bisa bergerak dengan baik.

SOAL 3. Hambatan dalam Komunikasi:

1. Hambatan teknis adalah jenis hambatan yang terjadi karena media yang digunakan
dalam berkomunikasi. Menurut ahli Cruden dan Sherman dalam buku mereka
berjudul Personel Management, hambatan teknis dalam komunikasi dapat dijabarkan
sebagai berikut:
 Tidak ada prosedur kerja ataupun rencana kerja yang jelas.
 Tidak adanya penjelasan atau informasi yang jelas.
 Kemampuan membaca yang kurang baik.
 Media yang dipilih tidak tepat.

2. Hambatan Sematik. Hambatan jenis ini adalah hambatan yang terjadi akibat porses
penyampaian pengertian atau ide yang tidak efektif. Semantik sendiri artinya studi
yang mempelajari tentang pengertian yang diungkapkan atau dijabarkan dalam
bentuk bahasa. Kata kata yang dipilih dalam komunikasi akan membantu proses
pertukaran timbal balik arti dan pengertian dari seorang komunikator
kepada komunikan.
3. Hambatan manusiawi. Hambatan manusiawi ini timbul dari faktor faktor manusia
atau pelaku komunikasi organisasi itu sendiri. Hambatan ini timbul karena berbagai
faktor manusiawi seperti emosi dan prasangka pribadi, persepsi, kecakapan atau
ketidakcakapan, kemampuan atau ketidakmampuan alat-alat pancaindera seseorang
dan sebagainya.
4. Hambatan Sosio-Antro-Psikologis. Hambatan jenis ini adalah hambatan yang
terjadi pada sisi komunikan atau penerima informasi. Kita mengetahui bahwa proses
komunikasi, termasuk komunikasi organisasi, terbentuk dalam keadaan yang
situasional. Artinya, komunikator harus benar benar mengerti dan paham dengan
situasi atau kondisi saat komunikasi berlangsung. Situasi sangatlah berpengaruh
terhadap proses komunikasi yang akan berefek langsung pada efektivitas komunikasi
organisasi itu sendiri.
5. Hambatan Ekologis. Faktor lingkungan juga sangat mempengaruhi kelancaran dari
proses komunikasi organiasi. Terdapat banyak contoh proses komunikasi yang bisa
terhambat akibat gangguang dari lingkungan tempat komunikasi berlangsung. Contoh
dari hambatan ekologis ini antara lain lingkungan yang ramai atau bising, banyaknya
orang yang berlalu lalang, suara petir atau hujan, suara kendaraan yang lewat dan
banyak lainnya.

CARA MENGATASI HAMBATAN KOMUNIKASI

1. Gunakan umpan-balik:Beri kesempatan pada orang orang lain untuk


menyampaikan ide atau gagasannya, sehingga tercipta dua iklim komunikasi dua
arah.
2. Kenali si penerima berita:
a. Bagaimana latar belakang pendidikannya.
b. Bagaimana pengetahuan tentang subyek pembicaraan,
c. Sejauh mana minat dan perasaanya.
3. Rencanakan secara teliti, pertimbangkan baik-baik : apa, mengapa, siapa,
bagaimana, kapan.

SOAL 4. A. TINDAKAN STAFFING


Tindakan staffing antara lain meliputi hal-hal sebagai berikut :
1. Tindakan rekrutmen dan dekrutmen.
Rekrutmen adalah tindakan melokasikan, ,mengidentifikasi, dan menarik perhatian para
pelamar kerja yang kompeten.
2. Mempekerjakan orang baru dengan keahlian yang baru
Mempekerjakan orang baru dengan kemampuan yang baru membtuhkan proses
rekrutmen dan seleksi yang lebih cermat.
3. Melakukan pelatihan kepada sumber daya mausia yang ada untuk mempelajari keahlian
yang baru.
Pelatihan karyawan merupakan tindakan staffing yang sangat penting. Ketika permintaan
pekerjaan berubah, kemamuan karyawanpun juga harus berubah.

B. LANGKAH-LANGKAH STAFFING

1. Human resource planning : Dapat diartikan bahwa perencanaan yang baik mengenali
yang dibutuhkan dalamstaffing dan memastikan telah mendekati kebutuhan dengan
menganalisa tujuan pekerjaan, syarat-syarat calon pegawai dan jumlah pegawai.
2. Recruitment :Melokasikan, ,mengidentifikasi, dan menarik perhatian para pelamar kerja
yang kompeten. Apabila ada lowongan kerja, bagian personalia perusahaan harus
menggunakan informasi yang dihimpun melalui analisis pekerjaan agar dapat menuntun
mereka dalam melakukan rekrutmen.
3. Selection :Menyaring para pelama kerja untuk menentukan siapa yang paling memenuhi
kualifikasi atas pekerjaan tersebut. Seleksi melibatkan perkiraan pelamar mana yang akan
berhasil jika diterima. Sebagai contoh, ketika merekrut tenaga penjualan, proses
seleksinya harus memperkirakan pelamar mana yang akan menghasilkan volume
penjualan yang tinggi.
4. Orientation : Ada dua jenis orientasi kepelatihan. Orientasi unit kerja, yaitu
memperkenalkan karyawan deengan sasaran-sasaran unit kerja, menjelaskan caranya
bekerja, dan perkenalan antar karyawan. Orientasi organisasi, yaitu menginformasikan
pada karyawan baru tentang sasaran perusahaan, riwayatnya, filosofinya, dan peraturan
yang berlaku di dalamnya.
5. Training and development : Dalam hal ini kesempatan untuk melakukan training harus
memperhatikan materi untuk mempertahankan kemampuan kerja dan motivasi dalam
bekerja lembur.

SOAL 5. Komunikasi Lisan dan Tertulis

Jenis komunikasi ini paling banyak di praktekkan sehari-hari khususnya dalam


komunikasi antar pribadi. Pemilihan bentuk komunikasi lisan atau tertulis dipengaruhi
oleh faktor-faktor waktu, kecepatan, biaya, perferensi pribadi, keterampilan individu
dalam berkomunikasi, fasilitas yang tersedia untuk berkomunikasi. Komunikasi lisan atau
tertulis memiliki keuntungan dan kerugian, seperti kalau tertulis keuntungannya pesan
dapat disimpan, tetapi kerugiannya memakan waktu jika dibandingkan dengan
komunikasi lisan.